Shila at Sawangan

Mensiasati Rumah Menghadap Barat Secara Maksimal

Rumah Menghadap Barat

Table of Contents

Salah satu faktor dalam memilih lokasi rumah adalah arah mata angin atau arah ke mana rumah tersebut menghadap. Apakah barat, timur, utara, atau selatan? Di Indonesia sendiri, yang populer adalah rumah menghadap barat. Diklaim memiliki banyak keberuntungan dari berbagai kepercayaan. Benarkah demikian?

Mari kita bahas lebih lanjut terkait kelebihan, kekurangan, dan tips membangun rumah menghadap barat, di bawah ini.

Kelebihan Rumah Menghadap Barat

Kelebihan Rumah Menghadap Barat
Sumber gambar: iStock

Ada banyak kelebihan yang didapatkan dari rumah menghadap ke arah barat. Apa saja?

Memiliki Nilai Lebih

Seperti yang disebutkan sebelumnya, beberapa kepercayaan meyakini bahwa rumah menghadap barat itu memiliki nilai lebih. Seperti misalnya kepercayaan dari ilmu feng shui yang menyebutkan, bahwa arah ini memiliki unsur logam yang akan berpengaruh pada kreativitas, komunikasi, dan perjalanan seluruh anggota keluarganya. Sehingga dapat membawa energi yang kuat dan aktif bila dimaksimalkan.

Sementara itu dalam ajaran agama Islam, arah barat merupakan arah kiblat, yaitu Ka’bah di Mekkah. Orang-orang percaya bahwa arah rumah ini akan mendatangkan banyak kemudahan dan berkah dalam menjalani kegiatan sehari-hari. Termasuk dalam perihal ibadah.

Lalu kepercayaan suku Bugis menyebutkan bahwa, arah mata angin ini memiliki nilai spiritual yang begitu tinggi. Hal ini berkaitan dengan ajaran Islam, dimana arah barat menunjukkan untuk beribadah.

Kemudian, kepercayaan orang Jawa juga menuturkan bahwa rumah yang menghadap ke arah matahari terbenam ini dapat memberikan keturunan dan rezeki yang berlimpah. Sangat sesuai untuk pengantin baru yang ingin punya anak dalam waktu dekat.

Baca Juga: Rumah Tumbuh: Rumah Bertahap yang Menguntungkan

Dapat Melihat Matahari Terbenam

Matahari terbit dari arah timur, dan tenggelam di arah barat. Hal ini tentu menjadi suatu kelebihan bagi rumah yang menghadap ke arah barat. Sebab Anda dapat menikmati dan melihat matahari terbenam dengan leluasa. Terlebih jika Anda memiliki rumah tingkat. Anda dapat naik ke lantai teratas untuk menikmati momen ini.

Rumah Menjadi Lebih Hangat di Sore Hari

Ketika matahari terbenam, maka dalam rumah Anda akan mendapatkan cahaya alami yang berlimpah. Artinya, rumah Anda akan menjadi lebih hangat di sore hari. Bagi rumah yang menggunakan kaca patri, Anda akan melihat bayangan cantik warna-warni akibat pembiasan dari sinar matahari ke kacanya. Dalam rumah pun akan menjadi lebih estetik walaupun hanya untuk beberapa jam saja.

Baca Juga: 13 Pilihan Denah Rumah Minimalis Estetik, Unik, & Modern

Meminimalisir Kelembapan

Beruntungnya memiliki rumah menghadap barat karena dapat meminimalisir kelembapan di area belakang rumah. Mengapa? Sebab pada pagi hari, bagian belakang rumah Anda akan terkena sinar matahari pagi. Sehingga dapat menghangatkan dinding dan mengurangi kelembapan. Khususnya bagi Anda yang memiliki ruang dapur dan kamar mandi di bagian belakang.

Membantu Menjaga Kesuburan Tanaman

Biasanya, area belakang rumah sering dimanfaatkan untuk kebun atau taman. Nah, salah satu kelebihan rumah menghadap barat adalah dapat membantu menjaga kesuburan tanaman Anda di pagi hari. Selain rajin disiram dan diberi pupuk, tanaman Anda akan mendapatkan sinar matahari berlimpah untuk tumbuh subur.

Baca Juga: 13 Pilihan Denah Rumah Minimalis Estetik, Unik, & Modern

Pakaian Menjadi Lebih Cepat Kering

Kelebihan lainnya adalah dapat membuat pakaian yang dijemur cepat kering. Sebab bagian rumah akan mendapatkan cahaya maksimal pada pagi dan sore hari. Jadi Anda tidak perlu takut bila baju akan lembap dan bau karena belum kering maksimal.

Kekurangan Rumah Menghadap Barat

Kekurangan Rumah Menghadap Barat
Sumber gambar: iStock

Jika ada kelebihan, maka ada beberapa kekurangan yang dapat menjadi bahan pertimbangan, yaitu:

Panas Berlebih

Bagi Anda yang tinggal di pusat kota atau dataran rendah dan tidak dikelilingi oleh lingkungan yang asri, maka siap-siap akan merasakan panas berlebih di dalam rumah pada sore hari. Memang momen matahari terbenam itu sangat cantik dan indah. Namun Anda juga harus memikirkan sinar matahari yang menembus ke dalam rumah. Jika tidak mau terlalu silau, Anda dapat menutup jendela dan pintu dengan tirai tebal. Atau bisa juga sambil menyalakan pendingin ruangan seperti AC atau kipas angin.

Desain Rancangan Khusus

Akibat dari paparan sinar matahari langsung pada sore hari, rumah Anda memerlukan desain rancangan khusus yang bisa membantu meminimalisir cahaya yang masuk. Anda dapat berkonsultasi pada ahlinya untuk membangun fasad yang tepat. Termasuk penggunaan jendela dan ventilasi yang tepat untuk mengurangi efek panas dan silau.

Baca Juga: Bagaimana Cara Beli Rumah Di Perumahan? Apa Keuntungannya?

Boros Energi

Sebagian besar orang tidak begitu menyukai hawa panas berlebih di dalam rumah. Sebagai solusinya, digunakanlah pendingin ruangan. Yaitu AC atau kipas angin. Akan tetapi kebanyakan rumah di perkotaan menggunakan AC. Akibatnya pendingin ruangan tersebut dinyalakan terus agar suhu di dalam rumah menjadi lebih dingin dan sejuk. Hal ini dapat mengakibatkan penggunaan listrik yang lebih tinggi dari biasanya dan menjadikannya boros energi.

Harus Menggunakan Warna Cat Khusus

Hal yang perlu diperhatikan adalah bagian depan rumah yang langsung terpapar sinar matahari. Disarankan untuk menggunakan warna cat khusus yang dapat mengurangi penyerapan panas. Seperti warna-warna cerah dan putih.

Tips Membangun Rumah Menghadap Barat

Tips Membangun Rumah Menghadap Barat
Sumber gambar: iStock

Nah, setelah kelebihan dan kekurangan rumah menghadap barat di atas, kini saatnya kita membahas tips membangun dan mendesain rumahnya agar tidak terlalu panas dan memberikan kenyamanan bagi seluruh penghuni rumah. Apa saja tipsnya:

Tata Letak Jendela yang Sesuai

Meskipun sinar matahari yang datang pada sore hari dapat membuat rumah menjadi panas, Anda tetap memerlukan jendela pada bagian depan untuk ventilasi dan bukaan rumah. Solusinya adalah menempatkan jendela dengan benar sehingga rumah tetap mendapatkan cahaya alami ini dengan maksimal dan optimal.

Misalkan menempatkan jendela kecil pada bagian samping kanan dan kiri rumah agar sinar yang masuk hanya untuk di area pinggir saja. Jangan tempatkan jendela di bagian tengah jika Anda tidak mau kepanasan. Kemudian, Anda juga dapat menempatkan beberapa tanaman hijau yang tinggi dan lebat untuk meminimalisir sinar matahari berlebih. Tips yang sama juga berlaku untuk area belakang rumah pada pagi hari.

Manfaatkan Ventilasi Silang

Tips membangun rumah menghadap barat selanjutnya adalah dengan memanfaatkan ventilasi silang. Jalur bukaan yang saling berhadapan ini dapat membantu menjaga perputaran udara di dalam rumah. Sehingga suhu di dalam rumah dapat menjadi lebih sejuk dan stabil. Dengan demikian, diharapkan dapat mengurangi penggunaan pendingin ruangan secara berlebihan. Anda pun menjadi lebih hemat energi dengan adanya cross ventilation ini.

Baca Juga: 11 Desain Jendela Kamar Tidur yang Cantik, Modern, dan Bergaya

Pilih Material dan Palet Warna yang Tepat

Pemilihan material yang digunakan juga harus tepat. Untuk mengurangi panas berlebih, lebih baik gunakan material yang dapat memantulkan sinar matahari berlebih dan menjaga suhu di dalam rumah. Seperti batu alam, beton, atau tanah. Anda juga bisa menggunakan material yang terbuat dari bahan ramah lingkungan untuk mengurangi penyerapan panas.

Tidak hanya itu, pemilihan palet warna juga menjadi penentu. Sebaiknya gunakan palet warna netral atau putih yang dapat memantulkan cahaya alami ini. Sehingga suhu di dalam rumah bisa lebih stabil dan sejuk.

Memanfaatkan Tanaman Tinggi

Selain pemilihan material dan palet warna yang tepat, Anda juga dapat memanfaatkan tanaman tinggi untuk perlindungan dari sinar matahari. Tidak hanya membuat udara di sekitar rumah menjadi segar, tanaman tinggi ini dapat menghalau cahaya alami dengan baik. Jangan hanya taman satu, tetapi buatlah sebuah barisan menyerupai pagar untuk perlindungan terbaik. Gunakan pohon yang dapat tumbuh tinggi dan rimbun. Seperti pohon mangga, pohon asam, pohon bambu, pohon beringin, dan pohon lainnya yang sejenis.

Baca Juga: 10 Tanaman Vertical Garden dengan Perawatan Mudah untuk Pemula

Mengadopsi Konsep Open Space

Konsep open space dapat membantu Anda mengatur pencahayaan alami dengan tepat. Strateginya adalah dengan membuat ruangan yang terintegrasi dengan lingkungan sekitar untuk mengurangi panasnya. Lebih baik lagi jika langsung tersambung dengan area taman belakang yang memiliki banyak tanaman.

Anda juga dapat menggunakan gaya arsitektur tropis dimana rumah dirancang untuk cepat beradaptasi dengan lingkungan sekitarnya. Cocok digunakan untuk daerah beriklim panas dan lembap seperti di Indonesia ini. Terutama bila Anda tinggal di daerah perkotaan.

Gunakan Lampu Sensor Cahaya

Satu lagi tips membangun rumah menghadap barat adalah menggunakan lampu sensor cahaya. Hal ini karena pada sore hari, ada bagian rumah yang menjadi sangat terang. Agar tidak boros energi, gunakan lampu sensor cahaya yang dapat mengurangi tingkat kecerahan lampunya secara otomatis. Jadi, ketika sinar matahari yang masuk dirasa terlalu banyak, lampu akan meredup. Sebaliknya, jika dirasa mulai berkurang, maka lampu akan menyala terang.

Itulah penjelasan terkait kelebihan dan kekurangan, serta tips membangun rumah menghadap barat yang bisa menjadi bahan pertimbangan Anda. Pada dasarnya, semua arah hadap rumah itu baik. Hal yang perlu diperhatikan adalah tata letak dan desain fasadnya yang memadai sehingga hunian tetap terasa sejuk dan mendapatkan cahaya alami secara maksimal.

Semoga artikel ini bermanfaat!

Author Profile

Shirley Candrawardhani
Shirley berkarir sebagai penulis profesional sejak 2012 yang berantusias menulis topik seputar bisnis, keuangan, dan hukum.