Shila at Sawangan

lantai granit

Lantai Granit : Kelebihan, Kekurangan, Harga, dan Cara Merawatnya

Lantai granit merupakan salah satu material bangunan yang paling dicari oleh orang-orang. Selain kualitasnya yang tahan lama, material ini juga mudah didapatkan. Tidak hanya itu, lantai ini hadir dengan banyak pilihan corak dan warna sehingga bisa disesuaikan dengan kesukaan Anda. Tapi sebelum itu, apakah Anda sudah tahu apa itu lantai granit? Kelebihan dan kekurangannya? Cara perawatannya? Dan kisaran harganya? Jika belum, berarti Anda harus membaca artikel ini sampai selesai, ya! Apa itu Lantai Granit? Lantai granit adalah bahan material lantai yang terbentuk dari batu granit. Dimana batu granit ini merupakan batuan yang terbentuk akibat proses pembekuan magma. Karakteristik dari material alam ini adalah sifatnya yang keras, kuat, dan tahan lama. Maka tidak heran jika bahan ini seringkali digunakan sebagai campuran pada konstruksi. Sejatinya, warna asli batu granit itu abu-abu, putih, atau kombinasi keduanya. Namun tidak jarang ada batu granit yang berwarna jingga atau merah muda. Warna ini didapatkan dari proses kimiawi dan kandungan mineral di dalam batu tersebut. Hal inilah yang membuat material granit memiliki banyak pilihan warna cantik yang bisa memperindah tampilan rumah Anda. Tahukah Anda bahwa, lantai granit merupakan material bangunan tertua? Faktanya, bahan material ini sudah dipakai sejak ratusan tahun yang lalu oleh nenek moyang kita. Pantas saja bangunan zaman dulu lebih awet dan bisa tahan lama. Baca Juga : Lantai Vinyl Vs Lantai Parket, Mana Yang Lebih Bagus? Kelebihan dan Kekurangan Lantai Granit Kendati merupakan salah satu bahan material yang awet dan tahan lama, ada beberapa kelebihan dan kekurangan lantai granit yang perlu Anda ketahui. Hal ini penting untuk diketahui, terutama bagi Anda yang hendak membangun atau merenovasi rumah. Kelebihan Lantai Granit Kekurangan Lantai Granit Ada baiknya jika Anda ingin menggunakan lantai granit untuk dipasang sebagai lantai di dalam rumah. Sebab umumnya, material bangunan ini lebih cocok untuk di luar rumah. Oleh karena itu, Anda harus bisa mempertimbangkannya dengan matang. Kisaran Harga Lantai Granit Seperti yang disebutkan sebelumnya, lantai granit merupakan material bangunan yang terbuat dari bebatuan alami. Jadi bisa dikatakan jika harga jualnya bisa sangat mahal untuk per lantainya. Bahkan bisa lebih mahal dua kali lipat dibandingkan bahan material lainnya. Umumnya, lantai ini dijual dalam satu ukuran saja, yaitu 60×60 cm. Dan setiap merek memiliki harga lantai granit masing-masing. Harga ini juga bisa bergantung pada proses pembuatan dan corak yang diinginkan. Semakin bagus corak yang dipilih, maka semakin mahal harga jualnya. Kisaran harga lantai granit termurah berada di angka Rp115.000 per lantai untuk ukuran 60×60 dengan corak polos. Sedangkan harga termahalnya tembus di Rp545.000 per lantai untuk ukuran sama dengan corak seperti marmer. Sedangkan rata-rata harga jual lantai granit itu berkisar di angka Rp200.000 hingga Rp400.000 per lantai. Bagaimana? Apakah Anda masih ingin menggunakan bahan material ini? JIka masih, mari kita pelajari dulu bagaimana cara merawatnya. Cara Merawat Lantai Granit Salah satu alasan mengapa lantai granit menjadi pilihan banyak orang karena bisa memberikan kesan mewah, elegan, dan modern pada rumah Anda. Bahkan rumah Anda akan terlihat lebih indah dengan penggunaan bahan material ini. Akan tetapi, granit memerlukan perawatan agar tetap terlihat bersih, mengkilap, dan indah. Cara membersihkannya pun tidak sembarangan. Perlu cairan khusus dan pengaplikasian yang tepat agar tidak cepat terkikis. Bagaimana caranya? Berikut penjelasannya: Dibersihkan Setiap Hari Meskipun tahan debu dan bakteri, sejatinya granit perlu dibersihkan setiap hari. Anda bisa menggunakan vacuum cleaner untuk menghilangkan partikel ringan dari lantai. Akan tetapi, jika ada tumpahan cairan di lantai, ada baiknya untuk segera membersihkannya dengan kain lap lembut yang sebelumnya sudah dibasahi oleh air hangat dan sabun dengan pH netral. Satu hal yang harus Anda hindari adalah penggunaan cairan yang bersifat abrasif. Sebab kandungannya dapat merusak lapisan pelindung sehingga bisa lebih cepat terkikis. Gunakan Cairan Khusus Sebagai Perawatan Lantai Granit Cairan khusus yang dimaksud adalah cairan lembut yang memiliki pH seimbang. Caranya dengan mencampurkan beberapa tetes ke dalam air hangat. Atau jika punya, Anda bisa menggunakan cairan pembersih khusus untuk batu alam.  Cara lainnya bisa dengan menggunakan air dan baking soda. Caranya adalah dengan menyemprotkan air ke area yang kotor, lalu tuangkan baking soda secara merata. Biarkan selama 24 jam. Kalau sudah kering, bersihkan dengan menggunakan kain lap lembut atau microfiber. Hindari penggunaan sikat gigi atau sikat lantai yang kasar pada saat membersihkan lantai. Anda juga tidak disarankan untuk menggosok atau menyeka noda dengan gerakan kasar. Hal ini bisa membuat noda malah masuk ke dalam pori-pori lantai. Jika bisa, lakukan pemolesan secara berkala untuk menjaga keindahan lantai. Membersihkan Noda Membandel Lalu bagaimana jika terkena tumpahan yang membandel? Seperti minyak, oli, atau tinta? Cara membersihkannya sama dengan yang di atas, namun kali ini Anda bisa menggunakan sedikit cairan alkohol atau penghapus tinta yang sebelumnya sudah dituangkan di tisu atau kain lembut bersih. Lalu tempelkan secara perlahan ke area yang kotor dan gosok perlahan sampai noda terangkat. Ingat, gosok dengan perlahan dan gerakan lembut. Hal yang harus Anda perhatikan adalah jangan sampai membiarkan noda membandel itu mengering di atas permukaan. Sebab bisa merusak permukaan dan lapisan pelindungnya. Mencegah Kerusakan Lantai Granit Walaupun salah satu kelebihan lantai granit adalah tahan goresan, kalau tidak dirawat tetap bisa meninggalkan bekas. Salah satu cara untuk melindunginya adalah menutupi area lantai dengan karpet atau pelindung lantai lainnya untuk mempertahankan permukaannya. Jika mau memberikan furniture di atas lantai, usahakan Anda sudah melapisi semua kaki-kakinya agar tidak bergesekan langsung dengan permukaan lantai granit. Selain itu, usahakan juga untuk selalu menjaga kelembapan ruangan. Karena terbuat dari batuan alami, material ini lebih rentan terhadap ruangan dengan kelembapan ekstrem dan perubahan suhu yang terlalu tinggi. Jika kedua hal tersebut terjadi secara drastis, maka bisa menyebabkan lantai retak atau lebih buruk lagi pecah. Demikianlah serba-serbi tentang granit, mulai dari penjelasan, kelebihan dan kekurangan, harga, serta cara perawatannya yang perlu Anda perhatikan. Bagaimana? Masih mau menggunakan bahan material ini sebagai lantai rumah? Jika masih, ada baiknya untuk mempertimbangkan beberapa hal yang sudah disebutkan di atas, ya! Semoga artikel ini bermanfaat!

rekomendasi pagar setengah tembok

7 Model Pagar Rumah Setengah Tembok Mewah & Modern

Pagar rumah modern merupakan elemen penting dalam desain arsitektur modern. Biasanya, mereka memiliki desain minimalis dengan material dari beton, baja, aluminium, atau kombinasi dengan kaca. Desain yang sederhana, garis bersih, dan penggunaan material transparan atau terbuka menciptakan kesan ruang terbuka dan modern. Pagar rumah modern tidak hanya berfungsi sebagai pembatas fisik, tetapi juga sebagai bagian estetika yang meningkatkan tampilan keseluruhan rumah. Dengan perancangan yang tepat, pagar rumah modern dapat menciptakan kesan elegan, stylish, dan fungsional bagi rumah modern. Pilihan pagar rumah setengah tembok banyak diminati oleh keluarga muda yang ingin memiliki rumah dengan penampilan menarik tanpa harus menghabiskan banyak biaya. Konstruksi pagar ini dianggap lebih hemat karena memerlukan jumlah bahan yang lebih sedikit. Berikut adalah beberapa ide desain pagar rumah setengah tembok yang tidak hanya berfungsi untuk menjaga privasi rumah, tetapi juga untuk meningkatkan estetika halaman rumah Anda. Model Pagar Rumah Setengah Tembok 1. Pagar Rumah Setengah Tembok Dengan Laser Cutting Selain itu, stainless steel sering menjadi pilihan material untuk membangun pagar rumah. Pagar yang terbuat dari stainless steel biasanya menawarkan berbagai motif yang dapat disesuaikan dengan preferensi melalui teknik pemotongan laser. Anda bisa menggabungkan model pagar setengah tembok dengan elemen pemotongan laser yang menampilkan motif bunga atau daun, misalnya, seperti yang terlihat dalam gambar. Penting untuk memilih warna pagar stainless steel yang serasi dengan dinding depan rumah, agar menciptakan tampilan yang serasi dan estetis. 2. Pagar Rumah Setengah Tembok Dengan Plat Kayu Rumah dengan pagar setengah beton yang dipadukan dengan plat kayu adalah pilihan yang menarik dan memberikan tampilan yang unik serta alami. Kombinasi beton dan kayu menciptakan kesan yang kontras namun seimbang, menggabungkan kekuatan beton dengan kehangatan dan keindahan alami kayu. Pagar seperti ini tidak hanya memberikan fungsi perlindungan yang kuat dan tahan lama, tetapi juga menambahkan elemen estetika yang menarik bagi rumah Anda. Selain itu, penggunaan kayu dalam desain pagar dapat memberikan sentuhan kehangatan dan kesan alami yang membuat rumah terlihat lebih ramah dan bersahaja. Penting untuk memilih plat kayu yang berkualitas baik dan tahan lama serta merawatnya secara teratur agar tetap mempertahankan keindahannya. Overall, kombinasi ini dapat memberikan karakter dan pesona tersendiri pada rumah Anda. 3. Pagar Rumah Setengah Tembok Klasik Dengan Besi Pagar setengah beton dengan paduan besi adalah pilihan yang menarik untuk rumah. Kombinasi ini menghadirkan kesan yang kuat dan kokoh dari beton, sekaligus menambahkan unsur dekoratif dan estetika melalui elemen besi. Keunggulan pagar ini adalah kekuatannya yang tahan lama dan kemampuannya untuk memberikan privasi yang cukup, sambil tetap memperlihatkan sebagian pemandangan luar rumah. Desain ini juga fleksibel dan dapat disesuaikan dengan berbagai gaya arsitektur, mulai dari yang modern hingga yang tradisional. Namun, perlu diingat untuk mempertimbangkan perawatan yang diperlukan, terutama untuk menjaga agar material besi tetap tahan terhadap korosi dan pengecatan ulang secara berkala agar tampilannya tetap segar. Selain itu, pemilihan desain dan warna yang tepat akan sangat mempengaruhi penampilan keseluruhan rumah, sehingga disarankan untuk memilih desain yang selaras dengan gaya dan karakteristik rumah Anda. 4. Pagar Rumah Setengah Tembok Dengan Jaring Besi Model pagar jaring semakin populer belakangan ini. Rumah yang menggunakan pagar jaring yang dicat hitam dan dipadukan dengan pagar tembok putih akan memberikan kesan kuat dan maskulin pada tampilan eksterior rumah. Meskipun pagar rumah dilengkapi dengan jaring yang rapat, Anda masih tetap dapat melihat ke luar dengan jelas. Jenis pagar rumah minimalis ini sangat sesuai bagi keluarga dengan anak kecil yang sering bermain di halaman, karena dapat memberikan privasi dalam rumah dan memberikan keamanan ekstra bagi anak-anak. 5. Pagar Rumah Setengah Tembok Dengan Breeze Block Inspirasi selanjutnya untuk pagar rumah setengah tembok adalah perpaduan menggunakan susunan breeze block, memberikan kesan elegan dan modern. Pagar beton dengan paduan breeze block adalah pilihan yang menarik untuk rumah Anda. Kombinasi ini memberikan tampilan yang unik dan menarik, menggabungkan kekuatan beton dengan estetika modern dari breeze block. Keunggulan pagar ini adalah ketahanannya yang kuat dan tahan lama, serta kemampuannya untuk memberikan privasi yang cukup tanpa menghalangi pencahayaan dan sirkulasi udara. Selain itu, desain pagar ini juga memberikan kesan transparansi dan terbuka yang memperindah tampilan rumah secara keseluruhan. Dengan pemilihan desain dan warna yang tepat, pagar beton dengan breeze block dapat menjadi elemen dekoratif yang mempercantik fasad rumah Anda. 6. Pagar Rumah Setengah Tembok Bata Ekspos dan Besi Rumah dengan pagar setengah beton yang dipadukan dengan bata dan besi adalah pilihan yang menarik dan memberikan kesan yang kokoh serta estetis. Kombinasi bahan-bahan tersebut menciptakan tampilan yang unik dan berbeda, menggabungkan keindahan bata yang alami dengan kekokohan bata dan keanggunan besi. Pagar seperti ini tidak hanya berfungsi sebagai pembatas yang kuat dan tahan lama, tetapi juga memberikan sentuhan estetika yang menarik bagi rumah Anda. Selain itu, perpaduan ini dapat disesuaikan dengan berbagai gaya arsitektur rumah, mulai dari yang tradisional hingga yang modern. Namun, penting untuk memilih desain yang konsisten dengan karakteristik rumah Anda agar hasil akhirnya harmonis dan mengesankan. Pagar dengan dinding bata ekspos menciptakan kesan yang tidak sempurna yang sesuai dengan gaya industrial dan natural. Anda dapat meningkatkan tampilannya dengan menambahkan jeruji wrought iron hitam di bagian atasnya. Kombinasi ini akan memberikan kesan yang menarik dan cocok untuk rumah dengan gaya yang diinginkan. 7. Pagar Rumah Setengah Tembok dari Paduan Batu Alam dan Besi Rumah dengan pagar setengah beton yang terbuat dari batu alam yang dipadukan dengan besi adalah pilihan yang memberikan kesan yang kokoh, alami, dan elegan. Kombinasi batu alam dan besi menciptakan tampilan yang klasik namun tetap modern, dengan gabungan keindahan alami batu dan kekokohan besi. Pagar seperti ini tidak hanya memberikan fungsi perlindungan yang kuat dan tahan lama, tetapi juga menambahkan elemen estetika yang menarik bagi rumah Anda. Keunikan dari batu alam memberikan sentuhan alam yang berbeda dan menarik, sementara besi memberikan detail dan struktur yang kokoh. Penting untuk memilih batu alam yang berkualitas baik dan merawatnya secara teratur untuk menjaga keindahan dan kekuatan pagar. Secara keseluruhan, pagar setengah beton dari batu alam dengan besi dapat memberikan karakteristik yang memikat dan membuat rumah Anda tampak menonjol di lingkungan sekitar. Demikian adalah beberapa contoh model pagar rumah setengah tembok yang dapat memberikan inspirasi desain untuk rumah Anda. Semoga beberapa model pagar rumah