Shila at Sawangan

Rumah Layak Huni

Kriteria Rumah Layak Huni Menurut PUPR, Syaratnya Banyak Banget!

Ternyata, membuat rumah saja tidaklah cukup. Harus memenuhi beberapa kriteria rumah layak huni menurut PUPR (Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat).  Fakta menyedihkannya adalah hanya sekitar 56,5% kepala keluarga yang memiliki hunian layak, sisanya tidak. Lalu, apa itu rumah layak huni? Apa saja kriteria yang harus dipenuhi? Pada artikel kali ini, kami akan menjelaskannya kepada Anda di bawah ini. Apa itu Rumah Layak Huni? Menurut Peraturan Menteri Negara Perumahan Rakyat Republik Indonesia Nomor: 22/Permen/M/2008 Tentang Standar Pelayanan Minimal Bidang Perumahan Rakyat Daerah Provinsi dan Daerah Kabupaten/Kota menyatakan bahwa, rumah layak huni adalah rumah yang memenuhi persyaratan keselamatan bangunan dan kecukupan minimum luas bangunan serta kesehatan penghuninya. Sebuah hunian yang layak bisa diartikan dalam beberapa hal. Yaitu segi sosial masyarakat, fisik bangunan, kesehatan rumah dan penghuninya, serta hemat energi. Rumah yang berada di kawasan pemukiman yang layak, memenuhi syarat minimum untuk kebutuhan manusia. Fasilitas di sekitar rumah pun harus bisa memenuhi kebutuhan dasar. Seperti air bersih, penerangan, sanitasi saluran pembuangan limbah, serta dapat mendukung aktivitas penghuninya. Baca Juga: 8 Fasilitas Olahraga di Perumahan untuk Mendukung Hidup Sehat Menurut PUPR, ada beberapa manfaat rumah layak huni, yaitu: Lalu, apa saja kriteria rumah layak huni menurut PUPR? Kriteria Rumah Layak Huni Menurut PUPR Dalam buku “Rumah Layak Huni” yang dikeluarkan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat tahun 2017, ada tiga syarat utama yang harus dipenuhi agar rumah tersebut layak untuk dihuni. Berikut penjelasan lengkapnya. Syarat Keselamatan Bangunan Kriteria ini mengatur tentang lokasi dimana sebuah rumah dibangun. Sebuah rumah tidak boleh dibangun di daerah yang berpotensi banjir, berada di daerah sempadan sungai, tidak berada pada jalur SUTT (Saluran Udara Tegangan Tinggi), dan tidak berada pada daerah yang berpotensi longsor. Selanjutnya ada kriteria konstruksi bangunan yang memenuhi syarat. Tiga bagian penting dari sebuah rumah layak huni adalah yang memiliki kepala (penutup atap, kuda-kuda atap, plafon, ring balok), badan rumah (penutup dinding, kolom, kusen), dan kaki (pondasi, sloof, penutup lantai). Baca Juga: Catat! Ini 8 Cara Memilih Lokasi Rumah Strategis Syarat Kecukupan Luas Minimum Bangunan Berdasarkan Kepmen 403 Tahun 2002, ada tiga ukuran standar yang digunakan sebagai kriteria rumah layak huni: Syarat Kesehatan dan Kenyamanan Penghuni Ada lima poin penting yang diatur dalam kriteria yang satu ini, yaitu: Pencahayaan Sebuah rumah harus memiliki bukaan atau ventilasi minimal 20x20cm untuk sirkulasi panas. Jendela yang terpasang di rumah harus mendapatkan cahaya matahari pagi atau setidaknya upayakan agar sinar matahari dapat masuk ke rumah. Baca Juga: Mengapa Harus Ada Exhaust Fan Dapur? Ini Manfaatnya Penghawaan Secara hitungan luas, bukaan jendela minimal 1/9 luas ruang lantai. Hal ini akan membantu sirkulasi udara yang masuk dan keluar dengan baik. Suhu Udara dan Kelembaban Ketinggian lantai rumah minimal 25cm dari jalan yang ada, dan ketinggian lantai rumah minimal 10cm dari halaman depan. Rumah harus dibangun lebih tinggi agar tidak lembab dan terhindar dari banjir. Sanitasi Ukuran kamar mandi yang sehat adalah panjang 140cm x lebar 160cm. Lalu lantai kamar mandi harus turun 3cm dari lantai luar. Sedangkan tinggi kloset minimal 10cm dari lantai kamar mandi. Tinggi bak mandi 80cm. Baca Juga: 12 Desain Kamar Mandi Minimalis untuk Meningkatkan Estetika Septic Tank Kloset harus lebih tinggi dari septic tank agar kotoran mudah masuk ke dalamnya. Sediakan saluran udara segar agar septic tank tidak meledak. Lihat gambar di atas untuk penjelasan lengkapnya tentang bagaimana membuat septic tank yang baik. Rumah layak huni menjadi sebuah kebutuhan mendasar bagi setiap manusia. Sebab setiap orang membutuhkan tempat tinggal yang nyaman dan mempu memberikan perlindungan maksimal. Baik untuk dirinya sendiri dan anggota keluarga lainnya. Baca Juga: 9 Kriteria Rumah Ideal Untuk Acuan Sebelum Membeli Rumah Itulah pembahasan singkat terkait rumah layak huni menurut PUPR yang perlu Anda ketahui. Apakah rumah Anda sudah memenuhi kriteria? Semoga artikel ini bermanfaat!

Pilihan Warna Keramik yang Cerah

12 Warna Keramik yang Cerah untuk Setiap Bagian Rumah

Tidak ada salahnya memakai warna yang terang dan kontras pada keramik rumah Anda. Justru warna keramik yang cerah dapat meningkatkan semangat dan membuat mood jadi lebih baik. Daripada menggunakan warna yang monoton, yuk beralih ke palet warna yang cerah. Seperti beberapa contoh yang akan dibahas di artikel ini. Pilihan Warna Keramik yang Cerah Pemilihan keramik harus melewati berbagai macam pertimbangan. Sebab keramik ini akan digunakan untuk waktu yang lama. Oleh karena itu, Anda harus menentukan warna yang cocok dengan estetika visual yang diinginkan. Selain itu, penggunaan keramik juga bisa menjadi elemen dekoratif pada interior rumah. Baca Juga: 11 Pilihan Keramik Tangga Tidak Licin Berikut beberapa pilihan warna keramik yang cerah untuk rumah Anda: Merah Marun Coba gunakan warna merah marun pada dapur Anda. Tidak hanya memberikan kesan cerah pada dapur, warna ini juga menampilkan kesan elegan. Padukan dengan furnitur dapur berwarna coklat kayu, hitam, dan putih untuk melengkapi tampilan dapur yang sempurna. Palet Hijau Untuk memberikan kesan cerah yang hangat tapi tidak terlalu kontras, coba gunakan keremik dengan palet warna hijau ini. Pada gambar, sang desainer memadukan warna hijau zamrud pada keramik, dengan hijau sage pada lemari kabinet. Tetap terlihat elegan dengan warna cerah yang tidak terlalu kontras. Warna Biru Putih untuk Teras Keramik teras yang satu ini memiliki dua kombinasi warna, biru dan putih. Kelebihan dari keramik jenis ini adalah Anda bisa memainkan motifnya. Mau disusun secara simetris atau asimetris. Warna keramik yang cerah ini akan terlihat bagus jika terkena sinar matahari. Terutama dengan dua warna yang dapat menyerap sinar matahari. Jadi lantai teras Anda tidak akan terlalu panas jika diinjak tanpa alas kaki. Baca Juga: 16 Motif & Model Keramik Lantai Teras Modern Keramik Tegel Klasik Berikan sentuhan estetik klasik pada teras samping rumah Anda dengan warna dan motif dari keramik tegel. Tempatkan beberapa furnitur dan dekorasi vintage untuk melengkapi tampilan klasiknya. Pilihan keramik ini sangat cocok untuk Anda yang menyukai gaya klasik vintage yang membawa nostalgia. Keramik Mosaik Kontras Keramik mosaik dapat mengubah area luar ruangan di rumah Anda menjadi sebuah mahakarya artistik. Gunakan keramik warna-warni atau mosaik kaca untuk menciptakan pola yang menakjubkan. Tantangannya adalah menciptakan pola dengan kreativitas tanpa batas. Buatlah sebuah pola yang menarik sesuai dengan gaya Anda. Kelebihan dari keramik mosaik adalah dapat diaplikasikan pada area terbatas sekalipun. Menciptakan estetika yang berbeda dari keramik lantai pada umumnya. Baca Juga: 6 Inspirasi Motif Lantai Granit Teras Depan Rumah Keramik Teraso Lalu ada juga keramik teraso yang memberikan kecerahan tanpa perlu memikirkan banyak warna. Motif pada keramiknya sudah cukup membentuk sebuah pola unik. Anda bisa memilih warna yang lebih terang seperti putih untuk memantulkan sinar matahari, atau warna yang lebih gelap seperti hitam atau navy blue untuk memberikan kesan elegan. Klasik Terakota Warna keramik yang cerah seperti terakota cocok diaplikasikan di luar ruangan. Warna ini memberikan kesan hangat yang klasik. Anda pun tidak perlu merasa khawatir akan cuaca ekstrim, karena keramik terakota memiliki daya tahan yang tangguh. Permukaan lantainya yang berpori memungkinkan keramik untuk bernapas sehingga bisa mengurangi retensi panas. Sangat ideal untuk digunakan di iklim tropis seperti Indonesia. Baca Juga: 6 Ciri-Ciri Rumah Modern Tropis Putih Marmer Pada contoh gambar kamar mandi di atas, penggunaan keramik marmer berwarna putih dengan motif abstrak, memberikan kesan mewah untuk ruangan minimalis. Keberadaan dua cermin besar, semakin menambah sempurna tampilan elegannya. Padukan dengan ubin terakota untuk membuat marmernya bersinar. Baca Juga: 12 Desain Kamar Mandi Minimalis untuk Meningkatkan Estetika Warna Keramik yang Cerah Coklat Coklat merupakan warna yang memberikan kesan hangat. Gunakan keramik dengan palet warna coklat untuk membuat ruangan terlihat lebih luas dan nyaman. Lalu untuk dekorasi dan furnitur lainnya, gunakan warna yang lebih lembut agar tidak mengalahkan kontrasnya coklat. Keramik Papan Catur Tidak seperti warna pada papan catur umumnya yaitu hitam dan putih, keramik kotak-kotak ini memiliki warna cerah orange dan putih. Memberikan tampilan retro yang menyegarkan pada kamar mandi Anda. Cocok untuk Anda yang gemar dengan tampilan eksentrik. Baca Juga: 11 Pilihan Keramik Tangga Tidak Licin Motif Geometri untuk Ruang Kerja Anda juga bisa menghadirkan warna keramik yang cerah pada ruang kerja. Pilihlah warna cerah yang lembut dan tidak terlalu mencolok. Seperti yellow dandelion ini. Lalu tempatkan pot tanaman hias untuk memberikan kesegaran pada mata yang lelah. Putih dengan Motif Bunga Berikan motif pada keramik putih polos Anda. Seperti pada gambar di atas yang menggunakan motif bunga untuk menghiasi keramik putih di kamar tidur. Selain sebagai elemen dekoratif, motif bunga ini juga membantu memberikan kehangatan di kamar tidur Anda. Terlebih jika terkena sinar matahari pagi. Perlu digaris bawahi bahwa warna keramik bisa mengubah tampilan dan pencahayaan pada keseluruhan ruangan. Jika Anda ingin ruangan yang terang, maka gunakan warna cerah dan kontras. Namun bila menginginkan tampilan elegan, gunakan warna yang gelap. Warna lantai keramik mana yang Anda suka? Semoga artikel ini bermanfaat!

Cara Memilih Kontraktor Rumah

5 Cara Memilih Kontraktor Rumah yang Tepat Agar Tidak Rugi

Setelah arsitek membuat desain rumah impian, langkah selanjutnya adalah memilih jasa kontraktor. Mereka dapat mempermudah urusan Anda dalam membangun rumah impian. Akan tetapi, Anda pun harus cermat dalam memilihnya. Begini cara memilih kontraktor rumah yang tepat agar tidak tertipu. Simak terus penjelasan di bawah ini ya! Cara Memilih Kontraktor Rumah Sebenarnya, Anda bisa membangun rumah sendiri. Mulai dari mencari tukang, membeli bahan bangunan, membuat RAB (Rencana Anggaran Biaya), dan hal-hal lainnya. Tapi kalau ada jasa kontraktor rumah, mengapa harus dilakukan sendiri? Tugas dan fungsi jasa kontraktor rumah adalah sebagai pemandu atau team leader dalam kerumitan membuat rumah. Mereka nantinya yang bertugas untuk mencari dan mengelola vendor, membayar tagihannya, bekerja sama dengan arsitek rumah, membeli bahan yang dibutuhkan, dan hal lainnya. Bagi Anda yang berniat ingin mencari jasa profesional, berikut beberapa cara memilih kontraktor rumah yang tepat, di antaranya: Baca Juga: 15+ Bahan Bangunan Penting saat Membangun Rumah, Apa Saja? Pilih yang Punya Legalitas Jelas Setiap jasa kontraktor rumah harus memiliki dokumen legalitas dari Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi (LPJK). Anda bisa mengecek apakah nama jasa kontraktor yang diinginkan ada dalam daftar di website LPJK atau tidak. Selanjutnya, Anda juga harus melihat masa berlaku izin usahanya. Pastikan mereka memiliki semua dokumen legalitas yang diperlukan. Portofolio Kerja yang Memuaskan Sepak terjang jasa kontraktor juga perlu menjadi pertimbangan. Kontraktor dengan jam terbang serta portofolio kerja yang memuaskan, menggambarkan kualitas hasil kerjanya. Anda bisa melihat dari review yang diberikan oleh kliennya pada media sosial atau website resmi. Semakin banyak konsumen yang puas, maka semakin tinggi kualitas hasil kerjanya. Baca Juga: Lakukan 3 Hal Penting Ini Sebelum Renovasi Kamar Tidur Harga yang Sesuai Anggaran Tentu Anda memiliki rencana anggaran tersendiri saat hendak membangun rumah. Oleh karena itu, ada baiknya untuk memilih kontraktor yang sesuai dengan biaya yang ada. Tidak semua jasa kontraktor memberikan harga mahal. Biasanya hal ini berbeda di masing-masing wilayah. Lalu masukkan ke dalam RAB untuk menghitung rincian biaya yang akan dikeluarkan. Ada Pemberian Garansi Pilihlah jasa kontraktor yang memberikan garansi dari hasil kerjanya. Setiap rumah yang sudah selesai dibangun, perlu dilakukan pemeriksaan terhadap resiko kerusakan. Baik itu bocor, rembes, retak, dan lainnya. Pastikan pihak kontraktor yang Anda pilih dapat memberikan garansi jika sewaktu-waktu terjadi kerusakan. Baca Juga: Bagaimana Cara Beli Rumah Di Perumahan? Apa Keuntungannya? Membuat Surat Perjanjian Kerja (SPK) Cara memilih kontraktor rumah yang tepat berikutnya adalah dengan membuat surat perjanjian kerja atau SPK. Surat ini berisikan detail kesepakatan antara pihak kontraktor dan pemilik rumah. Mulai dari harga, biaya, lama pengerjaan, hingga jaminan garansi. Harus ada hitam di atas putih yang dibubuhi materai. Tujuannya adalah untuk meminimalisir keterlambatan dalam proses pengerjaan rumah. Baca Juga: 3 Tips Pilih Waktu Tepat Beli Rumah Memilih kontraktor tidak bisa sembarangan. Sebab hal ini berkaitan langsung dengan pembangunan rumah yang menjadi investasi jangka panjang. Jika salah, bukan hanya rumahnya saja yang mangkrak, tapi Anda juga mengalami kerugian materil besar. Sebaiknya hindari kontraktor yang tidak memiliki izin usaha, dokumen legalitas, serta reputasi buruk.  Semoga beberapa cara memilih kontraktor rumah di atas dapat membantu Anda. Semoga artikel ini bermanfaat!

Ide Pintu Kamuflase

15 Desain Pintu Kamuflase yang Di Luar Nalar

Tahukah Anda, bahwa desain pintu akan mempengaruhi efek visual secara keseluruhan? Terutama pada ruang yang kecil dan terbatas. Penggunaan pintu kamuflase bisa menjadi solusi terbaik untuk meningkatkan efek visual dengan kreativitas. Hal ini akan mencapai keseimbangan antara kesan ruang, fungsi, dan kepraktisan melalui desain visual dinding secara keseluruhan. Penasaran dengan berbagai ide pintu kamuflase yang unik dan juga fungsional? Lihat selengkapnya di artikel bawah ini, ya! Ide Pintu Kamuflase Pintu kamuflase adalah impian para minimalis. Pintu ini sangat sempurna untuk menyamarkan area utilitas, lemari yang tidak biasa, bahkan dapur sekalipun. Penggunaan pintu ini dapat menyembunyikan kekacauan dan kesibukan yang ada di rumah Anda dengan visual yang memukau. Berikut beberapa ide pintu kamuflase yang bisa menjadi inspirasi Anda jika mau membuatnya. Berikut ragam contohnya: Baca Juga: Bikin Orang-orang Auto Nengok, Inilah 10 Desain Pintu Rumah 2 Pintu yang Wow Menyatu dengan Backdrop Ide yang pertama adalah menyatukan pintu dengan backdrop. Desain ini bisa diaplikasikan pada receptionist kantor. Dimana ruang belakangnya merupakan gudang arsip atau tempat penyimpanan lainnya. Motif ZigZag Berikan sentuhan abstrak dengan motif zigzag yang terbuat dari panel kayu ini. Pintu kamuflase ini adalah pintu untuk menuju ke walk-in closet yang ada di kamar. Selain untuk menyembunyikan pintu, motif asimetrisnya memberikan visual yang unik. Palet warna coklatnya yang alami juga memberikan kesan hangat. Baca Juga: Smart Door Lock : Simak Kelebihan dan Kekurangan Sebelum Membeli Pintu Panel Kayu Kalau ide pintu yang satu ini juga berfungsi sebagai partisi, pembatas antara ruang tamu dan ruangan lainnya. Potongan kayu yang disusun dengan acak dan bertumpuk, memberikan kesan abstrak dengan tampilan yang unik. Padukan dengan furnitur dan dekorasi warna netral untuk menonjolkan partisi kayu ini. Di Balik Rak Buku Penyembunyian dibalik rak buku yang klasik tidak pernah gagal. Pintu tersembunyi ini memadukan antara bentuk dan fungsi, yang seolah menunggu untuk ditemukan. Alih-alih menarik salah satu buku atau dekorasi, Anda cukup memutarkan rak buku untuk sampai ke ruangan lainnya. Baca Juga: 9 Cara Memaksimalkan Ruangan Efektif yang Perlu Anda Tahu! Mirror Hidden Door Jangan terkecoh dengan keberadaan kaca tinggi tersebut. Selain untuk bercermin, kaca ini merupakan pintu untuk menuju kamar mandi di dalam kamar. Pintu ini bermain dengan cahaya dan perspektif untuk menciptakan hamparan ilusi dalam ruangan. Sebuah perpaduan antara ornamen dan fungsionalitas yang dapat menipu. Menyamar Sebagai Lemari Dalam dunia pintu kamuflase, terkadang lemari tidak selalu seperti yang terlihat. Contohnya seperti gambar di atas. Lemari yang terlihat biasa saja bisa berayun terbuka untuk memperlihatkan apa yang tersembunyi di baliknya. Baca Juga: 10 Model Lemari Pakaian Dinding Kamar Minimalis untuk Inspirasi Anda Pintu Masuk Tersembunyi Pintu masuk tersembunyi ini memberikan kesan modern yang ramping dan estetik. Mengukir ruang masuk yang terasa seperti sebuah tempat relaksasi yang nyaman, serta jeda visual antara ruang keluarga dan kamar tidur yang lebih tenang. Lemari Persembunyian Pintu kamuflase tidak hanya untuk menyembunyikan ruangan saja. Tetapi juga bisa menjadi pintu lemari persembunyian. Pada gambar diatas, di balik pintu penyamaran yang dilipat, menyimpan mini bar yang rapi dan tertata dalam built-in storage. Baca Juga: 16 Desain Mini Bar Dapur Tembok, Minimalis dan Mewah Di Balik Wallpaper Wallpaper merupakan solusi untuk menyembunyikan pintu di rumah. Anda hanya perlu memasang wallpaper ke area pintu yang ingin disembunyikan, dan hasilnya tentu akan terlihat seperti menyatu dengan tembok di sekitarnya. Apakah Anda bisa menemukan dimana pintunya? Pantry Dapur yang Tersembunyi Salah satu ide cemerlang untuk mengaplikasikan pintu kamuflase ini adalah pada pantry dapur. Caranya dengan menyembunyikan pintu masuk ke dalam ruang fungsional di dalam lemari dapur itu sendiri. Tidak hanya membuat tampilan minimalis, tetapi juga memungkinkan Anda untuk lebih kreatif untuk menata dapur. Baca Juga: Beda Fungsi Dapur Basah dan Dapur Kering, Beda Juga Desainnya Pintu Kamuflase Beadboard Jenis panel dinding seperti gambar diatas dikenal dengan sebutan beadboard. Sangat ideal untuk menyembunyikan pintu tersembunyi karena garis vertikalnya yang dapat menyamarkan garis bukaan pintu. Tampilan yang diberikan pun terlihat mulus dan benar-benar tersembunyi. Pintu Utilitas Berikutnya ada ide pintu kamuflase yang bisa digunakan untuk menyembunyikan utilitas atau peralatan yang berantakan lainnya. Di balik pintu yang menyatu dengan backdrop, ada ruang penyimpanan utilitas yang rapi dengan beberapa rak. Di sini Anda dapat menyimpan peralatan instalasi seperti wifi, stop kontak, kabel yang berantakan, dan lainnya. Cara ini akan memberikan kesan rapi dan tertata pada ruangan. Baca Juga: 11 Ide Desain Interior Minimalis untuk Mempercantik Tampilan Dalam Rumah Pintu Kamar Mandi Sekilas, Anda mungkin tidak akan menyadari adanya pintu tersembunyi dekat dapur pada gambar di atas. Namun sebenarnya di balik panel kayu yang ramping, tersembunyi kamar mandi. Desain pintu ini menjaga kesinambungan dan aliran visual yang tidak sama seperti pintu pada umumnya. Pemisah Dapur Pintu rahasia dipasang untuk memisahkan dapur kering dan dapur basah. Desain pintu ini dilengkapi dengan kabinet dapur built-in yang bisa mengelabui orang, bahwa itu hanyalah pintu lemari dapur biasa. Pintu ini juga bisa mencegah tamu masuk ke area dapur basah tanpa sengaja. Ruang Kerja Tersembunyi Bagi mata yang tidak menaruh curiga, mungkin mereka tidak menyadari adanya ruang kerja tersembunyi yang menyatu dengan ruang keluarga. Ketika pintu rahasia ayun dibuka, maka akan terlihat sebuah meja lipat, lampu, dan rak yang tersembunyi di balik dinding putih. Bahkan gagang pintunya pun juga dicat warna putih, menyempurnakan penyamarannya. Baca Juga: 10 Desain Ruang Kerja Di Rumah Sederhana yang Bisa Diterapkan Serunya memiliki pintu kamuflase di dalam rumah. Serasa bermain petak umpat setiap hari. Desain pintu mana yang Anda sukai? Semoga artikel ini bermanfaat!