Shila at Sawangan

Rumah Free PPN Di Depok

Rumah Free PPN di Depok dan Promo Menarik Lainnya

Salah satu biaya yang harus dikeluarkan saat membeli rumah adalah PPN atau Pajak Pertambahan Nilai, yang dikenakan dalam proses transaksi jual beli rumah atau properti. Biaya ini dibebankan kepada pembeli sebanyak 11% dari harga jual properti. Tidak heran jika banyak orang yang mencari promo rumah free PPN untuk mengurangi anggaran. Tapi, apakah masih ada rumah free PPN yang tidak zonk? Tentu masih ada dong! Cari tahu selengkapnya di bawah ini, ya! Mengenal Apa Itu PPN Sebelum membahas rumah free PPN, mari kita pahami dulu apa pengertiannya. Seperti yang disebutkan pada awal artikel, PPN adalah Pajak Pertambahan Nilai. Pada dasarnya, pajak ini dikenakan untuk barang atau benda mewah. Seperti properti dan barang-barang yang memiliki harga di atas Rp 36 juta. Bangunan mewah seperti rumah, apartemen, kondominium, dan town house harus membayar PPN pada saat transaksi jual beli terjadi. Besaran tarif PPN yang dikenakan kepada pelanggan adalah paling rendah 10% dan paling tinggi 200%. Namun, pada tahun 2024 pemerintah mengeluarkan program PPN DTP atau Insentif Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah, dan diperpanjang hingga 2025. Kebijakan ini ditujukan untuk perorangan atas pembelian satu rumah tapak. Tujuannya untuk meringankan beban biaya pembelian rumah, guna membantu pertumbuhan ekonomi nasional, khususnya di industri properti. Lebih lanjut, pemerintah mengeluarkan kebijakan tentang besaran tarif yang harus dibayar oleh pembeli, yaitu sebesar 11% dari harga jual. Akan tetapi, besaran tarif ini hanya berlaku untuk harga rumah di atas Rp 2 miliar saja. Sedangkan untuk properti di bawah harga tersebut, tidak dikenakan pajak 11%. Baca Juga: 9 Biaya Tersembunyi Saat Beli Rumah yang Harus Disiapkan Rumah Free PPN di Kota Depok, Shila at Sawangan Selain memanfaatkan program dari pemerintah, Anda juga bisa mengambil keuntungan dari penawaran menarik yang diberikan oleh pihak developer, lho! Salah satunya adalah Vasanta Group yang menawarkan rumah free PPN dengan harga terjangkau di selatan Jakarta. Anda bisa mendapatkan rumah free PPN, DP 0%, subsidi biaya akad, free BPHTB, free biaya lainnya, dan bonus menarik lainnya pada saat pembelian rumah. Anda hanya perlu bayar Rp 15 juta untuk mendapatkan rumah impian yang mewah dan berada di kawasan berkembang Sawangan, Depok. Dijamin Anda tidak akan menyesal membeli rumah free PPN di Shila at Sawangan ini. Sebagai kota mandiri, kawasan perumahan ini dikelilingi oleh banyak fasilitas lengkap mewah ala resor dan lingkungan yang asri. Ada banyak cluster yang bisa Anda pilih, dan ada yang siap huni atau indent. Lokasi perumahan yang mudah diakses dengan transportasi umum atau pribadi, dekat dengan fasilitas publik, dan yang paling penting, harganya terjangkau. Segera hubungi agen marketing kami untuk informasi lebih lanjut terkait promo rumah free PPN dan penawaran menarik lainnya. Jangan sampai ketinggalan karena unitnya terbatas. Syarat dan ketentuan berlaku, ya!

Daftar Taman Di Depok yang Seru

12 Taman di Depok yang Seru dan Asyik untuk Dikunjungi

Tahukah Anda bahwa, Depok memiliki taman yang ramah anak terbanyak di Indonesia? Hal ini dibuktikan dengan adanya sertifikat RBRA (Ruang Bermain Ramah Anak) untuk lima taman di Depok. Namun, bukan berarti jumlah taman yang tersebar di kota belimbing ini hanya ada lima saja, ya! Yuk, kita bahas beberapa taman di Depok yang tidak hanya ramah anak, tapi juga ramah untuk nongkrong. Selengkapnya di bawah ini, ya! Daftar Taman di Depok yang Seru Di balik padatnya pemukiman dan gedung-gedung di Kota Depok, ternyata ada beberapa taman yang dapat dikunjungi bersama keluarga, nongkrong sama teman, atau sekedar healing seorang diri saja, lho! Bahkan hampir semua taman di Depok ini tidak dipungut biaya tiket masuk alias gratis untuk semua pengunjung. Berikut beberapa daftar taman yang ada di kota Depok: Baca Juga: 5 Keuntungan tinggal di Sawangan Depok Depok Open Space Depok Open Space (DOS) merupakan ruang terbuka yang lokasinya ada di Jalan Margonda Raya No. 54 atau tepatnya di depan gedung Balaikota Depok. Diresmikan pada Desember 2023, area terbuka ini memiliki beberapa fasilitas penunjang. Mulai dari taman air mancur, taman bermain anak, dua tribun, panggung, dan perpustakaan mini. DOS dibuka bebas untuk umum selama 24 jam dan tidak dipungut biaya apapun. Alun-alun Kota Depok Perlu diketahui bahwa, ada dua alun-alun di Kota Depok yang bisa Anda kunjungi. Ada yang berada di kawasan Grand Depok City, dan di Jalan Setu Tujuh Muara, Sawangan. Kedua tempat ini sama-sama memiliki ruang bermain ramah anak yang bisa dinikmati oleh seluruh keluarga.  Bahkan ada area khusus untuk jogging track dan area olahraga lainnya seperti lapangan basket, area untuk skateboard, hingga trek sepeda. Hanya saja Anda perlu memperhatikan waktu berkunjung kedua tanaman ini. Masing-masing taman dibuka mulai pukul 06.00 WIB hingga 18.00 WIB. Khusus hari Senin, taman ditutup untuk umum. Baca Juga: Tinggal Lingkungan Asri Depok Dijamin Bikin Betah Taman Merdeka Bila Anda sedang mencari taman yang asyik untuk nongkrong bareng teman-teman, boleh datang ke Taman Merdeka yang ada di Jl. Merdeka No. 1, Depok. Di sini ada area bermain anak yang lengkap dan dikelilingi oleh pohon-pohon besar dan sejuk. Anda tidak akan merasa panas atau gerah ketika bersantai di sini. Coba datang setiap hari minggu pagi untuk berbelanja dan sarapan di pasar kaget yang ada di sepanjang jalur merdeka ini. Lembah Gurame Lembah Gurame merupakan salah satu taman di Depok yang memberikan banyak pengalaman sekaligus, dan menjadi destinasi favorit para keluarga untuk menghabiskan waktu akhir pekan. Bagaimana tidak, taman ini memadukan alam, hiburan, dan kuliner di satu tempat. Taman yang berada di Jalan Gurame Raya ini buka setiap hari mulai dari 06.00 WIB sampai 22.00 WIB. Dibuka untuk umum secara gratis. Baca Juga: Berapa Perbandingan Harga Rumah Di Tengah dan Pinggiran Jakarta? Taman Lembah Mawar Taman Lembah Mawar menjadi favorit para kawula muda Depok karena desainnya yang instagramable. Banyak spot foto menarik dan cantik yang bisa dijadikan latar belakang. Merupakan salah satu ruang terbuka hijau yang memiliki fasilitas area bermain anak, outdoor gym, kolam pemancingan, dan tentunya ada Wi-Fi gratis yang bisa melengkapi kegiatan nongkrong Anda bersama teman. Lokasinya ada di Jalan Mawar Raya, Depok Jaya. Buka setiap hari Selasa sampai Minggu, mulai pukul 07.00 WIB hingga 17.00 WIB. Tidak ada tiket masuk yang dipungut alias gratis untuk semuanya. Taman Rekreasi Wiladatika Taman di Depok yang seru selanjutnya adalah Taman Rekreasi Wiladatika, yang terletak di Jl. Jambore No. 1, Harjamukti, Cimanggis, Depok. Ada kolam renang, taman rekreasi, hingga spot foto yang bisa Anda nikmati. Tak hanya itu, taman ini juga memiliki lingkungan yang hijau dan asri. Membuat pengunjung dapat bersantai sejenak sambil menghirup udara segar. Buka setiap hari dari pukul 08.00-16.00 WIB. Ada harga tiket masuk yang dikenakan bila ingin menikmati fasilitas di taman ini, yaitu: Baca Juga: Tol Sawangan Permudah Akses Ke Sawangan, Cek Tarifnya! Taman Pemuda Pratama Jika Anda mencari taman yang dapat memacu adrenalin dan banyak keseruan, coba datang ke Taman Pemuda Pratama yang ada di Tanah Baru, Beji, Depok. Anda bisa menikmati wahana paintball, memanah, wall climbing, ATV, kolam renang, area bermain anak-anak, rumah kelinci, memancing, rumah lego, taman baca, hingga banyak permainan tradisional. Berikut rincian harga untuk setiap wahananya: Buka setiap hari Selasa sampai Minggu dari pukul 08.00-17.00 WIB. Taman Kukusan Taman Kukusan merupakan salah satu taman di Depok yang menawarkan suasana santai tapi seru untuk dikunjungi. Anda bisa mengunjungi taman ini kapan pun karena buka setiap hari selama 24 jam. Lokasinya berada di Jl. H. Moh. Alif II No. 5, Kukusan, Beji, Depok. Ada area bermain anak dan banyak bangku di bawah pohon rindang. Cocok untuk dikunjungi bila sekedar ingin jalan sore santai sambil menikmati udara segar. Baca Juga: Lebaran di Jakarta? 10 Tempat Wisata Ini Tetap Buka, Lho! Taman Rangkepan Jaya Lokasinya berada di dalam perumahan Depok Maharaja, Rangkapan Jaya, Pancoran Mas. Meskipun berada di dalam area perumahan, taman di Depok ini merupakan ruang terbuka hijau yang digunakan untuk tempat olahraga, rekreasi, hingga ragam kegiatan komunitas. Fasilitas yang disediakan pun sudah lengkap. Seperti toilet, tempat sampah, tempat duduk, gazebo, jogging track, area bermain anak, tempat piknik, dan lapangan olahraga. Anda tidak perlu takut kelaparan, karena ada banyak penjual kaki lima yang menawarkan jajanan dengan harga terjangkau. Taman Lapangan Jawa Disebut sebagai salah satu taman terbaik di area Kecamatan Beji, sebab memiliki banyak fasilitas lengkap untuk para pengunjung. Mulai dari lapangan mini soccer, lapangan futsal,  jogging track, alat fitness sederhana, area bermain anak, dan jajanan kuliner dari pedagang kaki lima. Buka setiap hari dari pukul 05.00 WIB hingga 20.00 WIB. Taman Sawangan Tak hanya estetik, Taman Sawangan yang terletak di Jl. Abdul Wahab, Sawangan Lama, Sawangan, Depok ini juga memiliki area bermain anak yang luas dan lapangan olahraga. Cocok untuk menghabiskan waktu bersama keluarga di sore hari atau pada akhir pekan. Buka setiap hari mulai pukul 10.00-19.00 WIB. Baca Juga: 7 Rekomendasi Tempat Nongkrong Di Depok yang Nyaman Taman Sawangan Baru Lalu ada lagi Taman Sawangan Baru yang memiliki konsep serupa dengan Taman Sawangan. Lokasinya di Jl. Jati, Sawangan Baru, Sawangan, Depok. Banyak orang datang ke taman di Depok ini untuk menikmati fasilitas olahraganya. Seperti lapangan olahraga, jogging track, dan jalur

Alasan Kenapa Harus Punya Rumah Sendiri Di Zaman Sekarang

10 Alasan Kenapa Harus Punya Rumah Sendiri di Zaman Sekarang

Di balik tingginya harga rumah, ada beberapa alasan kenapa harus punya rumah sendiri di zaman sekarang. Salah satu alasannya karena bisa untuk dijadikan investasi masa depan yang menjanjikan.  Terutama untuk para generasi milenial dan Gen Z yang belum punya rumah sendiri, coba simak beberapa alasan kenapa Anda harus memiliki rumah sendiri, di bawah ini. Alasan Kenapa Harus Punya Rumah Sendiri Bisa dikatakan bila memiliki rumah sendiri merupakan impian banyak orang. Kendati harganya yang terus mengalami kenaikan setiap tahun, ada berbagai cara yang dapat dilakukan untuk membeli rumah impian. Salah satunya adalah dengan sistem KPR. Bagi Anda yang masih ragu untuk membeli rumah, baca dulu beberapa alasan kenapa harus punya rumah sendiri di zaman sekarang. Di antaranya adalah: Baca Juga: 7 Keuntungan Beli Rumah KPR yang Jarang Diketahui Harga yang Terus Mengalami Kenaikan Alasan kenapa harus punya rumah sendiri adalah karena harganya yang terus mengalami kenaikan. Bahkan setiap tahun persentase kenaikannya cenderung signifikan dan bisa menjadi dua kali lipat lebih mahal dari sebelumnya. Artinya, semakin Anda menunda untuk membeli rumah, maka semakin mahal harga rumah impian Anda. Oleh karena itu ada baiknya untuk menyegerakan membeli rumah jika dirasa Anda sudah mampu. Lahan yang Terbatas Tidak hanya harga rumahnya saja yang terus naik, tetapi juga ketersediaan lahan untuk membangun rumah semakin terbatas. Selain itu luas tanah yang disediakan oleh properti pun juga terbatas. Bila Anda menunda membeli rumah, kemungkinan besar nantinya akan sulit untuk mendapatkan tempat tinggal di lokasi yang strategis dan dengan harga bersahabat. Baca Juga: Perumahan Strategis di Depok: Shila at Sawangan Kenaikan Suku Bunga Bank Seiring dengan meningkatnya harga properti, suku bunga bank juga akan mengalami kenaikan. Terlebih ketika ada inflasi. Maka suku bunga juga bisa naik. Hal ini juga akan mempengaruhi harga jual rumah. Jadi, tidak ada salahnya memanfaatkan suku bunga rendah untuk membeli hunian impian dari sekarang. Sebelum harga dan suku bunga yang mengalami kenaikan. Hidup Lebih Mandiri Alasan kenapa harus punya rumah sendiri yang lainnya adalah agar hidup Anda lebih mandiri. Terutama bagi Anda yang masih tinggal dengan orang tua dan ingin meningkatkan kemandirian, maka membeli rumah dan tinggal sendiri adalah jawabannya. Kualitas hidup pun bisa lebih meningkat. Baca Juga: Bagaimana Cara Beli Rumah Di Perumahan? Apa Keuntungannya? Belajar Bertanggung Jawab Memiliki rumah sendiri artinya Anda menjadi pribadi yang bertanggung jawab. Mengapa? Sebab ada cicilan rumah yang harus dibayarkan, rumah yang harus dibersihkan setiap hari, dan hal lainnya. Sehingga bisa menjadikan Anda pribadi yang lebih baik lagi. Lebih Untung Untung lebih banyak adalah alasan kenapa harus punya rumah sendiri daripada menyewa atau kontrak. Coba bayangkan, bila Anda menyewa rumah, maka Anda harus membayar uang sewa per bulannya. Namun rumah yang Anda tempati hanya bersifat sementara. Berbeda halnya dengan membeli rumah dengan sistem KPR. Meskipun Anda juga membayar cicilan per bulannya, hunian yang Anda tempati itu akan menjadi hak milik selamanya. Kelebihan lainnya adalah Anda bebas memberikan sentuhan personalisasi pada rumah tersebut. Baca Juga: 10 Cara Cepat Beli Rumah Sendiri dengan Mudah Investasi Jangka Panjang Anda juga dapat menjadikan rumah sebagai investasi jangka panjang. Mengingat harga properti yang terus meningkat, rumah tersebut disewakan untuk mendapatkan passive income atau dijual dengan harga tertinggi. Terutama untuk hunian yang berada di lokasi strategis dan berkembang. Sudah tentu harga jualnya akan meningkat hingga 10x lipat di masa mendatang. Selain itu, rumah juga merupakan aset jangka panjang yang berkembang. Bila Anda sudah berkeluarga, hunian tersebut nantinya tidak hanya akan ditinggali oleh Anda dan pasangan. Tetapi juga anak-anak. Alasan kenapa harus punya rumah sendiri agar Anda bisa mewariskan rumah tersebut kepada anak cucu nantinya. Memberikan Rasa Aman dan Nyaman Tahukah Anda bahwa, memiliki rumah sendiri dapat memberikan rasa aman dan nyaman? Perasaan aman ini muncul karena Anda memiliki tempat untuk berlindung dari sinar matahari dan hujan, memiliki ruang yang layak untuk ditinggali, dan hal lainnya yang dapat membuat Anda merasa lebih aman dan nyaman. Baca Juga: 3 Tips Pilih Waktu Tepat Beli Rumah Meningkatkan Kualitas Hidup Salah satu alasan yang harus Anda pertimbangkan adalah karena bisa meningkatkan kualitas hidup. Terutama bila Anda membeli rumah yang memiliki lingkungan asri serta terletak di kawasan yang berkembang. Hal ini dapat membantu memperbaiki kesehatan mental dan tubuh Anda yang sudah lelah setelah beraktivitas di luar seharian. Memiliki Privasi Satu lagi alasan kenapa harus punya rumah sendiri adalah Anda dapat memiliki privasi. Dalam rumah sendiri, Anda bisa merasa aman dan nyaman karena tidak ada yang mengganggu. Dengan membeli tempat tinggal, artinya Anda juga membeli privasi yang sangat mahal harganya. Baca Juga: Harus Coba! 7 Tips Membeli Rumah Murah dan Menguntungkan Beli Rumah Sendiri dengan Harga Terjangkau di Shila at Sawangan Bila Anda sedang mencari tempat tinggal di lokasi yang strategis dan berkembang, memiliki lingkungan yang asri dan fasilitas lengkap, dekat dengan fasilitas publik, dan kisaran harga yang terjangkau, maka jawabannya adalah Shila at Sawangan. Mengapa? Sebab, Shila at Sawangan memberikan kualitas kehidupan premium mewah ala resor untuk seluruh penghuninya. Dilengkapi dengan fasilitas lengkap yang modern dan mumpuni, serta dikelilingi oleh lingkungan asri yang akan membuat Anda merasa healing setiap hari. Berada di kawasan berkembang selatan kota Jakarta, yaitu Sawangan, Depok, Shila at Sawangan merupakan salah satu perumahan yang menjanjikan dan bisa menjadi investasi jangka panjang Anda bersama keluarga. Kapan lagi punya rumah sendiri dengan harga terjangkau dan berada di lokasi strategis? Yuk, kepoin Shila at Sawangan sekarang juga. Pastikan Anda mendapatkan banyak penawaran menarik yang sedang berlangsung untuk beberapa unit tertentu. Jangan sampai kehabisan!

Tips Menjaga Kualitas Sirkulasi Udara

8 Tips Menjaga Kualitas Sirkulasi Udara di Rumah Anda

Membangun rumah tanpa memperhatikan ventilasi atau saluran udara, hanya akan membuat suhu di dalam ruangan menjadi panas dan pengap. Padahal, hal ini akan mempengaruhi kesehatan seluruh penghuni rumah, lho! Maka dari itu, sangat penting untuk Anda menjaga kualitas sirkulasi udara di dalam rumah tetap terjaga. Bagaimana caranya? Simak beberapa tips yang akan kami bagikan di bawah ini. Mengapa Sirkulasi Udara yang Bagus Itu Penting? Rumah merupakan sebuah tempat berlindung bagi Anda dan keluarga yang akan ditinggali dalam waktu lama. Sehari-hari dari mulai bangun tidur hingga mau tidur, hari kerja atau hari libur, Anda berada di rumah. Tentu sudah menjadi kewajiban untuk menjaga kualitas udara di dalam dan luar rumah. Bukan tanpa sebab. Melainkan untuk kenyamanan dan kesehatan seluruh penghuni rumah. Terutama bila Anda memiliki anak yang masih bayi atau usia toddler, yang masih rentan terhadap virus dan bakteri. Kualitas udara yang bagus menjadikan Anda dan keluarga sehat. Tapi tahukah Anda apa yang dimaksud dengan sirkulasi udara? Adalah proses pergantian udara yang ada di dalam ruangan dengan yang di luar. Proses ini pada dasarnya membantu menghilangkan udara yang kotor dan lembab di dalam rumah, dan menggantinya dengan udara yang lebih segar. Sehingga dapat menciptakan udara bersih dan sehat di dalam rumah. Oleh karena itu, sangat disarankan untuk membuat banyak ventilasi agar udara bisa mengalami pergantian secara alami. Udara yang sehat juga dapat mengatur tingkat kelembaban di dalam rumah dan meminimalisir pertumbuhan bakteri serta jamur yang dapat menyebabkan penyakit dan alergi. Lalu bagaimana cara menjaga kualitas udara di dalam rumah tetap sehat? Baca Juga: Berapa Tinggi Rumah Ideal? Ini Penjelasannya Cara Menjaga Kualitas Sirkulasi Udara di Dalam Rumah Selain menjaga pencahayaan, sebuah rumah dapat dikatakan sehat dan nyaman untuk ditinggali dari kualitas udaranya. Rumah yang pengap dan lembab tidak baik untuk kesehatan dan tidak layak untuk ditinggali. Berikut beberapa tips dan cara yang bisa Anda lakukan untuk menjaga kualitas sirkulasi udara di dalam rumah: Memasang Ventilasi Ventilasi tidak hanya jendela saja. Elemen lain seperti pintu, exhaust fan, dan lubang udara juga merupakan ventilasi. Melalui ventilasi lah udara dapat masuk dan keluar. Hal ini juga yang menjadi alasan mengapa banyak orang membuka pintu dan jendela lebar-lebar. Tujuannya untuk membiarkan pertukaran udara terjadi secara alami. Udara di dalam rumah yang kotor akan digantikan dengan udara bersih dan segar dari luar. Tak hanya itu, Anda juga bisa menggunakan sistem ventilasi silang. Ada dua jalur udara yang dipasang secara berhadapan untuk jalur masuk dan keluar. Cara kerja ventilasi silang ini adalah dengan memanfaatkan hembusan angin dan perbedaan suhu antar ruangan satu dan lainnya. Nantinya, perbedaan ini akan membuat perputaran udara, dengan mendorong udara yang kotor dan pengap ke jalur ventilasi keluar. Sementara itu, udara yang bersih dan segar masuk dari jalur ventilasi masuk. Hal inilah yang nantinya akan membuat udara di dalam rumah menjadi lebih bersih, sehat, dan segar. Baca Juga: 9 Kriteria Rumah Ideal Untuk Acuan Sebelum Membeli Rumah Buat Area Terbuka Hijau di Luar Rumah Udara di luar rumah tidak selalu bersih. Terutama bagi Anda yang tinggal di pusat kota dengan kesibukan yang padat. Cara untuk menjaga kualitas sirkulasi udara tetap sehat adalah dengan membuat area terbuka hijau di luar rumah. Tanamlah tanaman hijau dan bunga untuk memberikan kesegaran dan kesejukan pada halaman depan dan belakang rumah Anda. Tanaman ini juga dapat membantu untuk menyaring udara kotor. Sehingga nanti udara yang masuk ke dalam rumah lebih bersih dan sehat. Selain itu, tanaman ini juga bisa melindungi rumah dari sengatan sinar matahari berlebih. Di sisi lain, dengan adanya tanaman hijau dan bunga warna-warni di depan rumah akan meningkatkan nilai estetika. Sesuaikan Tinggi Dinding dengan Ukuran Ruangan Tahukah Anda bahwa, tinggi dinding rumah juga dapat mempengaruhi kualitas udara di dalam? Idealnya, tinggi rumah harus disesuaikan dengan ukuran ruangan. Fungsinya juga untuk memaksimalkan perputaran udara. Dengan tinggi yang sesuai, maka suhu dan kualitas udara di dalam rumah lebih stabil. Cara menghitungnya adalah (panjang + lebar ruangan) : 2. Gunakan rumus tersebut untuk mengetahui berapa tinggi rumah ideal untuk tempat tinggal Anda. Baca Juga: Berapa Luas Rumah yang Ideal Keluarga Indonesia? Ini Rinciannya Pasang Exhaust Fan Exhaust fan merupakan salah satu jenis ventilasi udara yang dapat menarik udara dan uap air dari luar ke dalam rumah. Kelebihan dari menggunakan alat ini adalah dapat meminimalisir kelembaban, menghilangkan kotoran yang terbawa di udara, dan sebagai booster ventilasi. Pasang exhaust fan di area-area tertentu yang membutuhkan perhatian. Seperti dapur dan kamar mandi agar kualitas sirkulasi udaranya tetap terjaga. Gunakan Kipas Angin Kebalikan dari exhaust fan, kipas angin memutar baling-balingnya untuk menggerakan udara di sekitarnya. Udara yang ada di depan kipas akan terdorong keluar, sedangkan yang di sekitar kipas akan tertarik masuk untuk menciptakan sirkulasi udara. Selain kipas angin lantai, sangat disarankan untuk memasang kipas angin pada langit-langit. Sebab, kipas angin ini akan membuat udara di dalam rumah terus bersirkulasi dan mengalami perputaran. Baca Juga: Kriteria Rumah Layak Huni Menurut PUPR, Syaratnya Banyak Banget! Gunakan AC Selain kipas angin, AC atau pendingin ruangan juga dapat membantu menjaga kualitas sirkulasi udara di dalam rumah. Anda hanya perlu rutin mengganti filternya setiap bulan atau ketika dibutuhkan untuk meminimalisir masuknya debu dan polusi ke dalam rumah. Tempatkan Air Purifier Saat ini kehadiran air purifier bukan hanya sekedar tren saja. Tetapi juga menjadi bagian gaya hidup yang sehat. Pilihlah air purifier yang memiliki filter HEPA (high efficiency particulate air) untuk menyaring partikel kecil, debu, bulu binatang peliharaan, polutan, serta alergi yang dibawa oleh udara. Tempatkan pada titik-titik yang diperlukan. Misalnya seperti di ruang keluarga dan kamar tidur. Baca Juga: 10 Desain Kamar Tidur Remaja Simple Halau Sinar Matahari Berlebih Satu lagi cara menjaga kualitas sirkulasi udara di dalam rumah dengan baik adalah dengan menghalau sinar matahari berlebih. Pada dasarnya, sinar matahari dapat membuat suhu di dalam rumah berubah menjadi panas. Sehingga bisa menyebabkan udara terasa lebih pengap dan gerah dari biasanya. Coba pasang tirai tipis atau gorden untuk mengurangi intensitas sinar yang masuk. Anda juga bisa menggunakan kaca film, memasang sekat, atau menutupinya dengan tanaman yang tinggi. Itulah beberapa tips dan cara menjaga kualitas sirkulasi udara di rumah agar tetap segar dan sehat yang bisa

Tinggi Rumah Ideal

Berapa Tinggi Rumah Ideal? Ini Penjelasannya

Apakah Anda mengetahui berapa tinggi rumah ideal yang disarankan? Ketinggian rumah dihitung mulai dari lantai sampai ke bagian plafon. Ukuran tinggi ini juga akan mempengaruhi sirkulasi udara dan rasa nyaman di dalam rumah. Oleh karena itu Anda harus membuat tinggi yang sesuai untuk memberikan kenyamanan yang pas bagi seluruh penghuni rumah. Bagi Anda yang belum tahu, mari simak penjelasan singkat terkait tinggi rumah ideal untuk memberikan rasa nyaman. Selengkapnya di artikel berikut ini. Mengapa Tinggi Rumah Harus Ideal? Ada yang bilang, plafon yang rendah bisa memberikan rasa nyaman dan hangat untuk penghuninya. Lalu ada yang bilang juga bila plafon tinggi malah membuat banyak debu di atas yang sulit untuk dibersihkan. Tapi ada juga yang berpendapat bahwa plafon tinggi membuat sirkulasi udara di dalam rumah menjadi lebih segar dan sejuk. Mana yang benar? Sejatinya, ketinggian ini mempengaruhi beberapa hal. Seperti estetika, kenyamanan, dan sirkulasi udara di dalam rumah. Baca Juga: Berapa Luas Rumah yang Ideal Keluarga Indonesia? Ini Rinciannya Tinggi Rumah Ideal pada Estetika dan Kenyamanan Tahukah Anda, bahwa tinggi dinding sebuah rumah dapat mempengaruhi kesan pada sebuah ruangan? Dinding yang terlalu rendah memberikan kesan ruangan yang kecil, gelap, dan sempit. Sementara itu dinding yang terlalu tinggi memberikan kesan kosong, berdebu, dan tidak nyaman. Dengan demikian, tinggi rumah yang ideal dapat mempengaruhi estetika dan kenyamanan bagi para penghuni rumah dan tamu yang berkunjung. Tinggi Rumah Ideal pada Sirkulasi Udara Pada dasarnya, tinggi dinding sebuah rumah itu harus disesuaikan dengan luas area ruangan yang ada. Tujuannya untuk membuat sirkulasi udara yang baik. Plafon yang terlalu tinggi dengan luas ruangan yang sempit akan membuat sirkulasi udara menjadi tidak baik. Sebab udara panas akan terjebak di atas dan bisa membuat ruangan menjadi pengap. Plafon yang rendah juga bisa membuat udara di dalam ruangan tidak berputar dan menjadi sesak. Terlebih bila tidak ada ventilasi untuk pergantian udara. Pastikan tinggi dinding rumah Anda sudah sesuai untuk kenyamanan bersama. Baca Juga: 6 Tips Investasi Rumah untuk Pemula Biar Cuan Banyak Berapa Tinggi Rumah Ideal? Perlu diketahui bahwa, ada beberapa faktor yang mempengaruhi tinggi dinding rumah agar dapat memberikan rasa nyaman. Mulai dari ukuran, fungsi, dan desain sebuah ruangan. Tinggi yang tepat dapat memberikan kesan yang sesuai dan tingkat kenyamanan yang baik. Secara garis besar, standar tinggi rumah ideal itu berkisar di angka 2,7 hingga 3 meter untuk ruangan dengan ukuran standar dan satu lantai. Sedangkan rumah dua lantai secara keseluruhan memiliki tinggi plafon mencapai 8 hingga 9 meter, di mana pada lantai satu harus setinggi 3 meter, dan lantai dua setinggi 2,8 meter. Standar tinggi tersebut akan membuat rumah Anda terasa nyaman, memiliki sirkulasi udara yang baik, serta kesan luas yang tidak berlebihan. Ukuran tinggi ini berlaku untuk setiap ruangan dengan luas standar, yaitu 3×3 meter atau 9 meter persegi. Di sisi lain, Anda juga harus mempertimbangkan faktor eksternal seperti: Faktor Iklim Bila Anda tinggal di daerah dengan iklim yang panas, sebaiknya buat plafon yang tinggi untuk memperlancar sirkulasi udara dan menjaga kestabilan suhu di dalam rumah agar terus terasa sejuk. Namun apabila Anda tinggal di daerah dengan iklim dingin, maka plafon rendah adalah solusinya. Sebab dapat menahan suhu panas di dalam rumah. Baca Juga: 6 Ciri-Ciri Rumah Modern Tropis Faktor Kebutuhan dan Gaya Hidup Faktor eksternal yang satu ini lebih menyesuaikan pada kebutuhan dan gaya hidup Anda sehari-hari. Buatlah dinding rumah yang tinggi bila ingin mendapatkan rumah dengan kesan terbuka dan lapang. Sedangkan dinding rendah untuk Anda yang menyukai tampilan dan ukuran standar. Cara Menghitung Tinggi Rumah Ideal Bagi Anda yang ingin membuat atau merenovasi rumah, sebaiknya cari tahu dulu cara menghitung tinggi dinding rumah yang ideal agar tidak salah lagi. Berikut cara menghitung tinggi yang proporsional berdasarkan luas ruangan, yaitu: Baca Juga: Tips dan Rincian Biaya Renovasi Rumah  (panjang + lebar) : 2 Kita ambil contoh, ruangan yang akan Anda bangun memiliki panjang 4 meter dan lebar 3 meter. Maka ukuran tinggi rumah ideal dengan menggunakan rumus di atas adalah: (4+3):2 = 3,5 Artinya, Anda harus membangun dinding setinggi 3,5 meter agar ruangan tersebut terasa nyaman, estetik, dan memiliki sirkulasi udara yang baik. Selain menggunakan rumus di atas, Anda juga bisa menyesuaikan tinggi plafon dengan desain ruangan untuk memberikan tampilan yang lebih estetik dan selaras. Demikianlah penjelasan singkat terkait tinggi ideal rumah, faktor yang mempengaruhinya, serta cara menghitungnya agar tidak salah. Buatlah tinggi dinding yang tepat dan sesuai agar rumah bisa menjadi tempat ternyaman bagi Anda dan keluarga. Semoga artikel ini bermanfaat!