
Source: GooglePernah denger istilah Sawangan Kubro? Akhir-akhir ini, nama itu cukup ramai di media sosial. Istilah itu merujuk pada kemacetan di jalur keluar Tol Depok–Antasari (Desari) menuju Jalan Raya Sawangan. Tapi di balik kemacetan itu, ada kabar baik: Sawangan sedang bertransformasi menjadi pusat keramaian baru di Kota Depok. Bukan cuma tempat lewat, tapi tujuan.
Transformasi Sawangan Menuju “Margonda 2”
Bayangin Margonda, jantung aktivitas Depok yang sudah padat dan mencapai titik kepadatan tertentu. Sekarang, Sawangan mulai memantapkan diri sebagai kawasan urban baru yang menggabungkan gaya hidup sehat, ruang sosial, dan efisiensi mobilitas dalam satu ekosistem yang saling terhubung. Pemerintah Kota Depok bahkan mencanangkan Sawangan dan Bojongsari sebagai pusat bisnis keramaian baru alias “Margonda 2”.
Apa yang membuat Sawangan layak menyandang predikat itu? Perubahan terjadi di banyak sisi. Area komersial bermunculan, tenant lifestyle modern hadir, dan ruang sosial yang aktif sepanjang hari mulai tumbuh. Kuliner dan ritel di sepanjang koridor Bojongsari–Sawangan semakin ramai dengan coffee shop modern dan pusat perbelanjaan. Polanya persis seperti fase awal pertumbuhan Margonda dulu. Sawangan kini berada di fase serupa.
Infrastruktur Jalan: Dari Macet ke Lancar
Wajar kalau Sawangan sempat mendapat julukan kurang sedap karena macet. Tapi justru itulah tanda bahwa kawasan ini sedang bergerak. Pemerintah Kota Depok mengalokasikan anggaran hingga Rp100 miliar untuk pembebasan lahan dan pelebaran Jalan Raya Sawangan. Proyek ini mencakup ruas Jalan Enggram–Pemuda dengan target konstruksi 2026.
Pelebaran Jalan Enggram direncanakan memiliki lebar sekitar 10 meter dengan panjang 800 meter. Pekerjaan fisiknya dimulai 8 Juni hingga 6 Desember 2026, dengan lebar koridor jalan antara 9,5 hingga 12,5 meter. Total ROW (lebar jalan) mencapai 24 meter sesuai Detail Engineering Design. Selain itu, ada skema jalan satu arah di Jalan Raya Muchtar dan pelebaran jembatan. Targetnya? Kemacetan di Sawangan berkurang signifikan mulai 2026.
Transportasi Publik: Halte dan Rute Baru
Mobilitas warga Sawangan juga makin mudah dengan transportasi publik. Transjakarta rute Sawangan–Lebak Bulus sudah beroperasi. Pemkot Depok sedang membangun halte resmi di pintu Tol Sawangan (Desari) yang ditargetkan rampung tahun ini. Selama ini, penumpang menunggu bus di pinggir jalan tanpa fasilitas memadai. Halte baru ini akan memberikan kenyamanan, keamanan, dan kepastian layanan.
Selain itu, Biskita Trans Depok akan menambah koridor baru menuju Terminal Sawangan pada 2026. Terminal Sawangan sendiri sudah memiliki Detail Engineering Design. Dukungan transportasi ini jelas mendongkrak nilai investasi properti di Sawangan.
Pusat Perbelanjaan dan Gaya Hidup
Sawangan kini memiliki pusat perbelanjaan modern yang menjadi magnet keramaian. The Park Sawangan di Bojongsari berubah menjadi pusat keramaian dengan hadirnya Festival Roadshow Kuliner Viral Indonesia. Mal ini menawarkan berbagai tenant, dari Lulu Hypermarket hingga Cinema XXI. Lahan seluas 45.700 m2 di jalan utama Cinangka Raya ini menjadi destinasi lifestyle yang ramai.
Belum lagi The Shoppes Sawangan yang berkomitmen menjadi sentral bisnis di Kota Depok. Kawasan komersial ini dirancang sebagai pusat bisnis dan lifestyle bernuansa internasional. Ada juga Morizono, proyek shophouse dengan progres pembangunan tercepat di Sawangan.
Hunian dengan Akses ke Pusat Keramaian
Dengan semua fasilitas ini, wajar jika Sawangan menjadi incaran banyak orang. Kawasan ini juga memiliki hunian modern yang mendukung gaya hidup urban, seperti Shila at Sawangan. Kawasan seluas 102 hektar ini mengedepankan keseimbangan lingkungan dan konektivitas. Danau alami seluas 26 hektar menjadi ikon sekaligus “paru-paru” kawasan yang membuat udara lebih segar.
Shila at Sawangan juga terintegrasi dengan Peninsula District, area komersial tepi danau dengan tenant F&B dan tempat hangout seru. Ada Marche Modern Market yang menyediakan kebutuhan sehari-hari. Lebih dari 30 fasilitas gaya resort tersedia, dari fitness corner, outdoor gym, yoga deck, hingga jogging track.
Sawangan bukan lagi sekadar kawasan hunian penyangga. Kawasan ini bergerak menuju pusat keramaian baru, didukung oleh infrastruktur jalan yang membaik, transportasi publik yang terintegrasi, pusat perbelanjaan modern, dan hunian berkualitas. Pemerintah kota, pengembang, dan masyarakat sama-sama bergerak menjadikan Sawangan sebagai masa depan Depok.
Kalau kamu mencari hunian yang dekat dengan semua kemudahan ini, Shila at Sawangan bisa jadi pilihan. Dengan akses tol yang mudah, lingkungan asri, dan pusat gaya hidup di dalam kawasan, kamu bisa menikmati keramaian Sawangan tanpa kehilangan kenyamanan. Cek info selengkapnya di shila.co.id dan temukan rumah impianmu sekarang!
Author Profile
- Deva Kerneels
Latest entries
UncategorizedJune 27, 2026Sawangan: Masa Depan Pusat Keramaian Baru di Kota Depok
ArticleJune 26, 2026Casacomo Shila at Sawangan: Hunian Tepi Danau di Depok
ArticleJune 26, 2026Fasilitas Publik di Sekitar Sawangan Depok yang Kamu Nikmati
ArticleJune 26, 2026Tips Memilih Rumah di Sawangan Depok untuk Pasangan Muda



