Untuk saat ini Wastafel merupakan suatu fasilitas rumah yang tentunya diminati keberadaannya di dalam sebuah rumah. Posisi peletakan wastafel juga bervariasi, umumnya berada di dekat kamar mandi, namun juga tidak sedikit yang meletakkannya di dekat dapur, ruang tengan, bahkan di dalam kamar mandi. 

Terlepas dari preferensi setiap orang dalam menggunakannya, sebelum membangun sebuah wastafel ada baiknya anda memperhatikan tinggi wastafel yang ideal, dan anda perlu memperhatikan pentingnya desain yang tepat untuk penggunaan anggota penghuni rumah. Wastafel yang terlalu rendah atau terlalu tinggi dapat menimbulkan masalah dalam penggunaannya. Oleh karena itu, pemilihan tinggi wastafel dari lantai sangat penting

Tinggi wastafel dalam rumah seringkali bervariasi tergantung pada tinggi badan anggota penghuni rumah. Meskipun demikian,pada realitanya tidak sedikit tinggi wastafel disamakan meskipun setiap individu penghuni rumah memiliki tinggi badan yang berbeda. Hal ini dapat menjadi masalah terutama jika ada anak kecil atau anggota keluarga disabilitas seperti pengguna kursi roda.

Mengapa penting untuk memiliki tinggi wastafel yang ideal?

1. Memudahkan dalam menggunakan Wastafel

Tinggi wastafel yang ideal dengan tinggi badan penghuni rumah akan membuat penggunaannya terasa semakin lebih nyaman, karena kita tidak perlu terlalu membungkuk atau terlalu tegak untuk beraktifitas seperti menyikat gigi, membasuh muka, dsb.

2. Meminimalisir Pengaruh kepada Kesehatan

Penggunaan wastafel dengan tinggi yang kurang ideal memungkinkan penggunanya untuk membungkuk atau terlalu tegap untuk beraktivitas, hal ini dapat menyebabkan penggunanya mengalami nyeri pada leher atau punggung.

Hal ini dapat dihindari dengan membuat wastafel dengan tinggi yang ideal untuk digunakan oleh setiap individu penghuni rumah. 

3. Fungsional dan Estetika 

Penempatan wastafel yang sesuai akan meningkatkan fungsionalitas ruangan secara keseluruhan. Dengan tinggi yang tepat, ruang kamar mandi dapat dioptimalkan untuk penggunaan sehari-hari tanpa mengorbankan kenyamanan atau kepraktisan.

Tidak sedikit dari pemilik wastafel yang membuat lemari penyimpanan baik dibawah atau diatas wastafel, tentunya tinggi wastafel juga dapat mempengaruhi agar desain tersebut dapat terlihat seimbang. 

Selain itu tinggi wastafel yang sudah diukur dan dipertimbangkan dapat mempengaruhi jumlah dan kapasitas dari lemari penyimpanan tersebut, selain itu tentunya pemilihan material dan finishing wastafel dan lemari penyimpanan juga dapat mempengaruhi estetika yang diinginkan. 

4. Menyesuaikan Aksesibilitas

Tinggi wastafel yang sesuai juga penting untuk memastikan aksesibilitas bagi semua pengguna, termasuk anak-anak dan orang dengan kebutuhan khusus seperti pengguna kursi roda.

Jika salah satu penghuni rumah anda merupakan penyandang disabilitas seperti menggunakan kursi roda, maka tinggi wastafel dapat disesuaikan dengan kebutuhan anggota penghuni rumah tersebut. Pastikan tinggi wastafel diukur agar pengguna kursi roda dapat dengan mudah melakukan aktivitasnya, tanpa perlu .

 Dengan tinggi yang tepat, pengguna dari berbagai tingkat mobilitas dapat dengan mudah mengakses fasilitas kamar mandi tanpa kesulitan.

Maka memperhatikan tinggi wastafel yang ideal merupakan hal yang penting, karena kita dapat menciptakan lingkungan kamar mandi yang lebih fungsional, nyaman, dan sesuai dengan kebutuhan pengguna.

Berapa Tinggi Ideal Wastafel dari Lantai

Tinggi ideal wastafel dari lantai dapat bervariasi tergantung pada berbagai faktor, termasuk tinggi badan pengguna dan preferensi pribadi. Berdasarkan Permen PUPR No. 14 tahun 2017, tinggi wastafel yang direkomendasikan lebih kurang adalah 85 cm untuk orang dewasa, 75 cm untuk pengguna kursi roda, dan 70 cm untuk anak-anak sehingga akses penggunaan wastafel lebih optimal.

Meski begitu, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum menentukan tinggi wastafel dari lantai, yaitu :

1. Tinggi Tubuh Pengguna

Menurut informasi yang dilansir oleh Homeguides SFGate pada Jumat (16/9/2022), apabila Anda berniat memasang wastafel yang dapat diakses oleh penyandang disabilitas, Anda perlu mengatur dimensi tepi wastafel pada ukuran tertentu.

Wastafel yang dirancang untuk dapat dijangkau oleh penyandang disabilitas sebaiknya memiliki ketinggian sekitar 34 inci atau sekitar 86 cm dari lantai ke tepi wastafel. Untuk memfasilitasi aksesibilitas kursi roda, disarankan untuk tidak ada yang menghalangi ruang di bawah wastafel. Pastikan agar jarak bebas lutut mencapai 27 inci atau sekitar 68,5 cm, lebar wastafel sekitar 30 inci atau sekitar 76 cm, dan kedalaman minimal 19 inci atau sekitar 48 cm untuk menampung kursi roda.

Sedangkan untuk wastafel yang ditujukan khusus untuk anak-anak usia 6 hingga 12 tahun. Wastafel ini dapat memiliki jarak lutut sekitar 24 inci atau sekitar 61 cm di bawahnya, asalkan tinggi tepi wastafel tidak melebihi 31 inci atau sekitar 79 cm dari lantai.

2. Jenis atau Model Wastafel yang digunakan

Setelah memahami tinggi yang ideal untuk jarak wastafel dari lantai, sekarang mari kita eksplorasi beberapa jenis atau model wastafel yang sesuai untuk rumah Anda:

Wastafel Dinding (Wall-Mounted Sink) 

Wastafel Dinding (Wall-Mounted Sink)

Wastafel jenis ini menghemat tempat karena terpasang di dinding dan tidak memiliki kaki atau soket penyangga di bawahnya. Ini memberikan tampilan yang bersih dan minimalis.

Wastafel Meja (Countertop Sink)

Wastafel Meja (Countertop Sink)

 Wastafel ini dikenal juga sebagai wastafel integral, karena dibuat menyatu dengan meja atau countertop. Bahan wastafelnya juga sama dengan bahan atau material meja tersebut yang dapat memiliki berbagai bentuk dan bahan, seperti keramik, batu, atau porselen. Bentuknya juga cenderung minimalis dan mudah dibersihkan.

Wastafel Cawan (Bowl Sink)

Wastafel Cawan (Bowl Sink)

Wastafel ini juga dikenal dengan wastafel vessel, memiliki bentuk cawan atau mangkuk yang menonjol di atas countertop. Mereka seringkali terbuat dari bahan seperti kaca, batu, atau logam. Jenis wastafel ini juga bisa digunakan untuk menambah unsur estetika kamar mandi anda.

Wastafel Keranjang (Pedestal Sink)

Wastafel Keranjang (Pedestal Sink)

Wastafel ini memiliki pedestal atau soket penyangga tunggal di bawahnya, memberikan tampilan klasik dan elegan.

Wastafel Sudut (Corner Sink) 

Wastafel Sudut (Corner Sink) 

Wastafel ini dirancang khusus untuk dipasang di sudut ruangan, mengoptimalkan penggunaan ruang yang terbatas namun tetap fungsional dan terkesan compact dan minimalis.

Wastafel Terapung (Floating Sink) 

Wastafel Terapung (Floating Sink) 

Wastafel ini terpasang di dinding dengan struktur yang menyembunyikan pipa dan saluran air, memberikan tampilan yang mengambang di udara yang memberikan kesan comfy dan rapi.

Wastafel Mini (Compact Sink) 

Wastafel Mini (Compact Sink) 

Wastafel ini dirancang untuk ruang yang sangat terbatas, seperti kamar mandi kecil atau kamar mandi tamu yang tidak terlalu luas.

Wastafel Kaki (Console Sink) 

Wastafel Kaki (Console Sink) 

Wastafel ini memiliki kaki atau struktur penyangga yang terbuka di bawahnya, memberikan tampilan yang elegan dan terbuka.

Ini hanya beberapa contoh jenis atau model wastafel kamar mandi yang tersedia, dan ada banyak variasi lainnya yang dapat dipertimbangkan sesuai dengan kebutuhan dan preferensi desain anda.

3. Ukuran Wastafel 

Selain mempertimbangkan tinggi dan model wastafel, sebaiknya anda juga memperhatikan ukuran wastafel yang cocok untuk anda gunakan berdasarkan ruang untuk meletakkan dan kebutuhan pengguna wastafel tersebut. Berikut adalah beberapa jenis wastafel berdasarkan ukurannya:

  1. Wastafel Standar: Merupakan wastafel dengan ukuran yang umum digunakan, biasanya memiliki tinggi sekitar 80-85 sentimeter dari lantai. Ukurannya dapat bervariasi tergantung pada desain dan modelnya.
  2. Wastafel Tinggi: Merupakan wastafel yang memiliki ketinggian lebih dari ukuran standar, sering kali dipilih untuk memberikan kenyamanan penggunaan bagi individu yang lebih tinggi.
  3. Wastafel Rendah: Wastafel ini memiliki ketinggian yang lebih rendah dari ukuran standar, cocok untuk pengguna dengan mobilitas terbatas atau anak-anak.
  4. Wastafel Kecil: Merupakan wastafel dengan dimensi yang lebih kecil dari ukuran standar, biasanya dipilih untuk ruang mandi yang terbatas atau di kamar-kamar kecil.
  5. Wastafel Besar: Sebaliknya, wastafel besar memiliki dimensi yang lebih besar dari ukuran standar, ideal untuk ruang mandi yang luas atau bagi mereka yang menginginkan lebih banyak ruang kerja di wastafel.
  6. Wastafel Khusus Anak: Dirancang khusus untuk anak-anak dengan ukuran yang lebih rendah dan desain yang lebih ramah anak.

Dengan demikian, penting untuk mempertimbangkan keberadaan wastafel sebagai salah satu fasilitas utama di rumah. Lokasi penempatannya pun bervariasi, mulai dari dekat kamar mandi hingga area dapur atau ruang tengah.

Namun, sebelum membangun wastafel, memperhatikan tinggi, ukuran yang ideal dan desain model yang tepat sangatlah penting untuk memastikan kenyamanan dan fungsionalitasnya bagi penghuni rumah. Jadi, pilihlah tinggi wastafel dari lantai dengan cermat untuk memastikan penggunaannya sesuai dan optimal bagi semua orang di rumah Anda.

Author Profile

Muhammad Fikri
Sarjana teknologi yang menyukai menulis & travelling. Mempelajari secara mendalam tentang perkembangan teknologi dan sistem informasi.