Shila at Sawangan

Kekurangan dan Kelebihan Rumah Dekat Tol

Kelebihan Rumah Dekat Tol yang Bisa Jadi Pertimbangan

Tentunya setiap orang menginginkan rumahnya berada di lokasi strategis. Termasuk salah satunya dekat dengan akses tol. Dan sampai saat ini, hunian yang berlokasi dekat jalan tol masih menjadi primadona meskipun harga jualnya sangat tinggi dibandingkan pasaran di sekitarnya. Akan tetapi, ada beberapa kekurangan dan kelebihan rumah dekat tol yang perlu Anda pertimbangkan sebelum membeli. Kami pun sudah merangkumnya untuk Anda baca di bawah ini. Apa Saja Kekurangan dan Kelebihan Rumah Dekat Tol? Seperti yang kita ketahui, harga jual properti terus mengalami peningkatan setiap tahunnya. Begitu juga dengan rumah yang berada dekat tol. Bahkan harga jualnya pun kerap lebih tinggi dibandingkan harga pasar pada umumnya. Kendati demikian, lokasi tempat tinggal ini memiliki beberapa kelebihan dan kekurangan yang perlu Anda pertimbangkan terlebih dulu. Di antaranya adalah: Kelebihan Rumah Dekat Tol Sebelum membahas kekurangannya, mari kita bahas lebih dulu apa saja kelebihan memiliki rumah dekat dengan akses jalan tol. Yaitu: Tidak Ada Macet Memiliki rumah dekat akses jalan tol ternyata bisa membuat Anda terbebas dari kemacetan. Walaupun tidak selamanya bebas macet, setidaknya Anda tidak perlu berebut ruas jalan dengan transportasi umum dan kendaraan lainnya. Selain itu waktu perjalanan pun bisa menjadi lebih cepat. Sehingga Anda tidak menghabiskan banyak waktu di jalan. Akses Cepat Menuju Kantor Ada kenikmatan tersendiri punya tempat tinggal dekat dengan tol. Anda bisa mendapatkan akses cepat menuju kantor meskipun jaraknya tidak terlalu dekat. Hal ini karena jika lewat tol, waktu tempuh ke kantor akan lebih cepat dan singkat jika dibandingkan lewat jalan umum yang dipenuhi kemacetan. Lokasi strategis ini pun juga bisa sangat membantu ketika Anda sedang terburu-buru. Baca juga: Catat! Ini 8 Cara Memilih Lokasi Rumah Strategis Harga Jual Kembali yang Lebih Tinggi Bagi Anda yang ingin berinvestasi di properti, mungkin bisa membeli rumah dekat dengan tol. Mengapa? Sebab harga jual di lokasi ini akan jauh lebih tinggi dan naik setiap tahunnya. Kemungkinan besar bisa jauh lebih tinggi dari harga saat Anda membelinya. Lokasi yang strategis dan terus berkembang merupakan faktor utama mengapa harganya bisa terus mengalami kenaikan yang signifikan. Lokasi yang Cocok untuk Bisnis Kelebihan rumah dekat tol lainnya adalah lokasinya cocok untuk bisnis. Anda bisa membuka usaha tepat di dekat pintu keluar tol. Sehingga banyak kendaraan lalu lalang melihat tempat bisnis Anda. Terlebih jika rumah Anda dekat dengan rest area. Manfaatkan hal ini untuk membuka usaha kuliner. Tingkat keuntungan yang didapatkan tentu akan bertambah lebih banyak jika sudah memasuki musim liburan. Dekat Dengan Fasilitas Umum Jalan tol tidak pernah sepi. Oleh sebab itu kawasan dekat akses ini sangat padat. Umumnya, di area yang padat pemukiman ada beberapa fasilitas umum yang disediakan. Mulai dari fasilitas kesehatan, fasilitas pendidikan, pusat perbelanjaan dan hiburan, perkantoran, area kuliner, dan lainnya. Faktanya, memiliki rumah dekat tol tidak selalu rugi. Buktinya, ada sebuah kawasan perumahan dengan lingkungan yang asri dan bersih, serta memiliki harga jual yang terjangkau, dan dekat dengan tol. Tidak hanya itu, lokasinya sangat strategis berada di pinggiran selatan Jakarta dan dekat dengan banyak fasilitas umum. Yaitu kawasan perumahan Shila at Sawangan. Selain dekat dengan akses jalan tol, hunian eksklusif dengan fasilitas ala resor ini merupakan pilihan tepat untuk Anda yang ingin memiliki aset properti dengan harga jual yang tinggi. Bila Anda penasaran, bisa langsung mengunjungi lokasinya langsung di Jl. Raya Bojongsari No. 53, Bojongsari Lama, Kecamatan Bojongsari, Depok, Jawa Barat 16517.

5 Cara Menghitung Luas Bangunan

5 Cara Menghitung Luas Bangunan yang Praktis dan Mudah

Satu hal yang pasti harus Anda ketahui ketika ingin atau sedang membangun rumah adalah cara menghitung luas bangunan. Tujuannya adalah agar Anda dapat menyiapkan anggaran keuangan untuk material dan lainnya dengan tepat. Jika tidak, bisa-bisa uang yang Anda keluarkan melebihi dari budget yang ditentukan. Tapi Anda tidak perlu khawatir sebab ada cara mudah untuk mengetahui luas bangunan. Kami sudah merangkumnya untuk Anda di bawah ini. Bagaimana Cara Menghitung Luas Bangunan? Pengertian luas bangunan merupakan total keseluruhan bidang area di dalam satu bangunan yang terhitung dari lantai paling bawah hingga paling atas. Ukuran ini termasuk panjang dan lebarnya suatu ruangan. Artinya, luas bangunan adalah kalkulasi dari penggabungan semua lantai yang ada. Termasuk area carport, halaman depan dan belakang, dan rooftop. Jadi, singkatnya luas bangunan berbeda dengan luas tanah. Nah agar tidak salah lagi, berikut beberapa cara menghitung luas bangunan yang bisa Anda gunakan dengan mudah dan praktis. Di antaranya adalah: Menggunakan Rumus Matematika Dasar Umumnya, sebuah rumah berbentuk kotak atau persegi panjang. Cara mudah untuk menghitung luasnya adalah dengan menggunakan rumus matematika dasar. Anda tinggal mencari rumus yang sesuai dengan bentuk rumah. Misalnya, untuk rumah berukuran persegi panjang atau kotak, Anda bisa menggunakan rumus luas = panjang x lebar. Lalu jika bangunannya berbentuk segitiga, maka gunakan rumus luas = ½ x alas x tinggi. Bagaimana dengan bentuk bangunan yang tidak beraturan? Anda hanya perlu menyesuaikannya dengan bentuknya. Jika menyerupai bentuk trapesium, maka gunakan rumus luas trapesium. Hal yang sama juga berlaku untuk bentuk lainnya. Mudah, bukan? Baca juga: 9 Daftar Cek Kualitas Bangunan yang Sering Dilupakan. Apa Saja? Dengan Software AutoCAD AutoCAD adalah sebuah software khusus untuk desain gambar 2D dan 3D. Aplikasi ini digunakan untuk membuat gambar denah, bangunan, dan objek lainnya. Sehingga bisa membuat gambar kerja menjadi lebih realistis dan mudah dipahami. Software ini banyak digunakan oleh para arsitektur dan desainer. Cara mengukur luas bangunan dengan AutoCAD adalah: Baca juga: 9 Kriteria Rumah Ideal Untuk Acuan Sebelum Membeli Rumah Ukur Dengan Roda Pengukur Bagi Anda yang belum tahu, roda pengukur merupakan sebuah alat berbentuk skuter yang digunakan untuk mengukur panjang sebuah objek. Didalam roda ada meteran panjang yang bisa Anda gunakan untuk mengukur luas bangunan. Cara pemakaiannya pun cukup mudah. Anda hanya perlu mengelilingi bangunan yang akan diukur sambil mengeluarkan meterannya. Nantinya alat ini akan mencatat panjang setiap putaran roda dengan otomatis. Pastikan titik awal dan titik akhir perhitungan berada di tempat yang sama agar hasilnya akurat, ya. Hitung dengan Ms. Excel Anda bisa memanfaatkan Ms. Excel untuk menghitung luas bangunan rumah, lho. Caranya pun cukup mudah. Hal pertama yang harus Anda lakukan adalah membuat denah rumah sama persis dengan denah aslinya. Setiap satu kolom mewakili satu meter. Setelah selesai, hitung luasnya dengan rumus =SUM(sel1*sel2), dan hasilnya akan tertera. Baca juga: Cari Tahu Apa itu Site Plan Perumahan, Isi, dan Contohnya Coba Hitung dengan Google Maps Tidak hanya sebagai penunjuk arah, ternyata Google Maps juga bisa menghitung luas bangunan. Cukup ikuti langkah-langkah di bawah ini: Lalu bagaimana jika rumah yang akan diukur memiliki banyak lantai? Cara menghitung luas bangunannnya pun sama dengan cara di atas. Anda hanya perlu mengalikannya dengan jumlah lantai yang ada. Contoh, luas bangunan satu lantai adalah 60m2. Sementara itu ada tiga lantai yang harus diukur. Maka 60m2 x 3 = 180m2. Mudah sekali, bukan? Sekarang setelah mengetahui cara menghitung luas bangunan yang mudah dan praktis, Anda bisa melakukan penghitungan sendiri, bukan? Semoga artikel ini bermanfaat!

Ini 10 Tips Memiliki Rumah yang Nyaman

Harus Tahu! Ini 10 Tips Memiliki Rumah yang Nyaman

Sebuah rumah yang nyaman dapat memberikan dampak positif bagi seluruh para penghuni. Salah satunya adalah bisa membuat kegiatan kumpul keluarga menjadi menyenangkan. Tempat tinggal yang nyaman juga bisa membuat semuanya merasa betah di rumah. Tidak selalu harus besar dan luas, rumah yang berukuran kecil pun tetap bisa terasa nyaman. Ingin tahu bagaimana caranya? Anda hanya perlu mengikuti beberapa tips memiliki rumah yang nyaman di bawah ini. Baca sampai selesai, ya. Tips Memiliki Rumah yang Nyaman Setelah lelah seharian beraktivitas, tentu Anda ingin beristirahat di rumah yang nyaman, bukan? Hal tersebut bukanlah sekedar harapan lagi. Anda bisa mewujudkan tempat tinggal yang nyaman untuk keluarga tersayang dengan beberapa tips di bawah ini. Gunakan Palet Warna Hangat Faktanya, palet warna hangat dapat menciptakan suasana tenang dan aman di dalam rumah. Tidak hanya pada cat dinding saja, Anda juga bisa menggunakan skema warna ini untuk dekorasi, perabotan, dan elemen lainnya. Lalu tambahkan dengan tekstur seperti karpet, aksen kayu natural, atau karpet untuk menciptakan suasana yang lebih hangat dan nyaman. Palet warna hangat yang bisa Anda coba seperti warna netral, warna kontras (kuning, jingga, dan merah), muted tones atau warna pucat, warna biru, dan coklat terakota. Anda juga bisa memadukan warna kontras dengan warna netral, atau netral dengan netral. Pakai Elemen Natural Elemen natural seperti kayu, bambu, dan/atau rotan bisa membuat ruangan menjadi hangat, homey, dan segar. Gunakan elemen ini sebagai tambahan dekorasi atau pada perabotan rumah. Rumah yang hangat akan terasa nyaman untuk seluruh penghuni. Harus Ada Sirkulasi Udara yang Baik Sirkulasi udara yang baik merupakan salah satu ciri rumah sehat dan nyaman. Ada banyak cara yang bisa Anda lakukan. Mulai dari menggunakan sistem cross ventilation, memiliki banyak jendela, menggunakan konsep open space, dan lainnya. Selain itu, sirkulasi udara yang baik juga bisa membuat rumah terasa sejuk meskipun cuaca diluar sedang panas. Pencahayaan yang Baik Tidak hanya sirkulasi udara, rumah yang nyaman juga harus memiliki pencahayaan yang baik. Anda harus memastikan bahwa pada pagi sampai menjelang sore hari, sinar matahari dapat masuk ke dalam rumah. Dari sisi kesehatan, sinar matahari dapat mencegah dan meminimalisir pertumbuhan jamur serta bakteri dalam rumah. Lalu, Anda juga harus memperhatikan pencahayaan dari lampu. Jangan sampai sinar dari lampunya membuat silau atau redup suatu ruangan. Jumlahnya juga harus diperhatikan agar pas untuk menerangi ruangan. Kemudian pasang di tempat yang tepat agar cahayanya yang bisa maksimal mengenai seluruh ruangan. Tempatkan Tanaman Hijau Di Lokasi yang Strategis Tips memiliki rumah nyaman selanjutnya adalah dengan menempatkan tanaman hijau di lokasi yang strategis. Seperti di kamar mandi, di dapur, di ruang keluarga, ruang tamu, dan tempat lainnya. Tujuannya adalah menciptakan suasana asri, segar, dan nyaman di dalam rumah. Selain tanaman hijau, Anda juga bisa memberikan sedikit warna dengan bunga-bunga cantik. Pajang Dekorasi Personal Sentuhan personal sangat dibutuhkan untuk membuat suasana rumah menjadi nyaman dan hangat. Anda bisa memajang foto keluarga, foto bersama pasangan, dan lainnya. Agar tampilannya seimbang, Anda juga bisa menempatkan aksesoris lainnya di sekitar dekorasi personal tersebut. Berikan Banyak Bantal Empuk Bantal identik dengan rasa nyaman. Oleh karena itu, sebisa mungkin berikan banyak bantal empuk di kasur dan sofa. Untuk variasi, Anda bisa mengganti sarung bantalnya dengan berbagai warna, pola, dan bahkan teksturnya. Tentukan Konsep Ruangan yang Cocok Ada banyak konsep yang bisa diaplikasikan pada rumah Anda. Namun, Anda juga harus menyesuaikan konsep ini dengan luas rumah agar bisa meningkatkan nilai estetikanya. Contohnya seperti konsep open space, konsep minimalis, konsep industrial, konsep klasik vintage, dan masih banyak lagi konsep lainnya. Pilih konsep mana yang paling cocok dengan kebutuhan keluarga Anda sehingga bisa menciptakan suasana nyaman di dalam rumah. Rumah Harus Selalu Bersih dan Rapi Satu lagi tips memiliki rumah nyaman yang tidak boleh dilupakan adalah harus selalu dalam keadaan bersih dan rapi. Tempat tinggal yang bersih dapat terbebas dari banyak penyakit dan hama yang mengganggu. Kondisi rumah yang rapi juga bisa membuat pikiran tenang, pandangan menjadi nyaman, dan terlihat luas karena tidak ada barang yang berantakan. Berada Di Kawasan Lingkungan yang Asri dan Bersih Kawasan lingkungan yang asri dan bersih juga bisa mempengaruhi kenyamanan suatu rumah. Udara yang sejuk dan segar, banyak fasilitas umum untuk para penghuni, hingga lokasi yang strategis dan mudah dijangkau juga menjadi bagian dari faktor hunian yang nyaman. Memilih tempat tinggal di kawasan lingkungan yang asri dan bersih adalah tips memiliki rumah nyaman selanjutnya. Seperti di perumahan Shila at Sawangan. Selain kualitas udara yang terjaga, di kawasan ini masih ada banyak pemandangan hijau yang bisa menyegarkan mata. Fasilitas umum yang setara dengan resor mewah juga bisa digunakan. Dengan harga terjangkau dan lokasi strategis yang berada di pinggir selatan kota Jakarta, menjadikan Shila at Sawangan sebagai salah satu tempat tinggal nyaman yang bisa dipertimbangkan. Tidak percaya? Datang saja langsung ke lokasi untuk berbicara langsung dengan agen marketing kami. Ditunggu, ya! Semoga artikel ini bermanfaat!

Ukuran Wastafel Cuci Piring

Begini 6 Cara Mengetahui Ukuran Wastafel Cuci Piring yang Tepat. Sudah Tahu, Belum?

Salah satu peralatan penting dalam dapur yang tidak boleh dilupakan adalah bak cuci piring. Saat ini, ada beragam jenis, ukuran, dan desain yang dijual di pasaran yang bisa membuat Anda bingung ingin memilih yang mana. Selain memilih dari bentuk dan fungsinya, Anda juga harus memastikan ukuran wastafel cuci piring yang ideal. Ada yang minimalis bulat, hingga yang memiliki tiga bak cuci. Tentunya panjang, lebar, dan kedalamannya pun berbeda. Mari pelajari bagaimana cara mengetahui ukuran wastafel cuci piring yang tepat agar tidak salah pilih di bawah ini. Bagaimana Cara Mengetahui Ukuran Wastafel Cuci Piring? Memasang wastafel cuci piring bukanlah pekerjaan mudah dan sepele. Hal ini perlu diperhatikan dengan cermat karena nanti akan berdampak pada aktivitas Anda di dapur. Mulai dari memasak, mencuci buah atau sayur, dan mencuci piring. Dan tentunya kenyamanan tersebut harus dimulai dari peralatan yang paling sering digunakan, bukan? Agar tidak salah, begini cara memilih ukuran wastafel cuci piring yang tepat: Cari Tahu Dulu Ukuran Standarnya Setiap bak cuci piring memiliki ukurannya masing-masing. Namun ukuran standar yang sering digunakan di rumah tangga berkisar 60 cm hingga 65 cm dengan lebar dan kedalaman yang berbeda-beda. Untuk wastafel dengan satu bak cuci biasanya memiliki lebar 80cm. Lalu untuk double sink mencapai 120 cm. Sedangkan yang triple sink bisa mencapai 150 cm. Ada juga wastafel minimalis dengan bentuk lingkaran memiliki lebar rata-rata 20 cm sampai 35 cm. Pilih Kedalaman Wastafel yang Cocok Kedalaman wastafel dapat mempengaruhi seberapa banyak peralatan kotor yang bisa masuk. Sebab hal ini dapat memudahkan Anda untuk menyembunyikan cucian piring kotor dari pandangan orang serta dalam mencuci piring. Secara umum, kedalaman sebuah wastafel cuci piring itu antara 20cm hingga 25cm. Sebelum memilih, Anda harus menyesuaikan kedalaman wastafel dengan tinggi badan anggota keluarga agar lebih mudah dalam mencuci. Sesuaikan Tinggi Wastafel Tinggi wastafel ini diukur dari ketinggian meja dapur yang akan dipasangi bak cuci piring. Umumnya, untuk ukuran orang Indonesia ketinggian mejanya berkisar 80 cm sampai 90 cm. Hal ini dilakukan untuk mempermudah Anda dalam mencuci piring agar tidak menjinjit atau membungkuk saat mencuci. Cara ideal untuk mengukur tinggi meja dapur yang sesuai adalah membagi tinggi badan Anda dengan dua lalu ditambahkan 5cm. Misalnya, tinggi badan Anda 160cm. Maka 160:2+5= 85cm. Artinya tinggi meja dapur yang memudahkan aktivitas Anda di dapur adalah 85cm. Pilih Material yang Tepat Di pasaran, ada banyak jenis material yang digunakan untuk membuat wastafel cuci piring. Ada yang menggunakan stainless steel, granit, marmer, hingga solid surface. Harga jualnya pun berbeda-beda. Jika Anda mencari yang paling murah, maka Anda bisa memilih bak cuci piring dari stainless steel. Selain harganya murah, perawatan dan pembersihannya pun mudah. Jika Anda ingin kualitas yang lebih baik lagi, bisa memilih granit atau marmer karena memiliki banyak kelebihan. Seperti anti gores, mudah dibersihkan, dan tentunya tahan terhadap suhu tinggi. Hanya saja Anda harus merogoh kocek yang dalam untuk material yang satu ini. Sementara itu untuk material solid surface adalah gabungan dari bahan akrilik, polyester resin, dan pigmen warna. Kelebihannya adalah memiliki banyak motif dan sekilas tampak sama dengan material granit. Tidak hanya itu, harganya pun jauh lebih ekonomis dibandingkan bak cuci piring dari bahan granit atau marmer. Disesuaikan Dengan Ukuran Dapur Di Rumah Satu hal yang perlu Anda garis bawahi adalah menyesuaikan ukuran wastafel cuci piring dengan ukuran dapur di rumah. Tentunya Anda tidak bisa menggunakan bak cuci piring yang memiliki lebar hingga 150 cm di area dapur yang sempit dan terbatas. Sebaiknya gunakan wastafel dengan jenis single sink untuk memaksimalkan tempat yang ada. Baca juga: Beda Fungsi Dapur Basah dan Dapur Kering, Beda Juga Desainnya Pilih yang Memiliki Desain Bagus Tidak hanya ukuran wastafel cuci piring saja yang menjadi perhatian. Desain dan estetika yang dimiliki juga ikut menjadi faktor penentu. Biasanya orang-orang akan memilih desain yang sesuai dengan gaya dapur mereka. Bisa dengan gaya minimalis, modern, klasik, atau mewah sesuai dengan selera. Bagaimana dengan Anda? Beragam Jenis dan Desain Wastafel Cuci Piring Seperti yang disebutkan sebelumnya, kitchen sink memiliki banyak desain, jenis, dan juga ukuran. Agar Anda ada bayangan ingin memilih yang mana, berikut kami rangkum beberapa jenis yang umum digunakan. Meliputi: Wastafel dengan Satu Bak Cuci Piring Bagi Anda yang memiliki ruangan dapur terbatas, jenis wastafel dengan satu bak cuci piring ini bisa menjadi pilihan yang tepat. Kekurangannya adalah semua cucian piring atau peralatan masak yang kotor hingga bahan masakan dicuci dalam satu tempat yang sama sehingga tidak menjamin kebersihan serta higienisnya.  Single Sink dengan Area Pengering trendey Ada juga jenis wastafel dengan satu bak cuci piring namun memiliki area pengering. Area ini bisa Anda gunakan untuk menaruh cucian bersih tanpa menggunakan rak piring tambahan.Bentuknya yang praktis dan fungsional sangat cocok digunakan di dapur minimalis. Baca juga: 10 Ide Ruang Laundry Minimalis yang Fungsional dan Segar Double Sink Selanjutnya ada jenis double sink yang menyediakan dua bak pencucian dengan fungsi yang sama. Dua bak ini memungkinkan Anda untuk melakukan dua kegiatan di waktu yang bersamaan. Misalnya mencuci piring di bak yang sebelah kanan, dan mencuci bahan masakan di bak sebelah kiri. Sangat fungsional dan ergonomis. Double Sink dengan Area Pengering Jenis double sink juga ada yang memiliki area pengering. Umumnya terbuat dari bahan stainless steel yang minimalis dan mudah dirawat. Cocok untuk Anda yang memiliki usaha catering dengan cucian peralatan masak yang kotor dalam jumlah banyak. Triple Sink Lalu ada jenis wastafel dengan tiga bak cuci piring. Bak bagian tengah memiliki ukuran yang kecil karena berfungsi untuk mencuci bahan makanan seperti sayur dan buah. Sedangkan dua bak pada sisi kanan dan kiri bisa untuk mencuci piring dan peralatan masak lainnya. Jika Anda memilih jenis ini, maka pastikan ukuran meja dan area dapur sesuai dengan ukuran wastafel cuci piringnya, ya. Corner Sink Anda bisa memilih corner sink untuk memaksimalkan pojokan meja dapur berbentuk L. Desainnya yang unik dan dan fungsional, merupakan pilihan yang tepat untuk aktivitas padat dan cepat di dapur. Undermount Sink Undermount sink merupakan jenis wastafel cuci piring modern yang seluruh bagiannya dipasang di bawah meja. Sehingga memberikan tampilan bersih dan rapi. Namun Anda perlu memperhatikan pemasangan dan kekuatan meja dapur yang menopangnya. Hal ini karena undermount sink dapat