Shila at Sawangan

Desain Partisi Ruangan Minimalis

13 Ide Partisi Ruangan Minimalis yang Fungsional dan Estetik

Keterbatasan ruang adalah masalah yang sering terjadi pada rumah-rumah modern dan minimalis. Hal ini membuat Anda tidak memiliki banyak ruang untuk difungsikan. Tak hanya itu, Anda juga tidak memiliki privasi jika banyak orang yang datang. Maka satu-satunya solusi untuk masalah ini adalah memiliki partisi ruangan minimalis untuk menutup atau memisahkan ruangan. Ada banyak desain partisi ruangan minimalis yang bisa Anda pilih untuk memaksimalkan ruangan dan menyesuaikan gaya. Temukan pilihan desainnya di artikel berikut ini: Desain Partisi Ruangan Minimalis Partisi ruangan minimalis tidak hanya berfungsi untuk memisahkan ruang dan memberikan privasi saja. Justru, benda ini bisa dijadikan sebagai elemen dekoratif yang akan meningkatkan tampilan visual di rumah Anda. Seperti beberapa desain yang akan dibahas di bawah ini: Partisi Rak Buku Pisahkan ruangan di rumah Anda dengan rak buku tinggi yang dilengkapi koleksi buku bacaan yang seru dan menarik. Selain buku, Anda juga bisa menyelipkan beberapa dekorasi pajangan untuk mempercantik tampilan rak. Partisi minimalis ini dapat Anda gunakan untuk memisahkan ruang keluarga dan ruang kerja. Tempelkan meja kerja kecil pada rak buku untuk memudahkan Anda ketika bekerja. Baca Juga: Desain Rumah Minimalis Modern, Karakteristik & Konsepnya Sliding Door Memisahkan ruang baca dengan ruang keluarga kini cukup dengan menggunakan sliding door saja. Pembatas ruangan ini juga berfungsi untuk menghalau suara-suara yang tidak diinginkan, sehingga Anda bisa bekerja atau membaca buku dengan tenang. Layar Lipat Kaca Anda juga bisa menggunakan layar lipat atau folding screen untuk memisahkan ruangan. Kelebihan dari pembatas ini adalah dapat dilipat dan dibuka sesuai kebutuhan, serta mudah disimpan. Pilih layar lipat yang memiliki elemen kaca untuk memberikan kesan luas pada ruangan tersebut. Baca Juga: Bagaimana Cara Menata Ruang Tamu yang Menyatu dengan Ruang Keluarga? Tirai Kanopi Gantungkan tirai dari langit-langit sampai menyentuh lantai untuk menciptakan efek kanopi pada kamar tidur Anda. Tirai kanopi ini terlihat seperti sebuah pintu menuju tempat tidur di ruangan yang berbeda. Padahal berada di satu area yang sama. Anda bisa memanfaatkan tirai kanopi ini untuk menghalau nyamuk masuk dan membuat tidur menjadi nyaman. Dinding Bilah Kayu Tidak semua pembatas ruangan harus tertutup. Seperti desain dinding bilah kayu di atas ini yang memisahkan ruang tamu dan ruang makan. Bilah kayu yang dipasang jarang-jarang ini akan menarik perhatian banyak orang, namun memberikan privasi yang tepat antara ruang tamu dan ruang makan. Hasilnya, Anda akan mendapatkan pembatas ruangan yang terlihat sempurna berpadu dengan gaya modern dan dekorasi yang digunakan. Baca Juga: 12 Ruang Makan Mewah Menawan dan Anggun untuk Hunian Anda Bingkai Jendela Gabungan beberapa bingkai jendela dapat menjadi pemisah ruangan yang tepat dan klasik. Pada contoh diatas, partisi ruangan minimalis ini digunakan untuk membedakan area tempat tidur dengan area untuk bekerja atau belajar. Warna coklat dari material kayu memberikan kesan hangat yang homey. Deretan pot tanaman hias akan menyegarkan suasana kamar Anda. Layar Lipat Rotan Layar lipat rotan merupakan partisi ruangan minimalis yang paling banyak digunakan. Kelebihan dari partisi ini adalah dapat dipindahkan dan digunakan sesuai kebutuhan di seluruh area rumah. Misalnya untuk menyembunyikan tumpukan baju yang belum disetrika atau cucian piring yang menumpuk. Baca Juga: 8 Inspirasi Desain Ruang Keluarga Nyaman Pot Tanaman Untuk area luar rumah, Anda bisa menggunakan pot tanaman untuk membuat dinding palsu. Anda tidak hanya menciptakan privasi, tetapi juga menghadirkan warna dan energi luar biasa dengan tanaman hidup. Jika mau untuk pembatas ruangan di dalam, Anda bisa menggunakan pot yang lebih kecil dan disesuaikan dengan luasnya ruangan. Sekat Kayu Tipis Sekat kayu tipis ini adalah cara yang keren untuk memisahkan ruangan dengan gaya dan tanpa terlihat besar. Rongga-rongga pada sekat menjadikannya terlihat lebih dinamis dan modern. Bisa dipasang untuk memisahkan area foyer dan ruang tamu, atau dapur dan ruang makan. Baca Juga: 10 Desain Rumah Kayu Sederhana Cantik, Nyaman, dan Adem Partisi Ruangan Minimalis Kaca Partisi ruangan minimalis dengan material kaca yang kokoh akan memberikan visual yang modern dan kontemporer untuk membagi satu area menjadi dua. Cara kreatif ini juga dapat menciptakan suasana hangat. Gunakan untuk membagi ruang kerja dengan ruang baca. Pembatas Ala Boho Layar macrame di gambar atas dapat menjadi pembatas ruangan yang tipis dan artistik. Partisi ini juga memberikan kesan boho yang nyaman dan hangat di rumah Anda. Terutama untuk Anda yang menyukai anyaman dan seni, maka layar macrame ini jawabannya. Baca Juga: 10 Desain Rumah Vintage yang Timeless dan Estetik Lemari Penyimpanan Pembatas ruangan yang terbuat dari kayu dan kaca buram ini memberikan kesan modern dan hangat. Tak hanya jadi pembatas saja, partisi ini juga dapat menjadi lemari penyimpanan untuk beberapa dekorasi atau pajangan. Bisa digunakan untuk memisahkan tempat tidur dengan walk in closet, atau dapur dan area makan. Sangat fungsional dan praktis, bukan? Industrial Kontemporer Berikan sentuhan industrial dan gaya kontemporer berbentuk diamond ini. Terbuat dari material logam dan kayu, partisi ruangan minimalis ini juga dapat dijadikan rak pajangan yang estetik dan unik. Padukan dengan dekorasi atau pajangan sejenis untuk melengkapi tampilannya. Sebuah partisi ruangan minimalis tidak hanya untuk memisahkan satu area dengan lainnya saja, tetapi juga bisa berfungsi sebagai elemen dekoratif yang akan meningkatkan visual desain interior rumah Anda. Semoga artikel ini bermanfaat!

Rumah untuk Pasutri Muda

Harus Tahu! 5 Tips Cari Rumah untuk Pasutri Muda

Mencari rumah untuk pasutri muda yang baru menikah tidak begitu sulit, kok. Ada banyak rumah minimalis dengan harga terjangkau yang langsung bisa dibeli setelah menikah. Tapi, bagi Anda yang masih bingung bagaimana cara mencari rumah yang tepat, kami akan membagikan tipsnya untuk Anda. Selengkapnya baca di bawah ini, ya! Tips Cari Rumah untuk Pasutri Muda Seperti yang kita ketahui, harga rumah terus mengalami kenaikan setiap tahunnya.  Alasan inilah yang mungkin membuat banyak pasutri muda memilih untuk menunda membeli rumah dan memilih untuk menyewa. Padahal, ada sebuah kawasan perumahan yang cocok untuk menjadi tempat tinggal baru bagi Anda yang baru menikah. Sebelum itu, kami akan membagikan beberapa tips cara mencari rumah yang tepat untuk pasutri muda, di antaranya: Baca Juga: Bagaimana Cara Beli Rumah Di Perumahan? Apa Keuntungannya? Cari Tipe Rumah yang Sesuai Umumnya, pasutri yang baru menikah memilih rumah yang kecil karena cocok dengan jumlah penghuninya. Namun tidak ada salahnya jika Anda langsung membeli rumah dengan tipe yang lebih besar, lho. Hal ini nanti akan memudahkan Anda ketika keluarga kecilnya bertambah. Selain tipe rumah, perhatikan juga harga jualnya. Cari yang sesuai dengan anggaran dan cicilan KPR yang tidak memberatkan. Kemudian pilih lokasi rumah yang berada di pinggiran kota, sebab harga jualnya jauh lebih rendah dibandingkan dengan di pusat kota. Pilih Gaya Rumah yang Cocok Saat ini, ada banyak gaya rumah yang bisa dipilih. Ada minimalis, modern, ala Japandi, ala Scandinavian, kontemporer, art deco, hingga rumah dengan gaya mewah modern. Gaya mana yang cocok dengan kepribadian Anda? Jangan lupa diskusikan dengan pasangan, ya! Baca Juga: Rumah Scandinavian, Apa yang Membuatnya Menarik? Luas dan Besar Rumah yang Sesuai Tips cara cari rumah untuk pasutri muda selanjutnya adalah dengan mempertimbangkan luas dan besar hunian yang diinginkan. Umumnya, rumah minimalis untuk dua orang berukuran 36/60. Tapi ada juga yang luasnya 36/72. Jika di masa mendatang ada niatan untuk menambah anggota keluarga atau membesarkan rumah, lebih baik pilih yang 36/72. Seluas apapun rumah yang Anda pilih, pastikan sudah berdiskusi dan sesuai dengan budget, ya! Indent Atau Rumah Jadi? Pihak developer sudah menyiapkan dua jenis rumah yang bisa dipilih. Ada indent yang artinya rumah dibangun setelah serah terima akad, dan ada rumah jadi yang bisa langsung ditempati setelah proses jual beli. Bila Anda memilih indent, Anda tidak bisa langsung menempati rumah selama proses pembangunan berlangsung. Tapi bila membeli rumah jadi, Anda bisa langsung menempatinya. Baca Juga: 3 Tips Pilih Waktu Tepat Beli Rumah Lingkungan Rumah Kemudian jangan lupa untuk mempertimbangkan lingkungan tempat tinggal Anda. Misalnya, lingkungan yang asri, sistem keamanan yang tinggi, akses mudah ke mana saja, dekat dengan fasilitas publik, dan dapat memenuhi gaya hidup serta kebutuhan sehari-hari. Semua faktor tersebut harus dipertimbangkan dengan matang untuk memudahkan Anda setiap harinya. Kabar baiknya, ada satu perumahan yang berada di pinggiran selatan kota Jakarta dengan semua hal itu, yaitu Shila at Sawangan. Coba saja datang ke kantor pemasaran Shila at Sawangan untuk melihat berbagai macam rumah yang bisa menjadi hunian baru Anda. Siapa tahu kami bisa memberikan apa yang Anda butuhkan.

Open House Lebaran

Apa Saja Persiapan Open House Lebaran? Jangan Sampai Lewat!

Salah satu kegiatan seru yang tidak boleh dilewatkan saat perayaan Hari Raya Idul Fitri adalah open house lebaran. Sebuah tradisi yang sudah dilakukan sejak zaman perkembangan agama Islam di Indonesia. Tradisi yang turun temurun ini tidak hanya identik dengan silaturahminya saja, tetapi juga acara makan bersama menikmati sajian khas lebaran. Yuk, pahami lebih detail terkait apa itu open house lebaran di bawah ini. Apa yang Dimaksud dengan Open House Lebaran? Kalau diartikan secara bahasa, open house artinya membuka rumah. Bila digabungkan dengan kata “lebaran”, maka artinya membuka rumah pada saat lebaran. Tidak hanya pada perayaan Hari Idul Fitri saja, tetapi juga Idul Adha. Biasanya yang datang untuk bersilaturahmi adalah tetangga sekitar. Dengan melakukan open house, artinya Anda mempersilakan orang lain atau siapa saja datang ke rumah Anda. Tradisi yang sudah dilakukan sejak zaman dulu ini dilakukan di berbagai daerah di Indonesia dan dari berbagai kalangan. Umumnya, kegiatan ini dilakukan selepas solat Ied. Baca Juga: Lebaran di Jakarta? 10 Tempat Wisata Ini Tetap Buka, Lho! Secara tidak langsung, istilah open house lebaran ini terdengar seperti acara formal. Padahal, tradisi ini merupakan acara non-formal yang bisa dilakukan dadakan tanpa persiapan khusus. Setidaknya, Anda hanya perlu menyiapkan makanan besar atau kecil khas lebaran untuk para tamu yang datang. Apa yang Perlu Disiapkan untuk Open House Lebaran? Meskipun bukan acara yang formal, Anda juga harus menyiapkan beberapa hal untuk memastikan acara dapat berjalan dengan lancar. Lalu apa saja yang perlu dipersiapkan untuk melakukan tradisi ini? Membersihkan dan Merapikan Rumah Hal pertama yang harus disiapkan adalah membersihkan dan merapikan rumah. Tentu Anda tidak ingin para tamu yang datang melihat keadaan rumah yang kotor dan berantakan, bukan? Maka dari itu, setelah dibersihkan dan dirapikan, tata ruangan sesuai yang diinginkan. Misalnya area dapur dan ruang makan untuk kegiatan menyantap makanan khas lebaran, ruang tamu dan area teras untuk menyambut tamu, dan lainnya. Nantinya, tamu yang datang jadi tidak bingung harus ke mana dan Anda tahu harus mengarahkan ke mana. Baca Juga: Bagaimana Cara Menata Ruang Tamu yang Menyatu dengan Ruang Keluarga? Menyajikan Hidangan Khas Lebaran Hal yang tidak boleh ketinggalan saat open house lebaran adalah hidangan khasnya. Seperti opor ayam, ketupat, rendang, beserta kue-kue lebaran. Anda bisa menyajikan makanan berat di area makan,dan makanan ringan di ruang tamu. Jangan lupa untuk menyiapkan alat makan dan minumannya juga, ya! Mengatur Area Tamu Para tamu yang datang tidak hanya sekedar bersalaman lalu pulang. Sebagian dari mereka ada yang ikut makan atau mengobrol bersama para tamu lainnya. Maka dari itu, sebaiknya Anda mengatur area dimana para tamu bisa berkumpul untuk menyantap makanan, mengobrol, dan juga hal lainnya. Dengan melakukan ini, Anda juga bisa memisahkan mana ruang privasi dan mana ruang publik di rumah. Baca Juga: 13 Ide Dekorasi Ruang Tamu Minimalis untuk Tampilan Sempurna Menyiapkan THR Biasanya pada saat open house lebaran ada banyak orang yang membawa anak-anak. Nah, Anda bisa memanfaatkan momen ini untuk memberikan THR atau Tunjangan Hari Raya kepada mereka. Siapkan THR dalam sebuah amplop sesuai jumlah yang diinginkan, dan berikan kepada mereka ketika bersalaman. Atur Jadwal Open House Lebaran Walaupun dilakukan setelah selesai solat Ied, bukan berarti kegiatan open house ini langsung terjadi begitu saja. Ada baiknya untuk mengatur jadwalnya agar tidak bentrok dengan acara keluarga sendiri. Sehingga nanti para tamu bisa datang di waktu yang tepat. Jangan lupa untuk memberitahukan info penting ini kepada seluruh tamu undangan, ya! Persiapan yang terencana dan matang dapat membuat acara open house lebaran berjalan dengan baik dan lancar. Sehingga hal ini dapat memberikan kesan yang positif dan baik untuk para tamu undangan yang datang. Semoga artikel ini bermanfaat!

Rumah yang Tenang

Ini Dia! 8 Tips Membuat Rumah yang Tenang, Apa Saja?

Rumah yang tenang dapat membuat penghuninya betah dan merasa nyaman untuk kembali pulang setelah lelah seharian beraktivitas di luar. Salah satu kelebihan dari rumah yang suasananya menenangkan, yakni Anda akan merasa seperti healing setiap saat. Seolah-olah beban yang ada di pundak ikut terangkat. Lalu bagaimana menciptakan rumah yang tenang itu? Kali ini kami akan membagikan tipsnya untuk Anda. Simak terus artikel ini sampai selesai, ya. Tips Membuat Rumah yang Tenang Senin sampai Jumat dihabiskan untuk beraktivitas di luar rumah. Tak ada salahnya jika ingin memiliki hari yang tenang dan damai pada akhir pekan. Sebagian besar orang memilih untuk healing sekejap melepas semua penat dan lelah. Tapi, Anda juga bisa melakukan semua itu di rumah, lho! Berikut beberapa tips membuat suasana rumah yang tenang untuk kedamaian hidup Anda: Baca Juga: Apa itu Rumah Prefab? Kabarnya Lebih Murah dari Rumah Konvensional Menjauhkan Peralatan Elektronik Tips yang pertama adalah menjauhkan peralatan elektronik. Seperti ponsel, tablet, laptop, komputer, tv, dan peralatan lain yang terhubung dengan internet. Lakukan hal ini pada akhir pekan selama beberapa jam. Misalnya tiga sampai lima jam, atau lebih. Dengan demikian, Anda dapat menikmati suasana tenang tanpa diganggu oleh teknologi dan internet. Berikan Sesuatu yang Segar dan Alami Selanjutnya berikan sesuatu yang segar di rumah Anda. Seperti meletakkan beberapa tanaman hijau di sudut rumah atau mendengar gemericik air dari kolam. Dua hal ini dapat membuat suasana di rumah menjadi tenang, syahdu, dan segar. Bila Anda ragu atau tidak bisa merawat tanaman hijau yang hidup, dapat diganti dengan tanaman palsu yang minim perawatan. Intinya, sesuatu yang segar itu dari tanaman atau bunga. Selain dari tanaman dan suara gemericik air, Anda juga bisa menggunakan dekorasi atau furnitur dengan bahan-bahan alami. Seperti menggunakan kayu, batu alam, bambu, atau rotan. Secara tidak langsung, bahan alami tersebut dapat memberikan perasaan yang tenang, nyaman, dan tentunya homey.  Baca Juga: 15 Tanaman Hias Depan Rumah Tahan Panas dan Mudah Dirawat Pencahayaan yang Cukup Pencahayaan yang cukup juga menjadi salah satu faktor rumah yang tenang. Pencahayaan yang berlebih atau kurang, berpotensi menimbulkan perasaan yang kacau atau perasaaan gelisah. Jika dibiarkan terus menerus, hal in dapat membuat sakit kepala ringan. Tentunya hal ini akan membuat Anda dan keluarga menjadi tidak nyaman. Oleh karena itu, pastikan setiap ruangan di rumah memiliki pencahayaan yang cukup untuk memberikan rasa tenang dan nyaman. Bila diperlukan, Anda bisa menggunakan dimmer untuk menciptakan suasana yang diinginkan. Gunakan Palet Warna yang Menenangkan Faktanya, warna dapat mempengaruhi kondisi psikologis, emosional. fisik, dan kesehatan seseorang. Perpaduan warna yang Anda gunakan di dalam rumah, dapat menentukan suasana yang diciptakan. Apabila Anda menginginkan suasana yang tenang, maka gunakanlah palet warna yang lembut dan cerah, untuk memberikan energi. Seperti pastel atau palet warna earth tone. Jika mau menggunakan warna gelap, sebaiknya gunakan hanya di beberapa area saja. Usahakan jangan terlalu banyak, ya! Pastikan Rumah Berfungsi dengan Baik Fungsi yang dimaksud di sini adalah dapat memudahkan Anda dalam menjalani aktivitas sehari-hari dan memberikan rasa tenang. Seperti memasak, mencuci, dan hal lainnya. Hunian yang didesain dengan fungsional dapat mendukung Anda dalam menjalani hidup. Baca Juga: 10 Desain Tempat Cuci Baju Outdoor Kekinian Gunakan Aromaterapi atau Wewangian Tidak hanya visual, elemen lain seperti bau, sentuhan, dan suara dapat mempengaruhi tingkat ketenangan di hunian Anda. Tips membuat rumah yang tenang berikutnya adalah dengan menggunakan aromaterapi, difuser, atau menyimpan bunga segar dalam vas di setiap sudut ruangan. Wangi yang tepat dapat membuat suasana menjadi tenang, nyaman, dan damai. Membersihkan dan Merapikan Rumah Rumah yang bersih dan rapi tentu akan memberikan perasaan yang nyaman dan tenang bagi yang memandangnya. Oleh karena itu bila akhir pekan tiba, sebaiknya bersih-bersih rumah dulu. Kalau bisa, buat jadwalnya agar tempat tinggal Anda tetap terlihat bersih dan rapi. Dengan demikian tidak ada perasaan cemas dan gelisah ketika melihat rumah berantakan. Baca Juga: Kriteria Rumah Layak Huni Menurut PUPR, Syaratnya Banyak Banget! Tinggal di Lingkungan yang Asri Lokasi strategis tidak hanya menjadi faktor dalam memilih tempat tinggal. Tetapi juga lingkungan yang asri dan banyak ruang terbuka. Dengan demikian Anda akan selalu mendapatkan pasokan udara segar setiap hari. Rasa lelah setelah seharian di luar pun bisa langsung hilang ketika melihat yang hijau dan segar. Salah satu kawasan perumahan di pinggiran selatan kota Jakarta yang memiliki lingkungan asri dan ruang terbuka hijau adalah Shila at Sawangan. Sebuah komplek perumahan ala resor mewah yang dapat memberikan ketenangan untuk rumah Anda. Tak hanya itu, sistem keamanan dan akses yang mudah ke mana saja dapat membuat Anda merasa lebih tenang dan nyaman. Cocok untuk menjadi tempat tinggal Anda dan keluarga tercinta. Bila Anda membutuhkan hunian modern yang memberikan ketenangan, kenyamanan, dan juga gaya hidup, maka Shila at Sawangan adalah jawabannya. Segera kunjungi galery marketing kami untuk mencari tahu lebih lanjut terkait hunian impian Anda. Jangan tunda lebih lama lagi, ya!

Berbagai Jenis Pintu Rumah

15 Jenis Pintu Rumah Populer Berdasarkan Materialnya

Tahukah Anda, bahwa jenis pintu rumah yang digunakan dapat mempengaruhi tampilan eksterior secara keseluruhan? Ada banyak jenis yang dijual di pasaran, dan masing-masing memiliki ciri khasnya. Lalu, jenis pintu rumah mana yang sebaiknya Anda gunakan? Yuk, mari kita bahas satu per satu pada artikel ini. Berbagai Jenis Pintu Rumah Pada dasarnya, pintu memiliki satu peranan penting bagi sebuah rumah. Tapi bukan berarti tidak bisa bergaya. Jenis pintu rumah yang tepat dapat menyempurnakan tampilan desain hunian secara keseluruhan. Baik itu untuk interior atau eksterior. Berikut beberapa jenis pintu yang tepat untuk rumah Anda: Baca Juga: Bikin Orang-orang Auto Nengok, Inilah 10 Desain Pintu Rumah 2 Pintu yang Wow Pintu Kayu Umumnya, rumah-rumah di Indonesia menggunakan pintu kayu. Jenis pintu ini dipilih karena dapat digunakan untuk berbagai gaya rumah dari klasik, minimalis, modern, hingga kontemporer. Selain itu, tekstur kayu juga memberikan elemen alami tambahan dan kesan hangat pada rumah. Terlebih kayu memiliki daya tahan yang kuat terhadap pergantian cuaca. Jika Anda ingin menggunakan pintu kayu, sebaiknya pilih material yang berkualitas agar terhindar dari serangan rayap. Kelebihan lainnya dari pintu ini, yakni bisa didesain sedemikian rupa sesuai keinginan Anda. Pintu Panel Kata “panel” pada pintu ini mengartikan jendela tingkap pintu. Bila ada dua tingkap, maka disebut pintu panel dua dan seterusnya. Merupakan salah satu jenis pintu rumah klasik yang masih sering digunakan. Umumnya, material pintu panel menggunakan kayu. Namun ada juga yang menggumakan aluminium. Dengan pemilihan warna yang tepat, pintu ini dapat berubah menjadi kontemporer dan cocok diaplikasikan dengan banyak gaya rumah. Baca Juga: 15 Desain Pintu Kamuflase yang Di Luar Nalar Flush Door Flush door adalah bentuk pembaruan yang memiliki daya tahan lebih lama dan awet dibandingkan pintu kayu. Pintu ini dirancang dengan desain dan teknologi yang anti rayap serta tahan terhadap segala jenis cuaca. Kendati demikian, pintu ini lemah bila terkena air terlalu banyak karena sifat materialnya yang akan menebal. Oleh karena itu, flush door sering dijadikan sebagai pintu rumah bagian dalam. Stable Door Stable door adalah desain pintu kontemporer yang fungsional. Ideal untuk rumah modern karena bisa meningkatkan estetika bila menggunakan warna dan veener yang tepat. Kelebihan pintu ini adalah bisa dibuka pada bagian atas dan bawah. Bila hanya ingin membiarkan angin masuk, Anda bisa membuka bagian atasnya. Lalu buka kedua bagian pintu agar orang bisa masuk. Baca Juga: Mengenal Hunian Modern, Karakteristik dan Keistimewaannya Pintu Logam Sesuai namanya, pintu ini terbuat dari logam yang kokoh sehingga dapat memberikan keamanan ekstra. Jenis pintu rumah ini memiliki daya tahan yang kuat dan tahan di segala jenis cuaca. Bila Anda menginginkan pintu dengan desain industrial, maka pintu logam inilah jawabannya. Biasanya pintu ini digunakan pada garasi, gudang, atau tempat lain yang membutuhkan keamanan. Pintu Swing Pintu yang satu ini bisa terbuat dari material kayu, kaca, aluminium, baja, dan lainnya. Jenis pintu rumah ini dibuka dengan cara didorong dan ditarik. Berbeda dengan pintu yang hanya bisa dibuka dengan didorong atau ditarik saja. Sebagian besar rumah modern menggunakan pintu swing untuk pintu depannya, sebab menampilkan kesan yang bersih, simple, modern, dan rapi. Baca Juga: Smart Door Lock : Simak Kelebihan dan Kekurangan Sebelum Membeli Pintu Kaca Tujuan dari penggunaan pintu kaca adalah untuk membiarkan sinar matahari masuk ke dalam rumah tanpa harus membukanya. Meskipun begitu, pintu ini minim privasi. Anda bisa memasang kaca film untuk memberikan privasi tambahan. Tidak hanya menambah estetika, tapi juga memberikan sentuhan modern minimalis pada rumah Anda secara keseluruhan. French Door Sama seperti pintu kaca, hanya saja terdiri dari sepasang pintu ganda berlapis kaca yang terbuka dari bagian tengah ke arah luar. Pintu ini memberikan bukaan besar dan tidak membuar pandangan terhalang. Ciri khas yang membedakan freench door dengan pintu kaca biasa, yaitu adanya jendela kaca tambahan di sisi kanan kiri pintu. Sementara pintu kaca pada umumnya tidak memiliki tambahan jendela. Baca Juga: 10 Model Jendela Depan Rumah Dari Tampilan Klasik Hingga Estetik Sliding Door Atau Pintu Geser Jenis pintu rumah populer selanjutnya adalah pintu geser atau sliding door. Sesuai namanya, cara membuka pintu ini adalah dengan digeser ke kanan atau ke kiri tergantung di mana relnya dipasang. Pintu ini juga dikenal dengan nama barn door. Bisa digunakan untuk kamar mandi, akses ke balkon, atau pintu ke halaman belakang. Bisa terbuat dari bermacam-macam material dan banyak desain sesuai dengan kebutuhan. Memberikan tampilan modern dan rustic pada desain interior rumah Anda. Pintu Lipat Pintu lipat juga merupakan pilihan populer bagi rumah dengan gaya modern, serta fungsional. Pintu ini juga bisa digunakan sebagai partisi bila dipasang di tengah-tengah area rumah. Namun pada umumnya, pintu lipat dipasang untuk ke halaman belakang, akses ke balkon, garasi, gudang, bagian belakang, dan samping rumah. Jenis pintu ini biasanya terbuat dari material yang ringan seperti kayu, aluminium, kaca, atau logam. Baca Juga: 7 Model Pagar Rumah Setengah Tembok Mewah & Modern Pintu Baja Jika Anda ingin memberikan kesan mewah dan megah pada arsitektur rumah, maka gunakan pintu baja. Materialnya yang berat dan tebal ini menampilkan kesan gagah dan kokoh. Tak hanya itu saja, pintu baja juga tahan terhadap cuaca, air, dan api, sehingga menjadikannya sebagai jenis pintu rumah terkuat. Umumya digunakan untuk pintu gerbang atau pagar rumah, garasi, atau pintu masuk depan. Pintu PVC Kemudian ada pintu PVC yang memiliki kelebihan tahan air dan rayap. Materialnya yang ringan dan harganya yang murah, menjadikan pintu ini populer dan banyak digunakan. Jenis pintu rumah ini umumnya digunakan untuk kamar mandi karena materialnya yang awet dan tentunya perawatannya mudah. Baca Juga: 10 Desain Kamar Mandi Sederhana untuk Rumah Minimalis Pintu HPL Pintu HPL atau high pressure laminate, merupakan pintu yang terbuat dari dua sampai tiga bahan untuk melapisi material kayu atau komposit utama. Yaitu, kertas impregnasi, resik fonilik, dan kertas dekoratif. Fungsi kertas impregnasi adalah untuk melindungi dari berbagai cuaca. Sedangkan kertas dekoratif untuk tampilan visual. Hal ini yang akan memudahkan Anda untuk memilih desain yang sesuai. Pintu Aluminium Bila Anda ingin mengurangi suara dari luar dan menahan hawa dingin masuk ke dalam rumah, coba gunakan pintu aluminium. Pintu yang terbuat dari material ini memiliki keunggulan tahan karat dan mudah dibersihkan. Pintu ini hadir dengan berbagai model dan warna