Shila at Sawangan

Rumah Konsep Alam

Bagaimana Cara Membuat Rumah Konsep Alam?

Salah satu gaya rumah yang sedang menjadi primadona saat ini adalah rumah konsep alam. Bagaimana tidak, hunian yang satu ini dapat memberikan suasana tenang, nyaman, dan sejuk di rumah. Sehingga Anda dapat bersantai dan menghirup udara segar lebih lama. Terutama untuk Anda yang tinggal di pusat kota, mungkin sekarang Anda harus mempertimbangkan untuk mencari rumah konsep alam yang ada di pinggiran selatan kota Jakarta. Seperti yang akan dibahas pada artikel kali ini. Baca terus sampai selesai untuk mengetahui hunian yang dapat menjadi tempat sanctuary Anda dan keluarga. Apa itu Rumah Konsep Alam? Biasanya rumah hanyalah sebuah kotak yang menjadi tempat tinggal dan terbuat dari semen serta material lainnya. Namun, pernahkah Anda berpikir jika rumah bisa menjadi lebih dari sekedar sebuah kotak? Ya, seperti rumah konsep alam yang dirancang khusus untuk membaur dengan lingkungan alami di sekitarnya. Tujuannya adalah agar dapat menciptakan suasana yang tenang, asri, sejuk, dan nyaman untuk penghuninya. Tidak seperti rumah konvensional pada umumnya, hunian yang menyatu dengan alam ini menggunakan material alami untuk membuatnya. Seperti kayu, batu alam, tanaman hijau, bambu, dan bahan lainnya yang ramah lingkungan. Selain itu, tempat tinggal ini juga mengadopsi konsep open space atau ruang terbuka di dalamnya. Hal ini untuk memaksimalkan pencahayaan alami dan meningkatkan kualitas sirkulasi udara di dalam rumah. Singkatnya, rumah konsep alam adalah sebuah tempat tinggal yang menciptakan hubungan harmonis antara ruang luar dan dalam. Tak hanya dari material yang digunakan, tetapi juga dari tata letak ruang serta banyaknya bukaan di rumah. Lalu bagaimana cara membuatnya? Baca Juga: Tingkatkan Kualitas Hidup di Hunian ala Resort Selatan Jakarta Bagaimana Cara Membuat Rumah Konsep Alam? Bagi Anda yang ingin membuat rumah yang memiliki konsep alam, coba ikuti beberapa tips di bawah ini: Gunakan Material Alami Cara membuat rumah konsep alam yang pertama dan paling dasar adalah menggunakan material alami. Sempat disebutkan sebelumnya, penggunaan material seperti kayu, batu alam, tanaman hijau, bambu, dan bahan ramah lingkungan lainnya, sangat penting untuk dasar pembangunan. Anda bisa merubah tiang beton dengan tiang kayu. Atau merubah lantai keramik dengan kayu. Merubah dinding beton dengan kayu, bambu, atau batu alam. Hingga menggunakan bahan ramah lingkungan pada atap rumah. Kendati demikian, Anda juga dapat menggabungkan semua material modern dan alami untuk membuatnya. Baca Juga: Rumah Tepi Danau Di Pinggiran Selatan Kota Jakarta & 5 Desain Lainnya Dekorasi dengan Unsur Alam Ganti dekorasi rumah dengan unsur alam. Misalnya membuat kolam ikan, menggunakan hiasan dari anyaman rotan, dan masih banyak lagi. Unsur alam ini tetap membuat rumah Anda terlihat estetik. Tak hanya itu, jika Anda dapat menggabungkan desain interior dan eksterior dengan elemen dekorasi dari alam, tempat tinggal Anda akan terlihat sejuk, harmonis, dan menenangkan. Jangan Lupakan Tanaman Salah satu kunci dari rumah konsep alam adalah tanaman. Anda bisa membuat taman di depan atau belakang rumah yang dipenuhi dengan tanaman hijau atau bunga warna-warni. Selain di luar, Anda juga bisa menempatkannya di dalam rumah. Letakkan beberapa pot tanaman hias di setiap sudut area. Seperti di dapur, kamar mandi, ruang makan, ruang keluarga, serta kamar tidur. Udara di dalam rumah juga akan menjadi lebih segar dan Anda akan mendapatkan air purifier alami yang  lebih hemat. Baca Juga: 6 Alasan Utama Mengapa Harus Beli Rumah Daripada Menyewa Fasad yang Sederhana Rata-rata, rumah konsep alam menggunakan gaya arsitektur minimalis yang sederhana. Baik untuk di dalam dan luar ruangan. Tata letak dan penataan ruangannya pun dibuat sederhana tanpa mengganggu lalu lintas. Kunci utama lainnya adalah memiliki banyak bukaan. Baik itu pintu atau jendela, agar perputaran udara dapat terjadi dengan baik. Konsep Open Space Disebutkan sebelumnya, tempat tinggal yang mengusung konsep alam harus memiliki ruang terbuka. Hal ini tentu untuk kebutuhan pencahayaan alami dan sirkulasi udara di dalam ruangan. Oleh karena itu disarankan untuk tidak menempatkan banyak perabotan yang tidak perlu. Sebaiknya gunakan furnitur yang fungsional untuk menghemat tempat dan biaya perawatan. Konsep ruang terbuka ini juga harus menjadi penghantar antara ruang dalam dan luar rumah. Salah satu contohnya adalah membuat teras tepat di depan ruang terbuka sehingga keduanya saling terintegrasi. Baca Juga: Mengenal Hunian Modern, Karakteristik dan Keistimewaannya Palet Warna Netral Rumah yang sederhana tentu menggunakan palet warna netral. Jika Anda bosan dengan warna putih, Anda bisa mencoba warna bumi. Seperti hijau, biru, orange, kuning, coklat, atau abu-abu. Namun bukan berarti Anda tidak bisa menggunakan warna modern dan konvensional lainnya, ya! Rumah Konsep Alam di Pinggiran Selatan Kota Jakarta Tahukah Anda bahwa, rumah konsep alam fokus pada lingkungan yang asri dan udara segar? Ada banyak pepohonan dan ruang terbuka hijau di sekitar tempat tinggal Anda. Tidak hanya menambah keindahan dan kesegaran mata, tetapi juga dapat memberikan kualitas udara terbaik sehari-hari. Bahkan, Anda tidak perlu takut kepanasan atau khawatir dengan polusi udara ketika sedang beraktivitas di luar. Anda dapat melakukan olahraga pagi dan sore hari dengan nyaman ditemani lingkungan asri yang sehat. Di sisi lain, rumah konsep alam juga dapat meningkatkan kualitas hidup dan mendukung gaya hidup sehat. Ya, itulah yang akan Anda rasakan ketika memilih Shila at Sawangan sebagai tempat tinggal Anda. Sebuah kawasan perumahan dengan konsep alam dan lingkungan yang asri. Berada di pinggiran selatan Jakarta, Sawangan, Depok, yang mudah diakses dan dekat dengan fasilitas publik lainnya. Tak hanya itu, pihak pengembang juga menyediakan berbagai fasilitas mewah yang lengkap untuk kebutuhan Anda sehari-hari. Mengapa harus memilih rumah konsep alam di Shila at Sawangan? Sebab salah satu hal yang dapat memberikan rasa tenang, nyaman, dan mengurangi tekanan stres setelah lelah beraktivitas seharian adalah alam itu sendiri. Jadi, tunggu apa lagi? Segera dapatkan rumah konsep alam impian Anda di Shila at Sawangan! Hubungi agen pemasaran kami untuk mendapatkan informasi penawaran dan promo menarik, sekarang juga. Semoga artikel ini bermanfaat!

4 Cara Menghitung Luas Tanah

4 Cara Menghitung Luas Tanah dengan Mudah dan Praktis

Tahukah Anda bahwa, bentuk setiap tanah itu beda-beda? Oleh karena itu, cara menghitung luas tanah pun tidak hanya satu. Ada tanah yang berbentuk persegi, segitiga, dan juga lingkaran. Tentu hal ini dapat membuat bingung bagi orang-orang yang tidak mengetahui caranya. Tidak perlu khawatir lagi. Sebab pada artikel kali ini, kami akan menjelaskan bagaimana cara menghitung luas tanah yang berbeda-beda untuk mendapatkan ukuran yang tepat saat hendak membangun rumah. Simak penjelasan lengkapnya di bawah ini, ya. Memahami Pengertian Luas Tanah Sebelum kita membahas cara menghitungnya, ada baiknya untuk mengetahui apa itu luas tanah dalam dunia properti. Secara pengertian konteks, luas tanah merupakan area atau lahan yang nantinya akan digunakan untuk membangun suatu proyek. Baik itu rumah, gedung, area komersial, area perkantoran, dan lainnya. Satuan yang digunakan untuk mengukur luas tanah adalah meter persegi (m2) atau hektar (ha). Ukuran luas tanah ini memiliki peranan yang penting bagi pembeli, pemilik properti, dan profesional lainnya. Sebab ukuran inilah yang nantinya akan dijadikan sebagai patokan nilai properti, merencanakan pembangunan suatu proyek, pembagian lahan, serta aturan dari pihak setempat. Logikanya, semakin luas area lahannya, maka semakin tinggi harga jualnya. Oleh karena itu, sebagai pembeli Anda juga harus mengetahui berapa luas tanah dan luas bangunan dari properti yang dibeli. Tujuannya untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan di kemudian hari. Baca Juga: 3 Kelebihan Tanah Kavling yang Siap Bangun Bagaimana Cara Menghitung Luas Tanah? Seperti yang disebutkan sebelumnya, tanah memiliki banyak bentuk. Sehingga ada beberapa cara yang digunakan untuk menghitung luasnya. Berikut beberapa cara yang bisa dilakukan dengan mudah: Menggunakan Rumus Bangunan Geometri Ada tanah yang berbentuk persegi, segitiga, lingkaran, dan trapesium. Cara menghitung luas tanah yang paling mudah jika Anda menjumpai bentuk yang seperti itu adalah dengan menggunakan rumus bangunan geometri. Yaitu: Untuk menghitung luas tanah yang berbentuk persegi, cukup gunakan rumus luas persegi:  Luas = panjang x lebar Jadi, jika panjang tanahnya 10 meter dan lebarnya 6 meter, maka luas tanahnya adalah: Luas tanah: 10 m x 6 m = 60 m2 Selanjutnya untuk bentuk tanah segitiga, maka cara menghitung luas tanahnya adalah: Luas = ½ x alas x tinggi Dengan angka yang sama seperti di atas, maka luas tanahnya adalah: Luas tanah: ½ x 6 m x 10 m = 30 m2 Cara menghitung luas tanah dengan bentuk trapesium adalah: Luas = ½ x (alas1 + alas2) x tinggi Bila panjang alas pertama adalah 5 meter dan alas kedua 7 meter, kemudian tingginya 15 meter, maka luasnya adalah: Luas tanah: ½ x (5 m + 7 m) x 15 m = 72 m2 Baca Juga: Memahami Pentingnya Nomor Sertifikat Tanah Sebagai Bukti Kepemilikan Lalu ada juga tanah yang bentuknya lingkaran. Begini cara menghitungnya: Luas = π x r^2 Ukuran jari-jari lingkarannya (r) adalah 12 meter, maka perhitungannya adalah: Luas tanah: 3,14 x 12 m^2 = 452 m2 Lalu bagaimana dengan bentuk yang tidak beraturan dengan panjang dan lebar yang berbeda? Caranya adalah dengan membagi setiap lahan dengan berbagai bentuk. Seperti persegi, segitiga, atau bentuk geometris lainnya. Kemudian hitung luas setiap bagian tersebut. Setelah itu, Anda tinggal menjumlahkan semua luas yang didapat, dan ketemu total luas keseluruhan dari tanah itu. Cara Menghitung Luas Tanah Secara Manual Jika Anda merasa menghitung dengan rumus bangunan geometris terlalu ribet dan banyak hitungan, maka Anda bisa menggunakan cara manual. Yaitu dengan menggunakan alat pengukur. Seperti meteran atau rol pengukur khusus. Nanti Anda hanya perlu mengalikan panjang dan lebarnya untuk mengetahui berapa luas tanah tersebut. Baca Juga: 10 Cara Cepat Beli Rumah Sendiri dengan Mudah Menggunakan Google Maps Tidak hanya sebagai penunjuk arah, ternyata Google Maps bisa Anda manfaatkan untuk mengukur luas tanah, lho. Begini caranya: Menggunakan Aplikasi CAD CAD atau computer-aided design adalah sebuah perangkat lunak yang digunakan untuk membantu proses desain model dan gambar 2D serta 3D. Aplikasi ini memungkinkan penggunanya untuk membuat, memodifikasi, melakukan analisis, menghitung, dan mengoptimalkan desai sebelum diubah ke bentuk fisik. Dapat dipastikan hasil hitung dengan aplikasi ini akurat. Sebab Anda yang membuat ukurannya, dan nantinya aplikasi ini akan menghitungnya secara otomatis. Baca Juga: 10 Poin Penting Saat Bangun Rumah yang Harus Masuk Checklist Salah satu yang sering digunakan adalah aplikasi AutoCAD dengan software DraftSight. Berikut langkah-langkah yang bisa Anda ikuti: Itulah beberapa cara menghitung luas tanah dengan mudah dan praktis yang bisa Anda gunakan. Pilihlah salah satu cara yang menurut Anda paling mudah dan sesuai. Jika masih ragu, Anda bisa meminta bantuan pada profesional untuk menghitungnya secara akurat. Semoga artikel ini bermanfaat!

Desain Rumah Asri Minimalis

10 Rumah Asri Minimalis yang Estetik dan Menyegarkan

Rumah asri minimalis saat ini sedang menjadi primadona. Terutama untuk yang tinggal di pusat kota. Bukan tanpa sebab, rumah yang asri dapat membuat rumah menjadi lebih sejuk, tenang, dan juga nyaman. Dengan demikian, rumah dapat menjadi tempat istirahat ternyaman untuk seluruh penghuninya. Tidak sulit untuk menciptakan hunian yang asri dan segar. Simak beberapa pilihan desain yang sudah kami siapkan untuk Anda, di bawah ini. Desain Rumah Asri Minimalis Salah satu ciri dari rumah asri adalah menggunakan elemen alam dalam rancangan rumahnya. Misalnya memiliki banyak tanaman hijau, menggunakan material alam seperti batu alam, kayu, serta memiliki pencahayaan dan bukaan yang optimal. Hunian yang memiliki elemen alam ini dapat menciptakan suasana tenang yang nyaman, damai, dan juga keseimbangan dalam gaya hidup untuk para penghuninya. Berikut beberapa desain rumah asri minimalis yang bisa menjadi referensi Anda, di antaranya: Atap Hijau Sebuah rumah minimalis modern dengan fasad kontemporer ini memiliki titik fokus pada atap hijaunya. Fokus utama pada perancangan hunian ini adalah elemen keberlanjutan dan ramah lingkungan. Atap hijau yang tertutup tanaman merambat, sehingga dapat menjadi solusi untuk rumah dengan lahan terbatas. JIka Anda tidak memiliki area untuk membuat taman di depan atau belakang rumah, buatlah di atasnya. Atap asri ini menciptakan kesan harmonis dengan alam, dan membuat perputaran udara di sekitar rumah menjadi lebih segar. Baca Juga: Desain Rumah Minimalis Modern, Karakteristik & Konsepnya Mid-Century Elegan Desain rumah minimalis asri yang satu ini dirancang dengan gaya arsitektur mid-century elegan. Ciri khasnya dapat dilihat dari garis-garis bersih, bentuk yang fungsional, dan integrasi dengan alam. Pintu geser full kaca menjadi penghubung antara dunia luar dan dalam rumah, menciptakan kesan ruang terbuka yang lapang. Di halaman belakang, terdapat satu kolam renang dengan area dek yang luas, serta dilengkapi dengan lanskap tanaman yang menyegarkan. Sehingga Anda tidak akan kepanasan ketika berenang di pagi atau siang hari. Kenyamanan yang Estetik Bila Anda memiliki lahan di bagian belakang rumah yang cukup luas, coba pertimbangkan untuk membuat area taman dan ruang santai yang asri dan menyegarkan ini. Teras cekung yang dilengkapi dengan sofa luar ruangan berwarna terang dan meja kopi dari kayu alami, menciptakan area percakapan yang nyaman dan hangat. Cocok untuk acara perkumpulan keluarga atau kedatangan kerabat jauh. Baca Juga: 16 Motif & Model Keramik Lantai Teras Modern Scandinavian America Rumah yang satu ini menggabungkan gaya arsitektur dari Skandinavia dan Amerika. Dibuat dengan gaya kontemporer, lengkap dengan lanskap taman rumahan yang asri dan cantik sebagai elemen dekorasi eksterior. Sinar matahari akan masuk ke dalam rumah secara optimal melalui tiga jendela kaca dengan bingkai aluminium. Minimalis Japandi Bagi Anda yang menyukai kesederhanaan ala Japandi, mungkin desain rumah dengan lanskap ala zen garden ini bisa menjadi referensi selanjutnya. Fasad rumah yang minimalis, dilengkapi dengan palet warna netral yang mempesona, membuat tampilan rumah terlihat asri, menenangkan, dan sejuk. Jendela kaca dengan bingkai aluminium yang ada di lantai atas, memungkinkan sinar matahari masuk dengan sempurna dan menjadi kotak pemandangan ke luar.  Minimalis Modern Salah satu bagian yang asyik dari rumah ini adalah teras kanopi dengan satu set kursi dan meja kopi. Disekitarnya, dikelilingi oleh tanaman hijau dan bunga warna merah. Tak hanya itu, pemiliknya bahkan membuat jalan setapak yang akan membawa Anda menuju pintu masuk dan untuk area parkir kecil di depan rumah. Sebuah desain rumah asri minimalis yang menyatu dengan alam. Baca Juga: 10 Konsep Inspirasi Taman Minimalis Depan Rumah Taman Sukulen Tidak selalu harus tanaman yang tinggi menjulang untuk membuat tampilan hunian asri. Tanaman sukulen seperti gambar di atas juga dapat membuat teras rumah Anda terlihat indah dan segar. Hal yang menarik dari desain rumah ini adalah jalur floating stone yang ditempatkan di tengah-tengah taman sukulen. Menciptakan tampilan yang fresh dan sentuhan modern pada eksterior rumah. Taman Bunga Sakura Bila Anda tinggal di dataran tinggi dengan udara yang sejuk, coba buat taman bunga sakura di taman depan rumah Anda. Seperti pada contoh desain rumah asri minimalis yang satu ini. Menunjukkan desain lanskap modern yang kontras antara garis-garis bersih dari fasad rumah dengan elemen natural dari taman. Sudah dapat dipastikan taman depan Anda akan terlihat cantik dan berwarna ketika bunga ini mekar dan gugur. Baca Juga: Desain Rumah Minimalis Modern, Karakteristik & Konsepnya Tropical Garden Kurang lengkap rasanya bila tidak memasukkan rumah dengan taman tropis pada daftar pilihan desain kali ini. Sebuah lanskap yang cocok untuk iklim Indonesia dan yang tinggal di daerah perkotaan. Rumah tropis modern dengan pintu masuk hijau dan asri. Gaya arsitekturnya menonjolkan garis-garis bersih dengan material alami, membuat sebuah tampilan hunian yang asri dan sempurna. Fokus desain dari tempat tinggal ini adalah menekankan kehidupan di dalam dan luar ruangan dengan ruang terbuka dan hubungan yang jelas dengan lanskap alam. Tudor, Shila at Sawangan Satu lagi pilihan desain untuk rumah asri minimalis adalah unit Tudor yang berada di Shila at Sawangan. Sebuah perumahan mewah eksklusif yang berada di pinggiran selatan kota Jakarta. Ada banyak hal yang membuat rumah ini terasa spesial. Mulai dari dikelilingi oleh lingkungan yang masih asri dan hijau, fasilitas lengkap dan mewah ala resor, sistem keamanan yang tinggi, hingga pemandangan yang menyegarkan dari danau alami di sekitar cluster. Hunian mewah minimalis ini cocok untuk Anda yang sedang mencari tempat tinggal dengan lingkungan yang nyaman dan jauh dari polusi. Tak hanya itu, rumah ini juga dapat menjadi sanctuary setelah lelah dan penat beraktivitas seharian. Di akhir pekan, Anda bisa bergabung dengan komunitas di perumahan untuk melakukan kegiatan yang menyenangkan. Shila at Sawangan adalah sebuah kawasan perumahan yang dibangun tidak hanya untuk kualitas gaya hidup Anda, tetapi juga tetap menjaga sosialisasi yang ramah, hangat, dan kekeluargaan antar warga. Tunggu apa lagi? Segera dapatkan rumah asri minimalis impian Anda di Shila at Sawangan. Dengan harga yang terjangkau dan banyak promo menarik, kesempatan ini tidak boleh dilewatkan begitu saja! Hubungi tim pemasaran kami secepatnya untuk mendapatkan informasi terkini. Semoga artikel ini bermanfaat!

Rumah Menghadap Barat

Mensiasati Rumah Menghadap Barat Secara Maksimal

Salah satu faktor dalam memilih lokasi rumah adalah arah mata angin atau arah ke mana rumah tersebut menghadap. Apakah barat, timur, utara, atau selatan? Di Indonesia sendiri, yang populer adalah rumah menghadap barat. Diklaim memiliki banyak keberuntungan dari berbagai kepercayaan. Benarkah demikian? Mari kita bahas lebih lanjut terkait kelebihan, kekurangan, dan tips membangun rumah menghadap barat, di bawah ini. Kelebihan Rumah Menghadap Barat Ada banyak kelebihan yang didapatkan dari rumah menghadap ke arah barat. Apa saja? Memiliki Nilai Lebih Seperti yang disebutkan sebelumnya, beberapa kepercayaan meyakini bahwa rumah menghadap barat itu memiliki nilai lebih. Seperti misalnya kepercayaan dari ilmu feng shui yang menyebutkan, bahwa arah ini memiliki unsur logam yang akan berpengaruh pada kreativitas, komunikasi, dan perjalanan seluruh anggota keluarganya. Sehingga dapat membawa energi yang kuat dan aktif bila dimaksimalkan. Sementara itu dalam ajaran agama Islam, arah barat merupakan arah kiblat, yaitu Ka’bah di Mekkah. Orang-orang percaya bahwa arah rumah ini akan mendatangkan banyak kemudahan dan berkah dalam menjalani kegiatan sehari-hari. Termasuk dalam perihal ibadah. Lalu kepercayaan suku Bugis menyebutkan bahwa, arah mata angin ini memiliki nilai spiritual yang begitu tinggi. Hal ini berkaitan dengan ajaran Islam, dimana arah barat menunjukkan untuk beribadah. Kemudian, kepercayaan orang Jawa juga menuturkan bahwa rumah yang menghadap ke arah matahari terbenam ini dapat memberikan keturunan dan rezeki yang berlimpah. Sangat sesuai untuk pengantin baru yang ingin punya anak dalam waktu dekat. Baca Juga: Rumah Tumbuh: Rumah Bertahap yang Menguntungkan Dapat Melihat Matahari Terbenam Matahari terbit dari arah timur, dan tenggelam di arah barat. Hal ini tentu menjadi suatu kelebihan bagi rumah yang menghadap ke arah barat. Sebab Anda dapat menikmati dan melihat matahari terbenam dengan leluasa. Terlebih jika Anda memiliki rumah tingkat. Anda dapat naik ke lantai teratas untuk menikmati momen ini. Rumah Menjadi Lebih Hangat di Sore Hari Ketika matahari terbenam, maka dalam rumah Anda akan mendapatkan cahaya alami yang berlimpah. Artinya, rumah Anda akan menjadi lebih hangat di sore hari. Bagi rumah yang menggunakan kaca patri, Anda akan melihat bayangan cantik warna-warni akibat pembiasan dari sinar matahari ke kacanya. Dalam rumah pun akan menjadi lebih estetik walaupun hanya untuk beberapa jam saja. Baca Juga: 13 Pilihan Denah Rumah Minimalis Estetik, Unik, & Modern Meminimalisir Kelembapan Beruntungnya memiliki rumah menghadap barat karena dapat meminimalisir kelembapan di area belakang rumah. Mengapa? Sebab pada pagi hari, bagian belakang rumah Anda akan terkena sinar matahari pagi. Sehingga dapat menghangatkan dinding dan mengurangi kelembapan. Khususnya bagi Anda yang memiliki ruang dapur dan kamar mandi di bagian belakang. Membantu Menjaga Kesuburan Tanaman Biasanya, area belakang rumah sering dimanfaatkan untuk kebun atau taman. Nah, salah satu kelebihan rumah menghadap barat adalah dapat membantu menjaga kesuburan tanaman Anda di pagi hari. Selain rajin disiram dan diberi pupuk, tanaman Anda akan mendapatkan sinar matahari berlimpah untuk tumbuh subur. Baca Juga: 13 Pilihan Denah Rumah Minimalis Estetik, Unik, & Modern Pakaian Menjadi Lebih Cepat Kering Kelebihan lainnya adalah dapat membuat pakaian yang dijemur cepat kering. Sebab bagian rumah akan mendapatkan cahaya maksimal pada pagi dan sore hari. Jadi Anda tidak perlu takut bila baju akan lembap dan bau karena belum kering maksimal. Kekurangan Rumah Menghadap Barat Jika ada kelebihan, maka ada beberapa kekurangan yang dapat menjadi bahan pertimbangan, yaitu: Panas Berlebih Bagi Anda yang tinggal di pusat kota atau dataran rendah dan tidak dikelilingi oleh lingkungan yang asri, maka siap-siap akan merasakan panas berlebih di dalam rumah pada sore hari. Memang momen matahari terbenam itu sangat cantik dan indah. Namun Anda juga harus memikirkan sinar matahari yang menembus ke dalam rumah. Jika tidak mau terlalu silau, Anda dapat menutup jendela dan pintu dengan tirai tebal. Atau bisa juga sambil menyalakan pendingin ruangan seperti AC atau kipas angin. Desain Rancangan Khusus Akibat dari paparan sinar matahari langsung pada sore hari, rumah Anda memerlukan desain rancangan khusus yang bisa membantu meminimalisir cahaya yang masuk. Anda dapat berkonsultasi pada ahlinya untuk membangun fasad yang tepat. Termasuk penggunaan jendela dan ventilasi yang tepat untuk mengurangi efek panas dan silau. Baca Juga: Bagaimana Cara Beli Rumah Di Perumahan? Apa Keuntungannya? Boros Energi Sebagian besar orang tidak begitu menyukai hawa panas berlebih di dalam rumah. Sebagai solusinya, digunakanlah pendingin ruangan. Yaitu AC atau kipas angin. Akan tetapi kebanyakan rumah di perkotaan menggunakan AC. Akibatnya pendingin ruangan tersebut dinyalakan terus agar suhu di dalam rumah menjadi lebih dingin dan sejuk. Hal ini dapat mengakibatkan penggunaan listrik yang lebih tinggi dari biasanya dan menjadikannya boros energi. Harus Menggunakan Warna Cat Khusus Hal yang perlu diperhatikan adalah bagian depan rumah yang langsung terpapar sinar matahari. Disarankan untuk menggunakan warna cat khusus yang dapat mengurangi penyerapan panas. Seperti warna-warna cerah dan putih. Tips Membangun Rumah Menghadap Barat Nah, setelah kelebihan dan kekurangan rumah menghadap barat di atas, kini saatnya kita membahas tips membangun dan mendesain rumahnya agar tidak terlalu panas dan memberikan kenyamanan bagi seluruh penghuni rumah. Apa saja tipsnya: Tata Letak Jendela yang Sesuai Meskipun sinar matahari yang datang pada sore hari dapat membuat rumah menjadi panas, Anda tetap memerlukan jendela pada bagian depan untuk ventilasi dan bukaan rumah. Solusinya adalah menempatkan jendela dengan benar sehingga rumah tetap mendapatkan cahaya alami ini dengan maksimal dan optimal. Misalkan menempatkan jendela kecil pada bagian samping kanan dan kiri rumah agar sinar yang masuk hanya untuk di area pinggir saja. Jangan tempatkan jendela di bagian tengah jika Anda tidak mau kepanasan. Kemudian, Anda juga dapat menempatkan beberapa tanaman hijau yang tinggi dan lebat untuk meminimalisir sinar matahari berlebih. Tips yang sama juga berlaku untuk area belakang rumah pada pagi hari. Manfaatkan Ventilasi Silang Tips membangun rumah menghadap barat selanjutnya adalah dengan memanfaatkan ventilasi silang. Jalur bukaan yang saling berhadapan ini dapat membantu menjaga perputaran udara di dalam rumah. Sehingga suhu di dalam rumah dapat menjadi lebih sejuk dan stabil. Dengan demikian, diharapkan dapat mengurangi penggunaan pendingin ruangan secara berlebihan. Anda pun menjadi lebih hemat energi dengan adanya cross ventilation ini. Baca Juga: 11 Desain Jendela Kamar Tidur yang Cantik, Modern, dan Bergaya Pilih Material dan Palet Warna yang Tepat Pemilihan material yang digunakan juga harus tepat. Untuk mengurangi panas berlebih, lebih baik gunakan