Tahukah Anda bahwa, bentuk setiap tanah itu beda-beda? Oleh karena itu, cara menghitung luas tanah pun tidak hanya satu. Ada tanah yang berbentuk persegi, segitiga, dan juga lingkaran. Tentu hal ini dapat membuat bingung bagi orang-orang yang tidak mengetahui caranya.
Tidak perlu khawatir lagi. Sebab pada artikel kali ini, kami akan menjelaskan bagaimana cara menghitung luas tanah yang berbeda-beda untuk mendapatkan ukuran yang tepat saat hendak membangun rumah. Simak penjelasan lengkapnya di bawah ini, ya.
Memahami Pengertian Luas Tanah

Sebelum kita membahas cara menghitungnya, ada baiknya untuk mengetahui apa itu luas tanah dalam dunia properti. Secara pengertian konteks, luas tanah merupakan area atau lahan yang nantinya akan digunakan untuk membangun suatu proyek. Baik itu rumah, gedung, area komersial, area perkantoran, dan lainnya. Satuan yang digunakan untuk mengukur luas tanah adalah meter persegi (m2) atau hektar (ha).
Ukuran luas tanah ini memiliki peranan yang penting bagi pembeli, pemilik properti, dan profesional lainnya. Sebab ukuran inilah yang nantinya akan dijadikan sebagai patokan nilai properti, merencanakan pembangunan suatu proyek, pembagian lahan, serta aturan dari pihak setempat.
Logikanya, semakin luas area lahannya, maka semakin tinggi harga jualnya. Oleh karena itu, sebagai pembeli Anda juga harus mengetahui berapa luas tanah dan luas bangunan dari properti yang dibeli. Tujuannya untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan di kemudian hari.
Baca Juga: 3 Kelebihan Tanah Kavling yang Siap Bangun
Bagaimana Cara Menghitung Luas Tanah?

Seperti yang disebutkan sebelumnya, tanah memiliki banyak bentuk. Sehingga ada beberapa cara yang digunakan untuk menghitung luasnya. Berikut beberapa cara yang bisa dilakukan dengan mudah:
Menggunakan Rumus Bangunan Geometri
Ada tanah yang berbentuk persegi, segitiga, lingkaran, dan trapesium. Cara menghitung luas tanah yang paling mudah jika Anda menjumpai bentuk yang seperti itu adalah dengan menggunakan rumus bangunan geometri. Yaitu:
- Rumus Luas Persegi
Untuk menghitung luas tanah yang berbentuk persegi, cukup gunakan rumus luas persegi:
Luas = panjang x lebar
Jadi, jika panjang tanahnya 10 meter dan lebarnya 6 meter, maka luas tanahnya adalah:
Luas tanah: 10 m x 6 m = 60 m2
- Rumus Luas Segitiga
Selanjutnya untuk bentuk tanah segitiga, maka cara menghitung luas tanahnya adalah:
Luas = ½ x alas x tinggi
Dengan angka yang sama seperti di atas, maka luas tanahnya adalah:
Luas tanah: ½ x 6 m x 10 m = 30 m2
- Rumus Luas Trapesium
Cara menghitung luas tanah dengan bentuk trapesium adalah:
Luas = ½ x (alas1 + alas2) x tinggi
Bila panjang alas pertama adalah 5 meter dan alas kedua 7 meter, kemudian tingginya 15 meter, maka luasnya adalah:
Luas tanah: ½ x (5 m + 7 m) x 15 m = 72 m2
Baca Juga: Memahami Pentingnya Nomor Sertifikat Tanah Sebagai Bukti Kepemilikan
- Rumus Luas Lingkaran
Lalu ada juga tanah yang bentuknya lingkaran. Begini cara menghitungnya:
Luas = π x r^2
Ukuran jari-jari lingkarannya (r) adalah 12 meter, maka perhitungannya adalah:
Luas tanah: 3,14 x 12 m^2 = 452 m2
- Rumus Luas Bentuk Asimetris
Lalu bagaimana dengan bentuk yang tidak beraturan dengan panjang dan lebar yang berbeda? Caranya adalah dengan membagi setiap lahan dengan berbagai bentuk. Seperti persegi, segitiga, atau bentuk geometris lainnya. Kemudian hitung luas setiap bagian tersebut. Setelah itu, Anda tinggal menjumlahkan semua luas yang didapat, dan ketemu total luas keseluruhan dari tanah itu.
Cara Menghitung Luas Tanah Secara Manual
Jika Anda merasa menghitung dengan rumus bangunan geometris terlalu ribet dan banyak hitungan, maka Anda bisa menggunakan cara manual. Yaitu dengan menggunakan alat pengukur. Seperti meteran atau rol pengukur khusus. Nanti Anda hanya perlu mengalikan panjang dan lebarnya untuk mengetahui berapa luas tanah tersebut.
Menggunakan Google Maps
Tidak hanya sebagai penunjuk arah, ternyata Google Maps bisa Anda manfaatkan untuk mengukur luas tanah, lho. Begini caranya:
- Buka dulu aplikasi Google Maps melalui ponsel atau laptop,
- Kemudian masukkan lokasi tanah yang hendak dihitung, dan klik lokasinya.
- Pilih opsi “Ukur jarak” atau “measure distance”.
- Gabungkan setiap titik yang berada pada batas tanah secara berurutan.
- Setelah itu secara otomatis Google Maps akan menghitung luas tanahnya.
Menggunakan Aplikasi CAD
CAD atau computer-aided design adalah sebuah perangkat lunak yang digunakan untuk membantu proses desain model dan gambar 2D serta 3D. Aplikasi ini memungkinkan penggunanya untuk membuat, memodifikasi, melakukan analisis, menghitung, dan mengoptimalkan desai sebelum diubah ke bentuk fisik. Dapat dipastikan hasil hitung dengan aplikasi ini akurat. Sebab Anda yang membuat ukurannya, dan nantinya aplikasi ini akan menghitungnya secara otomatis.
Baca Juga: 10 Poin Penting Saat Bangun Rumah yang Harus Masuk Checklist
Salah satu yang sering digunakan adalah aplikasi AutoCAD dengan software DraftSight. Berikut langkah-langkah yang bisa Anda ikuti:
- Gambar terlebih dulu denah rumah yang diinginkan. Pastikan setiap garisnya tersambung semua tidak ada yang terputus
- Lalu, klik setiap garis yang ada agar tercipta sebuah blok pada bidang tersebut
- Ketik “Li” pada command section, dan tekan “enter”
- Tunggu munculnya halaman baru yang akan memberi tahu luas tanah dari bidang yang telah digambar
Itulah beberapa cara menghitung luas tanah dengan mudah dan praktis yang bisa Anda gunakan. Pilihlah salah satu cara yang menurut Anda paling mudah dan sesuai. Jika masih ragu, Anda bisa meminta bantuan pada profesional untuk menghitungnya secara akurat.
Semoga artikel ini bermanfaat!
Author Profile
- Shirley Candrawardhani
- Shirley berkarir sebagai penulis profesional sejak 2012 yang berantusias menulis topik seputar bisnis, keuangan, dan hukum.
Latest entries
UncategorizedAugust 5, 202510 Fasad Rumah Panggung Minimalis yang Estetik dan Modern
UncategorizedAugust 4, 202510 Gaya Arsitektur Rumah Jepang Dari Tradisional hingga Modern
UncategorizedAugust 3, 2025Apa itu Dinding Kamprot dan Kelebihan Serta Kekurangannya?
UncategorizedAugust 2, 2025Begini Cara Pasang Kompor Tanam yang Benar Agar Aman



