Skip to main content

Shila at Sawangan

Pilihan Model Pintu Aluminium Mewah

10 Pilihan Model Pintu Aluminium Mewah, Klasik, & Modern untuk Rumah Anda

Memilih model pintu aluminium mewah merupakan salah satu cara terbaik untuk membuat rumah Anda terlihat menarik secara visual dan juga dari segi fungsinya. Kelebihan dari jenis pintu ini adalah kuat, kokoh, ramping, dan desainnya pun dapat disesuaikan dengan kebutuhan, gaya, serta preferensi Anda. Tidak heran jika kini banyak rumah yang menggunakan jenis pintu aluminium untuk memberikan tampilan modern, minimalis, dan kontemporer. Apakah Anda ingin menggunakannya untuk pintu depan? Yuk, lihat dulu beberapa pilihan modelnya di bawah ini. Baca sampai selesai untuk mengetahui pintu mana yang cocok untuk hunian Anda. Pilihan Model Pintu Aluminium Mewah Jika ingin memberikan tampilan baru dan modern pada rumah Anda, maka desain pintu aluminium adalah jawabannya. Dengan desain garis lurus yang kokoh, terbuat dari material ringan, serta penuh dengan gaya, menjadikan jenis pintu ini cocok untuk segala macam desain interior modern dan minimalis. Namun Anda tak perlu khawatir, sebab saat ini sudah ada banyak model pintu aluminium mewah yang disesuaikan dengan tren dan kebutuhan penggunanya. Seperti beberapa pilihan di bawah ini: Pintu Aluminium dengan Aksen Emas Emas merupakan salah satu warna mewah yang paling sering digunakan untuk desain interior dan eksterior. Seperti penggunaan warna emas pada pintu aluminium kaca yang satu ini. Agar dapat menghasilkan tampilan yang modern dan berkelas, panel kaca yang besar digunakan untuk memberikan see-through. Memudahkan setiap orang melihat ruangan yang ada di balik pintu, seperti di sebuah etalase. Pintu Aluminium yang Melengkung Bila Anda menginginkan tampilan minimalis yang estetik, mungkin bisa mencoba menggunakan pintu aluminium melengkung ini. Desainnya fokus pada keterbukaan, sehingga cahaya alami dapat menembus ruangan dengan maksimal dan menciptakan ilusi kesinambungan. Jika terlalu silau atau panas, Anda bisa menutupinya dengan tirai tipis dengan warna minimalis yang senada. Model Pintu Aluminium Mewah dan Ambisius Terkadang, hal-hal yang sederhana justru memberikan kesan mewah terbaik. Seperti pintu depan aluminium yang ada pada gambar di atas. Jangan terkecoh dengan ukuran pintu yang besar. Sebab ada dua panel kaca panjang yang mengapit di sisi kanan dan kirinya. Merupakan contoh yang bagus untuk pintu masuk yang besar dan ambisius. Warna hitam kayu pada pintu aluminium besar ini menawarkan tekstur dan pola yang menciptakan kesan minimalis dan modern.  Mewah dengan Aksen Marmer Selanjutnya ada model pintu aluminium mewah dengan akses marmer khusus untuk Anda yang menyukai desain abstrak. Pintu dengan ukuran besar ini akan membuat tampilan rumah Anda terlihat modern, unik, dan tentunya meningkatkan nilai visual eksterior. Pada sisi kanan dan kirinya ada panel kaca panjang yang bisa Anda gunakan untuk melihat keadaan di luar tanpa harus membuka pintu terlebih dulu. Perpaduan Aluminium dengan Kayu Oak Kalau pintu yang satu ini merupakan perpaduan antara aluminium dengan sentuhan akhir kayu oak alami. Sebuah warna yang kontras dengan dinding bata hitam sebagai latar belakangnya. Menariknya, pintu ini hadir dengan serangkaian panel kayu samping yang menjadikan seluruh pintu masuk tampak seperti bilah kayu vertikal yang panjang. Berikan pencahayaan putih dari lampu LED untuk memberikan kesan hangat pada tampilan eksterior rumah. Baca juga: Bikin Orang-orang Auto Nengok, Inilah 10 Desain Pintu Rumah 2 Pintu yang Wow Klasik Aluminium Jika Anda menyukai tampilan klasik, maka pilihan pintu yang satu ini bisa menjadi solusinya. Merupakan sebuah pintu aluminium dengan enam panel berwarna hitam, dengan gagang pintu unik berbentuk kotak yang ada di tengah-tengah. Memberikan tampilan klasik, mewah, dan juga timeless. Ditambah dengan elemen dekorasi lampu dinding yang unik, semakin melengkapi tampilan vintage dari pintu depan rumah Anda. Model Pintu Aluminium Mewah untuk Kamar Mandi Tak hanya pintu depan atau luar saja, Anda juga bisa menggunakan pintu aluminium untuk kamar mandi. Contohnya seperti gambar di atas. Pintu full kaca dengan pinggiran aluminium hitam yang mewah, serta dilapisi kaca film untuk privasi, memberikan tampilan modern dan ramping pada kamar mandi Anda. Pintu Geser Aluminium Masih untuk pintu kamar mandi, kali ini cara buka pintunya adalah dengan digeser. Anda juga dapat menggunakan model pintu aluminium ini pada powder room, untuk memberikan kesan modern dan tampilan akhir yang mewah minimalis. Lengkapi dengan palet warna senada untuk menciptakan kesan bersih, estetik, dan rapi. Aluminium Folding Doors Selain untuk pintu depan dan pintu kamar mandi, kira-kira dimana lagi Anda dapat menggunakan pintu aluminium? Tentu saja jawabannya sebagai pembatas ruangan. Pintu kaca dengan pinggiran aluminium ini tidak hanya menciptakan kesan mewah dan modern saja, tetapi juga memberikan ilusi ruangan yang lega, lapang, dan luas. Pintu lipat kaca aluminium ini dapat menjadi solusi untuk Anda yang menginginkan konsep ruangan open space namun tetap menggunakan pembatas. Bagaimana? Terlihat cantik, bukan? Klasik Melengkung Berikan tampilan mewah, klasik, dan modern disaat yang bersamaan dengan pintu aluminium yang melengkung ini. Untuk menjaga privasi penghuni rumah, seluruh panel kaca diberikan kaca film agar tidak tembus pandang ke dalam. Sehingga menciptakan ilusi kaca cermin pada bagian depannya. Ditambah dengan gipsum melengkung yang melengkapi bagian atas pintu, menciptakan suasana klasik yang sempurna untuk tampilan eksterior yang mewah dan berkelas. Itulah beberapa pilihan model pintu aluminium mewah yang dapat menjadi referensi dan inspirasi untuk Anda. Terlihat cantik dan menarik semua, bukan? Jadi, desain mana yang Anda sukai? Semoga artikel ini bermanfaat!

Sistem Pembayaran untuk Beli Rumah

3 Sistem Pembayaran untuk Beli Rumah yang Populer dan Menguntungkan

Harga rumah yang terus meningkat setiap tahunnya, membuat banyak orang berpikir dua kali sebelum membelinya. Padahal rumah merupakan kebutuhan pokok bagi setiap orang. Hal inilah yang membuat banyak orang yang memilih mundur. Padahal, ada beberapa sistem pembayaran untuk beli rumah yang dapat dilakukan. Sudahkah Anda mengetahuinya? Jika belum, mari kita bahas bersama di bawah ini. Pilihan Sistem Pembayaran untuk Beli Rumah Kini memiliki rumah idaman tidaklah begitu sulit. Ada banyak pilihan sistem pembayaran untuk beli rumah yang dapat dilakukan, dan disesuaikan dengan kemampuan finansial Anda. Dengan demikian Anda dapat memiliki tempat tinggal yang layak dan nyaman. Berikut beberapa pilihan cara membayar rumah yang bisa Anda lakukan: Baca Juga: 7 Keuntungan Beli Rumah KPR yang Jarang Diketahui Sistem Pembayaran untuk Beli Rumah dengan KPR Sistem KPR merupakan cara yang paling populer untuk membeli rumah. Pasalnya, Anda dapat langsung memiliki rumah dengan hanya membayar DP atau Down Payment kepada pihak yang memberikan kredit (biasanya bank). Seiring dengan berjalannya waktu, Anda dapat melakukan pembayaran dengan mencicil sesuai dengan jumlah dan batas waktu yang sudah disepakati. Kelebihan dari sistem ini adalah jumlah cicilan yang kecil dengan jangka waktu yang lama, serta adanya asuransi rumah yang diberikan oleh pihak bank.  Cash Bertahap Sama seperti sistem KPR, Anda dapat membeli rumah dengan cara dicicil. Hanya saja Anda berhutang pada developer atau pemilik rumah. Bukan kepada pihak bank. Keuntungan dari cara pembayaran ini adalah Anda tidak terikat pada bunga bank dan batas waktu pembayarannya jauh lebih singkat. Akan tetapi jumlah cicilan per bulannya jauh lebih besar. Baca Juga: 3 Tips Pilih Waktu Tepat Beli Rumah Cash Keras Selain dua cara di atas, Anda juga dapat menggunakan sistem pembayaran dengan cash keras. Artinya, Anda membeli rumah sesuai dengan harga yang diberikan oleh developer dalam satu waktu. Cara pembayaran ini dapat Anda lakukan bila sudah memiliki uang sejumlah harga rumah yang hendak dibeli. Sebenarnya, sistem pembayaran ini jauh lebih menguntungkan dibandingkan sistem lainnya. Sebab Anda bisa menawar harga rumah kepada developer tanpa terikat bunga. Status rumah yang dibeli pun dapat langsung menjadi milik Anda. Bagaimana? Sistem pembayaran untuk beli rumah mana yang akan Anda pilih? Sistem manapun yang Anda pilih, Shila at Sawangan selalu memberikan promo dan penawaran menarik untuk pelanggannya. Mulai dari free all biaya, bonus hadiah yang menguntungkan, DP 0%, mendapatkan harga yang lebih murah dari pasaran, hingga mendapatkan subsidi untuk biaya akad. Tertarik? Anda dapat menghubungi tim marketing kami untuk mendapatkan informasi dan penjelasan lebih lanjut terkait penawaran dan promo yang ada, di 0812-9572-4936. Atau bisa langsung mengunjungi gallery Shila at Sawangan di Jl. Raya Bojongsari No. 53, Bojongsari Lama, Bojongsari, Depok, Jawa Barat.

Rumah Tumbuh

Rumah Tumbuh: Rumah Bertahap yang Menguntungkan

Seiring dengan meningkatnya kebutuhan rumah, harga jualnya pun ikut naik dari waktu ke waktu. Hal inilah yang membuat banyak orang enggan untuk membeli rumah, dan lebih memilih untuk menyewanya. Padahal, ada satu solusi yang dapat Anda gunakan bila memiliki budget terbatas, yaitu rumah tumbuh. Mari kita bahas lebih lengkap di bawah ini. Apa itu Rumah Tumbuh? Rumah tumbuh adalah sebuah solusi cerdas dan bijak dalam membangun tempat tinggal yang fleksibel. Konsep dari jenis rumah ini adalah mengutamakan efisiensi dari segi keuangan, desain, serta tren properti yang terus berubah. Mengapa? Sebab dengan membangun rumah tumbuh, Anda bisa menyesuaikannya dengan kebutuhan. Mulai dari bentuk fasad, luas halaman, jumlah anggota keluarga yang terus bertambah, hingga perubahan gaya hidup Anda. Artinya, rumah tumbuh adalah rumah yang dirancang untuk beradaptasi dengan kebutuhan pemiliknya di masa mendatang. Oleh karena itu, pembangunan rumah ini tidak dilakukan sekaligus. Melainkan secara bertahap, yang dapat disesuaikan dengan anggaran keuangan Anda pada saat itu. Mungkin pada awalnya rumah dibangun dengan ukuran kecil. Namun, seiring waktu berjalan dan dana yang dibutuhkan sudah ada, Anda dapat merenovasi rumah menjadi lebih besar sesuai kemauan. Di sisi lain, konsep rumah tumbuh juga dapat menjadi solusi untuk Anda yang memiliki dana terbatas namun tetap ingin memprioritaskan tempat tinggal. Baca Juga: Bagaimana Cara Beli Rumah Di Perumahan? Apa Keuntungannya? Jenis Rumah Tumbuh Kalau secara umum, jenis rumah tumbuh dapat ditambahkan ke atas atau ke samping. Tergantung pada ketersediaan sisa lahan atau area yang ada. Namun tidak menutup kemungkinan dengan konsep lainnya yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan di masa mendatang. Berikut penjelasan lengkapnya: Rumah Tumbuh Horizontal Sesuai namanya, jenis rumah tumbuh yang satu ini dapat ditambahkan ke area samping. Bila Anda memiliki sisa lahan atau area yang luas, maka hunian tersebut dapat dibangun ke samping. Kendati demikian, tempat tinggal ini juga dapat ditambahkan ke atas, sesuai kebutuhan Anda. Terlebih ketika hunian Anda berada di posisi hook. 3 Tips Pilih Waktu Tepat Beli RumahBaca Juga: Rumah Tumbuh Vertikal Rumah tumbuh vertikal adalah rumah yang fokus pembangunannya ke atas. Jenis rumah ini biasanya untuk lahan yang sempit. Alih-alih dilebarkan ke samping, pemilik rumah dapat menumbuhkannya ke atas dengan menambahkan dua atau tiga lantai sesuai kebutuhan. Rumah Split Level Selanjutnya ada rumah split level sebuah solusi yang dapat membantu Anda dalam menghemat anggaran. Rumahnya dibikin bertingkat, hanya saja dengan ketinggian tertentu. Jarak antara tiap lantai hanya sekitar puluhan meter saja. Berbeda dengan rumah bertingkat pada umumnya. Jenis rumah ini dapat menjadi solusi cerdas bagi Anda yang ingin punya rumah dua lantai namun tidak memiliki biaya yang cukup. Baca Juga: 7 Keuntungan Beli Rumah KPR yang Jarang Diketahui Cara Membangun Rumah Tumbuh Pada umumnya, cara membangun rumah tumbuh itu sama dengan pembangunan rumah konvensional. Perbedaannya hanya pada proses pembangunannya yang dilakukan secara bertahap. Nah, begini cara membangunnya: Buat Rencana Pembangunan Terlebih Dulu Cara pertama yang harus Anda lakukan adalah membuat rencananya terlebih dulu. Ketika Anda membuat rencana, hal yang perlu diperhatikan adalah memperhatikan prospek pembangunnya sampai di masa mendatang. Dalam hal ini Anda juga harus memikirkan apakah rumah akan dibangun tumbuh ke atas atau melebar ke samping. Anda dapat menyesuaikannya dengan lahan yang tersisa. Jika tidak ada sisa lahan yang banyak, maka rumah dapat dibangun ke atas. Bila ada sisa yang banyak, maka bisa dibangun ke samping. Lalu, perhatikan jenis pondasi yang digunakan. Pastikan pondasinya dapat menopang jenis rumah yang akan dibangun. Baik itu tumbuh ke atas atau ke samping. Agar tidak ada kerugian dan hal-hal buruk terjadi di masa mendatang. Jangan lupa juga untuk menyiapkan segala perizinan dan dokumen yang diperlukan selama proses pembangunan. Salah satunya IMB atau Izin Membangun Bangunan. Baca Juga: Konstruksi Bangunan: Pengertian, Tahapan, dan Jenisnya Rencanakan Denah yang Efisien dan Fleksibel Setelah merencanakan rumah yang akan dibangun, maka cara membangun rumah tumbuh selanjutnya adalah merencanakan desain yang efisien dan fleksibel. Contohnya membuat rumah dengan konsep open space, split level, serta fungsional. Dalam tahapan pertama, Anda dapat membangun rumah dengan ruang dasar terlebih dulu. Seperti kamar tidur, kamar mandi, dapur, dan ruang tamu atau ruang keluarga. Ruang tambahan lainnya dapat ditambah dengan menyesuaikan budget yang ada. Gunakan Material yang Berkualitas Material bangunan pun perlu menjadi perhatian utama. Pasalnya, rumah ini akan dibangun secara bertahap. Dengan demikian, Anda harus menggunakan material yang berkualitas dengan daya tahan lama agar masih kokoh bila hendak dibangun di masa mendatang. Terutama untuk pembangunan pondasi dan tembok rumah. Baca Juga: 10 Poin Penting Saat Bangun Rumah yang Harus Masuk Checklist  Menghitung Anggaran Anggaran menjadi hal penting dalam proses pembangunan rumah. Perhitungan ini termasuk pada biaya material, biaya pekerja, biaya tersembunyi, biaya perizinan, dan biaya lainnya. Sebaiknya, siapkan dana lebih untuk antisipasi kenaikan harga di masa mendatang. Membuat Jadwal Jika semuanya sudah dibuat, maka selanjutnya adalah membuat jadwal pembangunan dan pengembangan. Untuk masa kini dan masa mendatang. Fungsinya adalah agar proses pembangunan bertahap rumah Anda dapat berjalan sesuai rencana serta untuk menghemat biaya. Faktanya, jika proses ini dibiarkan tanpa jadwal dan berlarut-larut, maka uang Anda akan terkuras begitu saja. Baca Juga: 9 Biaya Tersembunyi Saat Beli Rumah yang Harus Disiapkan Memperhatikan Bangunan Sebelumnya Dikarenakan proses pembangunannya secara bertahap, maka Anda juga harus memperhatikan bangunan sebelumnya. Misalnya Anda ingin membangun rumah tumbuh vertikal. Maka sebisa mungkin untuk membangun lantai dua dan lainnya tidak mengganggu atau merusak lantai pertama. Kecuali bila Anda memang ingin merombak keseluruhannya. Demikianlah penjelasan singkat terkait rumah tumbuh, jenis, dan cara membangunnya yang perlu Anda ketahui. Konsep rumah ini dapat menjadi solusi bila Anda berencana ingin memiliki keluarga besar atau untuk mengikuti tren yang ada, tanpa harus mengeluarkan banyak dana sekaligus. Semoga artikel ini bermanfaat!

6 Keuntungan Beli Rumah Ukuran Kecil

Ini Dia 6 Keuntungan Beli Rumah Ukuran Kecil, Apa Saja?

Apakah Anda mengetahui apa saja keuntungan beli rumah ukuran kecil? Mungkin bagi sebagian orang, hunian dengan ukuran minimalis itu bukan tipe yang diinginkan. Tapi di sisi lain, tempat tinggal yang tidak terlalu luas ini ternyata justru memberikan hal-hal yang mungkin tidak Anda sadari sebelumnya. Ingin tahu apa saja keuntungan beli rumah ukuran kecil yang bisa Anda dapatkan? Baca terus penjelasan lengkapnya di artikel berikut ini. Apa Keuntungan Beli Rumah Ukuran Kecil? Tidak sedikit orang yang menganggap rumah ukuran kecil tidak efisien dalam tata letak barang. Sebab jumlah furnitur atau perabotan yang ditata dalam rumah itu terbatas. Padahal, dengan sedikit barang yang ada di rumah bisa membuat Anda berhemat, lho! Tidak percaya? Coba cari tahu apa saja keuntungan beli rumah ukuran kecil, dalam artikel berikut ini: Baca Juga: Berapa Tinggi Rumah Ideal? Ini Penjelasannya Mudah Ditata Siapa bilang kalau rumah ukuran kecil itu tidak bisa ditata? Justru, dengan ukuran rumah yang tidak terlalu luas ini, Anda hanya akan membeli furnitur atau perabotan yang memang dibutuhkan saja. Bahkan bisa membuat Anda mulai beralih pada furnitur fungsional untuk membuat tampilan rumah selalu bersih dan rapi.  Cepat dan Mudah Dibersihkan Keuntungan beli rumah ukuran kecil lainnya adalah cepat dan mudah dibersihkan. Tidak banyak area yang harus dibersihkan, sehingga kegiatan beres-beres rumah bisa cepat selesai. Selain tidak memakan waktu yang banyak, Anda juga tidak memerlukan tenaga yang banyak untuk membuat rumah bersih dan rapi. Sangat menguntungkan, bukan? Baca Juga: Desain Rumah Minimalis Modern, Karakteristik & Konsepnya Biaya yang Dikeluarkan Tidak Banyak Ternyata, ukuran rumah yang kecil itu berpengaruh pada harga jualnya. Berbeda dari harga jual rumah yang luas dan mewah, hunian dengan ukuran minimalis ini memiliki harga terjangkau. Seperti rumah tipe Myztro dari Shila at Sawangan yang harganya masih terjangkau untuk pasaran di pinggiran selatan kota Jakarta. Selain itu, biaya lainnya pun relatif lebih murah. Mulai dari membeli perabotan hingga biaya perawatan rumah. Artinya, Anda bisa lebih menghemat pengeluaran. Menguntungkan sekali, bukan? Harga Rumah Lebih Murah Perbedaan harga jual juga menjadi salah satu keuntungan beli rumah ukuran kecil selanjutnya. Bila Anda merasa budget yang dimiliki tidak mencukupi untuk beli rumah dengan ukuran yang besar, mungkin Anda bisa mempertimbangkan membeli yang ukuran kecil dan minimalis. Sebab harga jualnya jauh lebih murah dan terjangkau. Tidak heran jika banyak orang mengincar rumah minimalis untuk rumah pertamanya. Baca Juga: 8 Fasilitas Olahraga di Perumahan untuk Mendukung Hidup Sehat Rumah Anti Stres Konsep dan desain minimalis ternyata juga bisa membantu mengurangi stres, lho! Hal ini karena rumah dengan konsep dan desain minimalis lebih fokus pada fungsinya. Sebagai contoh penempatan TV pada kamar. Dalam konsep ini, Anda disarankan untuk tidak menempatkan TV pada kamar karena fungsinya untuk beristirahat. Sehingga Anda dapat memanfaatkan area yang ada untuk menempatkan perabotan fungsional lainnya. Seperti Myztro yang mengusung konsep rumah minimalis ala Japandi. Tidak hanya dapat menarik visual dari luar, tetapi juga dari dalamnya. Konsep open space yang membuat ruangan terlihat lebih luas, plafon tinggi dan ventilasi yang banyak untuk sirkulasi udara yang baik, serta konsep split architecture untuk memaksimalkan area yang ada. Memberi Rasa Nyaman Sebagian besar orang merasakan rumah dengan ukuran kecil dapat memberikan rasa nyaman. Sebab suasana di dalam rumah bisa menjadi lebih hangat. Selain itu, jarak dari ruangan satu ke ruangan lainnya juga tidak berjauhan. Jadi Anda dapat merasakan suasana hangat dan kenyamanan itu. Itulah beberapa penjelasan terkait keuntungan beli rumah ukuran kecil yang bisa Anda rasakan. Jika Anda membeli Myztro, Anda tidak hanya dapat merasakan keuntungan di atas saja. Tetapi juga fasilitas mewah ala resor yang lengkap, lingkungan yang asri dan hijau, serta lakeside view yang akan membuat Anda seperti healing setiap hari. Penasaran dengan unitnya? Langsung saja kunjungi gallery marketing kami di Shila at Sawangan. Jangan lupa pantau akun media sosial kami untuk mendapatkan informasi selengkapnya terkait promo dan penawaran menarik. Jangan lewatkan kesempatan ini, karena unitnya terbatas!

Pindah Rumah

Ketahui Hari Baik Pindah Rumah dan 9 Tips Praktisnya

Salah satu hal yang paling ditunggu-tunggu dan juga merepotkan adalah pindah rumah. Terutama bila Anda pindah ke rumah impian yang dibeli sendiri, bukan rumah sewa. Tentu euforia yang dirasakan berbeda. Namun dibalik semua kesenangan itu, Anda harus siap-siap dengan kerepotan dan pekerjaan untuk membungkus serta membongkar barang yang tidak akan selesai dalam satu hari saja. Jangan khawatir. Anda tidak perlu risau. Kami punya beberapa tips pindah rumah yang dapat Anda lakukan agar semuanya jadi lebih mudah dan praktis. Penasaran? Simak selengkapnya di bawah ini, ya! Tips Pindah Rumah yang Praktis Tidak dapat dipungkiri jika pindah rumah merupakan kegiatan yang paling banyak menguras tenaga. Hal ini karena adanya banyak perabotan dan barang-barang lain yang perlu dibungkus dan juga dibongkar. Belum lagi mengangkut semua barang tersebut ke truk. Duh! Nggak kebayang ribetnya seperti apa. Berikut ini ada beberapa tips pindah rumah yang dapat Anda lakukan agar lebih nyaman, mudah, dan praktis, di antaranya: 3 Tips Pilih Waktu Tepat Beli RumahBaca Juga: Buat Daftar Pindahan Tips yang pertama harus Anda lakukan adalah membuat daftar pindahan. Termasuk pengumpulan barang-barang, merapikannya dalam kardus atau kotak, membungkus barang pecah belah, mengurus dokumen pindah rumah, hingga membuat tanggal atau jadwal terkait alur pindahan. Agar lebih efisien, Anda dapat membuat daftar ini dari jauh-jauh hari. Minimal 30 hari sebelum pindahan agar tidak terburu-buru. Atur Anggaran Keuangan Perlu dicatat bahwa ada beberapa biaya yang perlu disiapkan. Contohnya: membeli kardus atau kotak penyimpanan barang-barang, membayar jasa pindah rumah, membayar sewa truk atau pick up, membeli printilan seperti lakban, spidol, label, dan sejenisnya, serta biaya darurat lainnya. Ada baiknya melakukan survey biaya untuk menyesuaikan budget dan layanan yang diinginkan. Baca Juga: 10 Poin Penting Saat Bangun Rumah yang Harus Masuk Checklist Pisahkan Barang yang Dibawa dan yang Tidak Saat melakukan organisir barang, tentu Anda akan menemukan barang-barang yang mungkin belum pernah dilihat sebelumnya karena sudah terlalu lama. Nah, sebaiknya pilih barang mana yang akan dibawa ke rumah baru dan mana yang tidak. Lalu pisah berdasarkan kategori tersebut. Nantinya, Anda dapat memutuskan apakah barang yang tidak dibawa akan disumbangin atau didaur ulang. Jangan lupa berikan label untuk memudahkan saat mencarinya. Perhatikan Barang Pecah Belah Salah satu hal yang bikin khawatir saat pindah rumah adalah barang pecah belah. Oleh karena itu, Anda harus menyimpannya dengan baik dan benar. Seperti melapisinya dengan bubble wrap, kertas, koran, busa, atau benda lainnya yang dapat meminimalisir gesekan satu sama lain. Untuk tambahan keamanan, jangan lupa berikan label atau tulisan “fragile” atau “pecah belah” di atas kotak penyimpanannya. Baca Juga: 10 Cara Cepat Beli Rumah Sendiri dengan Mudah Kumpulkan Barang Berdasarkan Kategori Hal yang dapat memudahkan Anda saat merapikan dan membongkar barang bawaan adalah dengan mengumpulkannya berdasarkan kategori. Misalnya, peralatan dapur berada di satu tempat yang sama, peralatan kamar mandi di kotak yang sama, perkakas berada di tempat yang sama, dan seterusnya. Sehingga Anda dapat mencari barang dengan mudah dan praktis. Manfaatkan Jasa Layanan yang Ada Saat ini sudah ada banyak jasa pindah rumah dan jasa bersih-bersih profesional yang dapat Anda manfaatkan. Tentunya tips ini akan mempermudah Anda dalam mengemas seluruh barang dan membersihkan rumah, baik rumah lama atau rumah baru. Sehingga Anda dapat menghemat tenaga dan waktu. Baca Juga: 7 Keuntungan Beli Rumah KPR yang Jarang Diketahui Simpan Barang Berharga dengan Hati-hati Barang berharga seperti dokumen, perhiasan, uang, dan lainnya harus disimpan dengan rapi dan hati-hati. Jangan campurkan dengan barang lainnya. Kalau bisa, buat penyimpanannya sendiri dan usahakan untuk selalu berada di dekat Anda. Tujuannya untuk meminimalisir resiko kehilangan atau rusak saat proses pindahan. Siapkan Kebutuhan Harian Langsung Pakai Mungkin, memindahkan barang dari rumah lama ke rumah baru cukup satu hari. Akan tetapi, proses menata ulang barang-barang di rumah baru itu yang tidak cukup satu hari saja. Bahkan bisa sampai berbulan-bulan karena disambi dengan pekerjaan lainnya. Seperti sekolah, bekerja, atau lainnya. Oleh karena itu, sebaiknya Anda siapkan kebutuhan harian yang bisa langsung dipakai. Misalnya peralatan mandi utama, baju ganti, alat makan, alat masak, obat-obatan, dan lain-lain. Dengan demikian, Anda tidak perlu mencari-cari barang yang diperlukan di tumpukan kardus-kardus. Baca Juga: Alasan Mengapa Anda Harus Membayar Biaya IPL Perumahan Jaga Kondisi Fisik Satu lagi tips pindahan rumah yang dapat Anda lakukan adalah menjaga kondisi fisik. Proses pindahan yang tidak sebentar ini tentu akan memakan banyak waktu dan tenaga. Bila kondisi fisik Anda menurun, maka sudah dipastikan hal ini akan memperlambat proses pindahan. Jaga kesehatan dengan istirahat yang cukup, makan sehat dan teratur, serta banyak olahraga. Dengan begitu, proses pindahan pun dapat terlaksana sesuai dengan jadwal yang sudah dibuat. Hari Baik Pindah Rumah Selain melakukan beberapa tips di atas, Anda perlu tahu kapan hari yang baik untuk pindah rumah. Orang-orang percaya jika pindah di hari yang baik, maka akan mendatangkan keberuntungan dan hal baik lainnya. Yuk, kita bahas satu per satu di bawah ini. Hari Baik Pindah Rumah Menurut Ajaran Islam Selain dari primbon, agama islam juga memiliki pedomannya sendiri. Berdasarkan literatur dari berbagai sumber, tidak disebutkan hari tertentu yang baik untuk pindah rumah. Hari apapun dianggap hari baik. Hanya saja, disarankan untuk pindah di bulan-bulan islam, seperti Sya’ban, Ramadan, atau Rajab bila rumah Anda menghadap ke arah timur. Jika menghadap ke arah barat, maka sebaiknya pindah di bulan Muharram, Rabiul Awal, atau Safar. Kalau menghadap ke arah utara, maka lebih baik pindah rumah di bulan Jumadil Awal, Jumadil Akhir, atau Rabiul Akhir. Lalu, jika rumahnya menghadap ke selatan, maka lakukan proses pindahan di bulan Syawal, Zulhijah, atau Zulkaidah. Baca Juga: 10 Cara Cepat Beli Rumah Sendiri dengan Mudah Hari Baik Pindah Rumah Menurut Primbon Jawa Primbon merupakan kitab warisan dari leluhur Jawa. Sampai saat ini masih banyak yang menganut dan percaya pada perhitungan primbon. Termasuk salah satunya hari baik untuk pindah dari rumah lama ke rumah baru. Nah, dalam hitungan primbon, Anda harus mengetahui neptu-nya terlebih dulu. Neptu adalah perhitungan weton untuk berbagai kegiatan dalam primbon. Anda dapat melakukan perhitungan ini sendiri atau bersama keluarga bila sudah punya. Berikut cara menghitungnya: Hari Neptu Nama Pasaran Neptu Senin 4 Pahing 9 Selasa 3 Pon 7 Rabu 7 Wage 4 Kamis 8 Kliwon 8 Jumat 6 Legi 5 Sabtu

Desain Rumah Klasik Eropa

10 Rumah Klasik Eropa yang Timeless, Mewah, dan Mempesona

Meskipun zaman sudah modern, nyatanya seni dari arsitektur klasik masih diminati sampai sekarang. Salah satunya adalah gaya rumah klasik Eropa yang elegan, mewah, dan terlihat menyatu dengan alam karena material yang digunakannya. Kelebihan lainnya dari gaya klasik yang timeless ini adalah dapat beradaptasi dengan iklim tropis Indonesia. Jadi, bagi Anda yang ingin merenovasi atau membuat rumah klasik Eropa, coba lihat dulu beberapa referensinya di bawah ini. Siapa tahu ada gaya yang pas untuk Anda. Simak terus sampai selesai, ya! Desain Rumah Klasik Eropa Rumah klasik Eropa memiliki perpaduan daya tarik dari berbagai macam negara. Seperti Prancis, Tudor, Mediterania, dan negara lainnya yang ada di benua Eropa. Setiap jenis rumah memiliki daya tarik dan ciri khasnya masing-masing yang menjadikannya estetika unik dan timeless. Dibandingkan dengan desain rumah minimalis yang modern, hunian dengan arsitektur klasik memiliki pesona vintage yang old money. Berikut beberapa pilihan desain rumah klasik Eropa untuk referensi dan inspirasi Anda, di antaranya: Baca Juga: Apa itu Rumah Klasik Modern? Seperti Apa Karakteristiknya? Country French House Desain yang pertama adalah rumah dengan gaya pedesaan Prancis, yang sudah ada sejak abad ke-18. Ciri khas dari rumah pedesaan ini adalah memiliki satu lantai dengan banyak jendela kecil, atap runcing lebih dari satu, dinding plesteran, pilar yang terbuat dari batu alam atau kayu, serta menggunakan material kayu untuk bingkai jendela dan pintunya. Untuk mendukung tampilan naturalnya, skema warna yang dipilih pun menggunakan warna netral atau earth tone. Baca Juga: Desain Rumah Minimalis Modern, Karakteristik & Konsepnya Rumah Gaya Tudor Perpaduan atap yang miringnya curam dengan atap pelana yang menonjol merupakan ciri khas dari rumah gaya Tudor yang sudah ada sejak abad ke-16. Eskterior dari rumah klasik dinasti Tudor Inggris ini menggunakan kayu dan batu bata yang juga berfungsi sebagai elemen dekoratif, serta jendela-jendela yang tinggi dan sempit. Berbeda dengan gaya rumah yang sebelumnya, rumah Tudor lebih sering menggunakan warna yang cerah atau netral untuk tampilan luarnya. Rumah Cottage Rumah cottage adalah rumah dengan gaya pondok yang menawan dan nyaman untuk ditinggali. Inspirasinya datang dari pondok-pondok beratap jerami di pedesaan Inggris pada abad pertengahan. Ciri khas utama dari rumah klasik Eropa ini terletak pada kombinasi atap yang curam dan atap pelana silang. Lalu menggunakan pintu yang melengkung, jendela tingkap dengan panel kecil, serta dinding yang diplester dengan semen, batu bata, atau batu alam. Baca Juga: Mengenal Hunian Modern, Karakteristik dan Keistimewaannya Klasik Ala Mediterania Kebanyakan rumah klasik Mediterania dipengaruhi oleh budaya dan gaya Spanyol. Memiliki halaman terbuka yang luas, rumah letter U, menggunakan ventilasi silang untuk mendinginkan ruangan dan mengalirkan udara segar, serta dinding yang diplester dengan semen, batu bata, atau batu alam. Bentuk atapnya sendiri ada yang datar atau menggunakan atap pelana. Beberapa rumah klasik ala Mediterania ada yang memiliki dua lantai dan beranda pada lantai atasnya. Italianate Gaya rumah Italianate terkenal dengan atapnya yang hampir datar dan detail hiasan yang ada di sekitar pintu, jendela, beranda, dan tiang penyangganya. Sebagian besar rumah klasik ini memiliki dua atau tiga lantai disertai dengan cerobong asap. Bentuknya seperti kotak persegi panjang yang besar dengan daya tarik visual pada detailnya. Jika dilihat dari atas, rumah yang terinpirasi dari gaya Italia ini akan terlihat seperti sebuah kubah. Baca Juga: Semua Hal yang Perlu Anda Ketahui Tentang Rumah Mediterania dan Desainnya Rumah Tradisional Spanyol Sesuai namanya, rumah klasik Eropa ini memiliki sentuhan arsitektur tradisional Spanyol dengan atap merah terakota dan dinding plesteran putih. Memiliki taman yang luas, sedikit jendela, sturktur yang asimetris, dan memiliki lengkungan khas ala Mediterania. Rata-rata, rumah tradisional Spanyol ini tidak menonjolkan sisi kemewahannya. Namun mengutamakan kesan hangat dan nyaman. Rumah Klasik Eropa Modern Selanjutnya ada rumah klasik Eropa yang dipadukan dengan gaya arsitektur modern. Dari luar, tampilannya menyerupai desain Mediterania klasik. Sentuhan modern dapat dilihat dari penggunaan jendela kaca besar tanpa bingkai kayu dan plesteran marmer pada dindingnya. Membuat hunian ini terlihat mewah dan megah. Baca Juga: 10 Model Rumah Mewah dengan Berbagai Gaya Klasik Eropa dengan Air Mancur Rumah klasik Eropa dengan air mancur dan halaman luas ini terinspirasi dari arsitektur istana di pedesaan Prancis. Tempat tinggal yang megah ini menggunakan bata putih yang indah untuk tampilan eksteriornya. Jika Anda perhatikan, tidak semua bagian rumah memiliki dua lantai. Bagian depan pada sisi kanan dan kiri hanya memiliki satu lantai dengan atap runcing. Sementara bagian tengah dan belakangnya memiliki dua lantai dengan atap pelana. Klasik Minimalis Modern Merupakan tampilan klasik minimalis modern dari country French house. Dengan dinding full plesteran semen, jendela kaca dengan bingkai besar, serta perpaduan jenis material pada atapnya. Kendati dibuat dengan gaya arsitektur modern, bentuk fasad rumah ini masih menonjolkan gaya klasik tradisional yang megah. Baca Juga: 13 Pilihan Denah Rumah Minimalis Estetik, Unik, & Modern Luxury Craftsman Style House Satu lagi desain rumah klasik Eropa yang mungkin bisa menjadi referensi Anda, luxury craftsman style house. Merupakan sebuah rumah dengan arsitektur klasik yang daya tarik visualnya terletak pada eksterior batu dan dindingnya yang beraksen jendela kayu seperti di pedesaan Eropa. Di tengah-tengah halaman yang luas, ada air mancur yang dapat menambah nilai estetika dan daya tarik rumah. Pilar penyangga rumah juga membuat tampilannya sangat mewah, klasik, dan timeless. Itulah beberapa desain rumah klasik Eropa untuk referensi Anda. Kelebihan dari penggunaan bahan alami seperti batu dan kayu dari rumah klasik tradisional ini adalah dapat membantu kestabilan suhu di dalam rumah dan membuatnya tetap terasa sejuk. Jadi, Anda tetap dapat merasa sejuk meskipun cuaca dan suhu di luar panas. Desain mana yang Anda suka? Semoga artikel ini bermanfaat!

Membangun Rumah yang Ramah Lansia

9 Tips Membangun Rumah yang Ramah Lansia yang Aman & Nyaman

Mungkin istilah rumah yang ramah lansia masih terdengar asing di telinga Anda. Padahal, hal ini merupakan faktor penting yang harus dimiliki setiap rumah. Terlebih jika Anda memiliki orang tua yang sudah lanjut usia. Kenyamanan merupakan aspek nomor satu yang harus diberikan untuk mereka. Mari kita bahas lebih lanjut di penjelasan bawah ini terkait rumah yang ramah lansia. Apa itu Rumah yang Ramah Lansia? Age friendly housing atau rumah ramah lansia merupakan sebuah tempat tinggal yang dibuat sedemikian rupa untuk mendukung kehidupan orang-orang yang sudah lanjut usia, dengan aman, mandiri, dan nyaman. Tempat tinggal yang dimaksud bukanlah panti jompo, melainkan rumah sendiri. Seiring dengan bertambahnya usia, terutama untuk usia lansia, fungsi dan kemampuan kognitif tubuh mengalami penurunan. Tidak sedikit lansia yang membutuhkan alat bantu untuk beraktivitas sehari-hari. Seperti kursi roda dan tongkat atau kruk jalan. Maka dari itu, Anda harus membangun rumah yang ramah lansia untuk memudahkan mereka dalam melakukan kegiatannya setiap hari. Namun sayangnya, tingkat risiko keselamatan mereka sering kali dilupakan oleh keluarganya. Rumah yang tidak ramah untuk mereka dapat meningkatkan resiko jatuh dan kecelakaan. Padahal, membangun lingkungan yang ramah lansia dapat membantu mereka untuk melakukan kegiatan secara mandiri, menjaga kesehatan mental, serta meminimalisir resiko penyakit lanjutan. Baca Juga: 9 Kriteria Rumah Ideal Untuk Acuan Sebelum Membeli Rumah Tips Membangun Rumah yang Ramah Lansia Rumah yang ramah lansia haruslah memperhatikan aspek keselamatan dengan memberikan kenyamanan maksimal kepada para orang tua. Sama seperti rumah ramah anak, Anda harus menyesuaikan beberapa bagian agar aman untuk para lansia. Berikut beberapa tips yang dapat Anda lakukan: Gunakan Lantai Antislip Tips pertama adalah dengan menggunakan lantai antislip untuk menghindari jatuh karena lantai yang licin. Anda dapat menggunakan lantai dari papan kayu, lantai keramik dengan permukaan kasar, atau menggunakan karpet. Hal ini perlu diperhatikan karena kondisi tubuh lansia yang mulai sulit untuk menemukan keseimbangannya. Baca Juga: Berapa Luas Rumah yang Ideal Keluarga Indonesia? Ini Rinciannya Pasang Handrail Handrail atau pegangan tangan juga termasuk faktor keselamatan yang perlu diperhatikan lainnya. Pasang handrail pada kamar mandi untuk memudahkan mereka dalam duduk dan berdiri, serta berjalan. Selain di kamar mandi, Anda juga dapat memasang pegangan tangan ini di lorong atau dinding rumah, atau di area tempat dimana orang tua Anda sering beraktivitas. Perhatikan Kemudahan Akses dan Lalu Lintas Stamina orang tua Anda tidaklah seperti dulu. Maka dari itu, pastikan mereka mendapatkan kemudahan akses dan lalu lintas. Kendati demikian, mereka masih perlu bergerak untuk tetap aktif. Sebaiknya, dekatkan area kamar mandi, kamar tidur, dapur, dan ruang keluarga. Hal ini akan memudahkan mereka dalam bergerak dan tidak terlalu memakan tenaga. Bagi Anda yang memiliki rumah dua lantai, sebaiknya pindahkan kamar tidur orang tua di lantai satu. Selain itu, Anda juga harus memperhatikan jangkauan mereka. Seperti saat menjangkau keran wastafel, memasak, menyalakan lampu, mengambil piring, dan lain sebagainya. Bila ada yang menggunakan alat bantu seperti kursi roda atau kruk jalan, pastikan ukuran pintu dan lorong sesuai dan pas. Hindari juga penggunaan tangga pada area penting tersebut. Baca Juga: 7 Tips Membangun Rumah yang Kids Friendly dengan Mudah Luas Ruangan yang Cukup Rumah yang ramah lansia haruslah memiliki area yang cukup luas untuk mereka bergerak bebas. Tips ini nantinya akan membantu orang tua Anda menjadi lebih mandiri. Terutama untuk yang menggunakan alat bantu jalan. Diambil dari salah satu sumber, sebaiknya lebar ruas lorong rumah minimal 1,2 meter dan lebar pintu minimal 81 cm. Pencahayaan dan Ventilasi yang Cukup Tak hanya stamina, penglihatan lansia pun mulai berkurang seiring waktu. Untuk menjaga kesehatan matanya, maka rumah yang ramah lansia harus memiliki pencahayaan yang cukup dan terang. Sehingga mereka dapat melihat dengan jelas. Bila perlu, gunakan lampu yang memiliki sensor otomatis dan dapat diatur cahayanya. Lalu perhatikan juga ventilasi dan bukaan di rumah. Udara yang segar dapat membantu meningkatkan mood dan semangat mereka. Umumnya, para lansia suka berjemur di pagi hari. Jadi pastikan rumah Anda dapat menyediakan satu tempat khusus untuk berjemur. Baca Juga: Desain Rumah Minimalis Modern, Karakteristik & Konsepnya Gunakan Perabotan yang Aman Tips membangun rumah yang ramah lansia berikutnya adalah dengan menggunakan perabotan yang aman dan juga aman. Seperti penggunaan sofa, kursi, tempat tidur, meja, dan lain-lainnya harus disesuaikan tingginya dengan orang tua Anda. Tujuannya adalah untuk memudahkan mereka pada saat ingin duduk, berdiri, dan tidur. Pastikan juga perabotan yang digunakan stabil dan tidak goyang untuk menghindari kecelakaan yang tidak diinginkan. Selalu Sedia Alat Kesehatan Selanjutnya, Anda juga perlu menyediakan dan menyiapkan alat kesehatan. Seperti monitor tekanan darah, termometer digital, oksimeter, dan alat lainnya yang dapat memantau kesehatan orang tua. Baca Juga: 8 Sistem Keamanan Rumah Modern dan Canggih Agar Tetap Aman Periksa Kondisi Rumah Secara Rutin Satu lagi tips membangun rumah ramah lansia yang dapat Anda lakukan adalah memeriksa kondisi rumah secara rutin. Anda tidak bisa mengharapkan rumah selalu dalam keadaan bersih dan rapi. Ada baiknya untuk memeriksa secara berkala. Terutama di area atau ruangan yang sering digunakan. Seperti lantai kamar mandi, lantai dapur, memeriksa barang yang sudah habis, dan mengganti barang yang sudah rusak. Dengan begitu Anda dapat mencegah dan meminimalisir resiko bahaya. Pilih Lingkungan yang Tepat untuk Orang Tua Anda Hal lain yang perlu diperhatikan adalah lingkungan tempat tinggal Anda. Pilihlah lingkungan yang tepat, yang masih asri, bersih, serta dapat mendukung aktivitas para lansia di luar rumah. Seperti fasilitas yang ada di Shila at Sawangan. Tidak hanya dikelilingi oleh lingkungan yang asri, Shila at Sawangan juga memiliki fasilitas lengkap yang dapat mendukung aktivitas outdoor untuk para lansia. Seperti jogging track, lapangan olahraga, lakeside view, dan masih banyak lagi. Lingkungan ini nantinya akan membantu mereka untuk terus aktif, bersosialisasi, dan menikmati udara segar di luar rumah. Sehingga mereka juga tidak akan merasa bosan dan tentunya dapat meningkatkan mood. Perlu dicatat bahwa, para lansia juga perlu dibawa keluar rumah agar tidak cepat bosan. Dan kebetulan, Shila at Sawangan memiliki lingkungan yang dapat mendukung kesehatan mental dan fisik para lansia. Anda bisa langsung mengunjungi gallery marketing kami untuk mengecek lokasinya. Alamatnya di Jl. Raya Bojongsari No. 53, Bojongsari Lama, Bojongsari, Depok, Jawa Barat 16517. Atau membuat janji dengan tim pemasaran kami di nomor 0813-8885-4511.

Alat Elektronik Rumah Tangga

Alat Elektronik Rumah Tangga Berdasarkan Kebutuhan Areanya

Hidup berdampingan dengan teknologi yang canggih, membuat kehidupan sehari-hari menjadi nyaman. Tidak heran jika banyak orang yang berinvestasi pada alat elektronik rumah tangga untuk memudahkan pekerjaan mereka. Mulai dari memasak, menyimpan makanan, membersihkan rumah, mencuci, dan lainnya. Namun kira-kira, alat elektronik rumah tangga apa yang paling dibutuhkan? Kami akan memberikan beberapa rekomendasinya untuk Anda. Baca sampai selesai, ya! Rekomendasi Alat Elektronik Rumah Tangga Jika Anda perhatikan, hampir di setiap ruangan rumah Anda memiliki peralatan elektronik. Mulai dari teras depan hingga bagian belakang rumah Anda. Tak dapat dipungkiri bahwa keberadaan teknologi canggih ini dapat memudahkan pekerjaan sehari-hari. Dari sekian banyak alat elektronik rumah tangga, berikut beberapa rekomendasi yang wajib ada di rumah Anda berdasarkan areanya: Baca Juga: Mengenal Smart Home System, Teknologi Pintar untuk Rumah Modern Teras atau Halaman Depan Rumah Mari kita mulai dari bagian terdepan rumah Anda. Alat elektronik yang dapat Anda pasang di area ini meliputi: Semua peralatan tersebut dapat meningkatkan kenyamanan dan keamanan rumah Anda. Terlebih saat ini hampir semua sistem elektronik dapat dikontrol dari jarak jauh dengan menggunakan smart home system. Jadi Anda dapat mengatur dan menyesuaikannya dengan mudah tergantung kebutuhan. Ruang Tamu atau Ruang Keluarga Masuk ke dalam rumah, area pertama yang akan dimasuki adalah ruang tamu atau ruang keluarga. Peralatan elektronik yang ada di area ini umumnya lebih banyak. Namun peralatan yang umum wajib adalah: Baca Juga: Bagaimana Cara Menata Ruang Tamu yang Menyatu dengan Ruang Keluarga? Dapur Dapur merupakan jantung dari sebuah rumah. Jika tidak ada dapur, maka bisa dipastikan rumah itu kehilangan fungsinya sekian persen. Tidak hanya sekedar ruang untuk memasak, tapi juga sebuah ruangan dimana cinta dan kasih sayang tumbuh untuk seluruh keluarga. Alat elektronik rumah tangga yang biasanya ada di dapur adalah: Service Area Selanjutnya kita beranjak ke service area. Dimana Anda melakukan laundry dan segala urusannya. Berikut rekomendasi alat elektronik yang ada di area ini: Kamar Tidur Kamar tidur merupakan area dengan alat elektronik rumah tangga yang lebih personal. Semuanya disesuaikan dengan gaya, kebutuhan, dan preferensi pemilik kamar, seperti: Baca Juga: 10 Desain Kamar Tidur Remaja Simple Kamar Mandi Umumnya, peralatan elektronik di kamar mandi tidaklah banyak. Hal ini karena sifat kamar mandi yang selalu basah dan bermusuhan dengan listrik. Namun bukan berarti Anda tidak dapat memasang alat elektronik rumah tangga. Berikut barang-barang yang umumnya ditempatkan: Ruang Kerja atau Ruang Baca Selanjutnya ada area ruang kerja atau ruang baca yang peralatan elektroniknya tidak banyak tapi juga tidak sedikit, seperti: Dari beberapa rekomendasi alat elektronik rumah tangga di atas, sebaiknya pilih yang hemat energi dan dapat dikontrol menggunakan perangkat pintar. Selain untuk efisiensi energi, Anda juga dapat mengatur, mengontrol, dan menyesuaikannya dengan mudah. Pilih juga peralatan yang memiliki teknologi pintar. Saat ini, ada banyak peralatan elektronik yang dilengkapi dengan smart device. Ada yang dapat mendeteksi jumlah orang di satu ruangan, mendeteksi kebakaran, mendeteksi wajah, hingga mendeteksi tindakan yang mencurigakan. Jadi, sebaiknya pilih alat elektronik rumah tangga yang tidak hanya memudahkan urusan Anda, tetapi juga membuat perasaan menjadi nyaman dan tenang. Ada berapa alat elektronik rumah tangga di kediaman Anda? Apakah semuanya ada? Semoga artikel ini bermanfaat!

Tips Membangun Rumah yang Kids Friendly

7 Tips Membangun Rumah yang Kids Friendly dengan Mudah

Salah satu hal yang perlu Anda pertimbangkan ketika hendak membeli atau membangun sebuah rumah adalah faktor ramah anak. Terutama bila Anda berencana atau sudah memiliki keluarga sendiri dengan anak-anak yang masih aktif bermain. Tapi, bagaimana cara membangun rumah yang kids friendly? Kali ini, kami akan membahas beberapa tips terkait cara membangun rumah yang kids friendly. Anda dapat melihat penjelasan selengkapnya di artikel bawah ini, ya. Apa itu Rumah Ramah Anak? Secara garis besar, pengertian rumah ramah anak adalah sebuah tempat tinggal yang dirancang dan dikelola dengan mempertimbangkan aspek kebutuhan serta keselamatan anak-anak. Tidak hanya dari dalam rumah, tetapi juga dari lingkungan sekitar tempat tinggal. Artinya, rumah tersebut menyediakan lingkungan yang nyaman, aman, dan dapat mendukung perkembangan anak secara keseluruhan dengan maksimal. Baik itu, jasmani, rohani, sosial, dan emosional.  Lingkungan yang ramah anak ternyata dapat memberikan dampak besar terhadap psikologi dan mental mereka. Faktor penting ini dapat membuat mereka merasa dihargai dan disayangi dengan adanya area yang ramah anak. Bila dari dalam rumah Anda dapat membuat area bermain khusus, menggunakan peralatan sehari-hari khusus anak-anak, menghindari furnitur atau dekorasi tajam untuk faktor keselamatan, hingga meletakkan barang atau mainan yang mudah dijangkau oleh anak-anak. Di sisi lain, Anda juga harus mempertimbangkan kawasan tempat tinggal yang ramah anak. Salah satunya seperti menyediakan area bermain outdoor atau indoor khusus anak-anak. Sehingga mereka dapat bermain dengan aman dan tenang bersama teman sebayanya sambil melatih kemampuan sosialisasi. Baca Juga: 13 Pilihan Denah Rumah Minimalis Estetik, Unik, & Modern Bagaimana Cara Membangun Rumah Kids Friendly? Perlu dicatat bahwa, membangun rumah yang kids friendly tidak memiliki kaitannya dengan bentuk fasad secara keseluruhan. Hal terpenting adalah isi di dalam rumah tersebut. Apakah sudah ramah untuk anak atau belum? Berikut beberapa tips cara membangun rumah yang kids friendly yang dapat Anda terapkan, meliputi: Gunakan Dekorasi atau Furnitur yang Aman Lingkungan yang baik untuk tumbuh kembang anak-anak adalah yang dapat menyesuaikan dengan kondisi mereka. Bukan mereka yang menyesuaikan dengan kondisi orang dewasa. Oleh karena itu, sebaiknya gunakan dekorasi atau furnitur yang aman dan kids friendly. Seperti menggunakan rak atau lemari penyimpanan kecil yang memudahkan mereka untuk menjangkau sesuatu, meja dan kursi dengan sudut tumpul, peralatan sehari-hari yang disesuaikan dengan kemampuan motorik anak-anak, serta mainan yang aman dan tidak tajam atau berbahaya. Baca Juga: 3 Tips Pilih Waktu Tepat Beli Rumah Menyediakan Play Room Sebaiknya, sediakan satu ruangan khusus untuk tempat bermain mereka di dalam rumah. Berikan karpet yang empuk, rak penyimpanan untuk buku atau mainan anak-anak, memberikan mainan edukatif, hingga menggunakan cat tembok yang ramah anak. Cat tembok ini tidak hanya aman untuk mereka, tetapi juga dapat dibersihkan kembali ketika anak sedang aktif mencoret-coret. Dengan begitu mereka juga memiliki fasilitas untuk menyalurkan rasa penasaran dan kreativitasnya. Pilihlah warna yang ceria dan cerah untuk menstimulasi sensori penglihatan mereka. Secara tidak langsung, pemilihan warna tersebut dapat mempengaruhi suasana hati mereka. Sebab, anak-anak cenderung menyukai warna cerah, ceria, dan kontras. Terapkan Konsep Open Space Salah satu hal yang harus diperhatikan dari anak-anak adalah mereka sangat aktif. Terapkan konsep open space ketika ingin membangun rumah yang kids friendly. Namun, Anda harus menyingkirkan dekorasi atau furnitur dengan sudut tajam, serta memberikan ruangan cukup luas untuk lalu lintas mereka selama di rumah. Baca Juga: Apa itu Rumah Open Space dan Bagaimana Denahnya? Area untuk Belajar Rasa penasaran dan keingintahuan anak-anak tidak dapat dilarang atau dibendung. Selain menyediakan ruang bermain, ada baiknya untuk menyediakan ruang atau area untuk belajar. Berikan meja dan kursi belajar yang sesuai dengan postur tubuh mereka. Jangan lupakan alat tulisnya seperti pensil, penghapus, dan alat warna. Lebih baik lagi jika Anda juga menyediakan papan tulis untuk belajar. Coba bayangkan, sisi kiri meja belajar ada rak buku bacaan dan sisi kanannya papan tulis. Kegiatan belajar pun dapat jadi menyenangkan. Tambahkan Tingkat Keamanan di Dalam Rumah Bagi Anda yang rumahnya memiliki dua lantai, ada baiknya untuk memasang pagar dan stopper pintu di tangga untuk menghindari anak terjatuh. Pasang juga pengaman jendela agar mereka tidak memanjat terlalu tinggi. Lalu hindari barang-barang yang berbahaya. Seperti benda tajam, bahan kimia berbahaya, obat-obatan, benda-benda kecil, hingga penempatan stop kontak dan kabel elektronik. Simpan dengan rapi di tempat yang sulit dijangkau oleh mereka. Bila memungkinkan, Anda juga dapat memasang kamera CCTV untuk memantau keamanan anak-anak di dalam dan luar rumah. Hal ini karena anak-anak harus terus selalu diawasi meskipun Anda sedang tidak bersama mereka. Jadi Anda dapat mengetahui apakah ada aktivitas atau tindakan berbahaya yang dapat mengancam keselamatan mereka. Baca Juga: Inilah 5 Ciri Rumah yang Pas untuk Keluarga Baru, Apa Saja? Area Bermain Outdoor Tips cara membangun rumah yang kids friendly selanjutnya adalah membuat area bermain outdoor. Terlebih jika Anda memiliki banyak sisa lahan baik di depan atau belakang rumah. Dengan begitu, anak-anak dapat bermain dengan aman di luar rumah untuk eksplorasi dan melatih motorik sensorik mereka. Memiliki Sistem Pencahayaan dan Ventilasi yang Baik Membangun rumah yang kids friendly belum lengkap bila tidak ada sistem pencahayaan dan ventilasi yang baik. Pastikan rumah anak-anak mendapatkan asupan sinar matahari yang cukup baik di dalam maupun di luar rumah. Sebaiknya gunakan lampu yang memiliki pencahayaan lembut atau yang  bisa disesuaikan untuk menjaga penglihatan anak-anak. Selain cahaya, Anda juga perlu memastikan ventilasi di rumah dapat berfungsi dengan baik. Sehingga sirkulasi udara di dalam rumah tetap terjaga serta meminimalisir pertumbuhan jamur dan bakteri yang dapat menimbulkan berbagai penyakit. Baca Juga: 10 Model Jendela Depan Rumah Dari Tampilan Klasik Hingga Estetik Lingkungan Tempat Tinggal yang Tepat untuk Anak-anak Anda Seperti yang disebutkan sebelumnya, selain di dalam rumah, anak-anak perlu melakukan aktivitas di luar rumah. Oleh karena itu, Anda harus mempertimbangkan untuk memilih kawasan tempat tinggal yang memiliki lingkungan kids friendly. Seperti tersedianya area bermain anak-anak, banyak ruang terbuka hijau, sarana olahraga yang ramah anak, hingga lingkungan yang asri, nyaman, bersih, dan aman. Salah satu area perumahan yang tepat untuk tumbuh kembang anak-anak Anda adalah Shila at Sawangan. Semua fasilitas yang disebutkan ada di sini. Tidak hanya itu, semua unit rumah menggunakan konsep open space yang dapat mendukung aktivitas dan gerak anak-anak. Dengan begitu, mereka dapat bergerak bebas dengan nyaman dan senang.Anda dapat melakukan survei terlebih dulu

Mengenal Smart Home System

Mengenal Smart Home System, Teknologi Pintar untuk Rumah Modern

Perkembangan teknologi yang semakin canggih dan mutakhir ternyata memberikan dampak yang signifikan pada industri properti. Hal ini dapat dilihat dari beberapa rumah yang sudah menggunakan smart home system untuk memudahkan mereka dalam mengakses beberapa sistem rumah. Tak hanya itu, dengan memasang sistem rumah pintar di kediaman Anda, maka tingkat keamanan dapat meningkat lebih tinggi. Benarkah demikian? Mari kita bahas bersama di bawah ini. Apa itu Smart Home System? Rumah pintar atau smart home system adalah sebuah tempat tinggal yang menggunakan perangkat terhubung ke internet untuk memungkinkan pemantauan dan pengelolaan peralatan dan sistem rumah dari jarak jauh. Seperti pencahayaan, pendingin ruangan, hingga sistem keamanan rumah. Teknologi rumah pintar ini juga disebut sebagai otomatisasi rumah yang dapat memberikan keamanan, kenyamanan, kemudahan, dan efisiensi energi. Cara kerjanya adalah memasangkan perangkat dengan internet. Setelah itu Anda dapat mengontrol sistem rumah melalui perangkat pintar, seperti ponsel atau tablet dari jarak jauh. Smart home system juga merupakan bagian dari IoT atau Internet of Things, yang di mana sistem dan perangkat rumah beroperasi secara bersamaan. Termasuk berbagai data penggunaan di antara penghuni rumah dan melakukan otomatisasi tindakan berdasarkan preferensi masing-masing. Baca Juga: 8 Sistem Keamanan Rumah Modern dan Canggih Agar Tetap Aman Teknologi Smart Home System Hampir setiap aspek dan peralatan dalam rumah Anda dapat menggunakan sistem pintar ini. Seperti: Smart TV TV pintar ini akan terhubung ke internet agar Anda dapat mengakses konten melalui aplikasi sesuai permintaan. Bahkan beberapa TV pintar juga menggunakan teknologi canggih seperti pengenalan suara atau gerakan. Sistem Pencahayaan Seluruh sistem pencahayaan di rumah Anda dapat dikontrol dari jarak jauh dan disesuaikan dengan kebutuhan. Saking canggihnya, sebagian besar sistem pencahayaan yang pintar dapat mendeteksi jumlah orang yang ada di rumah. Sehingga cahaya dapat disesuaikan dengan kebutuhan. Beberapa dari bola lampu pintar juga dapat mengatur kepekaan cahaya berdasarkan sinar matahari yang masuk. Baca Juga: Desain Rumah Minimalis Modern, Karakteristik & Konsepnya Smart Door Lock Sebagian besar rumah saat ini sudah menggunakan smart door lock untuk sistem keamanan yang lebih canggih. Keunggulan dari teknologi ini adalah menolak akses untuk pengunjung yang tidak dikenali melalui identifikasi. Seperti sidik jari, kartu akses rumah, dan nomor PIN. Sekarang, ada beberapa smart door lock yang dapat mendeteksi keberadaan penghuni, dan membuka pintu secara otomatis bila Anda ada di dekat rumah. Termostat Pintar Dengan menggunakan termostat pintar, Anda dapat menjadwalkan, memantau, dan mengontrol suhu rumah dari jarak jauh. Perangkat ini juga dapat beradaptasi dengan keadaan rumah dan memberikan modifikasi pengaturan secara otomatis untuk memberikan kenyamanan dan efisiensi maksimum. Peralatan yang termasuk seperti pendingin dan pemanas ruangan. Baca Juga: Smart Door Lock : Simak Kelebihan dan Kekurangan Sebelum Membeli Sistem Keamanan Peralatan keamanan yang termasuk teknologi smart home system adalah kamera CCTV yang memiliki sensor gerak. Kecanggihan dari sistem keamanan ini adalah dapat mendeteksi perbedaan antara penghuni, pengunjung, hewan peliharaan, dan bahkan pencuri sekalipun. Saking canggihnya, beberapa kamera dapat langsung mengirimkan pemberitahuan kepada pihak berwajib bila ada tindakan yang mencurigakan. Peralatan Hewan Peliharaan Bagi Anda yang memiliki hewan peliharaan, kini tidak perlu khawatir bila meninggalkan mereka dalam waktu yang lama. Pasalnya, saat ini sudah ada peralatan hewan peliharaan otomatis. Seperti feeder otomatis yang dapat memberi makan peliharaan dengan takaran yang pas di jam yang sudah ditentukan. Lalu ada juga untuk tanaman yang akan menyiram secara otomatis dengan menggunakan pengatur waktu yang terhubung. Baca Juga: Mengenal Hunian Modern, Karakteristik dan Keistimewaannya Peralatan Dapur Pintar Beberapa merek kitchen appliances, menawarkan berbagai macam peralatan dapur pintar. Mulai dari mesin pembuat kopi, kulkas, kompor, penanak nasi, dan masih banyak lagi. Tidak hanya dapur, ada peralatan elektronik lainnya seperti mesin cuci dan mesin pengering yang juga menggunakan teknologi pintar ini. Monitor Pintar Teknologi smart home system lainnya adalah monitor pintar. Monitor ini memungkinkan Anda untuk mendeteksi adanya lonjakan listrik dan dapat mematikan peralatan elektronik secara otomatis, mendeteksi kegagalan ari atau pipa yang rusak, dan mematikan pengisian air agar tidak banjir atau tumpah sia-sia. Smart Plugs Satu lagi teknologi yang dapat memudahkan aktivitas Anda di rumah adalah smart plugs. Colokan ini terhubung ke soket dinding untuk mengubah perangkat rumah sederhana, seperti lampu, AC, dan kipas angin langit-langit. Sehingga semua peralatan tersebut dapat dikontrol dari jarak jauh melalui aplikasi seluler dengan menggunakan bantuan asisten suara. Baca Juga: Apa itu Rumah Klasik Modern? Seperti Apa Karakteristiknya? Kelebihan dan Kekurangan Menggunakan Teknologi Smart Home System Dibalik kecanggihannya, teknologi ini tetap memiliki kelebihan dan kekurangannya. Hal ini juga dapat membantu Anda untuk mempertimbangkan apakah ingin mengaplikasikan smart home system atau tidak. Di antaranya: Kelebihan Smart Home System: Baca Juga: Ini Dia! 8 Tips Membuat Rumah yang Tenang, Apa Saja? Kekurangan Smart Home System: Fungsi Smart Home System Dari penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa fungsi dari smart home system ini adalah untuk membantu penggunanya dalam aktivitas sehari-hari. Secara tidak langsung, teknologi pintar ini dapat menjadi asisten Anda di rumah. Seperti ketika Anda ingin membuat kopi, namun bisa dikontrol dari jarak jauh. Jadi Anda tinggal menikmati secangkir kopi yang sudah dibuat. Di sisi lain, teknologi pintar ini juga dapat meningkatkan kenyamanan dan kualitas hidup Anda. Bahkan dapat meningkatkan efisiensi energi di rumah Anda. Sehingga Anda bisa menghemat pengeluaran dan juga penggunaan energi. Beberapa merek menyertakan sistem yang dapat mendeteksi penggunaan energi, jumlah orang dalam ruangan, jumlah barang dalam kulkas, mendeteksi kebakaran atau banjir, hingga mendeteksi bila ada tindakan yang mencurigakan dari orang yang tidak dikenal. Dengan kata lain, fungsi smart home system adalah untuk memberikan rasa nyaman, aman, dan ketenangan bagi penggunanya. Demikianlah penjelasan singkat terkait teknologi smart home system yang perlu Anda ketahui. Dari pembahasan di atas, Anda dapat mempertimbangkan apakah perlu memasang sistem rumah pintar atau tidak. Namun hal yang perlu dilakukan adalah Anda harus memiliki koneksi internet atau Wi-Fi. Sebab perangkat ini tidak dapat bekerja jika mengandalkan koneksi internet dari ponsel seperti hotspot. Semoga artikel ini bermanfaat!