Shila at Sawangan

Biaya Tersembunyi Saat Beli Rumah

9 Biaya Tersembunyi Saat Beli Rumah yang Harus Disiapkan

Faktanya, harga jual rumah yang kita lihat itu belum mencakup semuanya. Ada biaya tersembunyi saat beli rumah yang harus disiapkan. Sayangnya, tidak semua orang tahu dan menyiapkannya. Nah agar tidak terburu-buru di kemudian hari, Anda harus mengetahui beberapa biaya tambahan yang harus disiapkan. Agar tahu biaya apa saja yang perlu disiapkan, baca artikel di bawah ini! Biaya Tersembunyi yang Harus Disiapkan Ketika Anda membeli rumah seharga Rp700 juta, maka jangan siapkan uang dengan nominal yang pas. Siapkan uang lebih untuk membayar biaya tersembunyi saat beli rumah. Untuk apa saja biaya tersebut? Baca Juga: Bagaimana Cara Beli Rumah Di Perumahan? Apa Keuntungannya? Biaya Nomor Unit Pemesanan (NUP) Nomor unit pemesanan atau yang dikenal dengan booking fee merupakan biaya pertama yang Anda keluarkan ketika ingin membeli rumah. Misalnya, Anda ingin membeli rumah A, maka Anda harus membayar sejumlah uang kepada developer. Besar nominalnya bervariasi dan uang yang sudah dibayarkan biasanya tidak dapat dikembalikan jika pembeli tidak jadi beli rumahnya. Sebab uang tersebut sudah dianggap untuk booking unit dan untuk melanjutkan ke proses selanjutnya. Biaya Down Payment (DP) Down payment berbeda dengan NUP atau booking fee. DP ini merupakan pembayaran uang muka yang dilakukan jika membelinya dengan cara kredit. Besaran uangnya bervariasi tergantung kebijakan developer atau bank. Biaya untuk Mengecek Sertifikat Tanah Setelah proses pembelian rumah dilakukan, pembeli akan mendapatkan sertifikat tanah yang merupakan bukti kepemilikan. Untuk mengetahui apakah sertifikat tersebut benar atas nama pemilik rumah, Anda bisa mengunjungi kantor BPN (Badan Pertanahan Nasional) atau melalui aplikasi Sentuh Tanahku. Ada biaya yang dikenakan ketika Anda mengecek sertifikat. Harga yang dikenakan per sertifikat adalah Rp50 ribu. Angka ini bisa lebih mahal jika Anda menggunakan jasa notaris untuk mengeceknya. Baca Juga: 9 Cara Transaksi Jual Beli Rumah yang Aman Agar Tidak Tertipu Pajak Beli Rumah Ketika Anda membeli rumah, ada biaya pajak yang dibebankan kepada pembeli. Ada Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) dan Pajak Pertambahan Nilai (PPN). Untuk BPHTB sendiri besaran yang dikeluarkan adalah 5% dari harga jual setelah dikurangi Nilai Perolehan Objek Pajak Tidak Kena Pajak (NPOTKP). Lalu besaran 10% dari harga jual, jika Anda membelinya dari pihak pengembang perumahan. Biaya Pembuatan AJB AJB atau Akta Jual Beli harus dibuat saat Anda hendak membeli rumah baru atau rumah second. Isi dokumen ini mengatur sejumlah perjanjian atau hak peralihan antara pihak pembeli dan penjual rumah. Tidak sembarang orang dapat membuat AJB. Dokumen penting ini harus dibuat oleh Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) dan tarifnya sebesar 1% dari harga jual. Angka ini bisa berubah sesuai dengan kesepakatan bersama. Baca Juga: 8 Tips Gen Z Bisa Beli Rumah Impian Meskipun Gaji Pas-pasan Biaya Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Apabila Anda membeli rumah dari developer dan menggunakan kredit dari bank, maka ada sejumlah biaya tersembunyi saat beli rumah yang harus disiapkan. Selain membayar cicilan rumah, Anda juga membayar besaran bunga tenor. Belum lagi jika ada sanksi karena telat membayar. Biaya Balik Nama Rumah Setelah Anda membeli rumah, baik itu rumah baru atau bekas, nama kepemilikan rumah harus diganti dengan yang baru. Untuk menggantinya ada biaya yang dikeluarkan. Biaya ini dinamakan Bea Balik Nama, sebesar 2% dari harga jual. Jika Anda membeli dari pihak developer, maka mereka akan mengurusnya. Namun jika membeli secara mandiri, Anda akan mengurusnya sendiri di BPN atau menggunakan jasa notaris atau PPAT. Baca Juga: Apa Saja Keuntungan Membeli Rumah Sejak Muda? Cari Tahu Di Sini! Biaya Asuransi Rumah juga perlu memiliki asuransi properti. Biasanya produk tambahan ini akan ditawarkan pihak pengembang ketika melakukan transaksi jual beli. Lalu ada lagi asuransi jiwa KPR dari bank untuk mengurangi resiko di kemudian hari bagi pihak nasabah dan bank itu sendiri. Biaya Tambahan Lain-lain Terakhir ada biaya tambahan lain-lain yang perlu disiapkan. Biaya tersembunyi saat beli rumah ini mencakup renovasi rumah, mengisi furnitur, dan lain-lain. Biaya tambahan ini berlaku setelah Anda menyelesaikan semua transaksi jual beli rumah. Termasuk biaya hidup sehari-hari. Itulah beberapa biaya tersembunyi saat beli rumah yang harus Anda siapkan. Oleh karena itu, sebaiknya siapkan RAB atau Rencana Anggaran Biaya agar bisa memprediksi berapa uang yang harus dikeluarkan. Baca Juga: Susah-susah Gampang, Begini Cara Menabung Untuk Membeli Rumah Cash Tapi jika Anda ingin membeli rumah dengan promo tanpa DP dan free biaya tambahan lainnya, Anda harus mengunjungi Shila at Sawangan. Sebuah komplek perumahan modern tepi danau dengan lingkungan yang asri dan akses yang dekat ke mana saja. Penasaran? Anda bisa langsung mengunjungi galery marketing-nya. Siapa tahu rumah impian Anda ada di perumahan ini. Semoga artikel ini bermanfaat!

Cara Membuat Ruangan Kedap Suara

7 Cara Membuat Ruangan Kedap Suara Tanpa Bongkar Rumah

Apakah Anda sudah mengetahui cara membuat ruangan kedap suara? Cara ini dapat membantu Anda untuk meminimalisir kebisingan dari luar rumah. Terutama jika Anda tinggal di kawasan yang padat pemukiman atau di pusat kota. Kebisingan ini tentu dapat mempengaruhi kenyamanan dan ketenangan waktu istirahat Anda. Anda tidak perlu membongkar rumah untuk membuatnya kedap suara. Cukup ikuti beberapa cara membuat ruangan kedap suara yang akan dijelaskan di artikel bawah ini. Baca terus sampai selesai, ya! Cara Membuat Ruangan Kedap Suara Waktu istirahat yang terganggu membuat tubuh menjadi tidak segar dan membuat mood menjadi jelek, bahkan tidak bersemangat. Terlebih jika penyebabnya karena kebisingan dari luar rumah. Nah, untuk mengantisipasi terjadinya kebisingan berlebih, Anda dapat membuat rumah menjadi kedap suara, termasuk di dalam kamar. Simak beberapa cara berikut ini: Baca Juga: 9 Cara Memaksimalkan Ruangan Efektif yang Perlu Anda Tahu! Halau dengan Tirai Tebal Tak hanya sebagai unsur dekoratif dan penghalang sinar matahari berlebih, tirai yang tebal juga bisa digunakan untuk meredam suara. Pasang satu tirai tebal yang tinggi di kamar tidur atau ruangan lainnya untuk meminimalisir suara berlebih. Tapi tirainya harus dalam keadaan ditutup ya kalau mau suaranya tidak masuk. Gunakan Furnitur dengan Bahan Kain Ternyata, kain bisa menjadi material terbaik untuk membantu menyerap suara dan menghalanginya terpantul lebih banyak. Gunakan furnitur yang memiliki bahan lapisan kain. Contohnya sofa kain. Untuk kamar tidur yang sempit, Anda bisa mengganti sofa kain dengan bantal-bantal yang empuk atau selimut. Baca Juga: Bagaimana Cara Menata Ruang Tamu yang Menyatu dengan Ruang Keluarga? Pasang Karpet Selain sofa kain, selimut, dan bantal tebal, Anda juga bisa menambahkan karpet di ruangan. Karpet tidak hanya dapat meredam suara yang berasal dari luar saja, tetapi juga gema di dalam ruangan. Sebaiknya gunakan karpet yang tebal agar bisa berfungsi dengan baik. Tutup Celah Pada Pintu dan Jendela Cara membuat ruangan kedap suara berikutnya adalah dengan menutup celah pada pintu dan jendela. Jika Anda perhatikan, setiap pintu dan jendela memiliki celah kecil. Nah celah ini bisa menjadi penyebab suara dari luar masuk ke dalam. Anda bisa menggunakan sealant, busa, atau segel karet untuk menutup celahnya. Baca Juga: Bikin Orang-orang Auto Nengok, Inilah 10 Desain Pintu Rumah 2 Pintu yang Wow Menempelkan Drywall Drywall juga dapat meredam suara bising dari luar. Pilihlah papan drywall atau gypsum yang memiliki ketebalan 5/16 inch. Kelebihan dari bahan material ini adalah mudah didapatkan, harga yang murah, dan mudah dipasang. Halangi dengan Rak Buku Tahukah Anda, bahwa rak buku bisa berfungsi untuk meredam suara? Dekorasi yang fungsional ini dapat ditempatkan di area yang ingin diredam. Isi rak yang kosong dengan banyak buku untuk fungsi yang lebih baik lagi. Sangat disarankan untuk menggunakan rak buku yang tinggi, ya! Baca Juga: 10 Desain Interior Rumah Mewah yang Cantik, Estetik, & Anggun Pasang Panel Akustik atau Busa Peredam Suara Satu lagi cara membuat ruangan kedap suara adalah dengan memasang panel akustik atau busa peredam suara. Cara ini dinilai sangat efektif untuk menghalau kebisingan yang berlebih dan cepat. Sebab material ini memiliki fungsi peredam yang baik. Anda bisa mendapatkan bahan yang dibutuhkan di toko online atau toko-toko tertentu. Jika dirasa tidak bisa memasangnya sendiri, Anda bisa meminta bantuan profesional. Itulah tujuh cara mudah membuat ruangan menjadi kedap suara tanpa harus membongkar rumah. Semoga artikel ini bermanfaat!

Rumah Layak Huni

Kriteria Rumah Layak Huni Menurut PUPR, Syaratnya Banyak Banget!

Ternyata, membuat rumah saja tidaklah cukup. Harus memenuhi beberapa kriteria rumah layak huni menurut PUPR (Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat).  Fakta menyedihkannya adalah hanya sekitar 56,5% kepala keluarga yang memiliki hunian layak, sisanya tidak. Lalu, apa itu rumah layak huni? Apa saja kriteria yang harus dipenuhi? Pada artikel kali ini, kami akan menjelaskannya kepada Anda di bawah ini. Apa itu Rumah Layak Huni? Menurut Peraturan Menteri Negara Perumahan Rakyat Republik Indonesia Nomor: 22/Permen/M/2008 Tentang Standar Pelayanan Minimal Bidang Perumahan Rakyat Daerah Provinsi dan Daerah Kabupaten/Kota menyatakan bahwa, rumah layak huni adalah rumah yang memenuhi persyaratan keselamatan bangunan dan kecukupan minimum luas bangunan serta kesehatan penghuninya. Sebuah hunian yang layak bisa diartikan dalam beberapa hal. Yaitu segi sosial masyarakat, fisik bangunan, kesehatan rumah dan penghuninya, serta hemat energi. Rumah yang berada di kawasan pemukiman yang layak, memenuhi syarat minimum untuk kebutuhan manusia. Fasilitas di sekitar rumah pun harus bisa memenuhi kebutuhan dasar. Seperti air bersih, penerangan, sanitasi saluran pembuangan limbah, serta dapat mendukung aktivitas penghuninya. Baca Juga: 8 Fasilitas Olahraga di Perumahan untuk Mendukung Hidup Sehat Menurut PUPR, ada beberapa manfaat rumah layak huni, yaitu: Lalu, apa saja kriteria rumah layak huni menurut PUPR? Kriteria Rumah Layak Huni Menurut PUPR Dalam buku โ€œRumah Layak Huniโ€ yang dikeluarkan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat tahun 2017, ada tiga syarat utama yang harus dipenuhi agar rumah tersebut layak untuk dihuni. Berikut penjelasan lengkapnya. Syarat Keselamatan Bangunan Kriteria ini mengatur tentang lokasi dimana sebuah rumah dibangun. Sebuah rumah tidak boleh dibangun di daerah yang berpotensi banjir, berada di daerah sempadan sungai, tidak berada pada jalur SUTT (Saluran Udara Tegangan Tinggi), dan tidak berada pada daerah yang berpotensi longsor. Selanjutnya ada kriteria konstruksi bangunan yang memenuhi syarat. Tiga bagian penting dari sebuah rumah layak huni adalah yang memiliki kepala (penutup atap, kuda-kuda atap, plafon, ring balok), badan rumah (penutup dinding, kolom, kusen), dan kaki (pondasi, sloof, penutup lantai). Baca Juga: Catat! Ini 8 Cara Memilih Lokasi Rumah Strategis Syarat Kecukupan Luas Minimum Bangunan Berdasarkan Kepmen 403 Tahun 2002, ada tiga ukuran standar yang digunakan sebagai kriteria rumah layak huni: Syarat Kesehatan dan Kenyamanan Penghuni Ada lima poin penting yang diatur dalam kriteria yang satu ini, yaitu: Pencahayaan Sebuah rumah harus memiliki bukaan atau ventilasi minimal 20x20cm untuk sirkulasi panas. Jendela yang terpasang di rumah harus mendapatkan cahaya matahari pagi atau setidaknya upayakan agar sinar matahari dapat masuk ke rumah. Baca Juga: Mengapa Harus Ada Exhaust Fan Dapur? Ini Manfaatnya Penghawaan Secara hitungan luas, bukaan jendela minimal 1/9 luas ruang lantai. Hal ini akan membantu sirkulasi udara yang masuk dan keluar dengan baik. Suhu Udara dan Kelembaban Ketinggian lantai rumah minimal 25cm dari jalan yang ada, dan ketinggian lantai rumah minimal 10cm dari halaman depan. Rumah harus dibangun lebih tinggi agar tidak lembab dan terhindar dari banjir. Sanitasi Ukuran kamar mandi yang sehat adalah panjang 140cm x lebar 160cm. Lalu lantai kamar mandi harus turun 3cm dari lantai luar. Sedangkan tinggi kloset minimal 10cm dari lantai kamar mandi. Tinggi bak mandi 80cm. Baca Juga: 12 Desain Kamar Mandi Minimalis untuk Meningkatkan Estetika Septic Tank Kloset harus lebih tinggi dari septic tank agar kotoran mudah masuk ke dalamnya. Sediakan saluran udara segar agar septic tank tidak meledak. Lihat gambar di atas untuk penjelasan lengkapnya tentang bagaimana membuat septic tank yang baik. Rumah layak huni menjadi sebuah kebutuhan mendasar bagi setiap manusia. Sebab setiap orang membutuhkan tempat tinggal yang nyaman dan mempu memberikan perlindungan maksimal. Baik untuk dirinya sendiri dan anggota keluarga lainnya. Baca Juga: 9 Kriteria Rumah Ideal Untuk Acuan Sebelum Membeli Rumah Itulah pembahasan singkat terkait rumah layak huni menurut PUPR yang perlu Anda ketahui. Apakah rumah Anda sudah memenuhi kriteria? Semoga artikel ini bermanfaat!

Pilihan Warna Keramik yang Cerah

12 Warna Keramik yang Cerah untuk Setiap Bagian Rumah

Tidak ada salahnya memakai warna yang terang dan kontras pada keramik rumah Anda. Justru warna keramik yang cerah dapat meningkatkan semangat dan membuat mood jadi lebih baik. Daripada menggunakan warna yang monoton, yuk beralih ke palet warna yang cerah. Seperti beberapa contoh yang akan dibahas di artikel ini. Pilihan Warna Keramik yang Cerah Pemilihan keramik harus melewati berbagai macam pertimbangan. Sebab keramik ini akan digunakan untuk waktu yang lama. Oleh karena itu, Anda harus menentukan warna yang cocok dengan estetika visual yang diinginkan. Selain itu, penggunaan keramik juga bisa menjadi elemen dekoratif pada interior rumah. Baca Juga: 11 Pilihan Keramik Tangga Tidak Licin Berikut beberapa pilihan warna keramik yang cerah untuk rumah Anda: Merah Marun Coba gunakan warna merah marun pada dapur Anda. Tidak hanya memberikan kesan cerah pada dapur, warna ini juga menampilkan kesan elegan. Padukan dengan furnitur dapur berwarna coklat kayu, hitam, dan putih untuk melengkapi tampilan dapur yang sempurna. Palet Hijau Untuk memberikan kesan cerah yang hangat tapi tidak terlalu kontras, coba gunakan keremik dengan palet warna hijau ini. Pada gambar, sang desainer memadukan warna hijau zamrud pada keramik, dengan hijau sage pada lemari kabinet. Tetap terlihat elegan dengan warna cerah yang tidak terlalu kontras. Warna Biru Putih untuk Teras Keramik teras yang satu ini memiliki dua kombinasi warna, biru dan putih. Kelebihan dari keramik jenis ini adalah Anda bisa memainkan motifnya. Mau disusun secara simetris atau asimetris. Warna keramik yang cerah ini akan terlihat bagus jika terkena sinar matahari. Terutama dengan dua warna yang dapat menyerap sinar matahari. Jadi lantai teras Anda tidak akan terlalu panas jika diinjak tanpa alas kaki. Baca Juga: 16 Motif & Model Keramik Lantai Teras Modern Keramik Tegel Klasik Berikan sentuhan estetik klasik pada teras samping rumah Anda dengan warna dan motif dari keramik tegel. Tempatkan beberapa furnitur dan dekorasi vintage untuk melengkapi tampilan klasiknya. Pilihan keramik ini sangat cocok untuk Anda yang menyukai gaya klasik vintage yang membawa nostalgia. Keramik Mosaik Kontras Keramik mosaik dapat mengubah area luar ruangan di rumah Anda menjadi sebuah mahakarya artistik. Gunakan keramik warna-warni atau mosaik kaca untuk menciptakan pola yang menakjubkan. Tantangannya adalah menciptakan pola dengan kreativitas tanpa batas. Buatlah sebuah pola yang menarik sesuai dengan gaya Anda. Kelebihan dari keramik mosaik adalah dapat diaplikasikan pada area terbatas sekalipun. Menciptakan estetika yang berbeda dari keramik lantai pada umumnya. Baca Juga: 6 Inspirasi Motif Lantai Granit Teras Depan Rumah Keramik Teraso Lalu ada juga keramik teraso yang memberikan kecerahan tanpa perlu memikirkan banyak warna. Motif pada keramiknya sudah cukup membentuk sebuah pola unik. Anda bisa memilih warna yang lebih terang seperti putih untuk memantulkan sinar matahari, atau warna yang lebih gelap seperti hitam atau navy blue untuk memberikan kesan elegan. Klasik Terakota Warna keramik yang cerah seperti terakota cocok diaplikasikan di luar ruangan. Warna ini memberikan kesan hangat yang klasik. Anda pun tidak perlu merasa khawatir akan cuaca ekstrim, karena keramik terakota memiliki daya tahan yang tangguh. Permukaan lantainya yang berpori memungkinkan keramik untuk bernapas sehingga bisa mengurangi retensi panas. Sangat ideal untuk digunakan di iklim tropis seperti Indonesia. Baca Juga: 6 Ciri-Ciri Rumah Modern Tropis Putih Marmer Pada contoh gambar kamar mandi di atas, penggunaan keramik marmer berwarna putih dengan motif abstrak, memberikan kesan mewah untuk ruangan minimalis. Keberadaan dua cermin besar, semakin menambah sempurna tampilan elegannya. Padukan dengan ubin terakota untuk membuat marmernya bersinar. Baca Juga: 12 Desain Kamar Mandi Minimalis untuk Meningkatkan Estetika Warna Keramik yang Cerah Coklat Coklat merupakan warna yang memberikan kesan hangat. Gunakan keramik dengan palet warna coklat untuk membuat ruangan terlihat lebih luas dan nyaman. Lalu untuk dekorasi dan furnitur lainnya, gunakan warna yang lebih lembut agar tidak mengalahkan kontrasnya coklat. Keramik Papan Catur Tidak seperti warna pada papan catur umumnya yaitu hitam dan putih, keramik kotak-kotak ini memiliki warna cerah orange dan putih. Memberikan tampilan retro yang menyegarkan pada kamar mandi Anda. Cocok untuk Anda yang gemar dengan tampilan eksentrik. Baca Juga: 11 Pilihan Keramik Tangga Tidak Licin Motif Geometri untuk Ruang Kerja Anda juga bisa menghadirkan warna keramik yang cerah pada ruang kerja. Pilihlah warna cerah yang lembut dan tidak terlalu mencolok. Seperti yellow dandelion ini. Lalu tempatkan pot tanaman hias untuk memberikan kesegaran pada mata yang lelah. Putih dengan Motif Bunga Berikan motif pada keramik putih polos Anda. Seperti pada gambar di atas yang menggunakan motif bunga untuk menghiasi keramik putih di kamar tidur. Selain sebagai elemen dekoratif, motif bunga ini juga membantu memberikan kehangatan di kamar tidur Anda. Terlebih jika terkena sinar matahari pagi. Perlu digaris bawahi bahwa warna keramik bisa mengubah tampilan dan pencahayaan pada keseluruhan ruangan. Jika Anda ingin ruangan yang terang, maka gunakan warna cerah dan kontras. Namun bila menginginkan tampilan elegan, gunakan warna yang gelap. Warna lantai keramik mana yang Anda suka? Semoga artikel ini bermanfaat!

Cara Memilih Kontraktor Rumah

5 Cara Memilih Kontraktor Rumah yang Tepat Agar Tidak Rugi

Setelah arsitek membuat desain rumah impian, langkah selanjutnya adalah memilih jasa kontraktor. Mereka dapat mempermudah urusan Anda dalam membangun rumah impian. Akan tetapi, Anda pun harus cermat dalam memilihnya. Begini cara memilih kontraktor rumah yang tepat agar tidak tertipu. Simak terus penjelasan di bawah ini ya! Cara Memilih Kontraktor Rumah Sebenarnya, Anda bisa membangun rumah sendiri. Mulai dari mencari tukang, membeli bahan bangunan, membuat RAB (Rencana Anggaran Biaya), dan hal-hal lainnya. Tapi kalau ada jasa kontraktor rumah, mengapa harus dilakukan sendiri? Tugas dan fungsi jasa kontraktor rumah adalah sebagai pemandu atau team leader dalam kerumitan membuat rumah. Mereka nantinya yang bertugas untuk mencari dan mengelola vendor, membayar tagihannya, bekerja sama dengan arsitek rumah, membeli bahan yang dibutuhkan, dan hal lainnya. Bagi Anda yang berniat ingin mencari jasa profesional, berikut beberapa cara memilih kontraktor rumah yang tepat, di antaranya: Baca Juga: 15+ Bahan Bangunan Penting saat Membangun Rumah, Apa Saja? Pilih yang Punya Legalitas Jelas Setiap jasa kontraktor rumah harus memiliki dokumen legalitas dari Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi (LPJK). Anda bisa mengecek apakah nama jasa kontraktor yang diinginkan ada dalam daftar di website LPJK atau tidak. Selanjutnya, Anda juga harus melihat masa berlaku izin usahanya. Pastikan mereka memiliki semua dokumen legalitas yang diperlukan. Portofolio Kerja yang Memuaskan Sepak terjang jasa kontraktor juga perlu menjadi pertimbangan. Kontraktor dengan jam terbang serta portofolio kerja yang memuaskan, menggambarkan kualitas hasil kerjanya. Anda bisa melihat dari review yang diberikan oleh kliennya pada media sosial atau website resmi. Semakin banyak konsumen yang puas, maka semakin tinggi kualitas hasil kerjanya. Baca Juga: Lakukan 3 Hal Penting Ini Sebelum Renovasi Kamar Tidur Harga yang Sesuai Anggaran Tentu Anda memiliki rencana anggaran tersendiri saat hendak membangun rumah. Oleh karena itu, ada baiknya untuk memilih kontraktor yang sesuai dengan biaya yang ada. Tidak semua jasa kontraktor memberikan harga mahal. Biasanya hal ini berbeda di masing-masing wilayah. Lalu masukkan ke dalam RAB untuk menghitung rincian biaya yang akan dikeluarkan. Ada Pemberian Garansi Pilihlah jasa kontraktor yang memberikan garansi dari hasil kerjanya. Setiap rumah yang sudah selesai dibangun, perlu dilakukan pemeriksaan terhadap resiko kerusakan. Baik itu bocor, rembes, retak, dan lainnya. Pastikan pihak kontraktor yang Anda pilih dapat memberikan garansi jika sewaktu-waktu terjadi kerusakan. Baca Juga: Bagaimana Cara Beli Rumah Di Perumahan? Apa Keuntungannya? Membuat Surat Perjanjian Kerja (SPK) Cara memilih kontraktor rumah yang tepat berikutnya adalah dengan membuat surat perjanjian kerja atau SPK. Surat ini berisikan detail kesepakatan antara pihak kontraktor dan pemilik rumah. Mulai dari harga, biaya, lama pengerjaan, hingga jaminan garansi. Harus ada hitam di atas putih yang dibubuhi materai. Tujuannya adalah untuk meminimalisir keterlambatan dalam proses pengerjaan rumah. Baca Juga: 3 Tips Pilih Waktu Tepat Beli Rumah Memilih kontraktor tidak bisa sembarangan. Sebab hal ini berkaitan langsung dengan pembangunan rumah yang menjadi investasi jangka panjang. Jika salah, bukan hanya rumahnya saja yang mangkrak, tapi Anda juga mengalami kerugian materil besar. Sebaiknya hindari kontraktor yang tidak memiliki izin usaha, dokumen legalitas, serta reputasi buruk.  Semoga beberapa cara memilih kontraktor rumah di atas dapat membantu Anda. Semoga artikel ini bermanfaat!

Ide Pintu Kamuflase

15 Desain Pintu Kamuflase yang Di Luar Nalar

Tahukah Anda, bahwa desain pintu akan mempengaruhi efek visual secara keseluruhan? Terutama pada ruang yang kecil dan terbatas. Penggunaan pintu kamuflase bisa menjadi solusi terbaik untuk meningkatkan efek visual dengan kreativitas. Hal ini akan mencapai keseimbangan antara kesan ruang, fungsi, dan kepraktisan melalui desain visual dinding secara keseluruhan. Penasaran dengan berbagai ide pintu kamuflase yang unik dan juga fungsional? Lihat selengkapnya di artikel bawah ini, ya! Ide Pintu Kamuflase Pintu kamuflase adalah impian para minimalis. Pintu ini sangat sempurna untuk menyamarkan area utilitas, lemari yang tidak biasa, bahkan dapur sekalipun. Penggunaan pintu ini dapat menyembunyikan kekacauan dan kesibukan yang ada di rumah Anda dengan visual yang memukau. Berikut beberapa ide pintu kamuflase yang bisa menjadi inspirasi Anda jika mau membuatnya. Berikut ragam contohnya: Baca Juga: Bikin Orang-orang Auto Nengok, Inilah 10 Desain Pintu Rumah 2 Pintu yang Wow Menyatu dengan Backdrop Ide yang pertama adalah menyatukan pintu dengan backdrop. Desain ini bisa diaplikasikan pada receptionist kantor. Dimana ruang belakangnya merupakan gudang arsip atau tempat penyimpanan lainnya. Motif ZigZag Berikan sentuhan abstrak dengan motif zigzag yang terbuat dari panel kayu ini. Pintu kamuflase ini adalah pintu untuk menuju ke walk-in closet yang ada di kamar. Selain untuk menyembunyikan pintu, motif asimetrisnya memberikan visual yang unik. Palet warna coklatnya yang alami juga memberikan kesan hangat. Baca Juga: Smart Door Lock : Simak Kelebihan dan Kekurangan Sebelum Membeli Pintu Panel Kayu Kalau ide pintu yang satu ini juga berfungsi sebagai partisi, pembatas antara ruang tamu dan ruangan lainnya. Potongan kayu yang disusun dengan acak dan bertumpuk, memberikan kesan abstrak dengan tampilan yang unik. Padukan dengan furnitur dan dekorasi warna netral untuk menonjolkan partisi kayu ini. Di Balik Rak Buku Penyembunyian dibalik rak buku yang klasik tidak pernah gagal. Pintu tersembunyi ini memadukan antara bentuk dan fungsi, yang seolah menunggu untuk ditemukan. Alih-alih menarik salah satu buku atau dekorasi, Anda cukup memutarkan rak buku untuk sampai ke ruangan lainnya. Baca Juga: 9 Cara Memaksimalkan Ruangan Efektif yang Perlu Anda Tahu! Mirror Hidden Door Jangan terkecoh dengan keberadaan kaca tinggi tersebut. Selain untuk bercermin, kaca ini merupakan pintu untuk menuju kamar mandi di dalam kamar. Pintu ini bermain dengan cahaya dan perspektif untuk menciptakan hamparan ilusi dalam ruangan. Sebuah perpaduan antara ornamen dan fungsionalitas yang dapat menipu. Menyamar Sebagai Lemari Dalam dunia pintu kamuflase, terkadang lemari tidak selalu seperti yang terlihat. Contohnya seperti gambar di atas. Lemari yang terlihat biasa saja bisa berayun terbuka untuk memperlihatkan apa yang tersembunyi di baliknya. Baca Juga: 10 Model Lemari Pakaian Dinding Kamar Minimalis untuk Inspirasi Anda Pintu Masuk Tersembunyi Pintu masuk tersembunyi ini memberikan kesan modern yang ramping dan estetik. Mengukir ruang masuk yang terasa seperti sebuah tempat relaksasi yang nyaman, serta jeda visual antara ruang keluarga dan kamar tidur yang lebih tenang. Lemari Persembunyian Pintu kamuflase tidak hanya untuk menyembunyikan ruangan saja. Tetapi juga bisa menjadi pintu lemari persembunyian. Pada gambar diatas, di balik pintu penyamaran yang dilipat, menyimpan mini bar yang rapi dan tertata dalam built-in storage. Baca Juga: 16 Desain Mini Bar Dapur Tembok, Minimalis dan Mewah Di Balik Wallpaper Wallpaper merupakan solusi untuk menyembunyikan pintu di rumah. Anda hanya perlu memasang wallpaper ke area pintu yang ingin disembunyikan, dan hasilnya tentu akan terlihat seperti menyatu dengan tembok di sekitarnya. Apakah Anda bisa menemukan dimana pintunya? Pantry Dapur yang Tersembunyi Salah satu ide cemerlang untuk mengaplikasikan pintu kamuflase ini adalah pada pantry dapur. Caranya dengan menyembunyikan pintu masuk ke dalam ruang fungsional di dalam lemari dapur itu sendiri. Tidak hanya membuat tampilan minimalis, tetapi juga memungkinkan Anda untuk lebih kreatif untuk menata dapur. Baca Juga: Beda Fungsi Dapur Basah dan Dapur Kering, Beda Juga Desainnya Pintu Kamuflase Beadboard Jenis panel dinding seperti gambar diatas dikenal dengan sebutan beadboard. Sangat ideal untuk menyembunyikan pintu tersembunyi karena garis vertikalnya yang dapat menyamarkan garis bukaan pintu. Tampilan yang diberikan pun terlihat mulus dan benar-benar tersembunyi. Pintu Utilitas Berikutnya ada ide pintu kamuflase yang bisa digunakan untuk menyembunyikan utilitas atau peralatan yang berantakan lainnya. Di balik pintu yang menyatu dengan backdrop, ada ruang penyimpanan utilitas yang rapi dengan beberapa rak. Di sini Anda dapat menyimpan peralatan instalasi seperti wifi, stop kontak, kabel yang berantakan, dan lainnya. Cara ini akan memberikan kesan rapi dan tertata pada ruangan. Baca Juga: 11 Ide Desain Interior Minimalis untuk Mempercantik Tampilan Dalam Rumah Pintu Kamar Mandi Sekilas, Anda mungkin tidak akan menyadari adanya pintu tersembunyi dekat dapur pada gambar di atas. Namun sebenarnya di balik panel kayu yang ramping, tersembunyi kamar mandi. Desain pintu ini menjaga kesinambungan dan aliran visual yang tidak sama seperti pintu pada umumnya. Pemisah Dapur Pintu rahasia dipasang untuk memisahkan dapur kering dan dapur basah. Desain pintu ini dilengkapi dengan kabinet dapur built-in yang bisa mengelabui orang, bahwa itu hanyalah pintu lemari dapur biasa. Pintu ini juga bisa mencegah tamu masuk ke area dapur basah tanpa sengaja. Ruang Kerja Tersembunyi Bagi mata yang tidak menaruh curiga, mungkin mereka tidak menyadari adanya ruang kerja tersembunyi yang menyatu dengan ruang keluarga. Ketika pintu rahasia ayun dibuka, maka akan terlihat sebuah meja lipat, lampu, dan rak yang tersembunyi di balik dinding putih. Bahkan gagang pintunya pun juga dicat warna putih, menyempurnakan penyamarannya. Baca Juga: 10 Desain Ruang Kerja Di Rumah Sederhana yang Bisa Diterapkan Serunya memiliki pintu kamuflase di dalam rumah. Serasa bermain petak umpat setiap hari. Desain pintu mana yang Anda sukai? Semoga artikel ini bermanfaat!

Cara Transaksi Jual Beli Rumah yang Aman

9 Cara Transaksi Jual Beli Rumah yang Aman Agar Tidak Tertipu

Maraknya kasus penipuan jual beli rumah yang terjadi akhir-akhir ini membuat para pembeli harus lebih teliti dan cermat lagi. Agar tidak merugi di kemudian hari, Anda harus mengetahui cara transaksi jual beli rumah yang aman. Yuk, pelajari bersama beberapa tips dan caranya di bawah ini. Tips dan Cara Transaksi Jual Beli Rumah yang Aman Rumah merupakan salah satu produk jual beli yang memiliki harga fantastis. Faktor ini juga menjadi alasan para oknum yang tidak bertanggung jawab melakukan penipuan terhadap para pembelinya. Bagi mereka yang awam terhadap tata cara transaksi jual beli rumah yang aman, tentu akan merugi. Catat, beberapa tips di bawah ini untuk transaksi di kemudian hari: Baca Juga: 3 Tips Pilih Waktu Tepat Beli Rumah Perhatikan Reputasi Pihak Penjual Hal pertama yang harus Anda perhatikan adalah reputasi pihak penjual. Jika Anda ingin membeli rumah baru, maka cari tahu siapa pihak pengembangnya dan seperti apa portofolionya. Namun, bila ingin membeli rumah bekas atau second, Anda harus memastikan bahwa si pemilik rumah tidak tersangkut dengan hal-hal yang merugikan, termasuk dengan rumah yang dijual. Cek Legalitas Dokumen Rumah Tips transaksi jual beli rumah yang aman berikutnya adalah mengecek legalitas rumah. Terdiri dari Sertifikat Hak Milik (SHM) dan Izin Mendirikan Bangunaan (IMB). Pastikan rumah yang akan Anda beli memiliki dua dokumen utama ini. Lalu periksa juga keabsahannya. Bila membeli rumah dari bank, Anda mendapatkan sertifikat tanah dan rumah atas nama sendiri. Sebab hal ini akan berpengaruh pada proses KPR (Kredit Pemilikan Rumah) nantinya. Kemudian bila membeli rumah second, pastikan sertifikat tersebut atas nama pemilik rumah langsung. Setelah itu lakukan proses balik nama agar bisa menjadi milik Anda seutuhnya. Baca Juga: Memahami Pentingnya Nomor Sertifikat Tanah Sebagai Bukti Kepemilikan Jangan Buru-buru Bayar DP Biasanya sejumlah developer menetapkan sejumlah biaya untuk DP atau down payment. Tapi, jangan buru-buru bayar DP sebelum KPR dari bank disetujui. Sebab uang yang Anda keluarkan untuk DP besar kemungkinan tidak akan kembali jika KPR belum disetujui. Hal ini tidak berlaku jika Anda membeli rumah bekas ya. Sebab biasanya mereka menyukai pembelian dengan tunai atau cash keras dan tunai bertahap. Cek Kondisi Bangunan Cara transaksi jual beli rumah yang aman selanjutnya adalah dengan mengecek kondisi bangunan. Pastikan tidak ada kerusakan tersembunyi yang bisa merugikan di kemudian hari. Lalu periksa juga saluran air dan pembuangan, aliran listrik, pencahayaan, dan fitur penting lainnya. Anda harus memastikan semuanya berfungsi dengan baik. Baca Juga: Bagaimana Cara Beli Rumah Di Perumahan? Apa Keuntungannya? Pahami dan Pelajari PPJB PPJB adalah Perjanjian Pengikat Jual Beli. Dalam perjanjian ini ada hak dan kewajiban antara pihak pengembang dengan pembeli, serta sanksi dan denda jika ada pihak yang melanggar. PPJB juga berfungsi sebagai kesepakatan awal antara penjual dan pembeli, dan merupakan dasar untuk membuat AJB (Akta Jual Beli). Sebelum melakukan serah terima properti, ada baiknya Anda memahami dan mempelajari isi dari perjanjian ini. Tanda Tangan AJB Setelah isi dari PPJB sudah dipahami dan disetujui oleh kedua belah pihak, maka cara berikutnya adalah menandatangani AJB di depan PPAT (Pejabat Pembuat Akta Tanah). Dengan demikian, AJB menjadi bukti sah bahwa telah terjadi kesepakatan jual beli rumah antara pihak penjual dan pihak pembeli. Hak atas tanah dan bangunan yang tadinya milik pihak developer atau pemilik rumah lama, kini sudah sepenuhnya menjadi pihak pembeli. Baca Juga: Galau Mau Beli Rumah Cash VS Kredit? Cari Tahu Dulu Mana yang Lebih Untung Jangan Mau Transaksi Tanpa Bukti yang Sah Tidak sedikit orang tertipu bukti pembayaran yang hanya dengan bermodalkan kwitansi tanpa dokumen legalitas pendukung. Lakukan tanda tangan transaksi yang sah di depan notaris dan saksi lainnya. Ada yang namanya SPPJB (Surat Pengikat Perjanjian Jual Beli) yang harus dibuat oleh PPAT untuk menjadi bukti transaksi yang sah. Balik Nama Dokumen Ketika pengajuan KPR Anda disetujui oleh pihak bank, maka Anda perlu membayar harga jual rumah sampai lunas. Setelah lunas, baru Anda bisa melakukan balik nama semua dokumen rumah di Badan Pertanahan Nasional. Cukup dengan membawa sertifikat AJB, sertifikat IMB, dan fotokopi KTP. Baca Juga: 8 Tips Gen Z Bisa Beli Rumah Impian Meskipun Gaji Pas-pasan Jangan Melakukan Transaksi dengan Pihak Ketiga Satu lagi cara transaksi jual beli rumah yang aman adalah dengan tidak melakukan pembayaran dengan pihak ketiga. Sebab sangat beresiko dan untuk menghindarinya adanya kerugian materiil. Lakukan transaksi langsung dengan pihak yang menjual. Jika memang ada pihak ketiga, jadikan mereka sebagai saksi. Itulah penjelasan singkat terkait tips dan cara transaksi jual beli rumah yang aman. Semoga artikel ini bermanfaat!

7 Karakteristik Rumah Idaman Milenial dan Gen Z

7 Karakteristik Rumah Idaman Milenial dan Gen Z yang Perlu Anda Tahu

Seiring dengan perubahan zaman, maka segala sesuatunya ikut berkembang mengikuti tren dan popularitas yang ada kala itu. Termasuk dalam hal arsitektur. Namun nyatanya masih ada beberapa orang yang memiliki karakteristik atau kriteria untuk rumah impian. Salah satunya adalah generasi milenial dan Gen Z. Lalu, kira-kira seperti apa karakteristik rumah idaman milenial dan Gen Z? Yuk, kita cari tahu bersama melalui penjelasan di bawah ini. Apa Saja Karakteristik Rumah Idaman Milenial dan Gen Z? Kebutuhan dan gaya hidup menjadi faktor utama terhadap adanya karakteristik atau kriteria rumah impian bagi para generasi milenial dan Gen Z. Tentunya hal ini berbeda dengan apa yang diharapkan pada generasi sebelumnya. Disaat yang bersamaan, karakteristik yang mereka cari juga menjadi bahan pertimbangan untuk membeli sebuah rumah. Apa saja karakteristik rumah idaman milenial dan Gen Z? Berikut penjelasannya. Desain Rumah yang Minimalis & Modern Faktanya, generasi milenial dan Gen Z lebih menyukai rumah dengan tampilan minimalis dan modern. Singkatnya, mereka menyukai tampilan rumah yang tidak berantakan, sederhana, namun tetap terlihat estetik disaat yang bersamaan. Oleh karena itu tampilan tempat tinggal dengan konsep ini masih menjadi populer di kalangan pencari rumah. Lokasi yang Strategis Karakteristik rumah idaman milenial dan Gen Z selanjutnya adalah memiliki lokasi strategis. Artinya, dekat dengan fasilitas publik, mudah dijangkau, memiliki akses yang mudah, dekat dengan tol, dan fasilitas lainnya yang dibutuhkan. Faktor ini juga dapat memudahkan mereka untuk kegiatan mobilitas sehari-hari. Seperti berangkat kerja, bersekolah, hingga memenuhi kebutuhan sehari-hari. Biasanya lokasi yang strategis itu hanya didapatkan di pusat kota. Namun siapa sangka bahwa masih ada perumahan di pinggiran Jakarta memiliki kriteria untuk lokasi yang strategis. Yaitu Shila at Sawangan. Berada di pusat kota Depok dan pinggiran selatan kota Jakarta, menjadikan lokasi ini sangat strategis untuk kegiatan mobilitas Anda sehari-hari. Terlebih jika tempat tinggal Anda dekat dengan akses tol. Menggunakan Teknologi Terkini yang Canggih Dikarenakan pertumbuhan generasi milenial dan Gen Z lekat dengan teknologi, maka mereka menginginkan hal tersebut ada di dalam rumahnya. Misalnya seperti menggunakan smart lock door, kulkas canggih, dapur yang canggih, dan lain sebagainya. Penggunaan teknologi ini juga dapat menjadi penjaga rumah yang lebih baik dan efisiensi energi. Lingkungan yang Asri dan Masih Hijau Setelah lelah seharian beraktivitas, tentu para generasi milenial dan Gen Z ini ingin pulang ke rumah yang memiliki lingkungan asri dan masih penuh dengan pepohonan hijau serta udara segar. Lingkungan seperti ini dapat menjadi penyegar untuk tubuh yang lelah. Harga Terjangkau dan Pembayaran yang Mudah Sempat diisukan bahwa generasi milenial dan Gen Z tidak dapat memiliki rumah. Tapi apakah benar demikian? Nyatanya, mereka lebih memilih rumah yang memiliki harga terjangkau dengan sistem pembayaran yang mudah dan fleksibel. Sebuah hunian yang mampu mendukung gaya hidup dan segala bentuk aktivitas mereka. Seperti rumah tipe Myztro yang ada di Shila at Sawangan. Dirancang dengan desain yang khas khusus untuk para generasi milenial dan Gen Z. Tidak hanya itu, harga jual per unitnya pun sangat terjangkau dan didukung dengan skema pembayaran yang mudah dan fleksibel. Memiliki Fasilitas yang Lengkap dan Mendukung Karakteristik rumah idaman milenial dan Gen Z selanjutnya adalah tempat tinggal yang memiliki fasilitas lengkap dan mendukung pola dan gaya hidup mereka. Baik fasilitas publik atau fasilitas pribadi yang berada di dalam kawasan perumahan. Faktanya, para generasi muda ini lebih menyertakan faktor kenyamanan yang dapat menunjang kualitas hidup mereka. Artinya, mereka mencari sebuah perumahan yang memiliki fasilitas lengkap untuk memenuhi kebutuhan fisik dan sosial. Mengingat pola dan gaya hidup mereka cenderung dinamis dan aktif. Akses Mudah Para generasi mudah ini merupakan generasi yang lebih aktif dan memiliki tingkat yang tinggi untuk mobilitas sehari-hari. Hal ini disebabkan karena generasi milenial dan Gen Z lebih suka menghabiskan waktu mereka di luar ruangan. Misalnya seperti bekerja, bersekolah, mencari hiburan, hingga hangout bersama teman pun dilakukan di luar rumah. Dengan demikian, mereka mencari rumah yang memiliki akses mudah. Baik dalam hal akses transportasi, lokasi yang strategis, dan juga mudah dijangkau. Seperti itulah karakteristik rumah idaman milenial dan Gen Z secara umum. Jika Anda tertarik untuk membeli rumah idaman, Shila at Sawangan bisa menjadi alternatif dengan fasilitas yang lengkap. Semoga artikel ini bermanfaat!

8 Fasilitas Olahraga di Perumahan

8 Fasilitas Olahraga di Perumahan untuk Mendukung Hidup Sehat

Salah satu ciri komplek perumahan yang nyaman untuk ditinggali adalah memiliki fasilitas olahraga di dalamnya. Dengan begitu, para penghuni tidak perlu mencari tempat lain di luar komplek. Ketika semua fasilitas sudah ada, maka hal ini akan membuat para penghuni betah dan merasa nyaman tinggal di kawasan tersebut. Lalu, apa saja fasilitas olahraga di perumahan yang harus dimiliki? Mari simak penjelasan di bawah ini. Apa Saja Fasilitas Olahraga di Perumahan? Faktanya, fasilitas olahraga di perumahan merupakan salah satu faktor pertimbangan bagi para calon pembeli rumah. Terutama di kawasan kota dan pinggirannya. Mereka tidak perlu keluar komplek untuk berolahraga. Kelebihan lainnya adalah para penghuni jadi merasa nyaman dan bisa saling mengakrabkan diri dengan penghuni lainnya. Kira-kira, apa saja fasilitas olahraga yang harus ada di kawasan perumahan? Berikut penjelasannya. Area Jogging Track Jogging atau lari santai merupakan salah satu olahraga populer yang dilakukan banyak orang akhir-akhir ini. Biasanya mereka mencari jogging track di GOR (Gedung OlahRaga) atau di area khusus untuk lari. Tentunya hal ini akan membuang banyak waktu, tenaga, dan ongkos yang tidak sedikit. Lain halnya jika ada area jogging track di kawasan perumahan. Mereka bisa lari santai sambil mengelilingi komplek tanpa harus khawatir akan diganggu oleh kendaraan yang lewat atau terburu-buru. Biasanya, area ini berada di pinggiran jalan agar tidak mengganggu kendaraan yang keluar masuk komplek. Jalur Sepeda Tidak hanya di jalan raya, sebuah perumahan yang mendukung penghuninya harus memiliki jalur sepeda. Sebab saat ini, sepeda merupakan olahraga populer yang sedang menjadi tren. Selain untuk mereka yang berolahraga, jalur ini juga bisa memberikan keamanan dan kenyamanan bagi penghuni yang hanya ingin bersepeda santai keliling komplek. Terutama untuk anak-anak yang baru belajar sepeda. Fasilitas Kolam Renang Kolam renang merupakan fasilitas premium yang tidak semua perumahan miliki. Kendati demikian, tidak semua fasilitas ini dapat dinikmati oleh publik. Biasanya, kolam renang yang berada di dalam perumahan memiliki aturan khusus. Oleh karena itu, sebagian besar developer membuat dua kolam renang yang berbeda. Satu untuk para penghuni komplek dan satu lagi dapat dinikmati oleh publik.  Lapangan Olahraga Lapangan olahraga merupakan salah satu fasilitas yang umumnya ada di setiap perumahan. Baik itu lapangan sepak bola, lapangan basket, atau lapangan bulutangkis. Umumnya, ketiga lapangan ini ditempatkan pada satu area yang sama secara berdampingan. Namun tidak menutup kemungkinan berada di lokasi yang berbeda. Gym atau Tempat Fitness Fasilitas olahraga di perumahan selanjutnya adalah gym atau tempat fitness. Ada yang indoor atau berada di dalam ruangan dengan segala alat olahraga yang lengkap serta AC, dan ada juga yang ditempatkan di luar ruangan dengan alat olahraga yang lebih ringan. Area Yoga Selain gym, ada beberapa perumahan yang menyediakan fasilitas yoga deck. Salah satunya adalah Shila at Sawangan yang berada di pinggiran selatan kota Jakarta. Kelebihan yang akan didapatkan adalah Anda tidak perlu khawatir akan terganggu atau mengganggu kegiatan orang lain. Sebab area yoga ini memiliki tempat khusus yang terpisah. Sehingga bisa membuat orang-orang menjadi nyaman. Reflexology Path Bagi Anda yang membutuhkan terapi, Anda bisa memanfaatkan reflexology path yang ada di Shila at Sawangan. Tidak hanya itu, Anda juga bisa menikmati pemandangan danau di sekitar reflexology path ini. Jadi kegiatan terapi Anda tidak akan membosankan. Justru menjadi segar dan menyenangkan. Area Terbuka Hijau Seluruh fasilitas olahraga yang berada di kawasan perumahan Shila at Sawangan sudah didukung dengan adanya banyak area terbuka hijau dan kawasan yang masih asri serta segar. Ditambah dengan sistem keamanan yang ketat untuk seluruh area komplek. Jadi Anda bisa berolahraga dengan nyaman dan aman. Pihak pengembang Shila at Sawangan juga memberikan fasilitas mewah ala resor lainnya yang dapat dinikmati oleh para penghuni. Termasuk dengan adanya Sunken Sport Club yang mendukung pola dan gaya hidup sehat Anda. Jadi, tunggu apa lagi? Jangan ragu untuk memiliki rumah impian yang bisa menjadi investasi dan aset jangka panjang Anda. Lokasi dan harga yang terjangkau, dekat dengan fasilitas publik, dan mudah diakses. Ya hanya di Shila at Sawangan.

Jenis Pondasi Rumah yang Umum Digunakan

10 Jenis Pondasi Rumah dan Karakteristiknya Masing-masing

Ada banyak jenis pondasi rumah yang perlu Anda tahu. Pasalnya, pondasi inilah yang merupakan dasar penting dari sebuah pembangunan. Baik itu rumah, ruko, atau gedung. Setiap jenis memiliki karakteristik dan fungsinya masing-masing. Mari kita pelajari selengkapnya di bawah ini. Jenis Pondasi Rumah yang Umum Digunakan Pada prakteknya, ada dua jenis pondasi rumah yang umum digunakan. Yaitu pondasi dangkal dan pondasi dalam. Namun dari dua jenis tersebut masih ada turunan pondasinya, yang disesuaikan dengan kondisi tanah, kebutuhan struktural, dan faktor lain dalam pembangunan sebuah rumah. Berikut penjelasan lengkapnya. Pondasi Tapak Pondasi tapak merupakan salah satu jenis yang paling sering digunakan. Terbuat dari beton bertulang dan ditempatkan di bawah kolom, pondasi ini dapat digunakan untuk rumah satu lantai atau bertingkat. Pada saat pemasangannya, tiang serta kedalaman pondasi harus sampai mengenai tanah keras. Dasar bangunan rumah ini cocok dipasang di tanah lembek yang bisa digunakan untuk pondasi rumah tapak. Baca juga: Hebel atau Bata Ringan, Simak Kelebihan dan Kekurangannya! Pondasi Beton Jalur Material dari pondasi ini umumnya merupakan campuran dari pecahan batu, batu kali, dan ditutup dengan cor beton tanpa tulang. Penggunaannya cocok untuk rumah yang berbentuk persegi, persegi panjang, atau trapesium. Anda bisa menggunakan struktur pondasi ini jika luas penampang yang menggunakan pondasi pelat terlalu luas. Dasar bangunan ini akan membantu memanjangkan jalur agar tidak melebar. Pondasi Tikar Kemudian ada jenis pondasi rumah tikar yang digunakan ketikan beban struktural berdekatan dengan pondasi rumah dan saling berinteraksi. Jenis ini dapat mengurangi penurunan tanah setempat. Plat beton akan membantu menyeimbangkan gerakan berbeda di antara posisi beban yang ada. Cocok digunakan pada jenis tanah yang lunak atau longgar. Pondasi Rakit Ada juga pondasi rakit yang pada saat dipasang menggunakan pelat beton berukuran besar sebagai pengikat permukaan dari satu atau lebih kolom dalam garis atau jalur dengan tanah. Bagi Anda yang sedang membangun rumah dengan kondisi tanah yang lunak, bisa menggunakan jenis pondasi ini. Pondasi Sumur Digali pada tanah dengan diameter 60-80 cm dengan kedalaman 8 m. Material bahan cornya merupakan campuran beton dan batu belah. Pondasi sumur merupakan solusi untuk dasar bangunan yang tidak mungkin menggunakan tiang pancang dikarenakan satu dan lain hal. Baca juga: 10 Ide Teras Cor Dak Mewah yang Unik, Modern, dan Estetik Pondasi Umpak Berbeda dengan jenis pondasi lainnya, pondasi umpak tidak ditanamkan di dalam tanah. Melainkan dipasang langsung di atas permukaan tanah keras dan padat. Material yang digunakan pun merupakan batu kali yang ada di dalam tanah. Kelebihan dari pondasi ini adalah bangunan dapat menyesuaikan dengan gerakan tanah. Sehingga bisa dikatakan jika bangunan ini tidak mudah hancur meskipun ada gempa bumi. Pondasi Strauss Pile Satu lagi pondasi rumah yang termasuk pada jenis dangkal, yaitu strauss pile. Pondasi ini digunakan untuk membangun bangunan yang bebannya tidak begitu berat. Dasar pondasinya pun langsung bersentuhan dengan tanah yang padat dan keras. Contohnya seperti rumah satu lantai. Pondasi Tiang Pancang Tidak seperti beberapa jenis pondasi dangkal sebelumnya, tiang pancang merupakan salah satu jenis pondasi dalam yang pemasangannya langsung ditancapkan ke dalam tanah. Kedalamannya pun bervariasi tergantung dengan bangunan seperti apa yang hendak dibangun di atasnya. Namun kisarannya antara 6m hingga 20m. Untuk penggunaan rumah, biasanya kedalamannya sekitar 6-8 m. Sesuai untuk digunakan tanah yang memiliki kandungan air tinggi seperti tanah yang lembek atau tanah rawa. Pondasi Piers Jika Anda berencana membangun rumah bertingkat, ada baiknya untuk menggunakan pondasi piers. Pasalnya, pondasi ini berfungsi untuk meneruskan beban berat sebuah bangunan. Cara pemasangannya pun dilakukan dengan menggali tanah sampai titik kedalaman tertentu, baru setelah itu pondasi piers ditanam ke dalam tanah tersebut. Baca juga: Ini Dia, 10 Rekomendasi Meja Dapur Cor Bentuk L yang Estetik dan Fungsional Pondasi Bore Pile Pondasi bore pile merupakan yang terakhir dalam jenis pondasi dalam. Cara pemasangannya hampir sama dengan tiang pancang. Tanah akan dilubangi terlebih dulu dengan menggunakan bor khusus sesuai dengan kedalaman yang dibutuhkan. Baru setelah itu pondasinya dimasukkan ke dalam lubang. Ada banyak hal yang menjadi faktor dalam pemilihan jenis pondasi rumah. Mulai dari jenis dan kondisi tanah, desain bangunan, kondisi lingkungan, dan juga biaya yang disiapkan. Hal yang perlu Anda garis bawahi adalah pemilihan pondasi rumah yang tepat merupakan kunci penting dari kekuatan dan ketahanan bangunan pada segala medan. Seperti gempa bumi, kebakaran, dan lainnya. Jadi, pastikan Anda memilih dasar bangunan yang tepat untuk keselamatan jangka panjang. Semoga artikel ini bermanfaat!