Shila at Sawangan

Ukuran Wastafel Cuci Piring

Begini 6 Cara Mengetahui Ukuran Wastafel Cuci Piring yang Tepat. Sudah Tahu, Belum?

Salah satu peralatan penting dalam dapur yang tidak boleh dilupakan adalah bak cuci piring. Saat ini, ada beragam jenis, ukuran, dan desain yang dijual di pasaran yang bisa membuat Anda bingung ingin memilih yang mana. Selain memilih dari bentuk dan fungsinya, Anda juga harus memastikan ukuran wastafel cuci piring yang ideal. Ada yang minimalis bulat, hingga yang memiliki tiga bak cuci. Tentunya panjang, lebar, dan kedalamannya pun berbeda. Mari pelajari bagaimana cara mengetahui ukuran wastafel cuci piring yang tepat agar tidak salah pilih di bawah ini. Bagaimana Cara Mengetahui Ukuran Wastafel Cuci Piring? Memasang wastafel cuci piring bukanlah pekerjaan mudah dan sepele. Hal ini perlu diperhatikan dengan cermat karena nanti akan berdampak pada aktivitas Anda di dapur. Mulai dari memasak, mencuci buah atau sayur, dan mencuci piring. Dan tentunya kenyamanan tersebut harus dimulai dari peralatan yang paling sering digunakan, bukan? Agar tidak salah, begini cara memilih ukuran wastafel cuci piring yang tepat: Cari Tahu Dulu Ukuran Standarnya Setiap bak cuci piring memiliki ukurannya masing-masing. Namun ukuran standar yang sering digunakan di rumah tangga berkisar 60 cm hingga 65 cm dengan lebar dan kedalaman yang berbeda-beda. Untuk wastafel dengan satu bak cuci biasanya memiliki lebar 80cm. Lalu untuk double sink mencapai 120 cm. Sedangkan yang triple sink bisa mencapai 150 cm. Ada juga wastafel minimalis dengan bentuk lingkaran memiliki lebar rata-rata 20 cm sampai 35 cm. Pilih Kedalaman Wastafel yang Cocok Kedalaman wastafel dapat mempengaruhi seberapa banyak peralatan kotor yang bisa masuk. Sebab hal ini dapat memudahkan Anda untuk menyembunyikan cucian piring kotor dari pandangan orang serta dalam mencuci piring. Secara umum, kedalaman sebuah wastafel cuci piring itu antara 20cm hingga 25cm. Sebelum memilih, Anda harus menyesuaikan kedalaman wastafel dengan tinggi badan anggota keluarga agar lebih mudah dalam mencuci. Sesuaikan Tinggi Wastafel Tinggi wastafel ini diukur dari ketinggian meja dapur yang akan dipasangi bak cuci piring. Umumnya, untuk ukuran orang Indonesia ketinggian mejanya berkisar 80 cm sampai 90 cm. Hal ini dilakukan untuk mempermudah Anda dalam mencuci piring agar tidak menjinjit atau membungkuk saat mencuci. Cara ideal untuk mengukur tinggi meja dapur yang sesuai adalah membagi tinggi badan Anda dengan dua lalu ditambahkan 5cm. Misalnya, tinggi badan Anda 160cm. Maka 160:2+5= 85cm. Artinya tinggi meja dapur yang memudahkan aktivitas Anda di dapur adalah 85cm. Pilih Material yang Tepat Di pasaran, ada banyak jenis material yang digunakan untuk membuat wastafel cuci piring. Ada yang menggunakan stainless steel, granit, marmer, hingga solid surface. Harga jualnya pun berbeda-beda. Jika Anda mencari yang paling murah, maka Anda bisa memilih bak cuci piring dari stainless steel. Selain harganya murah, perawatan dan pembersihannya pun mudah. Jika Anda ingin kualitas yang lebih baik lagi, bisa memilih granit atau marmer karena memiliki banyak kelebihan. Seperti anti gores, mudah dibersihkan, dan tentunya tahan terhadap suhu tinggi. Hanya saja Anda harus merogoh kocek yang dalam untuk material yang satu ini. Sementara itu untuk material solid surface adalah gabungan dari bahan akrilik, polyester resin, dan pigmen warna. Kelebihannya adalah memiliki banyak motif dan sekilas tampak sama dengan material granit. Tidak hanya itu, harganya pun jauh lebih ekonomis dibandingkan bak cuci piring dari bahan granit atau marmer. Disesuaikan Dengan Ukuran Dapur Di Rumah Satu hal yang perlu Anda garis bawahi adalah menyesuaikan ukuran wastafel cuci piring dengan ukuran dapur di rumah. Tentunya Anda tidak bisa menggunakan bak cuci piring yang memiliki lebar hingga 150 cm di area dapur yang sempit dan terbatas. Sebaiknya gunakan wastafel dengan jenis single sink untuk memaksimalkan tempat yang ada. Baca juga: Beda Fungsi Dapur Basah dan Dapur Kering, Beda Juga Desainnya Pilih yang Memiliki Desain Bagus Tidak hanya ukuran wastafel cuci piring saja yang menjadi perhatian. Desain dan estetika yang dimiliki juga ikut menjadi faktor penentu. Biasanya orang-orang akan memilih desain yang sesuai dengan gaya dapur mereka. Bisa dengan gaya minimalis, modern, klasik, atau mewah sesuai dengan selera. Bagaimana dengan Anda? Beragam Jenis dan Desain Wastafel Cuci Piring Seperti yang disebutkan sebelumnya, kitchen sink memiliki banyak desain, jenis, dan juga ukuran. Agar Anda ada bayangan ingin memilih yang mana, berikut kami rangkum beberapa jenis yang umum digunakan. Meliputi: Wastafel dengan Satu Bak Cuci Piring Bagi Anda yang memiliki ruangan dapur terbatas, jenis wastafel dengan satu bak cuci piring ini bisa menjadi pilihan yang tepat. Kekurangannya adalah semua cucian piring atau peralatan masak yang kotor hingga bahan masakan dicuci dalam satu tempat yang sama sehingga tidak menjamin kebersihan serta higienisnya.  Single Sink dengan Area Pengering trendey Ada juga jenis wastafel dengan satu bak cuci piring namun memiliki area pengering. Area ini bisa Anda gunakan untuk menaruh cucian bersih tanpa menggunakan rak piring tambahan.Bentuknya yang praktis dan fungsional sangat cocok digunakan di dapur minimalis. Baca juga: 10 Ide Ruang Laundry Minimalis yang Fungsional dan Segar Double Sink Selanjutnya ada jenis double sink yang menyediakan dua bak pencucian dengan fungsi yang sama. Dua bak ini memungkinkan Anda untuk melakukan dua kegiatan di waktu yang bersamaan. Misalnya mencuci piring di bak yang sebelah kanan, dan mencuci bahan masakan di bak sebelah kiri. Sangat fungsional dan ergonomis. Double Sink dengan Area Pengering Jenis double sink juga ada yang memiliki area pengering. Umumnya terbuat dari bahan stainless steel yang minimalis dan mudah dirawat. Cocok untuk Anda yang memiliki usaha catering dengan cucian peralatan masak yang kotor dalam jumlah banyak. Triple Sink Lalu ada jenis wastafel dengan tiga bak cuci piring. Bak bagian tengah memiliki ukuran yang kecil karena berfungsi untuk mencuci bahan makanan seperti sayur dan buah. Sedangkan dua bak pada sisi kanan dan kiri bisa untuk mencuci piring dan peralatan masak lainnya. Jika Anda memilih jenis ini, maka pastikan ukuran meja dan area dapur sesuai dengan ukuran wastafel cuci piringnya, ya. Corner Sink Anda bisa memilih corner sink untuk memaksimalkan pojokan meja dapur berbentuk L. Desainnya yang unik dan dan fungsional, merupakan pilihan yang tepat untuk aktivitas padat dan cepat di dapur. Undermount Sink Undermount sink merupakan jenis wastafel cuci piring modern yang seluruh bagiannya dipasang di bawah meja. Sehingga memberikan tampilan bersih dan rapi. Namun Anda perlu memperhatikan pemasangan dan kekuatan meja dapur yang menopangnya. Hal ini karena undermount sink dapat

Desain Kamar Mandi Minimalis

12 Desain Kamar Mandi Minimalis untuk Meningkatkan Estetika

Konsep dan gaya minimalis kini semakin populer. Tentunya Anda sudah sering melihat banyak situs atau akun media sosial yang khusus membahas minimalis dan kesederhanaan Skandinavia. Salah satu kelebihan dari konsep ini adalah bisa digunakan di ruangan apa saja dengan berbagai ukuran. Termasuk pada kamar mandi. Mungkin akan sedikit sulit untuk membuat kamar mandi minimalis tanpa terlihat tidak menarik dan membosankan. Namun, dengan memilih beberapa perabotan, dekorasi, dan elemen yang tepat serta dibantu dengan desain yang bagus, Anda bisa menciptakan kamar mandi impian. Mari kita simak pembahasannya di bawah. Desain Kamar Mandi Minimalis Ide dan desain kamar mandi minimalis bersifat fungsional, tepat, dan bisa menarik perhatian. Gayanya yang rapi dan tidak berantakan bisa didapatkan dengan menggunakan barang-barang yang fungsional. Hasilnya, kamar mandi Anda akan terlihat lebih menyenangkan, lapang, dan tentunya efisien. Seperti beberapa desain kamar mandi minimalis di bawah ini: Perpaduan Warna yang Serasi Tahukah Anda bahwa, terlalu banyak tekstur dan warna yang berbeda bisa mengurangi kesan tenang dan mengalir pada ruangan minimalis? Maka dari itu, Anda harus benar-benar cermat dalam memilih perabotan, dekorasi, hingga pemilihan warna untuk membuat tampilan kamar mandi terlihat minimalis. Anda bisa memilih beberapa elemen yang saling melengkapi satu sama lain. Dalam contoh desain di atas, sang desainer memadukan warna coklat pada lantai kayu yang hangat dengan palet warna netral di keseluruhan ruangan. Baca juga: 10 Desain Kamar Mandi Sederhana untuk Rumah Minimalis Tambahkan Elemen Natural Umumnya, palet warna minimalis cenderung membosankan dan tidak menarik. Untuk mengakali dan memecah warnanya, Anda bisa menambahkan tanaman hijau yang segar di dalam kamar mandi. Hal ini bertujuan untuk memecah estetika yang mencolok dan menambahkan kesan ketenangan. Akan tetapi, Anda perlu menempatkannya di tempat yang strategis tanpa membebani keseluruhan ruangan. Ciptakan satu titik fokus yang lembut untuk mengimbangi garis-garis tegas minimalis. Minimalis dengan Warna Kontras Meskipun palet warna kamar mandi minimalis seringkali netral, Anda juga bisa menambahkan warna favorit untuk menambahkan warna yang dalam dan kepribadian. Seperti menggunakan warna kontras. Selain dari perabotan, Anda juga bisa memberikan sentuhan warna yang bold dari dekorasi dan elemen lainnya. Sehingga terkesan ada sentuhan individualitas pada kamar mandi Anda. Kamar Mandi Minimalis dengan Material Beton Faktanya, material yang digunakan di kamar mandi harus dipilih dengan cermat agar bisa menyeimbangi estetika minimalis dan fungsionalitas ruangan secara keseluruhan. Pada contoh diatas, sang desainer menggunakan material beton dan kaca untuk menciptakan tampilan yang modern dan canggih. Untuk menambah kesan hangat dan tekstur pada ruangan, Anda bisa menggunakan bahan alami seperti kayu dan batu. Elemen Kayu yang Hangat Memasukkan elemen kayu alami ke dalam kamar mandi Anda dapat menambah kehangatan dan tekstur. Aksen kayu ini bisa Anda pasangkan pada meja rias, lemari penyimpanan, bingkai kaca, dan lainnya. Tidak hanya untuk terlihat hangat dan nyaman, aksen kayu ini juga untuk melembutkan garis-garis tajam dan memberikan warna sejuk. Sentuhan Rustic Tambahkan sentuhan menarik pada kamar mandi minimalis Anda. Misalnya seperti sentuhan rustic. Material kayu mentah bisa memberikan sentuhan kehangatan pedesaan yang membuat nyaman. Bisa digunakan sebagai bahan untuk rak kayu meja wastafel. Tambahkan beberapa tanaman hijau dalam pot untuk menambah warna dan memberikan tampilan yang menyegarkan. Kemewahan Marmer Buat kamar mandi Anda terlihat mewah dan berkelas dengan menggunakan marmer. Seperti yang diketahui, marmer merupakan salah satu material yang timeless dan berkelas. Dengan begitu, akan ada tampilan mewah dan elegan namun tetap menjaga garis-garis bersih dan gaya minimalis yang rapi. Pilihlah perpaduan warna mewah untuk menemani marmernya. Seperti emas, silver, atau hitam. Seni di Minimalis Jika Anda ingin memberikan kesan artistik dan seni pada kamar mandi, coba ide yang satu ini. Sang desainer dengan sengaja membiarkan dinding betonnya tanpa polesan apapun. Lalu untuk mempercantik tampilan, dibuat ukiran pola Maroko. Anda bisa membuat ukiran lainnya sesuai yang diinginkan. Untuk melengkapi suasana, gunakan lempengan kayu yang kokoh untuk meja wastafel dan beberapa elemen natural lainnya. Konsep Kamar Mandi Terbuka Untuk mendapatkan tampilan kamar mandi yang lebih luas dan lapang, sebaiknya jangan gunakan tirai shower. Anda bisa menggunakan panel kaca untuk memerangkap air dan panas tanpa menghalangi cahaya.  Gunakan palet warna netral untuk membuat ruangan lebih terang. Jika ingin menambahkan tekstur, Anda bisa menempatkan keset dalam dan beberapa dekorasi dari material alami, seperti tudung lampu dari anyaman. Tampilan Ala Hotel Seperti yang kita tahu, kamar mandi hotel menggunakan konsep minimalis namun tetap terlihat mewah dan estetik. Anda juga bisa mendapatkan tampilan itu di rumah dengan menggunakan aksesoris minimalis yang mewah. Misalnya seperti tempat sabun cair dari botol kaca, handuk bersih untuk mengeringkan tangan, kaca berukuran besar, dan ornamen lainnya. Atau Anda juga bisa mencontek konsep kamar mandi minimalis ala hotel digambar atas. Baca juga: 10 Model Rumah Mewah dengan Berbagai Gaya Dark Minimalist Selain hitam, dark grey juga bisa dijadikan alternatif untuk membuat tampilan kamar mandi minimalis dan terlihat mewah disaat bersamaan. Tidak menggunakan keramik dinding, kamar mandi justru menerapkan finishing bertekstur. Meskipun menggunakan warna gelap, aksen emas pada selang pancuran dan pipa memberikan kesan hangat dan menenangkan. Ala Industrial Minimalis Sang desainer dari ide ini menambahkan meja rias mengambang terbuat dari beton yang dipoles dari dinding ke dinding untuk menambah kesan industrial. Agar terlihat rapi, sebagian besar peralatan mandi seperti sikat gigi dan lainnya disimpan dibalik kaca yang juga berfungsi sebagai lemari penyimpanan. Tidak hanya pada meja rias, lantainya pun dibiarkan ‘mentah’ tanpa keramik. Perlu diketahui bahwa, untuk membuat kamar mandi minimalis Anda perlu menyingkirkan segala peralatan mandi yang tidak perlu. Solusinya, Anda bisa menggunakan lemari penyimpanan di bawah wastafel atau memasang lemari kaca obat. Kemudian padukan tekstur yang hangat dan palet warna menenangkan. Dan pastinya, jagalah kerapian kamar mandi dari benda-benda yang tidak sering digunakan. Desain mana yang Anda sukai? Semoga artikel ini bermanfaat!

Tips Beli Rumah Aman

9 Tips Beli Rumah Aman yang Bisa Anda Lakukan. Apa Saja?

Apakah Anda masih ragu jika transaksi rumah yang dilakukan aman? Memang pada nyata proses jual beli rumah tidaklah selalu mulus atau berjalan sesuai kemauan. Apalagi jika ini rumah pertama. Tentu akan ada banyak pertimbangan, keraguan, dan juga kendala saat hendak membeli hunian baru. Mulai dari masalah dana, persetujuan KPR, developer yang tidak amanah, dan masih banyak lagi. Oleh karena itu, kami sudah merangkum beberapa tips beli rumah aman untuk Anda. Penjelasan lengkapnya ada di bawah ini, ya. Tips Beli Rumah Aman untuk Pemula Ada beberapa tips beli rumah aman yang bisa menjadi bahan pertimbangan sebelum melakukan transaksi. Yaitu: Periksa Reputasi Pihak Pengembang Rumah Jika Anda ingin membeli rumah di sebuah komplek, sudah seharusnya untuk mengecek reputasi pihak pengembang rumah atau developer. Anda bisa mencarinya melalui situs website, media sosial, portofolio proyek, berita, hingga ulasan online. Tindakan ini perlu dilakukan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan nantinya. Termasuk dalam hal merugikan pelanggannya. Cek dan Ricek Pada Pemilik Rumah Bagi Anda yang ingin membeli rumah bekas atau second, ada baiknya melakukan cek dan ricek kepada pemilik rumah. Pastikan rumah yang akan dibeli tidak menjadi bahan jaminan gadai, tidak sedang dalam keadaan disita oleh pihak bank, tidak tersangkut kasus sengketa atau warisan, dan seluruh dokumen atas nama pemilik langsung. Tujuannya untuk memastikan kenyamanan dan keamanan tempat tinggal Anda ketika sudah dibeli nantinya. Harus Ada Dokumen Legalitas Hal selanjutnya yang harus Anda perhatikan adalah dokumen legalitas rumah. Seperti SHM (Sertifikat Hak Milik) dan IMB (Izin Mendirikan Bangunan). Dua dokumen legal ini merupakan yang paling penting dan utama harus ditanyakan kepada developer. Hindari membeli hunian di developer yang memiliki masalah dengan bank dan tidak memiliki SHM serta IMB. Pastikan Sertifikat Sudah Balik Nama Sertifikat rumah yang ada di kawasan komplek perumahan umumnya semua atas nama pihak developer. Barulah nanti ketika Anda sudah membelinya, nama di sertifikat itu akan diganti menjadi nama pemilik baru. Anda harus memastikan hal ini ketika sudah akad dan serah terima rumah. Apabila tidak segera atau belum diganti, tanyakan kepada pihak pengembang kapan akan diganti. KPR Disetujui Bank Dulu, Baru Mulai Melakukan Cicilan dan Pembayaran Lainnya Sebelum Anda melakukan cicilan rumah, ada baiknya untuk memastikan pengajuan KPR Anda disetujui oleh pihak bank. Sebab masih ada pihak pengembang yang tidak membantu atau memberikan jaminan kepada pelanggannya akan persetujuan KPR ini. Jadi pastikan dulu bahwa pengajuan KPR Anda diterima dan disetujui. Baca dengan Teliti Perjanjian serta Hak dan Kewajiban dari Masing-masing Pihak Baik pihak pembeli dan pihak pengembang, memiliki hak dan kewajibannya masing-masing. Hal ini tertulis di dalam Perjanjian Pengikatan Jual Beli atau PPJB. Nah sebelum membubuhkan tanda tangan, ada baiknya untuk membaca setiap poin dengan teliti dan seksama. Tips beli rumah aman ini juga nantinya bisa membantu Anda untuk mengetahui apa yang harus dilakukan bila terjadi wanprestasi. Jadwalkan Kapan Tanda Tangan Akta Jual Beli Setelah menandatangani PPJB, selanjut menandatangani Akta Jual Beli (AJB). Dokumen ini merupakan bukti sah dan legal hak atas tanah dan bangunan yang menunjukkan sudah beralih dari pihak pengembang ke pemilik barunya. Perlu dicatat bahwa, penandatanganan AJB harus dilakukan dihadapan Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) bersama dengan pihak pengembang. Hindari Beli Rumah Melalui Perantara Jika bisa, sebaiknya hindari membeli rumah second melalui perantara. Sebab jika suatu saat nanti terjadi miskomunikasi terkait pembayaran dan lainnya, hal ini akan menjadi masalah. Lebih baik melakukan pembayaran dengan pemilik rumah langsung. Sementara itu jika Anda tetap ingin ada orang ketiga, sebaiknya dijadikan sebagai saksi. Lalu, kalau bisa jangan gunakan kwitansi sebagai bukti pembayaran. Hal ini nantinya akan beresiko jika ternyata rumah yang dibeli dijadikan sebagai jaminan. Jika hal itu terjadi, Anda bisa melakukan pengalihan kredit dan minta untuk dibuatkan AJB di hadapan notaris bersama pemilik rumah. Lakukan Pembayaran dengan Cara yang Aman dan Legal Satu lagi tips beli rumah aman adalah melakukan pembayaran dengan cara yang aman dan legal. Ada dua cara pembayaran yang umumnya digunakan. Cash keras atau bertahap dan melalui KPR bank. Jangan melakukan pembayaran jika tidak menggunakan dua cara tersebut. Apabila ingin menggunakan KPR bank, Anda bisa memilih bank mana yang memberikan benefit dan waktu tenor yang sesuai dengan kemauan dan budget Anda. Atau menggunakan KPR bank yang sudah bekerja sama dengan pihak developer. Seperti yang dilakukan oleh Shila at Sawangan. Pembayaran yang sah hanya bisa dilakukan melalui cash keras atau KPR bank. Dengan harga terjangkau dan cicilan murah setiap bulannya, Anda bisa membeli rumah impian dengan aman dan nyaman. Membeli rumah impian merupakan salah satu keputusan besar yang melewati banyak pertimbangan. Tidak hanya tentang biaya yang dibutuhkan, tetapi juga tentang lokasi dan lainnya. Anda bisa melakukan tips aman beli rumah yang sudah disebutkan di atas untuk antisipasi. Keamanan dalam melakukan transaksi jual-beli properti merupakan bentuk kenyamanan tersendiri. Oleh karena itu, Anda harus benar-benar mempertimbangkannya dengan baik. Semoga artikel ini bermanfaat!

Kriteria Rumah Ideal

9 Kriteria Rumah Ideal Untuk Acuan Sebelum Membeli Rumah

Apa kriteria rumah ideal Anda? Apakah rumah yang nyaman untuk ditempati? Rumah yang luas dan besar? Atau tempat tinggal di kawasan lingkungan yang asri? Pastinya kriteria setiap orang beda-beda. Namun pastinya, sebuah rumah harusnya nyaman untuk beristirahat, berteduh, berkumpul bersama keluarga, dan juga tempat yang layak untuk tumbuh kembang buah hati nantinya. Ada beberapa kriteria rumah ideal pada umumnya yang bisa dijadikan patokan Anda sebelum membeli rumah. Baca terus sampai selesai, ya. Apa Saja Kriteria Rumah Ideal? Meskipun berbeda-beda, secara umum ada beberapa kriteria rumah ideal yang didambakan oleh semua orang. Apa sajakah itu? Luas Rumah Ideal Berdasarkan Tata Cara Perencanaan Lingkungan Perumahan di Perkotaan, luas rumah ideal untuk satu keluarga adalah 106m2. Luas ini sudah termasuk dengan kamar tidur, kamar mandi, ruang keluarga, ruang tamu, ruang makan, gudang, teras depan dan belakang, dapur, hingga garasi mobil. Luas rumah ini bisa dihuni oleh 3-4 anggota keluarga. Sementara itu, untuk tinggi plafon yang disarankan adalah berkisar 2,8m sampai 3,5m. Plafon yang terlalu pendek bisa membuat hawa panas di dalam rumah sehingga rumah terasa panas dan gerah. Tinggi plafon ini sudah disesuaikan dengan iklim tropis Indonesia yang cenderung sering panas. Konstruksi Bangunan Jika Anda hendak membeli rumah baik itu baru maupun second, ada baiknya untuk mengecek konstruksi bangunan. Pastikan struktur bangunan rumah tersebut kokoh dan memiliki daya tahan yang lama. Sebab jika tidak, sewaktu-waktu rumah Anda bisa roboh. Tentu Anda tidak menginginkan hal itu terjadi, bukan?  Selain konstruksinya, Anda juga harus memperhatikan tukang bangunan yang membuatnya. Pastikan mereka memang pekerja profesional yang sudah memiliki pengalaman dalam membuat rumah. Sehingga nantinya rumah Anda bisa dibangun sesuai dengan gambaran yang diinginkan. Memiliki Sirkulasi Udara dan Pencahayaan yang Bagus Salah satu kriteria rumah idea yang harus Anda perhatikan adalah memiliki sirkulasi udara dan pencahayaan yang bagus. Tujuannya adalah untuk kenyamanan seluruh penghuni rumah. Selain itu, dua aspek penting ini juga dapat menjaga rumah dari kelembaban, pengap, dan pertumbuhan jamur serta bakteri yang bisa menyebabkan penyakit. Tanam tanaman hijau yang banyak untuk mendukung perputaran udara yang baik. Selain itu, tempatkan ventilasi dan jendela pada titik tertentu untuk memaksimalkan sinar matahari yang masuk. Untuk area yang pengap seperti gudang, sebaiknya gunakan exhaust fan untuk mengalirkan udara. Lokasi Strategis dan Aman Saat membeli rumah, pastikan lokasinya strategis dan aman untuk ditempati. Strategis artinya dekat dengan fasilitas publik dan kebutuhan lainnya. Aman artinya bebas dari bencana alam dan tindakan kriminal. Jika Anda membeli rumah di kawasan komplek, pastikan ada one gate system dan petugas keamanan yang menjaga 24 jam. Jangan pilih rumah yang berada dekat dengan tempat pembuangan sampah akhir, dekat dengan sungai atau kali, atau dekat menara sutet. Kriteria Rumah Ideal Adalah yang Bersih Kebersihan dari rumah harus selalu terjaga. Pasalnya hal ini dapat membantu meningkatkan kesehatan para penghuni. Pastikan ada sistem sanitasi atau sistem pembuangan yang baik. Rumah yang kebersihannya terjaga bisa meminimalisir masuknya serangga atau hewan hama lainnya ke dalam rumah. Berada di Lingkungan yang Asri Rasanya sulit untuk mendapatkan rumah dengan lingkungan yang asri di perkotaan. Tidak heran jika banyak orang mencari rumah di pinggiran kota untuk mendapatkan kriteria rumah ideal mereka yang satu ini. Lingkungan yang asri juga dapat membantu meningkatkan kesehatan sebab minim polusi dan memiliki udara yang segar serta bersih. Pastikan rumah yang akan Anda beli memiliki lingkungan asri di sekitarnya. Seperti Shila at Sawangan yang berada di bagian selatan kota Jakarta. Komplek perumahan ini menawarkan udara yang bersih dan segar untuk para penghuninya. Banyaknya pohon dan area hijau terbuka, menjadi salah satu kriteria yang paling banyak dicari orang-orang. Fasilitas Umum Di Area Perumahan Bagi Anda yang ingin membeli rumah di kawasan komplek perumahan, ada baiknya memilih yang memiliki fasilitas umum di dalamnya. Seperti area terbuka hijau, taman bermain untuk anak-anak, lapangan dan fasilitas olahraga, dan lainnya. Anda bisa mendapatkan semua fasilitas mewah ala resor di Shila at Sawangan. Kapan lagi dapat menikmati fasilitas bagus dengan harga rumah yang terjangkau. Tempat Tinggal yang Sesuai dengan Kemauan Setiap orang memiliki desain rumah impiannya masing-masing dan berusaha untuk mewujudkannya. Kriteria rumah ideal selanjutnya adalah sebuah tempat tinggal yang sesuai dengan kemauan pemiliknya. Dalam hal ini adalah desain layout. Jika Anda memiliki rumah dengan desain sendiri tentu akan jauh lebih puas, bukan? Harga Terjangkau Satu lagi kriteria rumah ideal umumnya adalah memiliki harga yang terjangkau. Tentu setiap orang ada budget-nya masing-masing. Namun, untuk membeli rumah membutuhkan dana yang tidak sedikit. Oleh karena itu, banyak pencari rumah yang memilih hunian dengan harga terjangkau. Umumnya, lokasi rumah dengan harga murah berada di daerah pelosok atau sulit dijangkau. Hal tersebut tidak berlaku di Shila at Sawangan. Berada di pinggiran selatan kota Jakarta, harga jual per unitnya pun cukup terjangkau. Tunggu apa lagi? Segera kunjungi galeri marketing-nya untuk melihat langsung! Demikianlah pembahasan mengenai beberapa kriteria rumah ideal pada umumnya yang bisa menjadi acuan atau patokan Anda dalam memilih tempat tinggal. Semoga artikel ini bermanfaat!

Ide Desain Interior Minimalis

11 Ide Desain Interior Minimalis untuk Mempercantik Tampilan Dalam Rumah

Bisa dikatakan bahwa desain interior minimalis memberikan perasaan tenang serta kesan rapi dan luas pada bagian dalam rumah. Meskipun terdengar mudah dan sederhana, nyatanya tidak semua dekorasi, warna, dan elemen cocok dan bisa dikatakan sebagai gaya minimalis. Oleh karena itu, pada artikel kali ini kami telah menyusun beberapa contoh ide desain interior minimalis yang bisa Anda coba di rumah dengan mudah. Selengkapnya ada di artikel bawah ini, ya. Ide Desain Interior Minimalis Sejatinya fokus utama dari gaya minimalis itu adalah perabotan fungsional. Gaya ini mengutamakan nuansa modern dengan konsep ruang terbuka yang rapi. Faktanya, semakin sederhana dekorasi dan perabotan yang dipilih, maka semakin Anda dapat memprioritaskan hal-hal yang penting lainnya. Seperti beberapa ide desain di bawah ini: Skema Muted Tones Di Ruang Keluarga Muted tones merupakan warna-warna yang memiliki tingkat saturasi rendah dan pucat. Biasanya warna ini mendekati abu-abu. Skema warna ini bisa membantu menonjolkan dekorasi, perabotan, atau elemen lain yang ada di dalam satu ruangan. Contohnya seperti ruang keluarga di atas. Dengan menggunakan muted tones, nuansa lembut yang tercipta tidak hanya membuat benda lain bersinar, tetapi juga menciptakan kesan lapang dan terbuka di dalam ruangan. Tempat Penyimpanan yang Fungsional Tempat penyimpanan sangat penting untuk menciptakan dekorasi rumah yang sederhana. Oleh karena itu, sangat penting untuk Anda memilih furnitur yang fungsional. Dengan begitu, ruangan akan terasa rapi, bersih, luas, serta membiarkan dekorasi dan perabotan utama menonjol di suatu ruangan. Pada gambar di atas, sang pemilik menyembunyikan berbagai kabel peralatan elektronik di belakang wall pleated. Sehingga tidak terlihat oleh orang lain selain pemilik rumah. Minimalis Modern Pada Kamar Tidur Tidak diragukan lagi bahwa desain interior minimalis modern dapat menghasilkan suasana yang tenang dan tentram. Terutama di kamar tidur Anda. Dengan dekorasi dan furnitur sederhana, Anda bisa memaksimalkan manfaatnya. Selain itu, sebaiknya gunakan muted tones untuk membuat suasana kamar menjadi lebih rileks dan santai. Sehingga waktu istirahat Anda dapat terpakai secara maksimal. Baca juga: 15 Rekomendasi Ide Desain Kamar Tidur Minimalis yang Populer Seni Monokrom Palet monokrom tidak hanya memberikan kesan minimalis saja, tetapi juga kesan vintage dan timeless. Anda bisa membuat galeri foto yang bersih dan tertata rapi untuk membuat segala sesuatunya tetap menarik tanpa menciptakan kekacauan visual. Tambahkan meja kopi dan sofa santai dengan gaya vintage untuk ruang tamu yang bergaya dan berseni. Gunakan Material Dari Alam Salah satu cara membuat sirkulasi udara menjadi segar di ruangan adalah dengan menempatkan tanaman hijau. Seperti contoh ide di atas. Selain tanaman, titik fokus lainnya adalah meja yang terbuat dari batang pohon dan mural wallpaper dengan warna minimalis. Untuk menambahkan tekstur, Anda bisa bermain pada sofa berlapis kain linen, liontin dari kertas beras, kursi rotan, dan karpet goni. Semua perpaduan ini merupakan salah satu contoh desain interior minimalis yang menyenangkan, santai, canggih, dan formal. Visual Pesisir Pantai Tambahkan karpet bertekstur, bantal bergaris, dan meja kayu rendah untuk memberikan kesan santai dan nyaman di ruang tamu minimalis Anda. Semua perpaduan tersebut merupakan bagian dari konsep atau visual pesisir pantai (coastal look) yang tidak membutuhkan banyak aksesori untuk menonjolkan estetikanya. Pilihlah furnitur dengan warna putih bersih atau krem untuk memberikan dasar netral, dan disaat bersamaan memungkinkan Anda untuk memberi aksen warna dan pola tambahan. Baca juga: Bagaimana Cara Menata Ruang Tamu yang Menyatu dengan Ruang Keluarga? Galeri Seni Di Ruang Makan Untuk membuat ruangan tidak terlihat membosankan, Anda bisa memberikan sentuhan seni. Akan tetapi, ada aturan tertentu pada konsep minimalis yang harus diperhatikan. Yaitu menyeimbangkan ruangan dengan ukuran karya seni yang besar. Jika tidak ada yang besar, Anda bisa menatanya secara vertikal atau membentuk grid agar terlihat lebih rapi dan estetik. Dapur Minimalis yang Terang Salah satu kunci dari gaya minimalis adalah pencahayaan alami yang maksimal. Seperti pada desain interior dapur minimalis di atas. Penempatan jendela yang tepat bisa membantu memaksimalkan cahaya matahari yang masuk. Ditambah dengan ubin bermotif warna-warni, seolah memberi energi pada dapur minimalis yang menggunakan skema warna netral ini. Sudut Baca yang Nyaman Rak buku bisa menjadi bagian yang sangat tricky untuk dekorasi minimalis. Sebab tempat ini dapat dengan mudah dipenuhi. Oleh karena itu, Anda harus memilah lagi buku mana yang sering dibaca dan mana yang jarang. Penataan buku yang rapi bisa membuat sudut baca Anda terlihat rapi dan bersih. Untuk mencerahkan tampilan, Anda bisa menempatkan benda dekoratif lainnya seperti vas atau lampu baca yang tinggi. Home Office yang Nyaman Jika Anda sering melakukan work from home, artinya harus membuat ruang kerja yang nyaman dan privasi. Seperti contoh gambar di atas. Home office minimalis yang didominasi oleh warna putih sehingga membuat ruangan terlihat lebih luas dan lapang. Ada jendela panjang yang ditempatkan di bawah rak penyimpanan sebagai sumber pencahayaan alami. Kamar Mandi Minimalis Desain minimalis sangat ideal untuk kamar mandi berukuran kecil. Dengan menggunakan perlengkapan yang ramping dan dekorasi sederhana, gaya ini dapat membantu menciptakan tampilan yang lebih terbuka dan luas. Pilih warna cat putih cerah dan berikan sentuhan akhir reflektif untuk menciptakan ilusi ruangan lebih luas. Untuk memecah warna putih, Anda bisa menggunakan warna coklat kayu, hitam, atau abu-abu. Dan itulah beberapa ide desain interior minimalis yang bisa Anda coba di rumah. Jika Anda ingin menggunakan warna kontras, pastikan tidak ada dekorasi atau elemen mencolok lainnya. Usahakan untuk mengurangi benda-benda yang tidak digunakan dalam display. Hal ini akan mengurangi unsur minimalisnya dan membuat ruangan terlihat berantakan. Semoga artikel ini bermanfaat!

Pilihan Desain Rumah 6x12

Dari Minimalis Hingga Kontemporer, Inilah 12 Desain Rumah 6×12

Salah satu ukuran luas tanah yang paling banyak diincar oleh para pencari rumah adalah 72 meter persegi. Ukuran ini dianggap sesuai untuk mereka yang tidak menginginkan rumah terlalu kecil tapi cukup luas untuk keluarga besar. Dan tentunya, setiap fasad depan rumah selalu didesain dengan baik dan cantik untuk meningkatkan nilai estetika. Bagi Anda yang sedang mencari ide dan inspirasi desain rumah 6×12 tampak depan, Anda berada di halaman yang tepat. Sebab, kali ini kami akan membahas beberapa fasad yang cocok untuk rumah dengan luas tanah 72 meter persegi. Simak terus sampai selesai, ya. Pilihan Desain Rumah 6×12 Dengan luas tanah yang cukup besar, Anda bisa berkreasi secara maksimal untuk memanfaatkan semua ruangan yang ada. Namun jangan sampai Anda hanya fokus pada desain interiornya saja. Jangan lupa desain eksterior depan rumah yang bisa membuat rumah Anda terlihat menarik, cantik, dan estetik. Seperti beberapa desain rumah 6×12 di bawah ini: Rumah Sederhana yang Teduh Sang pemilik membedakan area carport dan teras rumah dengan tingkatan yang berbeda. Meskipun terlihat terbuka, teras rumah ini diberi atap genteng yang menutupi sampai area depan dekat dengan tanaman. Menjadikan teras ini tetap terlihat teduh dan sejuk walaupun sinar matahari menyengat. Tampilan sederhananya juga terlihat dari tidak ada banyak perabot atau dekorasi yang ditempatkan di teras. Baca juga: Menyelami Karakteristik Arsitektur Rumah Tropis dan Desainnya Rumah 6×12 Ala Industrial Vintage Fasad industrial memang banyak dipakai untuk mempercantik tampilan depan rumah. Seperti desain rumah 6×12 yang satu ini. Sebagian dindingnya dicat putih, sebagian lagi dibiarkan terekspos memberikan kesan unfinished yang cantik dengan dibentuk pola. Material kayu dipilih untuk bingkai pintu dan jendela. Sementara itu, untuk pagarnya menggunakan material besi dengan desain minimalis yang terlihat estetik. Bahkan area carport-nya menggunakan batu kerikil. Tambahkan tanaman hijau untuk menyegarkan tampilan rumah. Tampilan Modern dengan Atap Dormer Desain yang satu ini bisa Anda gunakan jika luas tanah rumahnya memanjang ke belakang. Artinya, lebar depan 6 meter dan panjangnya 12 meter. Tempat tinggal Anda akan terlihat modern dan kekinian dengan bentuk atap dormer. Terlebih jika menggunakan gaya arsitektur Skandinavia yang chic, minimalis, dan bersih. Desain ini bisa digunakan untuk rumah dua lantai atau satu lantai dengan plafon tinggi. Baca juga: Desain Rumah Minimalis Modern, Karakteristik & Konsepnya Putih Modern Tropis Jika Anda menyukai tampilan rumah yang bersih, mungkin ide desain yang satu ini cocok untuk Anda. Secara keseluruhan, skema warna yang digunakan adalah putih dan hitam untuk desain eksterior depannya. Dan untuk memberikan nuansa segar pada tampilan rumah, sang pemilik menanam banyak tanaman tropis. Tidak hanya untuk menyegarkan tampilan, keberadaan tanaman ini juga bisa untuk menjaga sirkulasi udara dan sebagai peneduh rumah. Putih Bunga-bunga Bila rumah Anda berada di lokasi tusuk sate bagian ujung jalan pas belokan, coba tanami bunga warna-warni pada bagian luar samping. Dengan latar belakang berwarna putih, bunga yang penuh warna ini memberikan kesegaran tersendiri di rumah Anda. Kuncinya adalah jangan menambahkan warna kontras pada elemen rumah. Gunakan warna netral seperti hitam atau putih untuk menguatkan warna dari bunga-bunganya. Industrial Modern Ada lagi desain rumah 6×12 yang memanjang ke belakang. Kali ini dengan bentuk fasad ala industrial. Dengan menggunakan material baja dan kaca, rumah ini terlihat modern dan kekinian. Warna hijau dari pepohonan seolah memecah skema warna monokrom yang digunakan, dan memberikan nuansa segar di halaman depan rumah. Minimalis Terbuka Selanjutnya ada desain rumah 6×12 yang minimalis namun terbuka sebab tidak menggunakan pagar. Penggunaan batu alam granit pada area garasi membuat tampilannya terlihat alami. Ditambah dengan tanaman tropis di depan teras rumah. Skema warna netral yang digunakan memberikan nuansa rumah yang homey, hangat, dan sejuk. Industrial Minimalis Tidak ada salahnya jika Anda tidak memiliki area yang cukup untuk membuat garasi. Sebagai gantinya, area depan rumah dijadikan taman terbuka dengan bebatuan kecil untuk menutupi tanah. Dindingnya dibiarkan terekspos, khas dari fasad industrial. Ada beranda pada lantai dua membuat tampilan rumah ini terlihat mewah meskipun bergaya minimalis. Minimalis Modern Ide ini bisa Anda gunakan bila sedang mencari desain rumah dengan tampilan minimalis namun ingin terlihat mewah. Hal yang unik dari tempat tinggal ini adalah memiliki dua ruang tamu luar. Di sisi lain, penempatan pencahayaan, tanaman, dan dekorasi lainya membuat tampilannya terlihat modern dan rapi. Kontemporer Terbuka Berikan sentuhan kontemporer di rumah Anda dengan tampilan fasad seperti di gambar. Alih-alih membuat teras tertutup, sang pemilik membuat teras samping yang juga bisa difungsikan sebagai area untuk bersantai. Bentuk rumahnya yang kotak membuatnya terlihat unik dan beda dari rumah kebanyakan.  Atap Saltbox yang Modern Ingin punya tampilan rumah yang unik? Coba gunakan atap dengan bentuk saltbox yang sama dengan gambar di atas. Bentuk atap ini memberikan kesan unik, modern, dan kontemporer pada rumah Anda. Anda bisa membuatnya terlihat sederhana tanpa menggunakan elemen atau dekorasi tambahan pada teras rumah. Bahkan area garasinya pun terlihat rapi dan bersih. Konsep Vintage Pedesaan Bosan dengan tampilan yang modern, minimalis, atau kontemporer? Anda bisa mencoba desain rumah 6×12 dengan konsep vintage pedesaan ini. Bentuk fasadnya dibuat mengikuti rumah modern pada zaman dulu. Dengan teras rumah yang luas dan terbuka serta banyaknya tanaman hijau, menjadikan rumah ini memiliki sirkulasi udara yang bagus. Bahkan meskipun matahari sedang bersinar terik, hunian vintage ini tetap terasa teduh dan sejuk. Demikianlah pembahasan terkait beberapa ide dan inspirasi dari desain rumah 6×12 yang bisa Anda terapkan. Baik itu desain minimalis, kontemporer, vintage, atau modern, bisa disesuaikan dengan gaya dan karakteristik Anda sendiri. Selain itu, juga perhatikan budget yang tersedia agar tidak membengkak di kemudian hari. Desain rumah 6×12 mana yang Anda suka? Semoga artikel ini bermanfaat!

Pilihan Warna Dapur Elegan

12 Warna Dapur Elegan yang Cantik dan Estetik

Terlepas dari apakah Anda lebih menyukai warna netral atau kontras, skema warna dapur yang tepat bisa membuatnya terkesan personal dan menggambarkan karakteristik Anda. Ada banyak warna dapur elegan yang bisa dikombinasikan sehingga bisa membuat area tempur ini menjadi tempat yang Anda sukai. Anda bisa mencoba kombinasi warna klasik, seperti hitam dan putih, atau perpaduan warna netral dan kontras, dan lainnya. Bermainlah dengan warna sampai Anda menemukan yang sesuai. Seperti beberapa contoh skema warna dapur di bawah ini. Simak terus sampai selesai, ya. Pilihan Warna Dapur Elegan Jika Anda ingin mempercantik tampilan dapur, coba perhatikan elemen-elemen di sekitarnya. Seperti lantai dapur, pencahayaan, gaya meja dapur, pilihan backsplash, hingga lemari kabinet. Sebab, semua elemen ini nantinya akan mempengaruhi warna dapur yang dipilih. Misalnya, warna terang dan netral cocok untuk ruangan yang sempit agar terlihat luas. Sementara warna gelap bisa memberikan dimensi pada dapur. Berikut beberapa contohnya. Jingga Cerah dan Coklat Gelap Kombinasi warna kontras dan gelap ini menggambarkan kepribadian yang tegas, hangat, dan fierce. Cocok untuk Anda yang menginginkan sedikit warna terang pada dapur yang didominasi warna gelap. Gunakan dekorasi dan perabotan dapur dengan warna silver untuk menetralkan ruangan. Abu-abu Sejuk dan Putih Tidak hanya terlihat elegan, kombinasi dua warna netral ini menggambarkan suasana dapur yang bersih, tegas, dan juga timeless. Kelebihan dari menggunakan warna netral adalah Anda bisa menambah warna lain pada skema ini. Baik itu warna kontras atau warna gelap. Anda tinggal menyesuaikannya saja dengan keadaan di dapur. Skema Warna Natural Contoh dapur di atas didominasi oleh material kayu pada lemari, meja, dan kursinya. Warna yang cocok untuk menemaninya tentu saja warna netral seperti putih, abu-abu sejuk, atau krem. Hasilnya, dapur Anda akan terlihat lebih bergaya dan indah. Gunakan warna silver, emas, atau hitam untuk memberikan kesan elegan. Teal, Natural Wood, dan Emas Lemari kabinet dengan warna teal ini terlihat sangat cerah dan dapat menarik perhatian tanpa terlihat berlebihan. Ditambah dengan backsplash marmer putih dan tudung kompor dengan warna kayu alami, dapur ini terasa sangat menyegarkan. Aksen emas pada lampu gantung, keran, dan tarikan laci, memberikan kesan elegan dan hangat di dapur ini. Abu-abu, Putih, dan Emas Skema warna dapur elegan selanjutnya adalah abu-abu yang hangat dengan kombinasi elemen bernuansa emas. Meja dapur yang dilapisi oleh marmer memberikan kesan elegan yang menyatu dengan backsplash keramik putih. Sementara itu, lantai kayunya menunjukkan suasana seperti di rumah pedesaan yang tetap terus ada meskipun zaman sudah modern. Baca juga: Cat Warna Hijau Cocok Dengan Warna Apa? Ini Pilihannya! Kuning, Hitam, dan Dark Wood Siapa bilang warna cerah tidak bisa terlihat elegan. Kuncinya adalah memadukannya dengan warna gelap seperti hitam dan dark wood. Coba Anda lihat contoh skema warna dapur elegan di atas. Terlihat cantik dan hangat, bukan? Anda juga bisa menggunakan warna tembaga pada keran, tempat bumbu, atau peralatan memasak untuk membuatnya terlihat lebih elegan. Hitam, Putih, dan Navy Ide warna dapur ini menampilkan palet yang tak lekang oleh waktu untuk menciptakan tampilan yang modern. Warna navy pada keramik dan meja makannya, memberikan kontras segar yang sesuai dengan warna hitam dari lemari kabinet atas. Sedangkan material kaca dan backsplash putih dipilih untuk memecah warna gelap pada dapur ini. Anda bisa menambahkan aksen emas untuk membuat nuansa modern. Monokrom Hijau Warna hijau zamrud dan dark green menghasilkan skema warna monokrom yang elegan dan cantik. Kehadiran rak panjang dengan warna coklat kayu berhasil memberikan sentuhan kehangatan pada dua warna kontras dan bold ini. Tambahkan warna netral yang soft untuk menenangkan warna kontras ini. Seperti putih, coklat kayu, krem, atau biru. Baca juga: 10 Perpaduan Warna Krem Cat Tembok Sempurna & Timeless Hitam Pekat dan Natural Wood Nyatanya, warna gelap seperti hitam pun bisa membuat suasana di dapur Anda menjadi hangat jika terkena sinar matahari. Meskipun nuansa yang diberikan pada dapur ini terlihat murung, semuanya terlihat serasi satu sama lain. Belum lagi ditambah dengan aksen kayu alami pada meja makan dan kursinya untuk melengkapi warna hitam yang kaya ini. Monokrom Navy Jika sebelumnya monokrom hijau, palet warna dapur elegan kali ini adalah monokrom navy. Didominasi oleh warna biru tua, dapur ini menunjukkan kesan estetika modern yang menenangkan. Untuk menambahkan tekstur dan kesan hangat, Anda bisa menggunakan karpet. Sementara itu, tanaman hias dipilih untuk menyegarkan suasana dapur. Warna Dapur Gelap dan Cerah yang Penuh Drama Bila Anda ingin menciptakan warna yang mengandung drama di dapur, bisa menggunakan contoh skema warna yang satu ini. Warna hitam dipilih untuk memberikan kesan elegan dan mewah. Sementara itu warna emas dengan aksen hitam yang cerah dipilih untuk backsplash. Baca juga: 12 Desain Dapur Terbuka Untuk Inspirasi Hunian Anda Merah, Putih, dan Coklat Kayu Dapur dengan aksen merah memang menampilkan warna berani namun terlihat cantik. Di sisi lain, warna kontras ini menambah kesan hangat dan memberikan kedalaman pada dapur Anda. Sempurnakan dengan tampilan warna kayu coklat dan putih untuk menetralkan warna terang dari merah. Anda juga bisa memadukannya dengan maroon, red wine atau hitam sebagai warna gelap untuk memperkuat kesan elegan pada dapur. Selesai sudah pembahasan beberapa contoh skema warna dapur elegan yang bisa menjadi inspirasi Anda. Dari beberapa contoh di atas dapat diambil kesimpulan bahwa warna kontras sekalipun bisa membuat dapur Anda terlihat elegan dan cantik. Triknya adalah dipadukan dengan warna netral atau gelap untuk memecah warna dan membagi perhatian. Semoga artikel ini bermanfaat!

Persiapan Beli Rumah Impian

Catat! 8 Tips Persiapan Beli Rumah Impian yang Perlu Dilakukan

Umumnya, persiapan yang dilakukan saat ingin membeli rumah impian adalah dananya. Padahal, ada beberapa hal lainnya yang sering kali terlupa.  Misalnya, mencari tahu lokasi rumah, cek lingkungan di sekitar rumah, cek kualitas bangunan, dan masih banyak lagi. Bagi Anda yang bingung terkait apa saja persiapan beli rumah yang harus diperhatikan, bisa melihat tips di bawah ini. Tips Persiapan Beli Rumah Impian Salah satu keuntungan memiliki rumah adalah bisa dijadikan sebagai aset. Akan tetapi harganya yang terus meroket setiap tahunnya membuat banyak orang masih enggan atau belum untuk membelinya. Memang, persiapan finansial juga harus dipikirkan sebelum membeli rumah. Namun tidak hanya itu saja. Ada beberapa hal penting yang perlu Anda siapkan sebelum membeli rumah impian. Apa saja? Rumah Baru atau Second? Hal pertama yang harus Anda pikirkan adalah rumah apa yang hendak dibeli? Apakah Anda ingin membeli rumah baru atau rumah second? Masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangannya yang juga harus dipertimbangkan. Mulai dari harga, kondisi rumah, lingkungan rumah, fasilitas, dan masih banyak lagi. Jika dirasa perlu, Anda juga bisa membuat kriteria rumah impian yang diinginkan. Misalnya, kondisi rumahnya, luas tanah, jumlah kamar tidur, tata letak, cek kondisi bangunannya, dan lain sebagainya. Hal ini bisa membantu Anda dalam menentukan rumah apa yang ingin dibeli dan mempertimbangkan baik buruknya. Buat Budget yang Realistis Setiap rumah memiliki harga yang berbeda-beda. Ada yang terjangkau dan ada yang lebih tinggi. Persiapan beli rumah selanjutnya yang perlu Anda lakukan adalah membuat budget realistis. Di sini, Anda harus menentukan apakah ingin membeli rumah dengan cash atau KPR. Lalu selanjutnya pastikan Anda tidak memiliki hutang atau cicilan lainnya untuk membantu pengecekan BI Score dan memudahkan dalam melakukan pembayaran cicilan rumah. Anda juga perlu menghitung biaya tambahan yang akan dikeluarkan pada saat membeli rumah. Biaya notaris, uang muka, biaya renovasi, PBB (Pajak Bumi dan Bangungan), dan lainnya yang diperlukan. Disaat yang bersamaan, Anda juga harus memastikan bahwa pengeluaran bulanan tidak melebihi dari pemasukan agar tidak mempersulit di kemudian hari. Dimana Lokasi Rumahnya? Lokasi rumah Anda juga harus dipikirkan matang-matang. Sebaiknya pilih lokasi rumah yang strategis. Dekat dengan fasilitas publik, sarana transportasi umum, mudah diakses, dan faktor lainnya yang sesuai dengan kebutuhan Anda. Jangan sampai memilih rumah dengan harga miring tapi lokasinya sangat terpencil dan jauh kemana-mana. Perhatikan Lingkungan Sekitar Rumah Kemudian, Anda juga harus memperhatikan kondisi lingkungan di sekitar rumah yang akan dibeli. Apakah aman dari bencana alam dan tindakan kriminal? Apakah aman dan nyaman untuk ditempati oleh keluarga Anda? Apakah lingkungannya asri? Singkatnya, Anda harus memastikan bahwa lingkungan rumah impian yang akan dibeli sesuai dengan kebutuhan, kenyamanan, dan gaya hidup Anda. Cek Lagi Legalitas Rumahnya Mengecek legalitas sebuah rumah merupakan hal penting yang harus dilakukan. Jika Anda ingin membeli rumah baru dan berada di kawasan komplek, ada baiknya untuk mengecek kredibilitas developer dan surat perizinan yang dibutuhkan. Hal yang sama juga harus Anda lakukan ketika membeli rumah second. Pastikan rumah yang akan dibeli tidak berurusan dengan masalah sengketa atau ahli waris. Lalu memiliki dokumen legal dan sah di mata hukum. Persiapan beli rumah yang satu ini tidak boleh dilupakan untuk menghindari masalah hukum di kemudian hari. Sebaiknya hindari membeli rumah yang tidak memiliki dokumen pendukung yang legal, sah, dan jelas. Buat Rencana Jangka Panjang Sebuah rumah merupakan aset berharga yang bisa memiliki nilai investasi tinggi di masa depan. Oleh karena itu, ada baiknya untuk membuat rencana jangka panjang sebelum membeli rumah. Pilih dan belilah rumah yang bisa diubah untuk menyesuaikan kebutuhan Anda di masa depan. Pilih Cara Pembayaran yang Tepat Terdapat dua cara pembayaran yang sah untuk membeli sebuah rumah. Yaitu dengan cash keras atau cash bertahap dan KPR (Kredit Pemilikan Rumah). Jika masih galau mau beli rumah cash atau kredit, Anda bisa mempertimbangkan kelebihan dan kekurangannya dari masing-masing cara. Cari Pendapat Ahli Satu lagi persiapan beli rumah yang bisa Anda lakukan adalah mencari pendapat ahli, dalam hal ini ahli properti. Anda bisa berkonsultasi dengan mereka sebelum melakukan pembelian rumah. Sehingga nanti Anda bisa mengambil keputusan yang tepat dalam memilih rumah. Namun Anda juga harus mempersiapkan biaya konsultasinya, ya. Demikianlah penjelasan terkait beberapa tips persiapan beli rumah yang bisa menjadi bahan pertimbangan. Perlu diingat bahwa, memilih dan membeli rumah bukanlah hal yang sepele. Anda perlu melakukan riset untuk mendapatkan informasi lengkap tentang rumah impian yang akan dibeli. Anda juga harus memastikan bahwa rumah yang dibeli memenuhi kebutuhan dan kenyamanan Anda. Mulai dari fasilitas yang ditawarkan, tingkat keamanan yang tinggi, lingkungan yang asri, dekat kemana saja, hingga mudah diakses. Ada satu kawasan perumahan di pinggiran selatan Jakarta yang menawarkan itu semua. Yaitu Shila at Sawangan. Developer memberikan fasilitas senyaman resor mewah dengan tingkat keamanan yang tinggi. Jadi Anda tidak perlu ragu lagi perihal keamanan. Semoga artikel ini bermanfaat!

Cek Kualitas Bangunan

9 Daftar Cek Kualitas Bangunan yang Sering Dilupakan. Apa Saja?

Siapa yang tidak senang jika sudah melakukan akad serah terima rumah impian? Saking senangnya, ada beberapa hal yang dilupakan. Termasuk dalam hal cek kualitas bangunan. Padahal, hal ini perlu dan wajib dilakukan sebelum Anda membeli rumah baru atau second. Jika tidak, bisa membawa kerugian yang beruntun di kemudian hari. Lalu, apa saja yang harus dicek dan diperhatikan? Yuk, simak penjelasannya di bawah ini. Daftar Cek Kualitas Bangunan yang Harus Diperhatikan Faktanya, tidak semua rumah yang baru dibangun lebih baik dari rumah lama. Dan tidak semua rumah yang sudah lama dibangung lebih buruk dari rumah baru. Setiap bangunan rumah memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Maka dari itu, Anda harus melakukan pengecekan sebelum membeli rumah. Baik rumah baru atau rumah second, Anda harus benar-benar melakukan cek kualitas bangunan untuk faktor kenyamanan dan keamanan selama tinggal di rumah itu. Tentu Anda tidak menginginkan hal buruk terjadi di kemudian hari hanya karena lupa mengecek kualitas bangunan, bukan? Bagi Anda yang bingung mau mulai dari mana, berikut beberapa daftar yang harus dicek dan diperhatikan sebelum membeli rumah. Cari Tahu Struktur Tanahnya Tanah merupakan faktor utama dan penting dari sebuah bangunan. Sebab, di atas tanah inilah pondasi bangunan dibuat. Dan untuk menjaga pondasi itu tetap aman dan utuh, Anda harus mencari tahu struktur tanahnya. Sebaiknya hindari mendirikan bangunan di atas tanah liat atau tanah kapas hitam. Jenis tanah ini cenderung beradaptasi pada tingkat kelembaban dan air yang berada di sekitarnya. Artinya, jika terlalu banyak air, tanah ini akan membengkak. Namun jika sedikit air, tanah ini akan menyusut. Tentu jenis tanah ini tidak bagus untuk membuat pondasi rumah yang kokoh. Cek Kualitas Beton Setelah tanah, Anda harus memeriksa kualitas beton yang digunakan. Ada cara mudah yang bisa digunakan untuk mengetahuinya. Yaitu dengan menusukkan paku ke dinding. Jika paku dapat masuk dengan mudah, maka kualitas betonnya tidak bagus. Tapi bla susah masuk, maka kualitas beton yang digunakan sangat bagus. Cek Ketebalan Dinding Rumah Dinding rumah merupakan hal penting lainnya yang harus dicek. Pasalnya, hal ini berkaitan dengan daya tahan dan kualitas dinding rumah. Caranya sangat mudah. Cukup dengan mengetuk atau menekan pada bagian dinding. Jika dirasa masih lembek dan Anda dapat membuat lubang dengan mudah, artinya dinding tersebut tidak cukup tebal. Namun jika dindingnya keras dan tidak mudah dibuat lubang, maka ketebalan dindingnya sangat bagus. Daftar cek kualitas bangunan ini harus diperhatikan. Sebab penyakit umum dari sebuah rumah adalah rayap. Terutama bagi Anda yang menggunakan kayu lapis pada dinding. Resiko terkikis rayap bisa lebih besar jika dinding rumah tidak cukup tebal. Cat Dinding Juga Perlu Dicek Selanjutnya, Anda juga perlu mengecek kualitas cat dinding yang digunakan. Tahukah Anda bahwa, cat bisa melindungi dinding agar tidak mudah retak? Oleh karena itu, ada baiknya untuk memilih dan menggunakan cat waterproof dan sunproof agar memiliki daya tahan yang lama. Tujuannya agar bisa tahan air dan dari sinar matahari yang menyengat. Perhatikan Plester Dinding Rumah Apabila Anda melihat ada retakan pada plester dinding rumah, maka harus segera diperbaiki agar tidak membesar. Sebaiknya periksa seluruh plester dinding di setiap sudut ruangan. Jika hal ini terlewat, nantinya akan terlihat lebih para saat sudah dilapisi cat. Jangan Sampai Kebocoran! Daftar penting lainnya pada saat melakukan cek kualitas bangunan adalah kebocoran. Pastikan rumah tidak mengalami kebocoran pada saat hujan deras. Rumah yang bocor bisa menyebabkan tumbuhnya jamur dan bakteri yang bisa berakibat buruk bagi kesehatan penghuni rumah. Perbaiki segera mungkin dan jangan dibiarkan berlarut-larut. Jika masih ada garansi dari pihak developer, Anda bisa meminta mereka untuk memperbaikinya. Kelengkapan Fasilitas Rumah Pastikan juga rumah tersebut memiliki aliran listrik, sumber air bersih, hingga faktor keamanan dan keselamatan lainnya. Cek kualitas kabel listrik yang digunakan. Apakah sesuai dengan standar SNI atau tidak. Jika tidak, lebih baik minta ganti. Sebab beresiko tinggi yang bisa membahayakan penghuni rumah. Selain developer, Anda juga bisa meminta bantuan dari petugas PLN terkait urusan kelistrikan ini. Cari tahu apakah rumah yang akan dibeli menggunakan jet pump atau air PAM untuk sumber airnya. Pastikan juga air yang mengalir ke rumah merupakan air bersih. Sediakan toren untuk menampung air dalam jumlah banyak. Pilih toren yang mudah dibersihkan untuk tetap menjaga kualitas air. Kamar Mandi Jangan Terlewat Kondisi kamar mandi pun tidak boleh terlewat. Anda harus mengecek sudut kemiringan lantai dekat saluran pembuangan air, lalu kualitas keran yang digunakan, sirkulasi udara, hingga tata letak kamar mandi. Anda harus memastikan bahwa kamar mandi tersebut dalam kondisi aman dan tidak ada masalah sehingga nyaman untuk digunakan. Periksa Sistem Sanitasi Rumah Secara garis besar, sistem sanitasi rumah ada tiga. Yaitu alat penerima air buangan, saluran pembuangan, dan tempat pembuangan. Hal ini harus diperhatikan sebab rumah tangga bisa menghasilkan limbah air yang banyak dalam satu hari. Pastikan ketiga sistem sanitasi tersebut bisa bekerja dengan baik. Itulah pembahasan singkat mengenai daftar cek kualitas bangunan yang harus Anda perhatikan sebelum membeli sebuah rumah. Sayangnya beberapa hal di atas seringkali dilupakan. Padahal semuanya sangat penting untuk keamanan dan kenyamanan penghuni rumah. Jadi, jangan sampai tidak melakukan pengecekkan, ya! Jika Anda merasa kurang yakin, bisa mencari developer yang sudah memiliki tracking record bagus dan terpercaya. Salah satu kawasan perumahan dengan kualitas bangunan yang baik dan memiliki daya tahan yang lama adalah Shila at Sawangan. Tidak hanya kualitas bangunannya saja yang dijaga, pihak developer pun menyediakan sarana dan fasilitas ala resor mewah untuk para penghuni. Tidak percaya? Datang langsung saja ke lokasinya! Semoga artikel ini bermanfaat!

Rumah Vintage

10 Desain Rumah Vintage yang Timeless dan Estetik

Dikutip dari beberapa sumber, vintage merupakan sebuah istilah yang merujuk pada sesuatu yang sudah lama atau klasik. Istilah ini bisa digunakan untuk semua kategori, termasuk dalam dunia arsitektur. Di zaman yang serba modern ini, fasad rumah vintage semakin diburu karena tampilannya yang timeless dan sederhana. Bagi Anda yang ingin membuat fasad rumah klasik dan artistik, ada beberapa pilihan desain yang bisa dijadikan contoh. Tidak hanya dari Indonesia, tetapi juga dari beberapa negara. Simak penjelasan lengkapnya di bawah ini. Desain Rumah Vintage Berbicara mengenai klasik dan lama, Indonesia memiliki banyak model rumah vintage yang masih digunakan dan berdiri kokoh sampai sekarang. Seperti rumah adat dan peninggalan zaman Belanda. Ada juga beberapa desain eksterior rumah klasik ala Amerika dan negara lainnya yang bisa menjadi inspirasi. Berikut rangkumannya: Rumah Adat Joglo Rumah adat Joglo merupakan salah satu rumah tradisional khas Jawa yang masih bisa dilihat dan berdiri kokoh sampai saat ini. Meskipun sekarang sudah zaman modern, di beberapa daerah di Jawa Tengah, masih banyak orang yang mempertahankan rumah klasik tua ini. Filosofis dari bentuk rumah ini adalah keharmonisan, keterbukaan, silaturahmi, dan status sosial yang sangat tinggi. Jika mau, konsep open space dari rumah ini bisa dikombinasikan dengan gaya modern minimalis. Tapi Anda juga bisa mengikuti desain aslinya. Baca juga: 10 Konsep Inspirasi Taman Minimalis Depan Rumah Rumah Peninggalan Belanda Selain rumah adat, ada juga rumah peninggalan Belanda. Hunian yang dibangun di era kolonial Belanda ini menggunakan gaya arsitektur klasik Eropa yang digabungkan dengan gaya lokal. Beberapa kelebihan dari rumah ini adalah memiliki dinding yang tebal namun bisa menyerap panas dan membuat rumah sejuk, memiliki langit-langit yang tinggi, dan memiliki pintu berlubang angin untuk sirkulasi udara. Tidak heran jika sampai saat ini, bangunan peninggalan Belanda masih berdiri kokoh meskipun sudah ratusan abad yang lalu. Rumah Adat Kebaya Desain rumah vintage selanjutnya adalah rumah adat Kebaya, asli dari Betawi. Dinamakan demikian karena atap pelananya terlihat seperti lipatan kebaya dari sisi samping. Salah satu kelebihan rumah klasik tradisional ini adalah memiliki ruang serambi atau teras yang luas dan besar untuk menjamu tamu atau sekedar kumpul keluarga. Cocok untuk Anda yang memiliki keluarga besar atau banyak teman. Klasik Victorian Houses Di akhir abad ke-19, ada satu gaya rumah yang populer. Yaitu Victorian houses. Pada dasarnya, fasad rumah ini memiliki percampuran arsitektur Italia dan British. Namun seiring dengan berjalan dan berkembangnya zaman, arsitektur vintage Victorian house juga ikut terbawa aliran itu. Baca juga: Apa itu Rumah Klasik Modern? Seperti Apa Karakteristiknya? Klasik Amerika Kebanyakan rumah klasik Amerika dibangun dengan luas dan megah. Bahkan beberapa ada yang menambahkan fitur menara seperti gambar di atas. Akan tetapi, fungsinya tidak seperti menara sungguhan. Melainkan sebuah ruangan tambahan yang bisa digunakan untuk beranda, kamar tidur, atau ruang kerja. Keberadaan fitur eksterior ini justru menjadikan rumah tua ini terlihat seperti kastil. Vintage Mediterania Desain rumah diatas merupakan hasil sempurna dari perpaduan klasik tradisional dengan keanggunan dari sebuah arsitektur. Rumah ala Mediterania ini memiliki campuran arsitektur klasik Eropa. Kombinasi warna netral, earth tone, dan warna warni dari bunga, semakin menambah kesan nyaman, hangat, dan menyejukan. Baca juga: 10 Ide Dekorasi Rumah Minimalis yang Membuktikan “Less is More” Hunian Klasik Ala Italia Jika Anda menginginkan tampilan klasik dan timeless seperti desain di atas, ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan. Seperti; palet warna earth tone yang hangat, menggunakan material alami seperti kayu dan batu alam, serta konektivitas antara dalam dan luar rumah. Untuk menambah kesan cantik dan nilai estetikanya, Anda bisa menambahkan beranda yang dilindungi dengan pagar besi berukir, atau sekedar lengkungan di kebun yang didekorasi dengan bunga dan tanaman merambat lainnya. Vintage yang Penuh Warna Tidak selamanya rumah vintage itu memiliki tampilan membosankan dan monoton. Anda bisa memberikan warna kontras dengan menggunakan cat atau bunga warna warni. Seperti gambar di atas misalnya. Warna pink dari bunga yang merambat di tembok, memberikan kecerahan pada palet warna natural pada keseluruhan rumah. Selain cerah, tampilan rumah juga jadi lebih menyegarkan. Rumah Vintage Modern Siapa bilang kalau arsitektur vintage tidak bisa bertemu dengan gaya modern. Gambar di atas adalah buktinya. Fasadnya dibuat mengikuti konsep klasik tradisional ala Eropa, sementara dekorasinya menggunakan gaya modern. Konsep halaman depannya pun dibuat landai dan minimalis dengan tanaman tropis yang menyegarkan. Klasik Santorini Tempat tinggal klasik khas Santorini merupakan perpaduan minimalis dan elegan. Warna biru yang kontras, seolah mendominasi warna putih yang menjadi latar belakangnya. Uniknya, rumah klasik ini tidak memiliki banyak fitur atau elemen seperti lainnya. Justru kepolosannya itu yang menjadikan titik utama untuk menarik perhatian banyak orang. Itulah beberapa contoh desain rumah vintage dari berbagai gaya dan negara untuk referensi Anda. Agar perlu diperhatikan untuk menyesuaikan dengan budget dan lingkungan tempat tinggal. Desain mana yang Anda suka? Semoga artikel ini bermanfaat!