Shila at Sawangan

Cross Ventilation

Cross Ventilation: Sistem Penyejuk Ruangan yang Hemat Energi

Bagaimana cara membuat rumah sejuk tanpa harus menghabiskan banyak energi? Jawabannya adalah dengan membuat cross ventilation atau ventilasi silang. Cara kerjanya adalah dengan menggerakkan udara melalui ruangan. Sehingga dapat mengurangi suhu di dalam rumah secar signifikan. Baca penjelasannya di artikel bawah ini sampai selesai untuk memahami konsep ventilasi silang yang dapat membuat rumah Anda tetap sejuk tanpa harus menghabiskan banyak energi. Apa itu Cross Ventilation? Sebelum adanya pendingin ruangan seperti AC atau kipas angin, sistem inilah yang dapat membuat udara di dalam rumah tetap terasa sejuk dan nyaman. Kabar baiknya, ventilasi silang ini sangat cocok untuk diterapkan di rumah tropis seperti kebanyakan rumah di Indonesia. Secara sederhana, cross ventilation adalah bentuk ventilasi alami yang memungkinkan angin masuk ke satu sisi ruangan dan keluar dari sisi lainnya. Idealnya, ventilasi silang ini menggunakan kekuatan yang digerakkan oleh angin untuk membawa udara yang lebih sejuk dari luar untuk menggantikan udara di dalam ruangan yang pengap dan hangat. Kalau digambarkan pada posisi rumah, ada dua jalur bukaan yang terbuka dan saling berhadapan di satu ruangan. Nantinya, angin akan masuk dari jalur depan membawa udara segar, dan mendorong udara pengap dari dalam melalui jalur belakang. Ada banyak jenis bukaan yang dimaksud. Bisa melalui pintu, jendela, dan/atau lubang angin. Baca juga: Ingin Rumah Sejuk? Gunakan 8 Cara Efektif Ini Sekarang! Mengapa Cross Ventilation Sangat Penting? Cross ventilation adalah salah satu metode ventilasi alami yang paling efektif. Sistem ventilasi ini menggerakkan lebih banyak udara melalui ruangan dibandingkan bentuk ventilasi lainnya. Sebab kebanyakan rumah konvensional saat ini umumnya memiliki satu jenis ventilasi saja. Ada banyak manfaat yang menjadikan sistem ini harus ada di rumah Anda. Di antaranya: Menjadikan Kualitas Udara Di Dalam Rumah Lebih Baik Manfaat cross ventilation yang pertama adalah dapat menjadikan kualitas udara di dalam rumah lebih baik. Hal ini tentu akibat pergantian udara yang terjadi. Udara dapat masuk dan keluar melalui bukaan atau ventilasi yang ada. Nah, ketika perputaran udara di dalam rumah stabil, maka kualitasnya juga akan menjadi lebih baik. Tak hanya itu, ventilasi silang ini juga dapat membantu menstabilkan suhu di dalam ruangan. Hemat Energi Penggunaan ventilasi silang dapat membuat Anda menghemat energi lebih banyak dibandingkan pemakaian biasanya. Sistem ini dapat membantu menyejukkan udara di dalam rumah pada siang hari. Sehingga Anda tidak perlu menyalakan pendingin ruangan seperti AC atau kipas angin. Terlebih jika musim hujan tiba. Udara yang masuk ke dalam rumah akan terasa lebih sejuk dan dingin. Pencahayaan Alami yang Maksimal Adanya banyak bukaan di rumah tidak hanya baik untuk kualitas udara saja. Tetapi juga untuk pencahayaan alami yang masuk ke dalam rumah. Sehingga Anda tidak perlu menyalakan lampu pada pagi hingga sore hari. Lebih baik lagi jika rumah Anda menghadap ke arah timur. Sinar matahari pagi yang masuk akan lebih banyak. Baca juga: 10 Rumah Asri Minimalis yang Estetik dan Menyegarkan Mengurangi Lembab dan Bau Suhu di dalam ruangan yang tidak cepat terganti akan menimbulkan lembab dan bau apek. Seluruh penghuni rumah pun akan menjadi tidak nyaman dengan bau yang tidak sedap ini. Bahkan untuk bernafas saja menjadi sesak. Nah, hal ini dapat dihindari dengan menggunakan ventilasi silang. Sirkulasi udara yang baik, dapat menciptakan kualitas udara yang baik juga. Lebih Ramah Lingkungan Selain hemat energi, ternyata menggunakan cross ventilation juga lebih ramah lingkungan. Mengapa? Sebab, sistem ini hanya mengandalkan kekuatan angin yang berhembus saja tanpa meninggalkan jejak emisi karbon. Tidak seperti ketika Anda menyalakan AC yang menghasilkan gas karbon. Bagaimana Cara Membuat Cross Ventilation yang Baik? Sejatinya, semua jenis rumah dapat menggunakan sistem ventilasi silang ini. Hanya saja ada beberapa faktor dimana sistem ini akan bekerja dengan efektif dan Anda dapat merasakan manfaatnya. Seperti: Lalu bagaimana cara membuat cross ventilation yang baik? Menurut Standar Nasional Indonesia (SNI), pembuatan sistem ventilasi ini harus mencakup setidaknya 20% dari total keseluruhan luas ruangan. Sesuai namanya, ventilasi atau bukaan harus dibuat saling berhadapan dan tidak boleh diletakkan dalam satu barisan yang sama. Misalnya, pada Anda memasang lubang angin di bagian atas pintu depan sebanyak dua lubang untuk jalur udara masuknya. Maka, Anda harus membuat tiga atau empat lubang angin di bagian tembok belakang untuk jalur udara keluarnya, dengan ketinggian yang sama. Anda juga dapat menggunakan kipas angin untuk membantu perputaran udara lebih cepat. Perlu diperhatikan bahwa sistem ventilasi yang hemat energi ini tidak akan bekerja secara efektif dan maksimal jika ada banyak sekat di dalam rumah Anda. Jadi pastikan tidak ada pembatas yang menghalangi jalur udara masuk dan keluar. Demikianlah penjelasan terkait apa itu cross ventilation, manfaatnya, dan bagaimana cara membuatnya di rumah Anda. Jadi, apakah rumah Anda sudah menggunakan sistem ventilasi silang ini? Semoga artikel ini bermanfaat!

Pilihan Tanaman Hias Indoor yang Perawatannya Mudah

16 Tanaman Hias Indoor yang Mudah Dirawat

Kalau Anda takut memelihara tanaman hanya karena tidak pandai merawatnya, jangan takut lagi. Sebab, ada beberapa tanaman hias indoor yang ternyata sangat mudah dirawat. Bahkan untuk pemula seperti Anda. Semua tanaman yang akan dibahas di artikel kali ini hanya membutuhkan sedikit cahaya matahari dan pemberian air dari waktu ke waktu. Jadi, silahkan tambahkan beberapa tanaman hijau untuk memberikan kesegaran dan kesan menawan di dalam rumah Anda. Baca terus sampai selesai untuk mengetahui tanaman apa saja yang bisa Anda pelihara. Pilihan Tanaman Hias Indoor yang Perawatannya Mudah Tanaman apa yang cocok di dalam ruangan? Mungkin pertanyaan tersebut sering muncul di pikiran, namun masih bingung mau memilih yang mana. Kini, Anda tak perlu khawatir lagi. Terlepas dari tingkat keahlian Anda dalam menjaga tanaman, berikut beberapa jenis flora yang cantik dan menyegarkan, di antaranya: Chinese Evergreen Chinese evergreen adalah tanaman yang mungkin lebih dikenal dengan sebutan Sri Rezeki atau cemara cina. Tumbuhan dengan daun lebar, ramping, dan mengkilap ini memiliki pola daun yang menarik dengan campuran warna hijau dan perak atau putih. Merupakan pilihan yang tepat untuk mencerahkan area yang kurang cahaya di rumah Anda. Keunggulan dari flora ini adalah mudah beradaptasi dan tahan lama. Dapat tumbuh dengan intensitas cahaya rendah, dan di ruangan yang kelembabannya merata. Lidah Buaya Tahukah Anda bahwa, lidah buaya dapat bertahan hidup walau tidak disiram secara rutin? Flora dengan ciri khas daun yang lebar dan runcing, disertai bintik-bintik putih dan bermata gigi kecil keputihan ini termasuk dalam keluarga tanaman sukulen. Oleh karena itu, Anda tidak perlu menyiramnya secara rutin. Siramlah dari waktu ke waktu. Hanya saja, tempatkan pot lidah buaya ini dibawah sinar matahari yang terang agar mereka dapat tumbuh dengan subur. Peperomia Tanaman hias indoor yang mudah dirawat selanjutnya adalah peperomia. Terdiri dari beberapa tanaman hias yang mudah dirawat dengan daun berlilin dan bertekstur tinggi. Flora ini akan sangat cocok diletakkan di ruang tamu atau ruang keluarga. Sebab, daunnya yang seperti lilin dan berwarna-warni akan menambahkan percikan warna yang segar dan cantik untuk visual. Tidak perlu disiram secara rutin, biarkan tanahnya mengering, dan siramlah sesekali. Dapat tumbuh dengan intensitas cahaya yang rendah hingga sedang. Cemara Norfolk Berikutnya ada tanaman tropis yang ternyata bisa tumbuh dengan baik di dalam ruangan dengan cahaya terang tidak langsung. Ya, namanya adalah cemara norfolk. Tumbuhan segar ini dapat memberikan kesan kayu yang nyaman pada sebuah ruangan. Cara merawatnya pun sangat mudah. Letakkan di tempat yang mendapatkan sinar matahari terang, biarkan permukaan tanahnya dalam keadaan kering, dan siram satu sampai dua minggu sekali. Jangan biarkan tanahnya terlalu basah bila ingin melihat tanaman tropis ini tumbuh menjadi cantik dan subur. Baca juga: 12 Desain Rooftop Garden untuk Mempercantik Atap Rumah Snake Plant Snake plant atau lidah mertua merupakan tanaman sukulen yang mudah tumbuh dengan intensitas cahaya rendah dan sedikit air. Daunnya yang berdiri dengan tegas dan runcing ini akan menambahkan garis vertikal yang kuat pada sebuah ruangan. Tanaman hias indoor ini juga akan membantu menyegarkan udara dan menyerap polusi serta debu di dalam rumah. Heartleaf Philodendron Merupakan salah satu tanaman hias indoor yang populer karena daunnya berbentuk hati. Ciri khas lainnya adalah daunnya yang mengkilap dan sulur-sulur yang menjuntai. Bunga ini tangguh karena dapat beradaptasi dengan baik di tempat yang kurang cahaya dan bisa disiram sesekali atau dua kali. Akan lebih cantik jika Anda menempatkannya di rak gantung. Batangnya yang menjuntai akan memberikan visual menarik di ruang tamu, dapur, atau ruang keluarga. Baca juga: 15 Tanaman Hias Depan Rumah Tahan Panas dan Mudah Dirawat Spider Plant Spider plant merupakan flora populer lainnya karena mudah dirawat dan kemampuannya sebagai air purifier alami. Tanaman hias indoor ini dapat menghilangkan polutan udara di dalam ruangan. Kendati demikian, tumbuhan ini tidak beracun bagi manusia atau hewan peliharaan. Setelah tanaman ini tumbuh besar, nanti akan ada bayi tanaman di ujung batangnya yang panjang. Oleh karena itu, tumbuhan ini sangat mudah untuk berakar di dalam pot mereka sendiri. Dapat tumbuh dengan intensitas cahaya yang sedang ke terang, dengan kondisi tanah yang lembab. String of Turtle Ciri khas dari flora satu ini adalah daunnya yang bulat dan kecil menyerupai cangkang kura-kura. Jenis tumbuhan merambat yang akan sangat cantik bila ditempatkan di pot gantung. String of turtle merupakan tanaman yang dapat tumbuh dengan subur dengan bermandikan cahaya yang terang namun tidak langsung. Anda tidak perlu menyiramnya terlalu sering. Biarkan tanahnya mengering di antaranya penyiraman. ZZ Plant ZZ plant atau pohon dolar memiliki daun berwarna hijau tua yang mengkilap dan tumbuh di sepanjang batangnya yang tebal. Cara merawatnya cukup mudah. Letakkan saja di tempat yang mendapatkan cahaya matahari terang tidak langsung selama enam jam per hari, dan siram setiap dua sampai tiga minggu sekali. Tanaman hias indoor yang mudah untuk pemula, bukan? Tanaman Sukulen Tanaman sukulen merupakan pilihan tepat bagi Anda yang sering lupa untuk menyiram tanaman. Bentuknya yang menggemaskan dan memiliki banyak warna adalah ciri khasnya yang dapat menambah daya tarik visual di ruangan Anda. Sukulen tahan terhadap kekeringan, oleh karena itu mereka disebut sebagai lambang tanaman bebas stres yang disaat bersamaan memberikan sentuhan alam. Cocok untuk Anda yang tinggal di daerah perkotaan. Peace Lily Flora yang satu ini dapat memberikan kesan yang menenangkan di dalam rumah Anda. Mudah dirawat, namun sensitif terhadap kekeringan dan panas berlebihan. Peace lily merupakan tanaman hias indoor yang menyukai cahaya tidak langsung dengan intensitas rendah ke sedang. Bunga cantik ini akan berubah menjadi sedikit lebih layu bila membutuhkan air. Sangat ideal untuk ruangan yang teduh, seperti di kamar tidur, kamar mandi, atau ruang tamu. Rubber Plants Di Indonesia, tanaman ini dikenal dengan sebutan karet kebo. Daunnya yang lebar, tebal, dan mengkilap dengan warna hijau gelap dengan sentuhan merah marun atau burgundy (pada varietas tertentu) akan memberikan visual yang unik dan menarik pada ruangan Anda. Selain mudah untuk dirawat dan hanya perlu disiram seminggu atau dua minggu sekali, flora ini memiliki kemampuan untuk memurnikan udara. Letakkan di ruang tamu untuk visual cantik yang memanjakan mata. Bromeliads Siapa sangka jika bunga tropis yang cantik ini tidak membutuhkan sinar matahari yang banyak. Varietas bunga ini dapat tumbuh subur dengan intensitas cahaya yang rendah dan tidak langsung. Hanya saja,

Rumah Konsep Alam

Bagaimana Cara Membuat Rumah Konsep Alam?

Salah satu gaya rumah yang sedang menjadi primadona saat ini adalah rumah konsep alam. Bagaimana tidak, hunian yang satu ini dapat memberikan suasana tenang, nyaman, dan sejuk di rumah. Sehingga Anda dapat bersantai dan menghirup udara segar lebih lama. Terutama untuk Anda yang tinggal di pusat kota, mungkin sekarang Anda harus mempertimbangkan untuk mencari rumah konsep alam yang ada di pinggiran selatan kota Jakarta. Seperti yang akan dibahas pada artikel kali ini. Baca terus sampai selesai untuk mengetahui hunian yang dapat menjadi tempat sanctuary Anda dan keluarga. Apa itu Rumah Konsep Alam? Biasanya rumah hanyalah sebuah kotak yang menjadi tempat tinggal dan terbuat dari semen serta material lainnya. Namun, pernahkah Anda berpikir jika rumah bisa menjadi lebih dari sekedar sebuah kotak? Ya, seperti rumah konsep alam yang dirancang khusus untuk membaur dengan lingkungan alami di sekitarnya. Tujuannya adalah agar dapat menciptakan suasana yang tenang, asri, sejuk, dan nyaman untuk penghuninya. Tidak seperti rumah konvensional pada umumnya, hunian yang menyatu dengan alam ini menggunakan material alami untuk membuatnya. Seperti kayu, batu alam, tanaman hijau, bambu, dan bahan lainnya yang ramah lingkungan. Selain itu, tempat tinggal ini juga mengadopsi konsep open space atau ruang terbuka di dalamnya. Hal ini untuk memaksimalkan pencahayaan alami dan meningkatkan kualitas sirkulasi udara di dalam rumah. Singkatnya, rumah konsep alam adalah sebuah tempat tinggal yang menciptakan hubungan harmonis antara ruang luar dan dalam. Tak hanya dari material yang digunakan, tetapi juga dari tata letak ruang serta banyaknya bukaan di rumah. Lalu bagaimana cara membuatnya? Baca Juga: Tingkatkan Kualitas Hidup di Hunian ala Resort Selatan Jakarta Bagaimana Cara Membuat Rumah Konsep Alam? Bagi Anda yang ingin membuat rumah yang memiliki konsep alam, coba ikuti beberapa tips di bawah ini: Gunakan Material Alami Cara membuat rumah konsep alam yang pertama dan paling dasar adalah menggunakan material alami. Sempat disebutkan sebelumnya, penggunaan material seperti kayu, batu alam, tanaman hijau, bambu, dan bahan ramah lingkungan lainnya, sangat penting untuk dasar pembangunan. Anda bisa merubah tiang beton dengan tiang kayu. Atau merubah lantai keramik dengan kayu. Merubah dinding beton dengan kayu, bambu, atau batu alam. Hingga menggunakan bahan ramah lingkungan pada atap rumah. Kendati demikian, Anda juga dapat menggabungkan semua material modern dan alami untuk membuatnya. Baca Juga: Rumah Tepi Danau Di Pinggiran Selatan Kota Jakarta & 5 Desain Lainnya Dekorasi dengan Unsur Alam Ganti dekorasi rumah dengan unsur alam. Misalnya membuat kolam ikan, menggunakan hiasan dari anyaman rotan, dan masih banyak lagi. Unsur alam ini tetap membuat rumah Anda terlihat estetik. Tak hanya itu, jika Anda dapat menggabungkan desain interior dan eksterior dengan elemen dekorasi dari alam, tempat tinggal Anda akan terlihat sejuk, harmonis, dan menenangkan. Jangan Lupakan Tanaman Salah satu kunci dari rumah konsep alam adalah tanaman. Anda bisa membuat taman di depan atau belakang rumah yang dipenuhi dengan tanaman hijau atau bunga warna-warni. Selain di luar, Anda juga bisa menempatkannya di dalam rumah. Letakkan beberapa pot tanaman hias di setiap sudut area. Seperti di dapur, kamar mandi, ruang makan, ruang keluarga, serta kamar tidur. Udara di dalam rumah juga akan menjadi lebih segar dan Anda akan mendapatkan air purifier alami yang  lebih hemat. Baca Juga: 6 Alasan Utama Mengapa Harus Beli Rumah Daripada Menyewa Fasad yang Sederhana Rata-rata, rumah konsep alam menggunakan gaya arsitektur minimalis yang sederhana. Baik untuk di dalam dan luar ruangan. Tata letak dan penataan ruangannya pun dibuat sederhana tanpa mengganggu lalu lintas. Kunci utama lainnya adalah memiliki banyak bukaan. Baik itu pintu atau jendela, agar perputaran udara dapat terjadi dengan baik. Konsep Open Space Disebutkan sebelumnya, tempat tinggal yang mengusung konsep alam harus memiliki ruang terbuka. Hal ini tentu untuk kebutuhan pencahayaan alami dan sirkulasi udara di dalam ruangan. Oleh karena itu disarankan untuk tidak menempatkan banyak perabotan yang tidak perlu. Sebaiknya gunakan furnitur yang fungsional untuk menghemat tempat dan biaya perawatan. Konsep ruang terbuka ini juga harus menjadi penghantar antara ruang dalam dan luar rumah. Salah satu contohnya adalah membuat teras tepat di depan ruang terbuka sehingga keduanya saling terintegrasi. Baca Juga: Mengenal Hunian Modern, Karakteristik dan Keistimewaannya Palet Warna Netral Rumah yang sederhana tentu menggunakan palet warna netral. Jika Anda bosan dengan warna putih, Anda bisa mencoba warna bumi. Seperti hijau, biru, orange, kuning, coklat, atau abu-abu. Namun bukan berarti Anda tidak bisa menggunakan warna modern dan konvensional lainnya, ya! Rumah Konsep Alam di Pinggiran Selatan Kota Jakarta Tahukah Anda bahwa, rumah konsep alam fokus pada lingkungan yang asri dan udara segar? Ada banyak pepohonan dan ruang terbuka hijau di sekitar tempat tinggal Anda. Tidak hanya menambah keindahan dan kesegaran mata, tetapi juga dapat memberikan kualitas udara terbaik sehari-hari. Bahkan, Anda tidak perlu takut kepanasan atau khawatir dengan polusi udara ketika sedang beraktivitas di luar. Anda dapat melakukan olahraga pagi dan sore hari dengan nyaman ditemani lingkungan asri yang sehat. Di sisi lain, rumah konsep alam juga dapat meningkatkan kualitas hidup dan mendukung gaya hidup sehat. Ya, itulah yang akan Anda rasakan ketika memilih Shila at Sawangan sebagai tempat tinggal Anda. Sebuah kawasan perumahan dengan konsep alam dan lingkungan yang asri. Berada di pinggiran selatan Jakarta, Sawangan, Depok, yang mudah diakses dan dekat dengan fasilitas publik lainnya. Tak hanya itu, pihak pengembang juga menyediakan berbagai fasilitas mewah yang lengkap untuk kebutuhan Anda sehari-hari. Mengapa harus memilih rumah konsep alam di Shila at Sawangan? Sebab salah satu hal yang dapat memberikan rasa tenang, nyaman, dan mengurangi tekanan stres setelah lelah beraktivitas seharian adalah alam itu sendiri. Jadi, tunggu apa lagi? Segera dapatkan rumah konsep alam impian Anda di Shila at Sawangan! Hubungi agen pemasaran kami untuk mendapatkan informasi penawaran dan promo menarik, sekarang juga. Semoga artikel ini bermanfaat!

4 Cara Menghitung Luas Tanah

4 Cara Menghitung Luas Tanah dengan Mudah dan Praktis

Tahukah Anda bahwa, bentuk setiap tanah itu beda-beda? Oleh karena itu, cara menghitung luas tanah pun tidak hanya satu. Ada tanah yang berbentuk persegi, segitiga, dan juga lingkaran. Tentu hal ini dapat membuat bingung bagi orang-orang yang tidak mengetahui caranya. Tidak perlu khawatir lagi. Sebab pada artikel kali ini, kami akan menjelaskan bagaimana cara menghitung luas tanah yang berbeda-beda untuk mendapatkan ukuran yang tepat saat hendak membangun rumah. Simak penjelasan lengkapnya di bawah ini, ya. Memahami Pengertian Luas Tanah Sebelum kita membahas cara menghitungnya, ada baiknya untuk mengetahui apa itu luas tanah dalam dunia properti. Secara pengertian konteks, luas tanah merupakan area atau lahan yang nantinya akan digunakan untuk membangun suatu proyek. Baik itu rumah, gedung, area komersial, area perkantoran, dan lainnya. Satuan yang digunakan untuk mengukur luas tanah adalah meter persegi (m2) atau hektar (ha). Ukuran luas tanah ini memiliki peranan yang penting bagi pembeli, pemilik properti, dan profesional lainnya. Sebab ukuran inilah yang nantinya akan dijadikan sebagai patokan nilai properti, merencanakan pembangunan suatu proyek, pembagian lahan, serta aturan dari pihak setempat. Logikanya, semakin luas area lahannya, maka semakin tinggi harga jualnya. Oleh karena itu, sebagai pembeli Anda juga harus mengetahui berapa luas tanah dan luas bangunan dari properti yang dibeli. Tujuannya untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan di kemudian hari. Baca Juga: 3 Kelebihan Tanah Kavling yang Siap Bangun Bagaimana Cara Menghitung Luas Tanah? Seperti yang disebutkan sebelumnya, tanah memiliki banyak bentuk. Sehingga ada beberapa cara yang digunakan untuk menghitung luasnya. Berikut beberapa cara yang bisa dilakukan dengan mudah: Menggunakan Rumus Bangunan Geometri Ada tanah yang berbentuk persegi, segitiga, lingkaran, dan trapesium. Cara menghitung luas tanah yang paling mudah jika Anda menjumpai bentuk yang seperti itu adalah dengan menggunakan rumus bangunan geometri. Yaitu: Untuk menghitung luas tanah yang berbentuk persegi, cukup gunakan rumus luas persegi:  Luas = panjang x lebar Jadi, jika panjang tanahnya 10 meter dan lebarnya 6 meter, maka luas tanahnya adalah: Luas tanah: 10 m x 6 m = 60 m2 Selanjutnya untuk bentuk tanah segitiga, maka cara menghitung luas tanahnya adalah: Luas = ยฝ x alas x tinggi Dengan angka yang sama seperti di atas, maka luas tanahnya adalah: Luas tanah: ยฝ x 6 m x 10 m = 30 m2 Cara menghitung luas tanah dengan bentuk trapesium adalah: Luas = ยฝ x (alas1 + alas2) x tinggi Bila panjang alas pertama adalah 5 meter dan alas kedua 7 meter, kemudian tingginya 15 meter, maka luasnya adalah: Luas tanah: ยฝ x (5 m + 7 m) x 15 m = 72 m2 Baca Juga: Memahami Pentingnya Nomor Sertifikat Tanah Sebagai Bukti Kepemilikan Lalu ada juga tanah yang bentuknya lingkaran. Begini cara menghitungnya: Luas = ฯ€ x r^2 Ukuran jari-jari lingkarannya (r) adalah 12 meter, maka perhitungannya adalah: Luas tanah: 3,14 x 12 m^2 = 452 m2 Lalu bagaimana dengan bentuk yang tidak beraturan dengan panjang dan lebar yang berbeda? Caranya adalah dengan membagi setiap lahan dengan berbagai bentuk. Seperti persegi, segitiga, atau bentuk geometris lainnya. Kemudian hitung luas setiap bagian tersebut. Setelah itu, Anda tinggal menjumlahkan semua luas yang didapat, dan ketemu total luas keseluruhan dari tanah itu. Cara Menghitung Luas Tanah Secara Manual Jika Anda merasa menghitung dengan rumus bangunan geometris terlalu ribet dan banyak hitungan, maka Anda bisa menggunakan cara manual. Yaitu dengan menggunakan alat pengukur. Seperti meteran atau rol pengukur khusus. Nanti Anda hanya perlu mengalikan panjang dan lebarnya untuk mengetahui berapa luas tanah tersebut. Baca Juga: 10 Cara Cepat Beli Rumah Sendiri dengan Mudah Menggunakan Google Maps Tidak hanya sebagai penunjuk arah, ternyata Google Maps bisa Anda manfaatkan untuk mengukur luas tanah, lho. Begini caranya: Menggunakan Aplikasi CAD CAD atau computer-aided design adalah sebuah perangkat lunak yang digunakan untuk membantu proses desain model dan gambar 2D serta 3D. Aplikasi ini memungkinkan penggunanya untuk membuat, memodifikasi, melakukan analisis, menghitung, dan mengoptimalkan desai sebelum diubah ke bentuk fisik. Dapat dipastikan hasil hitung dengan aplikasi ini akurat. Sebab Anda yang membuat ukurannya, dan nantinya aplikasi ini akan menghitungnya secara otomatis. Baca Juga: 10 Poin Penting Saat Bangun Rumah yang Harus Masuk Checklist Salah satu yang sering digunakan adalah aplikasi AutoCAD dengan software DraftSight. Berikut langkah-langkah yang bisa Anda ikuti: Itulah beberapa cara menghitung luas tanah dengan mudah dan praktis yang bisa Anda gunakan. Pilihlah salah satu cara yang menurut Anda paling mudah dan sesuai. Jika masih ragu, Anda bisa meminta bantuan pada profesional untuk menghitungnya secara akurat. Semoga artikel ini bermanfaat!

Desain Rumah Asri Minimalis

10 Rumah Asri Minimalis yang Estetik dan Menyegarkan

Rumah asri minimalis saat ini sedang menjadi primadona. Terutama untuk yang tinggal di pusat kota. Bukan tanpa sebab, rumah yang asri dapat membuat rumah menjadi lebih sejuk, tenang, dan juga nyaman. Dengan demikian, rumah dapat menjadi tempat istirahat ternyaman untuk seluruh penghuninya. Tidak sulit untuk menciptakan hunian yang asri dan segar. Simak beberapa pilihan desain yang sudah kami siapkan untuk Anda, di bawah ini. Desain Rumah Asri Minimalis Salah satu ciri dari rumah asri adalah menggunakan elemen alam dalam rancangan rumahnya. Misalnya memiliki banyak tanaman hijau, menggunakan material alam seperti batu alam, kayu, serta memiliki pencahayaan dan bukaan yang optimal. Hunian yang memiliki elemen alam ini dapat menciptakan suasana tenang yang nyaman, damai, dan juga keseimbangan dalam gaya hidup untuk para penghuninya. Berikut beberapa desain rumah asri minimalis yang bisa menjadi referensi Anda, di antaranya: Atap Hijau Sebuah rumah minimalis modern dengan fasad kontemporer ini memiliki titik fokus pada atap hijaunya. Fokus utama pada perancangan hunian ini adalah elemen keberlanjutan dan ramah lingkungan. Atap hijau yang tertutup tanaman merambat, sehingga dapat menjadi solusi untuk rumah dengan lahan terbatas. JIka Anda tidak memiliki area untuk membuat taman di depan atau belakang rumah, buatlah di atasnya. Atap asri ini menciptakan kesan harmonis dengan alam, dan membuat perputaran udara di sekitar rumah menjadi lebih segar. Baca Juga: Desain Rumah Minimalis Modern, Karakteristik & Konsepnya Mid-Century Elegan Desain rumah minimalis asri yang satu ini dirancang dengan gaya arsitektur mid-century elegan. Ciri khasnya dapat dilihat dari garis-garis bersih, bentuk yang fungsional, dan integrasi dengan alam. Pintu geser full kaca menjadi penghubung antara dunia luar dan dalam rumah, menciptakan kesan ruang terbuka yang lapang. Di halaman belakang, terdapat satu kolam renang dengan area dek yang luas, serta dilengkapi dengan lanskap tanaman yang menyegarkan. Sehingga Anda tidak akan kepanasan ketika berenang di pagi atau siang hari. Kenyamanan yang Estetik Bila Anda memiliki lahan di bagian belakang rumah yang cukup luas, coba pertimbangkan untuk membuat area taman dan ruang santai yang asri dan menyegarkan ini. Teras cekung yang dilengkapi dengan sofa luar ruangan berwarna terang dan meja kopi dari kayu alami, menciptakan area percakapan yang nyaman dan hangat. Cocok untuk acara perkumpulan keluarga atau kedatangan kerabat jauh. Baca Juga: 16 Motif & Model Keramik Lantai Teras Modern Scandinavian America Rumah yang satu ini menggabungkan gaya arsitektur dari Skandinavia dan Amerika. Dibuat dengan gaya kontemporer, lengkap dengan lanskap taman rumahan yang asri dan cantik sebagai elemen dekorasi eksterior. Sinar matahari akan masuk ke dalam rumah secara optimal melalui tiga jendela kaca dengan bingkai aluminium. Minimalis Japandi Bagi Anda yang menyukai kesederhanaan ala Japandi, mungkin desain rumah dengan lanskap ala zen garden ini bisa menjadi referensi selanjutnya. Fasad rumah yang minimalis, dilengkapi dengan palet warna netral yang mempesona, membuat tampilan rumah terlihat asri, menenangkan, dan sejuk. Jendela kaca dengan bingkai aluminium yang ada di lantai atas, memungkinkan sinar matahari masuk dengan sempurna dan menjadi kotak pemandangan ke luar.ย  Minimalis Modern Salah satu bagian yang asyik dari rumah ini adalah teras kanopi dengan satu set kursi dan meja kopi. Disekitarnya, dikelilingi oleh tanaman hijau dan bunga warna merah. Tak hanya itu, pemiliknya bahkan membuat jalan setapak yang akan membawa Anda menuju pintu masuk dan untuk area parkir kecil di depan rumah. Sebuah desain rumah asri minimalis yang menyatu dengan alam. Baca Juga: 10 Konsep Inspirasi Taman Minimalis Depan Rumah Taman Sukulen Tidak selalu harus tanaman yang tinggi menjulang untuk membuat tampilan hunian asri. Tanaman sukulen seperti gambar di atas juga dapat membuat teras rumah Anda terlihat indah dan segar. Hal yang menarik dari desain rumah ini adalah jalur floating stone yang ditempatkan di tengah-tengah taman sukulen. Menciptakan tampilan yang fresh dan sentuhan modern pada eksterior rumah. Taman Bunga Sakura Bila Anda tinggal di dataran tinggi dengan udara yang sejuk, coba buat taman bunga sakura di taman depan rumah Anda. Seperti pada contoh desain rumah asri minimalis yang satu ini. Menunjukkan desain lanskap modern yang kontras antara garis-garis bersih dari fasad rumah dengan elemen natural dari taman. Sudah dapat dipastikan taman depan Anda akan terlihat cantik dan berwarna ketika bunga ini mekar dan gugur. Baca Juga: Desain Rumah Minimalis Modern, Karakteristik & Konsepnya Tropical Garden Kurang lengkap rasanya bila tidak memasukkan rumah dengan taman tropis pada daftar pilihan desain kali ini. Sebuah lanskap yang cocok untuk iklim Indonesia dan yang tinggal di daerah perkotaan. Rumah tropis modern dengan pintu masuk hijau dan asri. Gaya arsitekturnya menonjolkan garis-garis bersih dengan material alami, membuat sebuah tampilan hunian yang asri dan sempurna. Fokus desain dari tempat tinggal ini adalah menekankan kehidupan di dalam dan luar ruangan dengan ruang terbuka dan hubungan yang jelas dengan lanskap alam. Tudor, Shila at Sawangan Satu lagi pilihan desain untuk rumah asri minimalis adalah unit Tudor yang berada di Shila at Sawangan. Sebuah perumahan mewah eksklusif yang berada di pinggiran selatan kota Jakarta. Ada banyak hal yang membuat rumah ini terasa spesial. Mulai dari dikelilingi oleh lingkungan yang masih asri dan hijau, fasilitas lengkap dan mewah ala resor, sistem keamanan yang tinggi, hingga pemandangan yang menyegarkan dari danau alami di sekitar cluster. Hunian mewah minimalis ini cocok untuk Anda yang sedang mencari tempat tinggal dengan lingkungan yang nyaman dan jauh dari polusi. Tak hanya itu, rumah ini juga dapat menjadi sanctuary setelah lelah dan penat beraktivitas seharian. Di akhir pekan, Anda bisa bergabung dengan komunitas di perumahan untuk melakukan kegiatan yang menyenangkan. Shila at Sawangan adalah sebuah kawasan perumahan yang dibangun tidak hanya untuk kualitas gaya hidup Anda, tetapi juga tetap menjaga sosialisasi yang ramah, hangat, dan kekeluargaan antar warga. Tunggu apa lagi? Segera dapatkan rumah asri minimalis impian Anda di Shila at Sawangan. Dengan harga yang terjangkau dan banyak promo menarik, kesempatan ini tidak boleh dilewatkan begitu saja! Hubungi tim pemasaran kami secepatnya untuk mendapatkan informasi terkini. Semoga artikel ini bermanfaat!

Rumah Menghadap Barat

Mensiasati Rumah Menghadap Barat Secara Maksimal

Salah satu faktor dalam memilih lokasi rumah adalah arah mata angin atau arah ke mana rumah tersebut menghadap. Apakah barat, timur, utara, atau selatan? Di Indonesia sendiri, yang populer adalah rumah menghadap barat. Diklaim memiliki banyak keberuntungan dari berbagai kepercayaan. Benarkah demikian? Mari kita bahas lebih lanjut terkait kelebihan, kekurangan, dan tips membangun rumah menghadap barat, di bawah ini. Kelebihan Rumah Menghadap Barat Ada banyak kelebihan yang didapatkan dari rumah menghadap ke arah barat. Apa saja? Memiliki Nilai Lebih Seperti yang disebutkan sebelumnya, beberapa kepercayaan meyakini bahwa rumah menghadap barat itu memiliki nilai lebih. Seperti misalnya kepercayaan dari ilmu feng shui yang menyebutkan, bahwa arah ini memiliki unsur logam yang akan berpengaruh pada kreativitas, komunikasi, dan perjalanan seluruh anggota keluarganya. Sehingga dapat membawa energi yang kuat dan aktif bila dimaksimalkan. Sementara itu dalam ajaran agama Islam, arah barat merupakan arah kiblat, yaitu Ka’bah di Mekkah. Orang-orang percaya bahwa arah rumah ini akan mendatangkan banyak kemudahan dan berkah dalam menjalani kegiatan sehari-hari. Termasuk dalam perihal ibadah. Lalu kepercayaan suku Bugis menyebutkan bahwa, arah mata angin ini memiliki nilai spiritual yang begitu tinggi. Hal ini berkaitan dengan ajaran Islam, dimana arah barat menunjukkan untuk beribadah. Kemudian, kepercayaan orang Jawa juga menuturkan bahwa rumah yang menghadap ke arah matahari terbenam ini dapat memberikan keturunan dan rezeki yang berlimpah. Sangat sesuai untuk pengantin baru yang ingin punya anak dalam waktu dekat. Baca Juga: Rumah Tumbuh: Rumah Bertahap yang Menguntungkan Dapat Melihat Matahari Terbenam Matahari terbit dari arah timur, dan tenggelam di arah barat. Hal ini tentu menjadi suatu kelebihan bagi rumah yang menghadap ke arah barat. Sebab Anda dapat menikmati dan melihat matahari terbenam dengan leluasa. Terlebih jika Anda memiliki rumah tingkat. Anda dapat naik ke lantai teratas untuk menikmati momen ini. Rumah Menjadi Lebih Hangat di Sore Hari Ketika matahari terbenam, maka dalam rumah Anda akan mendapatkan cahaya alami yang berlimpah. Artinya, rumah Anda akan menjadi lebih hangat di sore hari. Bagi rumah yang menggunakan kaca patri, Anda akan melihat bayangan cantik warna-warni akibat pembiasan dari sinar matahari ke kacanya. Dalam rumah pun akan menjadi lebih estetik walaupun hanya untuk beberapa jam saja. Baca Juga: 13 Pilihan Denah Rumah Minimalis Estetik, Unik, & Modern Meminimalisir Kelembapan Beruntungnya memiliki rumah menghadap barat karena dapat meminimalisir kelembapan di area belakang rumah. Mengapa? Sebab pada pagi hari, bagian belakang rumah Anda akan terkena sinar matahari pagi. Sehingga dapat menghangatkan dinding dan mengurangi kelembapan. Khususnya bagi Anda yang memiliki ruang dapur dan kamar mandi di bagian belakang. Membantu Menjaga Kesuburan Tanaman Biasanya, area belakang rumah sering dimanfaatkan untuk kebun atau taman. Nah, salah satu kelebihan rumah menghadap barat adalah dapat membantu menjaga kesuburan tanaman Anda di pagi hari. Selain rajin disiram dan diberi pupuk, tanaman Anda akan mendapatkan sinar matahari berlimpah untuk tumbuh subur. Baca Juga: 13 Pilihan Denah Rumah Minimalis Estetik, Unik, & Modern Pakaian Menjadi Lebih Cepat Kering Kelebihan lainnya adalah dapat membuat pakaian yang dijemur cepat kering. Sebab bagian rumah akan mendapatkan cahaya maksimal pada pagi dan sore hari. Jadi Anda tidak perlu takut bila baju akan lembap dan bau karena belum kering maksimal. Kekurangan Rumah Menghadap Barat Jika ada kelebihan, maka ada beberapa kekurangan yang dapat menjadi bahan pertimbangan, yaitu: Panas Berlebih Bagi Anda yang tinggal di pusat kota atau dataran rendah dan tidak dikelilingi oleh lingkungan yang asri, maka siap-siap akan merasakan panas berlebih di dalam rumah pada sore hari. Memang momen matahari terbenam itu sangat cantik dan indah. Namun Anda juga harus memikirkan sinar matahari yang menembus ke dalam rumah. Jika tidak mau terlalu silau, Anda dapat menutup jendela dan pintu dengan tirai tebal. Atau bisa juga sambil menyalakan pendingin ruangan seperti AC atau kipas angin. Desain Rancangan Khusus Akibat dari paparan sinar matahari langsung pada sore hari, rumah Anda memerlukan desain rancangan khusus yang bisa membantu meminimalisir cahaya yang masuk. Anda dapat berkonsultasi pada ahlinya untuk membangun fasad yang tepat. Termasuk penggunaan jendela dan ventilasi yang tepat untuk mengurangi efek panas dan silau. Baca Juga: Bagaimana Cara Beli Rumah Di Perumahan? Apa Keuntungannya? Boros Energi Sebagian besar orang tidak begitu menyukai hawa panas berlebih di dalam rumah. Sebagai solusinya, digunakanlah pendingin ruangan. Yaitu AC atau kipas angin. Akan tetapi kebanyakan rumah di perkotaan menggunakan AC. Akibatnya pendingin ruangan tersebut dinyalakan terus agar suhu di dalam rumah menjadi lebih dingin dan sejuk. Hal ini dapat mengakibatkan penggunaan listrik yang lebih tinggi dari biasanya dan menjadikannya boros energi. Harus Menggunakan Warna Cat Khusus Hal yang perlu diperhatikan adalah bagian depan rumah yang langsung terpapar sinar matahari. Disarankan untuk menggunakan warna cat khusus yang dapat mengurangi penyerapan panas. Seperti warna-warna cerah dan putih. Tips Membangun Rumah Menghadap Barat Nah, setelah kelebihan dan kekurangan rumah menghadap barat di atas, kini saatnya kita membahas tips membangun dan mendesain rumahnya agar tidak terlalu panas dan memberikan kenyamanan bagi seluruh penghuni rumah. Apa saja tipsnya: Tata Letak Jendela yang Sesuai Meskipun sinar matahari yang datang pada sore hari dapat membuat rumah menjadi panas, Anda tetap memerlukan jendela pada bagian depan untuk ventilasi dan bukaan rumah. Solusinya adalah menempatkan jendela dengan benar sehingga rumah tetap mendapatkan cahaya alami ini dengan maksimal dan optimal. Misalkan menempatkan jendela kecil pada bagian samping kanan dan kiri rumah agar sinar yang masuk hanya untuk di area pinggir saja. Jangan tempatkan jendela di bagian tengah jika Anda tidak mau kepanasan. Kemudian, Anda juga dapat menempatkan beberapa tanaman hijau yang tinggi dan lebat untuk meminimalisir sinar matahari berlebih. Tips yang sama juga berlaku untuk area belakang rumah pada pagi hari. Manfaatkan Ventilasi Silang Tips membangun rumah menghadap barat selanjutnya adalah dengan memanfaatkan ventilasi silang. Jalur bukaan yang saling berhadapan ini dapat membantu menjaga perputaran udara di dalam rumah. Sehingga suhu di dalam rumah dapat menjadi lebih sejuk dan stabil. Dengan demikian, diharapkan dapat mengurangi penggunaan pendingin ruangan secara berlebihan. Anda pun menjadi lebih hemat energi dengan adanya cross ventilation ini. Baca Juga: 11 Desain Jendela Kamar Tidur yang Cantik, Modern, dan Bergaya Pilih Material dan Palet Warna yang Tepat Pemilihan material yang digunakan juga harus tepat. Untuk mengurangi panas berlebih, lebih baik gunakan

Pilihan Desain Taman Dapur Minimalis

15 Desain Taman Dapur Minimalis yang Segar dan Estetik

Baik besar maupun kecil, ide taman dapur minimalis akan memberikan kesegaran yang dapat membuat hawa panas di dalam ruang memasak. Sebab sejatinya, Anda bisa memasak sambil tetap menghirup udara segar dan menikmati sinar matahari yang hangat. Di sisi lain, ide desain taman ini juga dapat meningkatkan daya tarik visual dan membuat semua orang merasa betah berada di rumah. Seperti apa ide desain taman dapur minimalis yang bisa menjadi referensi Anda? Lihat selengkapnya di bawah ini, ya. Pilihan Desain Taman Dapur Minimalis Pada prakteknya, area taman dan dapur yang disatukan dapat diaplikasikan pada rumah minimalis maupun besar dan mewah. Untuk mendapatkan desain yang sesuai, Anda perlu membuat tata letak yang tepat. Tidak hanya berdampak pada luas ruangan, tetapi juga pada visual desain interior rumah. Berikut beberapa pilihan desain taman dapur minimalis yang dapat Anda contek, seperti: Area Taman Dapur Minimalis Terbuka Bila Anda memiliki cukup luas lahan di bagian belakang, coba pertimbangkan membuat dapur terbuka seperti gambar di atas. Berikan tempat berteduh dengan pergola atau payung besar untuk area makan dan duduk. Sementara itu, area dapur dilindungi oleh plafon. Area ini akan menjadi salah satu tempat ternyaman yang ada di rumah Anda karena memberikan kesan segar, sejuk, dan nyaman. Bahkan kegiatan makan bersama keluarga pun menjadi lebih hangat dan asyik. Dapur Ala Buffet Meja beton dapur ini memiliki fungsi ganda, sebagai area persiapan makan dan ruang prasmanan di mana Anda dan anggota keluarga atau tamu yang berkunjung dapat bercengkrama sambil menikmati sajian. Bangku setinggi meja yang berjajar di sisi eksterior memberikan kesan santai yang tidak kaku. Ditambah dengan banyak pohon dan area outdoor yang hijau, semakin membuat suasana makan menjadi lebih seru dan menyenangkan. Lorong Dapur Minimalis Tidak ada salahnya membuat area dapur berada di samping rumah. Lebih baik lagi jika Anda dapat menjadikannya lorong dapur minimalis terbuka, lengkap dengan aneka tumbuhan hijau dan bunga warna-warni. Di depan meja dapur, siapkan satu meja kecil dengan dua kursi makan. Jika sedang memiliki banyak tamu, Anda bisa tambahkan kursi panjang di lorong. Ala Resto Selanjutnya ada ide desain taman dapur minimalis ala resto. Manfaatkan jendela di bagian belakang rumah sebagai tempat keluar masuknya makanan. Coba bayangkan, Anda memasak di area luar, lalu menyajikan makanannya lewat jendela itu. Seperti seorang koki yang meminta pramusaji untuk menyajikan makanan kepada pelanggannya, bukan? Anda juga bisa meninggalkan beberapa catatan pada tembok untuk menu yang akan dimasak dan bahan makanan apa saja yang harus dibeli. Dapur Vertical Garden Pisahkan antara dapur basah dan dapur kering dengan pintu kupu tarung dari kaca dan aluminium ini. Letakkan dapur kering di bagian dalam, dan dapur basah di bagian luar yang memiliki pemandangan vertical garden di depan mata. Warna-warni dari tanaman yang dipasang di tembok ini akan memberikan kesan ceria yang menyegarkan. Baca juga: 10 Konsep Inspirasi Taman Minimalis Depan Rumah Dapur Semi Outdoor Sang arsitek merancang dapur semi outdoor ini tersembunyi di bagian belakang rumah. Terpisah dari ruangan lainnya seperti ruang keluarga, ruang santai, kamar tidur, dan kamar mandi. Desain taman dapur minimalis ini cocok untuk Anda yang ingin memiliki dapur tersembunyi yang tidak diketahui banyak orang. Dilengkapi dengan tanaman hijau sebagai penyejuk dan atap kayu untuk berlindung dari sinar matahari dan hujan. Sementara itu kaca jendela besar di depannya memungkinkan Anda untuk melihat anak-anak saat sedang memasak. Taman Dapur Minimalis Di Atas Dek Bagi Anda yang menyukai konsep dapur terbuka di luar ruangan, mungkin pilihan desain yang satu ini bisa menjadi inspirasi. Bangunlah dek untuk area dapur dan ruang makan di luar ruangan. Tujuan dek ini adalah untuk membedakan area memasak dengan halaman belakang rumah. Kalau bisa, gunakan warna yang berbeda juga. Seperti gambar di atas. Lantai dek hitam merupakan area dapur, sementara area batu alam dan tanah adalah taman belakang rumah yang juga berfungsi tempat bersantai. Indoor-Outdoor Kitchen Dapur kecil yang terpisah ini memberikan nuansa indoor-outdoor yang menyegarkan dengan jendela lipat ganda. Konsepnya seperti meja bar ala cafe yang terbuka dengan gaya industri yang modern. Kalau malam datang, Anda bisa menutup semua pintu dan jendela agar tidak ada hewan kecil yang masuk. Jangan lupa berikan tanaman hias hijau atau bunga warna-warni untuk kesegaran di dapur Anda. Dari Luar Ke Dalam Bawa masuk energi yang segar dari luar rumah kedalam dengan menempatkan beberapa tanaman hijau. Warna kontras dari tanaman ini akan membuat suasana dapur menjadi lebih ceria, segar, dan menciptakan titik fokus. Dengan adanya tanaman ini, kegiatan memasak juga menjadi lebih menyenangkan, nyaman, dan fokus. Sebab ada oksigen yang memberikan udara segar di area dapur. Rooftop Kitchen Buat suasana yang berbeda dari dapur Anda dengan desain rooftop kitchen ini. Satu set meja makan yang panjang serta kursi tinggi ini cocok untuk Anda yang memiliki jumlah anggota keluarga banyak. Di depannya ada area masak yang dilengkapi dengan kompor dan oven vintage. Selain untuk keluarga, rooftop kitchen ini juga dapat menjadi tempat santai untuk para tamu yang berkunjung sambil berbincang seru. Dapur Minimalis Vintage Siapa sangka jika ternyata gaya vintage bisa dipadukan dengan konsep minimalis. Hasilnya, ruangan terlihat lebih hangat, ramah, dan memberikan kesan nostalgia. Seperti contoh taman dapur minimalis di atas. Area memasak beratapkan keramik terakota, tiang penyangga kayu, meja dapur keramik yang dilapisi ubin kotak-kotak merah, meja dan kursi makan yang terbuat dari kayu, hingga lemari penyimpanan yang terbuat dari kayu dan kaca. Seperti dapur di rumah nenek, bukan? Modern Minimalis Simpan semua keperluan memasak Anda, mulai dari peralatan masak, bumbu, hingga barang lainnya di dalam lemari kabinet kayu ini. Tampilan modern dapat dilihat dengan adanya kitchen island di tengah dapur, kompor tanam, dan built-in hob yang ada di sudut dapur. Sementara itu, palet netral yang didominasi warna coklat, putih, dan hitam, memberikan kesan minimalis yang rapi dan elegan. Ala Industrial Tampilan taman dapur minimalis kali ini memiliki gaya ala industrial yang sejuk, terbuka, dan hangat. Dengan kipas angin gantung, pintu geser kaca yang dibuka lebar, dan pepohonan hijau yang memberikan udara segar dan menghalau sinar matahari berlebih, Anda dapat menikmati kegiatan makan bersama keluarga dengan santai dan seru. Meskipun tampilannya industrial, dapur ini sarat akan suasana hangat dan kekeluargaan. Backyard Kitchen Apakah Anda penggemar api unggun? Kalau iya,

Apa itu Rumah Slow Living

Apa itu Rumah Slow Living dan Bagaimana Membuatnya

Konsep rumah slow living akhir-akhir ini menjadi populer. Bukan tanpa sebab, istilah ini sebenarnya ditujukan untuk mendukung kesehatan mental banyak orang yang sehari-harinya sibuk dengan rutinitas dan aktivitas yang menumpuk. Jika tidak mengambil jeda, hal ini lama-kelamaan dapat menyebabkan stres dan penyakit lainnya. Tidak heran jika banyak orang mencari tempat tinggal yang dapat mendukung hal tersebut. Tapi tahukah Anda bahwa, konsep rumah slow living ini dapat dibuat di hunian Anda sendiri? Bagaimana caranya? Mari kita bahas bersama di bawah ini. Apa itu Konsep Slow Living? Pernahkah Anda terpikir untuk berhenti sejenak di tengah kesibukan sehari-hari? Berhenti, beristirahat, dan melepas beban yang ada di pundak dengan perasaan tenang dan senang. Tubuh Anda pun memerlukan istirahat dan jeda dalam beberapa waktu. Bila dibiarkan terus menerus, hal ini dapat mempengaruhi kesehatan mental Anda dan menimbulkan berbagai penyakit lainnya. Oleh karena itu, istilah slow living mulai bergema. Sebuah konsep dimana orang-orang diminta untuk menjalani hidup dengan lebih santai di tengah kesibukan dan rutinitas sehari-hari. Sederhananya, konsep ini ditujukan untuk membantu orang-orang untuk melakukan aktivitas tanpa tergesa-gesa, yang nantinya malah dapat menimbulkan stres, mengurangi perasaan bahagia, dan merasa selalu dikejar-kejar. Seiring dengan berkembangnya zaman, konsep slow living ini dapat dikaitkan dengan banyak hal dalam kehidupan. Salah satunya adalah rumah atau tempat tinggal. Sehingga lahirlah konsep rumah slow living yang diharapkan dapat membuat penghuni rumah betah dan merasa tenang serta nyaman. Dengan kata lain, rumah slow living harus bisa menjadi sanctuary atau sebuah tempat yang membuat Anda merasa aman untuk tinggal di dalamnya. Apa Saja Prinsip Rumah Slow Living? Ada beberapa prinsip yang harus ada untuk membuat rumah slow living. Di antaranya adalah: Kesederhanaan atau Minimalis Percaya atau tidak, minimalisme dapat membantu Anda dalam mengurangi beban dan distraksi dalam hidup. Sehingga nantinya Anda bisa fokus pada hal-hal yang memang lebih penting dan dapat menikmati momen yang dilalui dengan sepenuh hati. Gaya hidup minimalis merupakan salah satu aspek yang krusial dalam menerapkan slow living. Bila dikaitkan dengan rumah, maka Anda bisa mulai menggunakan palet warna yang lembut, netral, dan lebih dekat dengan alam untuk semua elemen di rumah. Seperti putih, hitam, coklat, hijau, dan lainnya. Sebaiknya, hindari parabotan dan/atau dekorasi dengan elemen berlebihan. Coba ganti dengan barang-barang yang menggunakan material alami. Contohnya seperti meja kayu, keranjang dari anyaman rotan, tanaman hijau yang sejuk, dan banyak lagi. Menyatu dengan Alam Sebuah rumah dapat menjadi tempat sanctuary bagi Anda bila sudah menyatu dengan alam. Bukan berarti Anda harus membangun rumah di tengah-tengah hutan, ya. Akan tetapi, Anda membiarkan sinar matahari masuk ke rumah dengan maksimal, memiliki banyak ventilasi sehingga udara luar dapat masuk ke dalam rumah dengan lancar, serta menambahkan banyak tanaman hijau untuk membuat udara dan suasana di rumah menjadi lebih segar, sejuk, tenang, dan nyaman. Anda juga bisa menambahkan elemen alam seperti kolam ikan dengan air mancur, membuat zen garden, menggunakan aliran sungai buatan, dan hal lainnya yang berkaitan dengan alam. Suasana Rumah yang Tenang Prinsip rumah slow living selanjutnya adalah suasana yang tenang. Tidak hanya tenang dari suara-suara yang keras, tetapi juga tenang dari sisi kenyamanan Anda. Oleh karena itu, sangat disarankan untuk menggunakan palet warna kalem, lembut, netral, dan alami, untuk setiap elemen di rumah. Suara gemericik air dari kolam ikan, atau suara lonceng angin yang merdu ketika ada angin yang meniupnya, atau suara lainnya yang dapat membuat Anda merasa tenang berada di rumah. Jika perlu, Anda bisa menambahkan lilin aroma terapi untuk membuat suasana lebih rileks. Desain Rumah yang Estetik Meskipun Anda mengadopsi konsep rumah slow living, desain interior dan eksterior rumah Anda haruslah estetik. Namun, desain estetik ini harus dibuat untuk menciptakan daya tarik yang tidak membuat mata atau tubuh Anda merasa lelah. Keadaan lalu lintas di dalam rumah juga harus teratur, agar tidak terlihat terlalu penuh dan sesak, Anda pun dapat bergerak dengan bebas tanpa takut tersandung atau terbentur. Cara lainnya yang bisa Anda lakukan adalah dengan memajang hiasan dinding yang minimalis dan tidak kontras. Atau menempatkan benda sederhana yang tidak rumit untuk elemen dekorasi yang estetik. Saat ini, sesuatu yang lebih simpel dan sederhana dianggap lebih menarik dibandingkan sesuatu yang ramai dan berisik. Ramah Lingkungan Satu lagi prinsip rumah slow living yang harus Anda terapkan adalah ramah lingkungan. Cara mudahnya adalah dengan menggunakan material dari daur ulang untuk membangun rumah. Di sisi lain, Anda juga dapat memanfaatkan barang bekas atau yang sudah tidak terpakai untuk keperluan sehari-hari. Misalnya menggunakan panci yang sudah rusak untuk dijadikan pot, menjadikan baju bekas sebagai sarung bantal tamu, dan hal lainnya. Tahukah Anda bahwa, di pinggiran selatan kota Jakarta, ada satu kawasan perumahan yang mendukung gaya hidup slow living? Bahkan sudah mengadopsi lima prinsip utama yang disebutkan di atas. Yaitu Shila at Sawangan. Tidak hanya dari desain interior dan eksteriornya saja yang minimalis, tetapi juga tata letak dan pemilihan warna untuk setiap ruangan. Ditambah perumahan ini berada di lingkungan yang masih asri, segar, dan fasilitas lengkap yang dapat mendukung kehidupan slow living yang sehat, nyaman, serta rileks. Shila at Sawangan merupakan pilihan tepat bagi Anda yang sedang mencari rumah slow living untuk berhenti sejenak dari kesibukan sehari-hari. Dapat menjadi sanctuary ternyaman yang meningkatkan kebahagiaan hidup Anda. Tunggu apa lagi, dapatkan satu unitnya sekarang juga sebelum kehabisan.

Gaya Arsitektur Rumah Kecil Tapi Mewah

10 Gaya Arsitektur Rumah Kecil Tapi Mewah yang Estetik

Tahukah Anda bahwa, gaya arsitektur rumah kecil tapi mewah sedang populer? Khususnya di kalangan orang-orang yang menyukai keindahan desain estetik dan fungsional. Hunian minimalis yang terlihat mewah ini sebenarnya dibangun untuk memaksimalkan lahan tanah yang ada agar rumah menjadi lebih luas dan lapang. Nah, bila Anda ingin membangun atau merenovasi rumah menjadi tampilan yang baru, coba tengok beberapa desain rumah kecil tapi mewah yang akan dibahas di bawah ini. Baca sampai selesai untuk mendapatkan inspirasi dan referensi rumah yang cocok dengan karakteristik Anda. Gaya Arsitektur Rumah Kecil Tapi Mewah Sejatinya, gaya arsitektur rumah kecil tapi mewah ini merupakan solusi cerdas untuk membangun tempat tinggal yang layak dan nyaman di lahan terbatas. Terutama untuk hunian yang berada di perkotaan. Tentunya dengan beberapa sentuhan artistik dan tata letak yang tepat, rumah menjadi lebih luas, lapang, dan besar. Inilah beberapa desain rumah kecil tapi mewah yang bisa menjadi inspirasi dan referensi Anda. Meliputi: Small Minimalist Desain rumah diatas merupakan contoh yang indah bagaimana minimalis dapat menciptakan ruangan terlihat besar dengan dimensi yang kecil. Bentuknya yang kreatif dengan garis-garis atap tajam dan bersih mengarah ke atas, menciptakan intrik visual dan menekankan fakta bahwa rumah tersebut tidak kecil karena kekurangan ruangan. Melainkan karena konsep minimalis sederhananya yang membuatnya terlihat mewah dan modern disaat bersamaan. Keindahan Skandinavia Fasad rumah yang terinspirasi dari Skandinavia ini membuktikan bahwa kesederhanaan bisa terlihat mewah dan memukau. Lapisan kayu pinus vertikal yang dicat putih, melambangkan tradisi bangunan Nordik yang tradisional. Sementara itu, jendela kaca besar seolah membingkai pemandangan dari dalam rumah seperti sebuah karya seni. Atap miring yang dramatis menambah daya tarik arsitektural, sekaligus melindungi rumah dari kondisi cuaca yang tak menentu secara efisien. Kontemporer Modern Desain rumah kecil tapi mewah selanjutnya mengadopsi gaya arsitektur kontemporer modern. Garis horizontal padang rumput yang langsung menuju ke pintu utama, memberikan kesan hangat yang ramah. Perpaduan plesteran dinding dan batu kapur pada taman memberikan kedalaman tekstur yang mempesona dan menyegarkan. Atap yang menjorok keluar itu tidak hanya memberikan perlindungan dari hujan dan sinar matahari saja. Tetapi juga sebagai daya tarik visual yang modern. Zen Modern Fasad yang menggunakan plesteran putih halus ini merupakan gambaran rumah yang memberikan kedamaian dalam kesederhanaan. Dinding putihnya menjadi kanvas sebagai tempat main cahaya dan bayangan. Kesan mewah dan hangat didapatkan dari kisi-kisi kayu jati horizontal yang menambah ritme tekstur pada elemen rumah. Di sisi lain, elemen air, batu alam, dan tanaman hijau menguatkan konsep zen garden pada hunian modern ini. Baca juga: 12 Desain Rooftop Garden untuk Mempercantik Atap Rumah Japandi Minimalis Rumah kecil tapi mewah ini dibangun dengan mengutamakan privasi penghuni rumah. Kendati demikian, dinding eksterior yang dicat putih lembut, atap pelana hitam dan pagar kayu, merupakan perpaduan yang menciptakan tampilan menarik. Agar tidak terkesan terlalu tertutup, hunian Japandi minimalis ini menempatkan beberapa tanaman untuk mengelilingi rumah. Tujuannya untuk menciptakan suasana bersahabat di lingkungan sekitarnya. Kemewahan Tradisional Selanjutnya ada desain rumah khas Indonesia dengan atap limas terakota dan halaman rumah yang luas. Pintu ganda utama pada bagian depan menggambarkan kemewahan tradisional yang gagah dan ramah. Diapit oleh jendela panel yang simetris, memberikan suasana yang harmonis, hangat, dan kekeluargaan. Tanaman semak-semak hijau yang dibentuk memberikan kesan segar yang sederhana tapi cukup untuk membuat tampilan rumah terlihat cantik. Minimalis Dua Lantai Rumah bergaya Skandinavia ini memiliki fasad yang khas dengan palet warna putih dan abu-abu. Hunian dengan dua lantai dan atap segitiga khas ini memberikan tampilan yang modern dan kontemporer, dilengkapi dengan balkon dan pagar kaca. Jendela kaca yang besar juga berperan besar dalam memasukkan cahaya alami dengan maksimal dan optimal. Meskipun dari depan terlihat sederhana, tempat tinggal ini menekankan pada kesederhanaan dan fungsionalitas. Sederhana yang Elegan Fasad rumah yang didominasi oleh warna putih dengan aksen bata coklat ini mengadopsi gaya arsitektur modern dan minimalis yang bersih dan elegan. Tampilan mewahnya dapat dilihat dari area balkon di lantai dua yang dibuat melengkung dengan pagar aluminium berwarna hitam, yang senada dengan warna pagar. Memberikan perpaduan antara elemen modern dan tradisional yang menciptakan kesan hangat dan nyaman. Rumah Kecil Tapi Mewah dengan Atap Segitiga Rumah minimalis yang satu ini memiliki atap segitiga dengan puncak yang tajam sebagai ciri khasnya. Di sisi lain, atap ini juga memberikan keseimbagan antara keanggunan dan kehangatan dari eksterior rumah. Perpaduan antara dinding putih yang mulus dengan batu bertekstur dan pintu kayu, menambah daya tarik visual hangat. Penggunaan jendela besar akan memungkinkan Anda untuk melihat pemandangan yang luas dan mendapatkan cahaya alami secara maksimal. Modern Minimalis Hunian modern minimalis kali ini memamerkan perpaduan sempurna antara beton, kayu, dan kaca, dengan garis-garis yang bersih dan bentuk geometris. Fasadnya merupakan kombinasi apik antara bilah kayu horizontal dan panel hitam, yang diimbangi dengan jendela kaca besar untuk menangkap sinar matahari dengan optimal. Halaman depan yang luas disertai jalan setapak yang besar, menggambarkan kemewahan dari rumah dengan palet monokrom ini. Dan itulah beberapa gaya arsitektur rumah kecil tapi mewah yang mungkin bisa menjadi inspirasi dan referensi Anda ketika hendak membangun atau merenovasi tampilan rumah. Dengan desain yang tepat, hunian minimalis sekalipun dapat terlihat mewah. Model rumah mana yang Anda suka? Semoga artikel ini bermanfaat!

Desain Fasad Rumah Tepi Danau

Rumah Tepi Danau Di Pinggiran Selatan Kota Jakarta & 5 Desain Lainnya

Saat ini, salah satu faktor yang menjadi bahan pertimbangan dalam membeli rumah adalah lingkungan yang asri. Tentu Anda tidak banyak menemukannya di pusat kota. Justru Anda bisa menemukannya di pinggiran kota, yang merupakan kawasan berkembang namun masih memiliki lingkungan yang hijau dan suasana segar. Seperti rumah tepi danau yang akan membuat Anda merasa seperti healing setiap hari. Seperti apa tampilan rumah tepi danau yang ada di pinggiran kota? Simak penjelasan lengkapnya di bawah ini. Desain Fasad Rumah Tepi Danau Sesuai namanya, rumah tepi danau adalah sebuah hunian yang berada di tepian atau dekat dengan danau. Salah satu kelebihan dari tempat tinggal ini adalah menawarkan lingkungan yang masih asri, hijau, udara segar, dan pemandangan yang indah.  Di luar negeri, rumah di pinggiran danau tergolong pada rumah liburan yang hanya disinggahi pada acara-acara tertentu saja. Bukan dijadikan tempat tinggal tetap, kecuali jika mereka memang tinggal di daerah itu. Sementara itu, di Indonesia, jenis rumah ini sebenarnya masih jarang. Tapi bukan berarti tidak ada. Salah satunya berada di pinggiran selatan kota Jakarta dengan lokasi yang strategis dan mudah diakses dari manapun. Berikut beberapa desain fasad rumah tepi danau yang mewah untuk tempat tinggal Anda dan keluarga. Di antaranya: Portico, Shila at Sawangan Mungkin Anda tidak percaya jika ternyata ada rumah tepi danau di pinggiran selatan kota Jakarta, bukan? Hunian mewah yang dikelilingi oleh danau ini berada di Shila at Sawangan, yang menghadirkan hunian eksklusif di tepi danau. Dikelilingi oleh pemandangan alam yang mempesona, lingkungan yang asri dan hijau, fasilitas mewah ala resor yang lengkap, serta udara segar yang membuat Anda merasa nyaman dan betah di rumah. Salah satunya adalah tipe Portico dengan luas area mencapai 187 meter persegi. Memiliki dua lantai dengan empat kamar tidur, empat kamar mandi, dan carport yang cukup untuk dua mobil. Desain fasadnya yang mewah, modern, dan kontemporer ini cocok untuk Anda yang menyukai gaya arsitektur kekinian. Satu hal yang perlu Anda perhatikan adalah danau yang mengelilingi Portico bukanlah danau buatan. Melainkan danau alami. Jadi kesegaran dan sensasi alaminya nyata. River Hills Residence Selanjutnya ada desain rumah di tepi danau Austin, Amerika Serikat. Hunian ini dibangun dengan elemen dinding kaca dari lantai sampai ke langit-langit. Sementara material lainnya menggunakan kayu, beton, dan rangka aluminium yang sederhana, namun dengan detail yang menyenangkan. Tujuannya untuk menciptakan tempat peristirahatan di pinggiran danau yang mengundang alam masuk ke dalam rumah, serta mendorong penghuninya untuk terhubung dengan alam bebas. House On The Lake House on the lake merupakan hasil karya pencarian esensi konsep rumah untuk melindungi dari elemen dan peninggalan lanskap yang ada. Desain fasadnya dibuat kontemporer ala pedesaan khas di pegunungan. Atap kacanya memungkinkan menangkap sinar matahari di semua sisi, namun tetap melindungi rumah dari panas yang berlebihan. Lake Minnetonka Retreat Home Desain fasad rumah di tepi danau Minnetonka ini dibuat menyerupai bentuk geometris murni untuk membentuk pengalaman di dalam dan di luar rumah. Ada dua bagian rumah yang saling terkait. Satu dibalut dengan kayu cedar gelap, dan satu sisi lainnya dibalut dengan kayu cedar coklat muda. Dua bagian ini seolah membentuk portal menuju pemandangan danau dan membingkai banyak ruangan di dalam rumah. Bagian rumah yang panjang menciptakan pemandangan teleskopik ke danau dan area luar lainnya. Dessert Oasis Berlatar belakang lanskap gurun berbatu, rumah tepi danau bergaya batu bata ini memberikan kesan minimalis yang hangat. Warna dari plesteran dindingnya pun menyatu dengan lingkungan sekitar. Sementara itu, pergola kayu di bagian teras depannya memberikan keteduhan yang sejuk. Jendelanya dibuat besar agar aliran udaranya lancar. Lanskap rumah dilengkapi dengan tanaman dessert yang dapat hidup lama tanpa banyak air dan berlahan pasir. Jika Anda menginginkan suasana yang berbeda dan tidak terduga, maka rumah inilah jawabannya. Rustic Log Cabin Kabin kayu ini terletak di antara pepohonan tinggi, dengan cerobong asap batu yang menjulang di atas garis atap. Eksterior kayu yang kaya dan teras yang melingkarinya, semakin menambah pesona klasik ala pedesaan yang khas. Ditambah dengan adanya dermaga pribadi menjorok ke dalam air yang tenang, menjadi akses untuk menikmati danau sepuasnya. Pada pagi hari, ketika cahaya hangat matahari memasuki dalam rumah, maka kabin akan terasa seperti tempat peristirahatan yang tenang dan terpencil di tengah alam. Demikianlah penjelasan singkat terkait beberapa desain fasad rumah tepi danau yang dapat dijadikan tempat tinggal. Bila Anda penasaran dengan tipe Portico, Anda dapat menghubungi tim pemasaran kami untuk mendapatkan penawaran dan promo menarik. Dapatkan tempat tinggal dengan lingkungan yang berkualitas untuk kehidupan yang nyaman dan aman bersama Shila at Sawangan.