Salah satu cara agar keramik tangga tidak licin adalah menggunakan material yang kasar. Cara ini dilakukan untuk menjaga memaksimalkan aspek keamanan untuk semua penghuni rumah. Terlebih jika Anda memiliki anak kecil yang sedang aktif.

Kendati demikian, pemilihan keramik tangga juga perlu dipertimbangkan dari segi model, harga, kelebihan dan kekurangan, serta visualnya. Cari tahu pilihan keramik kasar apa saja yang cocok untuk tangga rumah Anda, di bawah ini.

Pilihan Keramik Tangga Dengan Permukaan yang Kasar

Perlu diketahui bahwa, keramik kasar adalah jenis keramik yang memiliki tekstur kasar pada permukaannya. Hal ini karena keramik sudah melalui proses glazed atau unglazed. Kelebihan dari permukaan kasarnya ini adalah tidak licin jika permukaannya terkena air. Bahkan ketika kaki Anda masih dalam keadaan basah sekalipun.

Untungnya, keramik kasar ini memiliki banyak motif dan pola yang bisa disesuaikan dengan gaya Anda. Di antaranya adalah:

Keramik Tangga Tekstur Pasir

Keramik Tangga Tekstur Pasir

Pilihan keramik tangga yang kasar pertama adalah keramik dengan tekstur pasir. Sesuai namanya, keramik ini memiliki tekstur berpasir dengan warna abu-abu. Kelebihan adalah ada tiga garis lurus panjang di satu sisi keramik yang bisa menjamin keselamatan dan anti-slip.

Keramik Kasar Minimalis

Keramik Kasar Minimalis

Umumnya, sebagian besar rumah di Indonesia menggunakan keramik kasar minimalis untuk tangga agar tidak licin. Pilihan palet netral dari keramik ini menjadi daya tariknya, sebab menonjolkan kesan minimalis dan modern. Kelebihan dari keramik minimalis ini adalah mudah beradaptasi dengan warna lain yang ada di rumah, sehingga Anda tidak perlu takut apakah warnanya terlalu gelap atau kontras. Tampilannya yang monoton menjadi kekurangan yang mungkin perlu diakali. Tempatkan beberapa dekorasi atau perabotan dengan warna kontras agar sudut tangga tersebut tidak terlalu membosankan.

Baca Juga : Desain Tangga Melayang Yang Estetik Dan Fungsional

Motif Marmer

Motif Marmer

Kelebihan dari keramik tangga yang terbuat dari material marmer adalah tampilan estetikanya yang bisa menjadi nilai lebih dari rumah Anda. Kesan yang ditonjolkan pun elegan, berkelas, modern, dan mewah. Batu marmer merupakan material yang sering digunakan agar tangga tidak licin. Namun perlu diperhatikan bahwa, tidak semua keramik marmer memiliki sifat anti-slip. Oleh karena itu ada baiknya untuk bertanya dulu sebelum membeli. Anda juga harus memperhatikan budget yang dikeluarkan karena harga marmer tidak murah. Apalagi digunakan untuk melengkapi tangga.

Tangga Motif Kayu

Tangga Motif Kayu

Berikan sentuhan aksen natural dari keramik tangga motif kayu seperti pada gambar di atas. Agar tidak licin, pastikan Anda memilih permukaan yang kasar. Pilihan ini bisa menjadi alternatif dari material kayu asli yang harganya tentu lebih mahal. Ada banyak motif dan warna yang bisa Anda pilih. Namun pastikan Anda memilih sesuai dengan kebutuhan, ya.

Keramik Tegel

Keramik Tegel

Bangkitkan jiwa seni Anda dengan menggunakan keramik tegel untuk mempercantik tangga. Kelebihan dari keramik ini adalah memiliki lapisan keras bertekstur dengan motif klasik dan vintage. Menariknya, Anda tidak harus terpaku pada satu motif saja. Jika ada budget lebih, Anda bisa menggunakan motif yang berbeda pada setiap anak tangga. Dengan begitu tampilan tangga di rumah Anda menjadi lebih unik dan berseni.

Keramik Tangga Polos

Keramik Tangga Polos

Kebiasaan orang Indonesia adalah tidak mau repot. Sehingga sering kali keramik tangga juga memiliki motif yang sama dengan lantai rumah. Hal itu sah-sah saja. Akan tetapi untuk aspek keselamatan, sebaiknya pilih keramik polos dengan permukaan yang kasar. Kelebihan dari keramik polos ini adalah banyak pilihan warna. Jadi Anda bisa menyesuaikannya dengan warna cat dinding, lantai rumah, atau shade yang sama.

Batu Alam

Batu Alam

Selain digunakan untuk dinding dan lantai rumah, ternyata material batu alam juga bisa Anda gunakan di tangga. Teksturnya yang kasar dan anti-slip menjadi pilihan terbaik agar keramik tangga tidak licin. Anda bisa memilih batu alam seperti granit, marmer, atau batu koral yang paling sering digunakan. Kekurangannya, Anda perlu menyesuaikan budget dengan kebutuhan.

Keramik Tanah Liat

Keramik Tanah Liat

Jika Anda memperhatikan, kebanyakan rumah-rumah zaman dulu yang ada di pelosok Jawa menggunakan keramik tanah liat dengan permukaan kasar untuk lantai. Nah Anda juga bisa mengaplikasikan keramik warna terakota ini pada tangga di rumah. Pilih yang permukaannya masih kasar dan bertekstur. Kesan vintage, klasik, dan unik menjadi kelebihan dari keramik tangga ini. Hanya saja, sifat tanah liat yang mudah menyerap air menjadi kekurangannya.

Motif Teraso

Motif Teraso

Motif teraso atau terrazzo adalah keramik yang terbuat dari pecahan marmer, semen, tegel, dan pasir. Tidak heran jika motif teraso ini populer karena keunikannya yang memberi nilai seni tersendiri. Kelebihan dari keramik tangga motif teraso adalah bisa menyesuaikan dengan suhu ruangan. Jika cuaca sedang dingin,maka keramik akan menjadi hangat, dan jika cuaca sedang panas maka keramik akan menjadi dingin.

Beton Ekspos

Beton Ekspos

Tampilan beton ekspos menjadi pilihan populer selanjutnya agar keramik tangga tidak licin. Meskipun terbuat dari semen, Anda bisa memadukannya dengan keramik granit di setiap sisi bawah anak tangga. Agar tidak licin, pastikan beton eksposnya belum diaci, ya. Disarankan juga untuk memilih keramik granit dengan permukaan kasar. Selain sifatnya yang anti-slip, tampilan ala industrial ini juga bisa memberikan kesan mewah pada ruangan di rumah.

Perpaduan Keramik Tangga dan Kayu

Perpaduan Keramik Tangga dan Kayu

Material kayu yang berkualitas tinggi juga bisa menjadi alternatif pilihan lainnya. Tapi pastikan Anda sudah melapisinya dengan cairan anti-slip sebelum dipasang. Untuk mempercantik tampilan, Anda bisa menggunakan keramik tangga tidak licin dari salah satu pilihan di atas.

Demikianlah beberapa pilihan keramik tangga tidak licin yang bisa Anda gunakan. Agar tetap selaras dengan ruangan, lebih pilih motif atau warna yang sama. Tujuannya agar tidak ada warna yang lebih mencolok atau tenggelam. Hal ini juga untuk memastikan nilai visual estetika rumah Anda tetap terjamin. Lalu pilih keramik lantai yang memiliki kualitas tinggi dan sudah terbukti anti-slip.

Semoga artikel ini bermanfaat!

Author Profile

Shirley Candrawardhani
Shirley berkarir sebagai penulis profesional sejak 2012 yang berantusias menulis topik seputar bisnis, keuangan, dan hukum.