Shila at Sawangan

Picture of Shirley Candrawardhani

Shirley Candrawardhani

Shirley berkarir sebagai penulis profesional sejak 2012 yang berantusias menulis topik seputar bisnis, keuangan, dan hukum.
Desain Taman Belakang Rumah

11 Desain Taman Belakang Rumah yang Cantik dan Segar

Ada taman belakang rumah dan dibiarkan kosong? Rugi sekali. Alih-alih menjadi cantik, justru menjadi tempat tumbuhnya ilalang dan rumput liar. Halaman belakang rumah umumnya menjadi tempat santai untuk sekedar minum teh atau bersantai sambil membaca buku. Terutama bila dilengkapi dengan fitur taman yang menenangkan dan bisa membuat tubuh rileks. Setelah lelah dan penat seharian bekerja, Anda bisa bersantai di taman belakang rumah sambil menikmati teh hangat. Jika Anda tidak memiliki ide sama sekali, jangan khawatir. Sebab kami akan membahas beberapa ide mengubah halaman belakang Anda menjadi lebih cantik, fungsional, dan tentuya berwarna. Desain Taman Belakang Rumah Buatlah taman belakang rumah sebagai tempat yang mencerminkan gaya Anda. Baik itu gaya kontemporer, natural hutan, atau lanskap desert, semuanya dapat Anda buat di halaman belakang. Sulap area tersebut menjadi cantik dan berwarna. Tidak hanya membuat sirkulasi udara yang bagus, perubahan ini pun dapat mengubah suasana hati menjadi ceria dan tenang. Seperti beberapa desain taman belakang rumah di bawah ini: Taman Belakang Rumah dengan Lanskap Kerikil Apabila Anda memiliki halaman belakang rumah yang luas, coba buat lanskap batu kerikil seperti desain di atas. Dilengkapi dengan jalan setapak di dek yang mengarah ke pintu belakang rumah. Rumput yang hijau digantikan oleh batu kerikil. Sebagai gantinya, di sekitar lanskap ditanam beberapa pohon hijau rimbun dan sebuah kolam kecil. Anda juga bisa menambahkan satu set meja dan kursi untuk bersantai atau sekedar menikmati makanan di halaman belakang. Taman Batu Disebut taman batu karena memang sebagian besar area ditutupi oleh batu. Baik itu untuk jalan setapak, area sukulen, dan little zen garden pada sudut taman. Untuk melengkapi kesan alami dan naturalnya, sang pemilik rumah menambahkan kolam kecil yang juga bisa membuat suasana menjadi lebih rileks dan menenangkan. Pagar dari bilah kayu digunakan untuk merapikan tanaman merambat agar tidak tumbuh seperti semak belukar. Family Backyard Tambahkan hammock modern pada taman belakang rumah Anda. Tempatkan tepat di bawah pohon yang rimbun atau semak-semak tinggi agar tidak terlalu silau terkena sinar matahari. Lalu buatlah area hopscotch dan papan tulis kapur sebagai tempat bermain dan belajar untuk anak-anak Anda. Dijamin anak-anak akan merasa senang. Tingkatan Kontemporer Berikan sentuhan kontemporer pada taman belakang rumah Anda dengan konsep tingkatan seperti pada gambar di atas. Tampilan yang hijau, asri, dan masih segar ini seolah memberikan rasa damai, menenangkan, kegembiraan, dan juga rileks. Tentu Anda tidak akan merasa bosan menghabiskan waktu di taman ini sambil menikmati secangkir teh hangat atau kopi di sore hari. Bird-friendly Garden Anda bisa membuat suasana natural seperti di hutan dengan menambahkan tempat makan dan sangkar burung. Pasang tempat makan dan sangkarnya dekat semak-semak atau pohon kecil yang merupakan tempat favorit para burung. Anda pun akan mendengar kicauan burung liar setiap harinya di taman belakang rumah. Lebih baik jika Anda memiliki lebih dari satu tempat makan dan sangkar burung ini. Agar para burung kecil yang datang tidak perlu berebut tempat atau makanan. Rustic Garden Bukan masalah jika halaman belakang Anda tidak luas. Anda bisa membuat rustic garden kecil untuk membingkai area tempat duduk santai yang nyaman. Gunakan beberapa tanaman hijau berukuran sedang untuk membuat batasnya. Lalu tambahkan karpet kecil sebagai alasnya. Tambahan aksen bunga kering, kursi logam, dan beberapa dekorasi anyamanan, memperkuat kesan rustic di ruang terbuka ini. Kebun Sayur Di Taman Belakang Rumah Ubah taman belakang rumah Anda menjadi kebun sayur. Agar tidak terganggu oleh aktivitas lainnya, Anda dapat membuat pagar kayu dengan jaring kawat di sekitar kebun. Tambahkan jalan setapak untuk mempercantik lanskapnya. Anda juga bisa memadukannya dengan tanaman hijau lainnya di luar area kebun. Jangan lupa sisakan sebagian halaman untuk fungsi lainnya. Simple Landscaping Lanskap halaman belakang yang sederhana ini memanfaatkan rumput hijau besar untuk menutupi tanah. Semak-semak rendah ditambahkan di sekitar tepi rumah dan ada lagi yang tanaman kecil yang dibuat dalam satu area tertentu. Jika Anda memiliki pohon besar yang rantingnya kuat, tambahkan kursi gantung untuk bersantai. Anda juga bisa menambahkan satu set meja makan dan kursi untuk menikmati outdoor dining bersama keluarga. Oasis Garden Sulap taman belakang rumah Anda yang membosankan menjadi lebih berwarna dan segar. Buatlah jalan setapak yang ditutupi oleh rumput hijau besar. Lalu di samping kanan dan kirinya buatlah taman bunga dan pohon yang berwarna-warni. Untuk membuat tampilan seperti di hutan, gunakan batu alam sebagai pembatas antara jalan setapak dan kebun bunganya. Halaman ini sangat cocok jika Anda ingin bersantai sambil berpiknik bersama teman, keluarga, dan kerabat. Flower Garden Apabila Anda menyukai bunga dan tidak suka memotong rumput, tutupi saja dengan batu bata merah untuk jalan setapaknya. Buatlah kelompok bunga kecil di tengah-tengah sebagai titik fokus. Kemudian di bagian paling ujung atau dekat dengan dinding, tambahkan bangku yang dilapisi oleh bunga mawar melingkar untuk kesan yang lebih romantis dan manis. Aliran Sungai Buatan Suara gemericik air memberikan kesan tenang dan teduh bagi yang mendengarkan. Selain membuat kolam, Anda juga dapat membuat aliran sungai buatan di halaman belakang rumah. Tidak hanya menambah indah tampilan rumah dan membuat suasananya menjadi lebih rileks, aliran buatan ini dapat membantu masalah drainase di rumah. Anda hanya perlu membuatnya secara menurun dari tempat yang tinggi ke rendah. Dengan begitu aliran air akan mengalir seperti arus sungai. Itulah beberapa desain taman belakang rumah yang bisa menjadi inspirasi Anda untuk membuat oase sendiri. Terlepas dari ukuran lahan yang dimiliki, Anda bisa membuat taman kecil sendiri sesuai gaya dan karakteristik. Hal penting lainnya adalah Anda harus rajin dan telaten mengurus taman ini. Desain mana yang Anda sukai? Semoga artikel ini bermanfaat!

Read More »
Mengenal Rumah Industrial

Mengenal Karakteristik Rumah Industrial dan Desainnya yang Kekinian

Ternyata di era modern dan serba digital seperti saat ini konsep rumah industrial masih banyak dicari. Selain karena desainnya yang timeless, gaya ini mengusung tema minimalis yang dapat digunakan pada jenis rumah apa saja. Baik itu rumah kontemporer, rumah mewah modern, dan lainnya. Tapi sebenarnya, apa itu rumah industrial? Bagaimana awal mula konsep ini digunakan untuk hunian? Mari kita bahas bersama di artikel bawah ini. Apa itu Rumah Industrial? Beberapa sumber menyebutkan bahwa gaya industrial kemungkinan besar dimulai pada awal abad ke-20, tepatnya pada akhir revolusi industri kedua. Revolusi ini menyebabkan sejumlah pabrik di Amerika Serikat tutup dan memindahkan produksinya ke luar negeri. Akibatnya, banyak bangunan yang sebelumnya sebagai gudang atau tempat penyimpanan barang dibiarkan kosong begitu saja. Bahkan orang-orang pun memaklumi hal tersebut dan menganggapnya lumrah. Lalu ketika tingkat populasinya mulai tinggi dan ketersediaan lahan yang terbatas, bangunan kosong tersebut diubah menjadi tempat tinggal. Namun siapa sangka bahwa cara tersebut merupakan solusi tepat yang bisa mengenalkan hunian dengan konsep industrial sampai saat ini. Rumah industrial adalah sebuah hunian yang dibangun dengan menggunakan material seperti batu bata, kayu, semen, dan baja. Umumnya desain yang ditonjolkan adalah garis bersih, modern, dan minimalis. Gaya ini berfokus pada memberikan ruang dan material untuk hidup kembali tanpa menghilangkan karakter aslinya. Karakteristik Rumah Industrial Ada beberapa karakteristik dari rumah yang terinspirasi pada zaman revolusi dulu. Di antaranya adalah: Lalu bagaimana dengan desain rumah industrial yang kekinian? Desain Rumah Industrial Kekinian Setelah kita mengetahui konsep dari rumah industrial dan karakteristiknya, tentu Anda memiliki gambaran sedikit terkait bentuk fasadnya, bukan? Nah, untuk menambah referensi, berikut ada beberapa desain yang bisa menjadi inspirasi Anda. Meliputi: Monochromatic Moody Desain rumah industrial di atas menggunakan skema warna monokromatik perpaduan hitam dan coklat. Pada bagian atas, pagar balkonnya dibuat dari besi tempa. Sementara itu, dinding baja dan panel kayu keras pada eksteriornya berfungsi sebagai penambah elemen alami. Lalu penggunaan kaca, tiang-tiang besi, lantai beton, dan pagar besi memperkuat kesan industrialnya. Rumah Industrial dengan Material Kombinasi Dalam desain industrial, memadukan beberapa tekstur dan bahan juga cukup umum untuk dilakukan. Salah satu contohnya seperti gambar di atas. Eksteriornya merupakan kombinasi dari panel gelap dan terang, serta dinding kayu horizontal yang menciptakan efek color blocking. Bahan alami seperti batu dan beton digunakan di seluruh bagian rumah. Termasuk di jalan setapak, jalan masuk, dinding penahan dekat pintu masuk, dan pembatas lanskap di sebelah kiri jalan masuk. Industrial Kontemporer Desain yang satu ini merupakan gabungan dari rumah dan studio yang dijadikan satu. Cocok untuk Anda yang memiliki hobi seni atau menyukai seni karena dapat memajang karya seni di studio. Material yang digunakan pun kaca, besi, panel kayu, beton, serta batu alam untuk dinding bagian samping. Skema warna yang digunakan pun hitam, abu-abu, dan coklat. Minimalis Modern Selanjutnya ada desain yang tampilan rumahnya menggunakan konsep minimalis modern. Kesan industrialnya ditonjolkan pada penggunaan dinding semen ekspos, panel kayu, serta pagar besi. Palet warna yang digunakan pun merupakan warna natural dan alami. Penggunaan pintu kaca besar pada lantai dua dapat memaksimalkan sinar matahari yang masuk. Brick Loft-Style Rumah bergaya industrial modern ini memiliki fasad bata merah yang memberikan kesan hangat untuk melembutkan sisi-sisi yang keras dan garis-garis lurus. Lantai garasinya dibuat full beton dan dak terasnya menggunakan batu bata merah. Sementara itu, sang pemilik rumah memilih menggunakan batu alam untuk memenuhi halaman rumahnya. Menariknya, kombinasi yang ada pada desain rumah industrial ini terlihat selaras dengan beberapa pohon bambu di bagian sampingnya. Desain Rumah Industrial yang Santai Kalau Anda sedang mencari desain rumah dengan konsep industrial namun tetap santai, Anda bisa mencontoh gambar di atas. Rumah dengan bentuk kabin ini dibangun di dalam hutan yang masih asri dan sejuk. Alih-alih menggunakan batu bata merah atau semen untuk dindingnya, sang arsitek menggunakan kayu keras berwarna coklat untuk memperhalus desain kotaknya. Dilengkapi dengan jendela kaca besar dan pintu geser yang dapat membuka rumah ke halaman depan dan membawa udara segar masuk ke dalam. Rumah Industrial Dua Warna Rumah industrial dua warna ini dibangun dengan konsep modern minimalis. Ada kolam renang di halaman belakang dengan pagar yang terbuat dari kayu dan jaring kawat. Dua warna ini menciptakan kesan color block yang indah. Warna hitam pada bagian atas menggunakan material besi. Sementara bawahnya menggunakan material kayu dengan warna alaminya. Rumah Kontainer Baja Tahukah Anda bahwa, rumah kontainer termasuk rumah industrial? Seperti rumah kontainer baja tiga susun yang ada di gambar atas. Lantai pertama memiliki teras terbuka dan dinding kaca besar yang kontras dengan dinding baja berwarna hitam. Kemudian sang pemilik membuat balkon pada lantai dua. Eksterior pada lantai tiga tidak berbeda jauh dengan lantai pertama. Material kayu dipilih untuk membuat pagar tinggi yang bisa menjaga privasi. Demikianlah penjelasan singkat terkait rumah industrial, karakteristik, dan beberapa desainnya yang kekinian. Tidak hanya tampak dari luarnya saja, Anda pun bisa membawa konsep ini ke dalam rumah. Tentunya dengan gaya ini rumah akan terlihat lebih lapang dan luas, serta memiliki sirkulasi udara dan sinar matahari yang mencukupi. Semoga artikel ini bermanfaat!

Read More »
Spot Santai Untuk Menerima Tamu

7 Spot Santai Untuk Menerima Tamu Di Rumah, Dimana Saja?

Pernahkah Anda kedatangan tamu dalam jumlah banyak, tapi tidak tahu mau menerima mereka di mana? Kalau hanya di ruang tamu saja, bisa membuat mereka bosan dan kurang rileks. Lalu dimana spot santai untuk menerima tamu di rumah? Tidak perlu pusing lagi karena kami akan memberikan beberapa rekomendasi spot santai untuk menerima tamu pada beberapa tipe rumah di Shila at Sawangan. Simak artikel ini sampai habis, ya! Dimana Spot Santai untuk Menerima Tamu di Rumah? Selain pada saat lebaran atau hari besar lainnya, pasti Anda pernah kedatangan tamu dalam jumlah banyak, bukan? Baik itu ketika teman datang bermain, atau pada saat acara arisan dan lainnya. Sudah semestinya tamu diterima di ruang tamu. Namun ada spot santai lainnya yang bisa Anda gunakan untuk menerima tamu, lho. Apa saja? Berikut penjelasannya: Baca Juga: 10 Desain Interior Rumah Mewah yang Cantik, Estetik, & Anggun Ruang Tamu yang Nyaman Jadikan ruang tamu Anda terasa lebih mengundang dengan menempatkan beberapa tempat bagi para tamu untuk duduk. Selain memberikan sofa, Anda juga bisa menambahkan meja permainan yang tidak hanya akan menghibur para tamu yang datang, tetapi juga bisa menjadi tempat duduk tambahan. Jika rumah Anda dirancang dengan konsep open space seperti rumah dengan tipe Tudor yang berada di Shila at Sawangan, hal ini akan menguntungkan Anda. Sebab area ruang tamu dan ruang makan dijadikan satu. Anda bisa memanfaatkan meja dan kursi makan untuk tambahan tempat duduk. Konsep ini juga membuat obrolan bisa mengalir dengan santai dan tidak menghambat lalu lintas. Outdoor Garden Bila Anda memiliki taman baik itu di halaman depan atau belakang, Anda bisa membuat area kecil agar bisa menjadi spot santai untuk menerima tamu. Seperti pada gambar di atas. Pemilik rumah membuat area melingkar yang dilengkapi dengan enam buah bangku dan perapian di tengah-tengahnya. Anda dapat mengganti perapian dengan meja kopi dan menyesuaikannya dengan kebutuhan. Baca Juga: 8 Alasan Depok Dan Sawangan Dinilai Strategis Sebagai Hunian Tempat Tinggal Ruang Tamu Di Teras Menyulap teras rumah menjadi ruang tamu yang layak sedang menjadi tren saat ini. Anda bisa menambahkan beberapa bangku atau sofa santai dan meja kopi di tengah-tengahnya. Pastikan jumlah kursinya cukup untuk menampung tamu yang banyak. Untuk mengakali silau sinar matahari dan menjaga privasi, Anda bisa menggunakan gorden atau membuat dinding roster. Tambahkan beberapa pot tanaman untuk menyegarkan tampilannya. Backyard BBQ Salah satu kegiatan seru yang dilakukan saat sedang berkumpul adalah mengobrol sambil menikmati hidangan lezat. Anda dapat mengubah halaman belakang rumah menjadi tempat barbecue yang menyenangkan dan santai. Anda dapat menikmati suasana seru seperti ini di rumah tipe Tudor yang terletak di kawasan Shila at Sawangan. Halaman belakangnya cukup luas dijadikan spot santai untuk menerima tamu. Inner Courtyard Rumah modern dengan sentuhan mewah seperti tipe Pavilion di Shila at Sawangan memiliki halaman sendiri di dalamnya. Tentu saja ini bisa menjadi spot santai untuk menerima tamu sambil menikmati pemandangan dan menghirup udara segar. Dijamin tamu Anda tidak akan merasa bosan mengobrol sepanjang waktu. Terlebih jika dekat dengan akses mini bar. Baca Juga: 10 Tipe Rumah untuk Tempat Tinggal yang Nyaman Ruang Keluarga Fungsional Selain untuk berkumpul bersama keluarga, area ini juga dapat dijadikan sebagai ruang tamu. Tempat ini menjadi spot yang menyegarkan di rumah tipe Verdant karena terhubung langsung dengan halaman belakang. Anda dapat membuka pintu belakang untuk membiarkan udara masuk dan sekaligus menjadikannya tempat tambahan untuk menerima tamu. Jika perut terasa lapar, Anda bisa langsung mengajak tamu untuk menikmati hidangan yang sudah disediakan. Rooftop Bosan menerima tamu di dalam rumah? Ajak mereka semua ke rooftop sambil menikmati pemandangan hijau dari atas rumah tipe Oakwood. Para tamu bisa duduk di bangku built-in yang ditempelkan ke dinding. Hijaunya pepohonan sepanjang mata memandang tidak akan membuat tamu merasa bosan. Justru mereka akan betah berlama-lama di spot santai ini. Baca Juga: 10 Kolam Renang Depok yang Menyegarkan dan Seru Temukan Spot Santai untuk Menerima Tamu Lainnya Hanya di Shila at Sawangan Beberapa spot di atas hanyalah sebagian besar yang akan Anda temukan di Shila at Sawangan. Masih ada banyak tempat yang bisa dijadikan ruang tamu dadakan jika menerima banyak tamu sekaligus pada satu waktu. Jika Anda menyukai pemandangan hijau, udara yang masih segar, dan hunian modern dengan sentuhan kemewahan, maka rumah-rumah di Shila at Sawangan adalah jawabannya. Tertarik? Anda bisa langsung menghubungi tim marketing kami di nomor +6281388854511 atau mengunjungi situs remi shila.co.id untuk mencari tahu lebih lanjut terkait tipe rumah yang ada. Anda juga bisa mengunjungi lokasi perumahan Shila at Sawangan di Jl. Raya Bojongsari No. 53, Bojongsari Lama, Kecamatan Bojongsari, Kota Depok, Jawa Barat 16517. Tidak perlu ragu memiliki hunian modern dan mewah yang dapat memberikan pengalaman unik dan berkesan untuk para tamu Anda hanya di Shila at Sawangan.

Read More »
Tentang Rumah Mediterania

Semua Hal yang Perlu Anda Ketahui Tentang Rumah Mediterania dan Desainnya

Rumah Mediterania sudah ada sejak tahun 1920-an. Arsitekturnya perpaduan antara gaya Spanyol dan Italia yang cocok untuk negara beriklim hangat atau tropis. Bagi Anda yang awam, gaya ini lebih sering dikenal dengan gaya Moroccan. Tujuan dari gaya ini adalah untuk menghubungkan penghuni rumah dengan alam. Ciri khasnya dapat dilihat dari pintu dan jendela berukuran besar yang langsung memiliki akses ke teras atau balkon. Rumah Mediterania dirancang untuk menyatu dengan lingkungan alamnya sehingga dapat membuat Anda merasa nyaman dan rileks. Kali ini, kami akan menjelaskan hunian dengan konsep Mediterania dan berbagai desainnya yang kekinian. Simak penjelasannya di bawah ini. Baca Juga: Apa itu Rumah Open Space dan Bagaimana Denahnya? Sejarah Arsitektur Mediterania Tahukah Anda dari mana nama Mediterania ini berasal? Pada awalnya, gaya arsitektur rumah dan bangunan ini terinspirasi dari Italia, Portugal, Spanyol, dan negara lainnya yang berada di sekitar Laut Mediterania. Seiring berjalannya waktu, ada pengaruh gaya arsitektur dari Prancis, Yunani, dan Maroko, yang kemudian disusul oleh negara lainnya. Seperti kebanyakan gaya arsitektur lainnya, rumah Mediterania pada awal dibangun menggunakan bahan-bahan yang tersedia di sekitarnya. Seperti batu bata yang terbuat dari jerami dan tanah liat, lalu dilapisi dengan plesteran bertekstur, dan tanah liat merah untuk gentengnya yang khas. Rumah dan bangunan Mediterania yang dikenal saat ini disebut dengan Mediterranean Revival dan dibangun untuk menangkap kehangatan, kekayaan, dan relaksasi vila Mediterania. Kendati demikian, gaya tradisionalnya yang klasik tetap terjaga dari tahun ke tahun. Baca Juga: 7 Alasan Mengapa Harus Ada Area Outdoor Dining Di Rumah Anda Karakteristik Rumah Mediterania Ada banyak perbedaan yang signifikan dari hunian dengan gaya Mediterania dan lainnya. Bahkan bisa dikatakan jika karakteristik ini hanya dimiliki oleh rumah klasik dari negara Italia dan Spanyol. Seperti: Baca Juga: 10 Desain Rumah Mezzanine untuk Memaksimalkan Ruangan Sempit Fasad yang Besar dan Simetris Sebagian besar rumah Mediterania terdiri dari satu atau dua lantai serta memiliki eksterior yang besar dan simetris. Pintu depannya biasanya berada di tengah rumah dan diapit oleh jendela berpagar besi tempat yang tinggi. Gaya ini bertujuan untuk membawa alam bebas masuk ke dalam rumah. Sehingga tidak heran jika arsitekturnya memiliki banyak pintu dan jendela yang tinggi dan besar. Genteng Tanah Liat Merah Kebanyakan rumah di Spanyol dan Meksiko yang bergaya Mediterania umumnya memiliki genteng tanah liat berwarna merah dengan bentuk setengah tabung. Bentuk ini tidak hanya memungkinkan air mengalir dengan mudah, namun juga dapat menangkap udara dingin di dalam kantungnya yang bisa digunakan untuk mendinginkan rumah di hari yang panas. Dinding Stucco Dinding stucco atau dinding plesteran dengan tekstur pada bagian luar dan dalamnya yang tebal ini membantu untuk mempertahankan udara sejuk di dalam rumah. Pada malam hari atau saat suhu di sekitar menurun, maka dinding ini secara perlahan akan melepaskan kehangatan yang sudah terakumulasi dari siang hari ke seluruh bagian rumah. Lengkungan Hiasan Karakteristik rumah Mediterania lainnya adalah memiliki lengkungan yang dipenuhi dengan hiasan. Sering kali lengkungan ini dibangun di sekitar jendela dan pintu. Umumnya, hiasan yang digunakan adalah ubin warna-warni yang dibuat sendiri atau mosaik kaca. Dipenuhi Besi Tempa Hal yang mencolok dari hunian dengan konsep tradisional klasik ini adalah memiliki besi tempa pada balkon, jendela, dan dekorasi lainnya. Besi tempa ini digunakan sebagai elemen dekoratif pada taman, teras, dan dan kebun. Penggunaannya bisa menambah kesan hangat, detail, dan dekorasi tambahan. Ruang Tamu Luar Rumah Mediterania dibangun yang tujuannya untuk menyatukan hunian dengan alam sekitarnya. Rumah ini memiliki ruang tamu yang ditempatkan di luar. Misalnya pada teras, balkon, atau atrium. Bahkan ada banyak titik akses ke luar ruangan dari seluruh penjuru rumah. Desain Rumah Mediterania Hunian dengan gaya Mediterania adalah impian bagi seseorang yang menghargai ruang-ruang sederhana namun elegan. Terutama untuk Anda yang menginginkan rumah yang tidak sedang tren namun tidak perlu diperbarui setiap tahunnya. Tampilan rumah yang tidak akan pernah ketinggalan zaman meskipun masih mempertahankan gaya klasiknya. Namun bukan berarti tidak bisa dipadukan dengan gaya modern kekinian seperti saat ini. Anda bisa melihat beberapa contoh desain rumahnya di bawah ini. Baca Juga: 10 Desain Dapur Minimalis Modern yang Estetik dan Rapi Minimalist Luxury Mediterranean Sang arsitek terinspirasi dari warna hangat dan tepi yang mengalir dari rumah tradisional Spanyol. Kesan yang ditampilkan seolah membangkitkan perasaan musim panas yang tidak ada habisnya sambil bersantai. Fasadnya dibangun dengan memukau yang memiliki kemegahan santai. Sementara desain interiornya dibangun dengan elegan serta privasi yang tinggi serta ketenangan bagi seluruh penghuni rumah. Baca Juga: Apa itu Rumah Open Space dan Bagaimana Denahnya? Rumah Mediterania yang Minimalis dan Sederhana Bagunan dengan fasad kecil pun dapat mengadopsi gaya ini. Rumah sederhana yang dibangun dengan menggunakan dinding plesteran dan atap genteng tanah liat merah yang klaisik ini justru terlihat megah, luas, dan lapang. Bukan lengkung yang dipasang di bagian depan rumah, menciptakan jalan masuk yang teduh dan memudahkan udara sejuk mengalir ke dalam rumah. Luxury Mediterranean House Rumah besar dengan sentuhan mewah ini masih menggunakan genteng tanah liat merah, besi tempat, dan lingkungan berhias yang dipasang pada jendela dan pintu. Hanya saja, sang arsitek tidak menggunakan plesteran bertekstur untuk dinding luarnya. Justru menggunakan dinding batu kapur yang diplester secara halus. Vintage Modern Umumnya, rumah Mediterania dibangun dengan tampilan klasik sederhana seperti dunia lama. Namun tidak menutup kemungkinan untuk memadukannya dengan gaya modern. Seperti eksterior rumah ini yang memadukan batu kapur dan plesteran bertekstur, lengkap dengan genteng tanah liat merah. Kesan modernnya ditampilkan dari penggunaan palet warna eksterior yang tajam dan jendela bergaris bersih dengan kusen hitam yang ramping. Baca Juga: Berapa Perbandingan Harga Rumah Di Tengah dan Pinggiran Jakarta? Rumah Pesisir yang Mewah Bagi Anda yang mendambakan memiliki hunian di tepi pantai, mungkin bisa mengadopsi desain yang satu ini. Dirancang untuk kehidupan tepi pantai, desain rumah Mediterania ini menggabungkan jendela besar, teras luar, dan balkon untuk memaksimalkan pemandangan laut atau alam lain di sekitarnya. Dengan tambahan kolam renang yang bisa membuat Anda puas menatap matahari terbenam sambil berenang. Hybrid Mediterranean Sebuah perpaduan yang menarik antara klasik, modern, dan tidak konvensional. Desain rumah Mediterania yang satu ini lebih menonjolkan konsep rusti yang hangat dengan menekankan kehidupan di dalam dan di luar ruangan. Kesan megah dan tradisionalnya langsung terlihat pada pintu masuknya yang besar, serta

Read More »
Rumah Open Space

Apa itu Rumah Open Space dan Bagaimana Denahnya?

Tren properti saat ini adalah rumah open space atau hunian dengan konsep ruangan terbuka. Konsep ini dinilai memiliki banyak kelebihan. Seperti sirkulasi udara di dalam rumah yang bagus hingga hemat energi. Saking populernya, banyak developer rumah yang membangun tempat tinggal dengan gaya ini. Tujuan dari rumah open space adalah untuk menggabungkan dua ruangan menjadi satu. Misalnya ruang tamu dan ruang keluarga, dapur dan ruang makan, dan lainnya. Tapi, apakah Anda sudah mengetahui apa arti sesungguhnya dari konsep ini? Kalau belum, simak terus artikel ini sampai selesai, ya! Apa itu Rumah Open Space? Denah rumah lantai terbuka atau yang disebut dengan istilah open space adalah ketika dua atau lebih ruang digabung untuk membentuk area yang lebih besar dengan menghilangkan dinding partisinya. Umumnya, ruangan yang digabung memiliki fungsi yang sama. Misalnya dapur dan ruang makan, ruang tamu dan ruang keluarga, kamar mandi dan ruang rias, atau kamar mandi dengan walk in closet. Lantai yang terbuka ini membuat sebuah ruangan menjadi lebih besar dan arus lalu lintas yang lebih besar. Namun perlu diingat bahwa meskipun ruangannya terbuka, tidak semua ruangan selalu terhubung. Artinya, ada pembatas atau sekat yang dipasang untuk membedakan mana ruangan yang untuk umum dan mana yang khusus pribadi. Memang, dalam konsep ini sekat dan dinding pembatas dihilangkan sehingga menjadi sebuah ruangan yang terbuka. Bahkan sering kali rancangan denahnya tidak menyertakan lorong, pintu, dan dinding. Hal inilah justru yang membuatnya menjadi lebih menarik dan terlihat besar. Apa Saja Kelebihan dan Kekurangan Rumah Open Space? Jenis rumah open space mengalami lonjakan popularitas dalam satu dekade terakhir. Bagaimana tidak, selain merupakan lambang dari desain kontemporer yang bebas, konsep terbuka ini juga menawarkan banyak kelebihan bagi pemilik rumah. Seperti: Ruang yang Luas Denah lantai terbuka sangat cocok untuk menciptakan ruangan di rumah minimalis dengan lahan kecil. Sebab tidak ada banyak dinding yang memecah aliran rumah. Anda hanya akan memiliki satu area terbuka yang besar sehingga terlihat lebih luas dan lapang dari yang sebenarnya. Penghuni rumah pun bisa bergerak leluasa dan tata letak perabotan lebih tertata. Keamanan yang Terjaga Rumah dengan denah lantai terbuka menjadi pilihan yang tepat bagi keluarga yang memiliki anak kecil. Sebab Anda lebih mudah mengawasi si kecil setiap saat. Artinya, Anda tetap dapat mengawasi anak-anak meskipun sedang memasak di dapur. Sehingga keamanan si kecil pun terjaga. Hal ini merupakan win-win solution bagi para orang tua. Aksesibilitas dan Fleksibilitas Dengan rumah berkonsep terbuka, Anda memiliki lebih banyak fleksibilitas dalam hal tata letak furnitur dan desain ruangan. Dengan demikian arus lalu lintas di rumah pun menjadi lebih baik. Nilai Jual Kembali yang Masih Tinggi Dikarenakan masih populer, jika Anda ingin menjual kembali rumah dengan konsep open space ini harganya masih sangat tinggi. Sebab banyak pembeli yang tertarik dengan hunian bergaya terbuka, dan tidak jarang ada yang bersedia membayar lebih mahal untuk mendapatkannya. Banyaknya Cahaya Alami Kelebihan rumah open space lainnya adalah banyaknya cahaya alami dari sinar matahari. Hal ini tentu saja karena tidak ada dinding pembatas yang bisa menghalangi atau membatasi arah sinar matahari. Jadi, biarkan saja cahaya tersebut membanjiri rumah Anda untuk memberikan suasana yang hangat, menenangkan, dan membuat rileks. Dari beberapa kelebihan di atas, mari kita bahas apa saja kekurangan dari hunian yang populer ini. Yaitu: Privasi Tidak Terjamin Kekurangan rumah open space adalah tidak menjamin privasi penghuni rumah. Keistimewaan ini akan sangat sulit didapatkan karena tidak ada dinding, pintu, atau ruangan terpisah. Meskipun ada ruangan tertutup, itu juga karena dipisahkan oleh dinding dan pintu untuk mengisolasi ruangan lain. Kontrol Suara Denah lantai terbuka memungkinkan suara akan lebih banyak merambat ke seluruh rumah. Terutama jika Anda memiliki anak kecil yang belum bisa mengontrol besar kecilnya suara yang mereka buat. Sehingga mungkin akan sulit bagi Anda untuk mendapatkan ketenangan kecuali disaat mereka tidur. Efisiensi Energi Di ruangan terbuka, suhu udara menyebar dengan cepat ke seluruh rumah. Dengan kata lain, jika udara sangat dingin maka seluruh area rumah juga akan terasa dingin. Jika udara sangat panas, maka seluruh area rumah akan terasa panas. Kekurangan ini akan membuat Anda kesulitan untuk menjaga suhu dalam rumah. Apalagi jika layout rumah Anda luas dan memanjang. Tidak Boleh Berantakan Rumah yang memiliki banyak sekat pembatas memudahkan Anda dalam menyembunyikan kekacauan di ruangan yang jarang terpakai. Akan tetapi hal ini tidak berlaku pada denah lantai terbuka. Anda harus selalu menjaga tampilan rumah agar terlihat rapi, bersih, dan tertata. Bau yang Menyengat Bau yang menyengat juga bisa menjadi sumber masalah bagi rumah dengan konsep ini. Mengingat masakan Indonesia lebih banyak menggunakan bumbu beraroma tajam. Dalam ruangan terbuka, bau ini dapat menyebar dengan cepat. Jika Anda tidak mau bersin-bersin, lebih baik siapkan ventilasi yang besar dan tudung asap di atas kompor. Denah Rumah Open Space Bagi Anda yang ingin merenovasi rumah dan mengadopsi konsep ini, ada beberapa denah rumah open space yang bisa menjadi inspirasi. Meliputi: Rumah Minimalis dengan Empat Kamar Tidur Pada gambar di atas, dapat dilihat bahwa sang arsitek menggabungkan ruang keluarga, ruang makan, dapur kering dan dapur basah, serta ruang tamu dalam satu area terbuka yang dibuat secara memanjang. Sementara pada masing-masing sisi kanan dan kiri ada dua kamar tidur dengan ukuran yang berbeda. Di belakang dapur basah adalah jalan untuk bisa masuk ke kamar dan laundry room, serta kamar mandi tambahan. Sementara kamar mandi utama berada di belakang ruang makan. Fasad Persegi Panjang Jika Anda memiliki fasad rumah berbentuk persegi panjang, maka pintu masuk biasanya akan diletakkan di tengah-tengah. Setelah masuk, pada bagian kiri Anda akan mendapati ruang keluarga yang juga berfungsi sebagai ruang tamu, dapur basah dan dapur kering, serta ruang makan. Lalu pada sebelah kanan, Anda akan mendapati satu kamar tidur utama yang ukurannya lebih besar dibandingkan kamar tidur kedua, dan dua kamar mandi. Rumah Letter ‘L’ Bagi Anda yang memiliki rumah berbentuk huruf ‘L’, ini adalah contoh denah rumah open space yang bisa menjadi inspirasi. Setelah memasuki pintu utama, Anda langsung berhadapan dengan dapur basah dan kering, lalu di depannya ada meja makan, dan ruang tamu. Pada kamar tidur utama, Anda bisa melihat bahwa sang desainer menggabungkan kamar mandi dan walk in closet dalam satu ruangan. Rumah dengan Garasi dan Halaman Belakang

Read More »
Pilihan Desain Interior Rumah Mewah

10 Desain Interior Rumah Mewah yang Cantik, Estetik, & Anggun

Tahukah Anda bahwa, semua orang dapat menikmati desain interior rumah mewah? Terlepas dari tipe rumah yang Anda miliki, semua orang berhak untuk mendapatkan beberapa detail mewah dalam huniannya. Hal ini juga dapat menambah mood para penghuni karena dekorasinya yang nyaman dan sesuai dengan gaya. Bahkan di ruangan kecil sekalipun bisa tampak mewah dan megah dengan sentuhan detail yang tepat. Mau tahu bagaimana cara membuat desain interior rumah mewah? Simak terus artikel ini sampai selesai, ya! Pilihan Desain Interior Rumah Mewah Sejatinya, menentukan apa yang dimaksud dengan desain interior rumah mewah ini bervariasi dan ditentukan oleh preferensi pribadi masing-masing. Namun biasanya, interior kelas atas fokus pada elemen-elemen yang dapat memberikan kenyamanan, kualitas, detail, dan kecanggihan. Penampilan seperti inilah yang umumnya disebut dengan interior mewah. Dari gaya mewah dan megah hingga dekorasi minimalis, inilah beberapa pilihan desain interior rumah mewah yang bisa menjadi inspirasi Anda. Di antaranya: Grand Piano Di Ruang Tamu Sebenarnya, kemewahan bukanlah masalah besar luasnya sebuah properti. Melainkan gaya dan konsep yang bisa menggambarkan kemewahan tersebut. Seperti pilihan desain pertama ini yang menempatkan grand piano di ruang tamu. Seperti yang kita ketahui, harga alat musik elit ini tidaklah murah. Sang desainer berhasil mengeksekusi ruang tamu menjadi sebuah ruangan mewah untuk melengkapi kehadiran piano besar itu. Dengan menggunakan sofa dari kulit, penempatan karpet untuk alas kaki, hingga material marmer yang digunakan untuk menutup sebagian dinding. Kamar Mandi yang Terhubung dengan Walk In Closet Jika Anda membutuhkan waktu khusus untuk me time, bersantai sambil meremajakan diri dengan tenang, maka ubahlah kamar mandi Anda menjadi sebuah oasis spa mewah. Dilengkapi dengan segala kebutuhan yang diperlukan, mulai dari lilin, minyak aromaterapi, bubble bath, dan lainnya. Selepas itu, Anda bisa langsung berganti baju di walk in closet yang sudah terhubung dengan kamar mandi. Palet warna monokrom dengan sentuhan emas merupakan warna mewah yang bisa menenangkan pikiran dan tubuh Anda setelah seharian beraktivitas. Desain Interior Rumah Mewah yang Hangat Gunakan tekstur untuk menambah kehangatan dan keanggunan pada kamar tidur Anda. Pilih karpet yang cantik dan senada dengan nuansa kamar. Anda bisa menggunakan bahan sutra atau beludru (velvet) untuk sarung bantal, sprei, dan lainnya. Tambahkan sofa armchair dan bantalan kakinya pada salah satu sisi kasur. Lalu buatlah kepala tempat tidur yang menarik dan modern seperti gambar di atas untuk menonjolkan kesan mewahnya. Rangkaian Bunga Sebagai Dekorasi Mewah Mungkin tidak banyak orang yang tahu bahwa, rangkaian bunga segar merupakan dekorasi elegan yang cocok untuk setiap ruangan. Selain memberikan sentuhan elegan, rangkaian bunga ini juga merupakan aksesori mewah yang dapat memberikan keajaiban jika Anda ingin membuat tamu terkesan. Pilihlah rangkaian bunga yang cocok untuk dekorasi Anda, yang senada dengan suasana ruangan tersebut. Tambahkan juga motif bunga pada karpet atau karya seni yang dipajang. Kaca Sebagai Dekorasi Dinding Mewah Apabila Anda ingin menambahkan sentuhan kemewahan dan membuat ruangan terlihat lebih besar serta terang, maka gunakanlah cermin kaca besar. Lebih baik lagi jika dilengkapi dengan ornamen cantik di sekeliling kaca tersebut. Padukan dengan sofa yang bantalannya terbuat dari bahan beludru bagus. Perpaduan ini akan menciptakan dekorasi yang sempurna untuk ruang tamu mewah. Desain Interior Rumah Mewah Gaya Vintage Barang antik bisa membuat dekorasi mewah yang berkelas. Daripada membuangnya, lebih baik memanfaatkannya kembali. Kehadiran antik dapat memberikan tampilan ekstra mewah pada suatu ruangan. Jadi jangan ragu untuk menonjolkannya. Baik itu karya seni, tempat lilin, piring makan, kursi dan meja makan, dan lainnya. Pastikan Anda memilih barang yang bagus dan memang memiliki unsur kemewahan di dalamnya. Tambahkan Tekstur Velvet untuk Kemewahan Siapa yang mengira bahwa sebuah kursi santai dengan material velvet atau beludru dan sandaran kakinya bisa menciptakan sudut kemewahan di dalam kamar tidur Anda? Ditemani dengan lampu lantai dengan perpaduan warna putih dan emas, karpet yang bertekstur, serta dekorasi minimalis namun modern pada rak pajangan di belakangnya. Perpaduan pada gambar ini akan menciptakan desain interior rumah mewah yang menenangkan dan juga hangat. Ruang Makan Ala Fine Dining Nikmati pengalaman makan yang berbeda dengan konsep mewah yang satu ini. Sebuah meja bundar dengan enam kursi makan, serta vas bunga dan tempat lilin di tengah meja. Biasanya pemandangan seperti ini dapat Anda lihat di restoran bintang lima yang menyajikan konsep fine dining. Tapi kali ini Anda bisa menikmatinya di rumah. Hal yang perlu Anda perhatikan adalah material yang digunakan. Pada gambar, meja bundar tersebut terbuat dari marmer yang mengkilap. Sedangkan kursinya dilapisi kulit putih dan sutra hitam. Modernisasi Pada Desain Interior Rumah Mewah Konsep minimalis modern pun dapat menampilkan kesan mewah. Seperti pada contoh di atas. Sebuah ruang keluarga dilengkapi dengan perabotan modern dan minimalis, dipadukan dengan palet warna monokromatik yang membuat suasana menjadi tenang dan rileks. Tambahkan kehangatan dengan tekstur pada karpet atau kursi santai. Plafon yang tinggi dan jendela besar ditutupi tirai panjang akan menambah kesan kemewahan yang tidak ada bandingannya. Desain Tangga Melayang yang Memutar Berbicara desain interior rumah mewah, maka kita tidak boleh melewatkan desain tangga melayang yang memutar. Hampir di semua rumah mewah dan besar memiliki tangga ini. Sentuhan warna emas, silver, coklat, hitam, dan putih, semakin menambah aura mewah dan berkelas yang membuat mata terpana. Penempatan cermin bulat akan membantu membuat ruangan terlihat semakin luas dan cerah. Penempatan sofa yang membentuk setengah lingkaran menampilkan kesan hangat dalam gaya modern. Semua desain interior rumah di atas hanyalah contoh yang mungkin bisa menjadi inspirasi Anda ketika hendak merenovasi rumah dan membuatnya terlihat mewah. Anda juga dapat mengganti semua dekorasi, konsep, dan material yang digunakan sesuai dengan budget dan karakteristik. Kuncinya adalah gunakan palet warna monokrom, emas atau silver jika ingin menonjolkan kesan mewah. Konsep minimalis pun bisa terlihat mewah dan berkelas jika menggunakan material yang tepat. Semoga artikel ini bermanfaat!

Read More »
Dapur Basah dan Dapur Kering

Beda Fungsi Dapur Basah dan Dapur Kering, Beda Juga Desainnya

Mungkin Anda pernah mendengar istilah dapur basah dan dapur kering. Tapi, apakah Anda memahami perbedaan di antara keduanya? Pada prakteknya, istilah dapur tersebut digunakan untuk tata letak dapur yang dibagi menjadi dua bagian dengan fungsi yang berbeda. Umumnya, keberadaan dapur basah dan kering ini populer di negara Asia karena cara memasaknya yang cenderung lebih banyak menggunakan minyak. Dan untuk mencegah bau menyengat di seluruh ruangan, maka dibuatlah dapur kering. Mari cari tahu apa saja perbedaan dapur basah dan kering, serta beberapa desain yang bisa menjadi inspirasi Anda. Perbedaan Dapur Basah dan Kering Sebelum kita berbicara mengenai desainnya, ada baiknya Anda memahami dulu perbedaan fungsinya masing-masing. Sebab umumnya orang Indonesia hanya menggunakan satu dapur saja untuk semua kegiatan memasak. Sementara keberadaan dua dapur yang berbeda ini bisa ditemukan di rumah mewah atau restoran. Secara pengertian, dapur basah adalah dapur yang difungsikan untuk memasak makanan berat yang berminyak. Bahkan di area dapur ini ada fitur-fitur tambahan yang bisa menghalau asap agar tidak berkumpul atau menyebar. Seperti tudung asap di atas kompor, ventilasi yang besar, bak cuci piring, dinding dan lantai keramik, dan beberapa konter meja untuk persiapan sebelum memasak. Sementara dapur kering lebih diartikan sebagai dapur ringan yang hanya berisi peralatan tambahan. Umumnya dilengkapi dengan microwave, alat pemanggang roti, mesin kopi, peralatan makan, dan perabotan tambahan ringan lainnya. Ada juga wastafel yang fungsinya lebih untuk mencuci tangan dibandingkan mencuci peralatan makan. Tidak seperti dapur basah, dekorasi di dapur kering lebih menyerupai area makan. Dilengkapi dengan satu set meja makan dan kursinya. Atau di beberapa desain Anda bisa menemukan mini bar untuk tempat berkumpul dan bersantai. Dan umumnya, lokasinya dekat dengan ruang keluarga. Sementara dapur basah biasanya berada di bagian paling belakang rumah. Ide Desain Dapur Basah dan Dapur Kering Meskipun sebagian besar orang merasa keberadaan dua dapur yang berbeda fungsi ini harus dipisahkan, Anda bisa menyatukannya dengan pemisah. Sehingga dalam satu area ada dapur basah dan dapur kering. Sangat praktis, bukan? Seperti beberapa desain dapur yang sudah dipilih, di bawah ini. Gunakan Pintu Penutup untuk Dapur Basah Agar bau dan asap tidak menyebar ke seluruh ruangan, Anda bisa menggunakan partisi atau pemisah dari area kering dan area basah. Pada contoh gambar di atas, sang desainer menggunakan partisi pintu penutup yang bisa digeser untuk memisahkan kedua ruangan. Dapur basah berada di bagian belakang, sedangkan dapur kering dan area makan berada di depannya. Dapur yang Luas dan Cerah Dapur basah merupakan tempat lembab kedua di rumah setelah kamar mandi. Maka dari itu, sangat penting untuk memastikan area dapur ini memiliki pencahayaan alami dan ventilasi yang cukup. Dengan begitu Anda bisa mencegah kelembaban yang menumpuk. Untuk membuat ruangan menarik, gunakanlah dekorasi dan perabotan yang modern dan warna mewah. Sehingga dapur Anda akan terlihat bagus, bersih, rapi, dan tertata. Desain Smart Simplicity Pada Dapur Kering Desain smart simplicity yang dimaksud adalah ketika Anda bisa memadukan desain dapur kering yang minimalis dan tata letak yang baik. Misalnya, Anda bisa menempatkan microwave atau alat pemanggan roti di dalam lemari kabinet bawah. Jika ingin dipajang di atas konter, ada baiknya untuk membuat jalur ekstensi daya yang bisa menyembunyikan kerumitan kabel dan membuat semuanya menjadi nyaman. Sehingga dapur kering Anda akan terlihat rapi dan selalu bersih. Baca juga: 12 Skema Warna Cat Dapur yang Sempurna Sesuai dengan Gaya Anda Dapur yang Selalu Bersih Salah satu hal dalam membuat desain dapur basah adalah selalu menggunakan bahan atau material yang mudah dibersihkan. Mulai dari konter, tudung asap, kompor, bak cuci piring atau wastafel, hingga ke penggunaan backsplash dan lantainya. Hal inilah yang akan membantu tampilan dapur Anda selalu terlihat bersih dan rapi. Sebab kebanyakan kegiatan memasak dilakukan di area ini. Gunakan perpaduan warna coklat dan putih untuk menampilkan kesan minimalis yang mewah, hangat, dan natural. Gabungan Mini Bar dan Meja Makan Seperti yang disebutkan sebelumnya, area dapur kering menjadi tempat berkumpul dan untuk kegiatan memasak yang ringan. Gabungkan mini bar dan meja makan dalam satu ruangan agar semua kebutuhan bisa didapatkan dengan mudah. Misalnya setelah Anda selesai memanggang roti dan ingin membuat sandwich, tentu Anda akan membuatnya di meja mini bar, bukan? Lalu setelah itu Anda bisa menikmatinya di meja makan. Terhubung dengan Halaman Belakang Desain dapur basah yang satu ini mengusung konsep industrial dengan material semen ekspos. Tampilan ini minimalis ini cocok digunakan untuk desain dapur memanjang yang berada di area sempit, karena dapat membuatnya terlihat luas dan cerah. Untuk ventilasi dan pencahayaan yang cukup, Anda bisa membuka pintu kayu dengan bingkai kaca lebar-lebar. Nantinya, asap akan keluar dengan sendirinya. Konsep Open Kitchen Anda juga dapat menggabungkan dapur basah dan dapur kering dalam satu ruangan. Seperti contoh desain di atas. Namun, Anda harus benar-benar memikirkan ventilasi dan pencahayaan yang masuk ke area ini agar sirkulasi udaranya berjalan baik. Sang pemilik rumah menambahkan tudung asap tepat di atas kompor. Sementara itu di sisi samping langsung terhubung dengan halaman sehingga membuat ventilasi besar. Plafonnya menggunakan skylight yang dapat membantu pencahayaan di siang hari. Sementara area dapur keringnya dibuat dengan island table tepat di depan kompor. Seluruh peralatan memasak disimpan rapi dalam lemari kabinet. Retro Kitchen Aksen retro dengan warna-warna yang cerah serta desain ikoniknya, menghadirkan kesan ceria pada dapur terbuka Anda. Tata letak yang terbuka yang modern menjadikan dapur terasa kohesif. Dapur basah dan dapur kering pun akan terasa sangat nyaman. Desain ini cocok untuk Anda yang ingin menambahkan karakteristik dan gaya pribadi di medan pertempuran ini. Demikianlah penjelasan terkait perbedaan dapur basah dan kering serta beberapa desain yang bisa menjadi inspirasi Anda. Apabila Anda ingin menggabungkan kedua dapur ini, Anda bisa menggunakan konsep open kitchen untuk memastikan sirkulasi udara di dalamnya tetap berjalan dengan baik. Dikarenakan dapur merupakan tempat yang lembab, Anda juga perlu memperhatikan penggunaan material dan tata letak ruangan saat membangunnya, ya. Semoga artikel ini bermanfaat!

Read More »
Desain Walk In Closet

10 Desain Walk In Closet yang Rapi, Estetik, dan Fungsional

Sekecil apapun walk in closet Anda, tetap saja bilik lemari ini merupakan lambang kemewahan yang tidak semua orang dapat memilikinya. Lemari ini adalah tempat penyimpanan pakaian, sepatu, aksesoris, serta beberapa barang koleksi pribadi Anda. Menariknya, dikarenakan ini lemari untuk barang pribadi, Anda bisa bereksperimen dengan desain yang sesuai dengan gaya dan karakteristik. Coba bayangkan sejenak, lemari yang indah, dengan warna cat yang trendi, pencahayaan yang mencolok di beberapa sisi, ditambah dengan lemari atau rak penyimpanan yang dibuat dengan warna serasi. Menarik sekali, bukan? Pada artikel kali ini, kami telah mengumpulkan beberapa ide walk in closet yang bergaya dan fungsional, serta terlihat mewah. Desain Walk In Closet Untuk membuat walk in closet Anda terlihat bagus dan menarik, sangat disarankan agar Anda memperlakukannya seperti ruangan lain di rumah dengan memberikan sentuhan kepribadian dan karakteristik. Artinya, meskipun ini hanyalah sebuah bilik lemari penyimpanan, Anda bisa membuatnya menjadi sebuah ruangan untuk catwalk atau peragaan busana favorit di dalam rumah. Seperti beberapa pilihan desain walk in closet yang ada di bawah ini. Di antaranya adalah: Walk In Closet Minimalis Area sempit sekalipun bisa dijadikan walk in closet. Untuk mengakalinya, gunakanalah rak pakaian dengan tinggi yang berbeda-beda sesuai dengan ukuran baju, laci penyimpanan, dan rak kosong bawah untuk menyimpan sepatu. Baju yang dilipat dapat disimpan di dalam rak bertingkat. Sedangkan untuk baju yang digantung, bisa diatur di rak tinggi sebelahnya. Gunakan laci penyimpanan untuk koleksi pribadi seperti jam tangan, aksesoris, dan hal lainnya. Sudut Meja Rias Buatlah rutinitas pagi Anda menjadi mudah dengan mendesain ruang rias minimalis yang lengkap di dalam bilik lemari. Pastikan meja rias tersebut ditempatkan di sudut yang memiliki banyak pencahayaan. Jadi, setelah Anda memilih baju dari lemari penyimpanan, Anda bisa duduk dengan nyaman dan santai sambil merias wajah. Tambahkan Area Duduk Sama seperti di toko, Anda bisa menambahkan bangku atau sofa kecil sebagai tempat duduk nyaman. Idealnya, bangku ini digunakan ketika Anda hendak memasang dan melepas sepatu. Selain itu, area duduk ini juga bisa menjadi tempat santai sementara setelah seharian beraktivitas. Gunakanlah warna yang sesuai dengan suasana bilik lemari Anda. Hindari warna mencolok agar tidak terlalu over. Baca juga: 11 Desain Pintu Kamar Mandi Mewah untuk Hunian Anda Island Table Di Tengah Ruangan Jika Anda memiliki area yang luas untuk dijadikan walk in closet, ada baiknya untuk menambahkan island table di tengah ruangan. Fungsinya bisa dijadikan lemari penyimpanan koleksi jam tangan, perhiasan, sabuk, atau aksesori pakaian lainnya. Plus bisa dijadikan tempat untuk menaruh sesuatu. Misalnya setelah belanja banyak, Anda bisa menaruh tas belanjaan diatas meja tersebut sambil memilah milih barangnya. Sangat fungsional, bukan? Walk In Closet Semi Terbuka Tidak semua bilik lemari menggunakan rak untuk menyimpan pakaiannya. Seperti pada gambar diatas, dimana sang desainer lebih suka menampilkan seluruh pakaiannya secara terbuka dengan menggunakan rak minimalis dari bahan kayu dan besi. Hal ini dapat memudahkan Anda dalam memilih pakaian di waktu yang singkat. Rak terbuka ini juga tidak mengundang debu terlalu banyak. Minimalis Mewah Desainnya terlihat sederhana dan teratur rapi. Namun kesan yang ditampilkan adalah kemewahan dan kehangatan. Semua pakaian ditempatkan di dalam lemari penyimpanan tertutup. Lalu di tengah-tengah ada sofa untuk duduk atau menaruh baju yang hanya baru dipakai satu kali saja. Kesan mewah ditampilkan dari penggunaan karpet, dekorasi berwarna emas dan coklat, serta pemilihan gaya vintage yang berkelas. Baca juga: 10 Desain Kamar Mandi Mewah yang Menawan dan Estetik Cermin Tiga Panel Tahukah Anda bahwa, cermin tiga panel sangat populer di ruang ganti karena suatu alasan? Hal ini karena Anda dapat melihat pakaian yang sedang dikenakan dari berbagai sudut yang ada. Dari depan, samping, dan belakang. Sehingga Anda bisa menyesuaikan pakaian yang dikenakan. Keberadaan cermin besar ini juga dapat membuat ruangan bilik lemari Anda terlihat lebih luas dan lapang. Ditambah dengan pencahayaan yang cukup dan pas. Tambahkan Runner Pilihan desain walk in closet satu ini cocok untuk ruangan yang panjang, sempit, dan tidak berjendela. Tambahkan runner atau karpet panjang dengan pola unik dan warna yang hangat. Karpet ini bisa menjadi area catwalk Anda saat sedang mencoba baju. Apabila sudah lelah setelah memilih baju, Anda bisa duduk di sofa built-in yang ditempel di lemari. Rustic Walk In Closet  Bagi Anda yang menyukai gaya rustic dan nuansa alam, mungkin bisa mencoba desain walk in closet yang satu ini. Seluruh perabotan yang ada di dalam ruangan terbuat dari material kayu. Mulai dari rak untuk menyimpan baju hingga island table. Bahkan ada tempat organisir tambahan yang terbuat dari anyaman. Tambahkan karpet atau taplak meja bermotif untuk menutup meja dan menampilkan kesan hangat serta vintage berkelas yang homey. Baca juga: 10 Model Rumah Mewah dengan Berbagai Gaya Vintage Antik Anda menyukai dekorasi bergaya vintage? Coba rancang bilik lemari Anda seperti gambar di atas. Seperti menggunakan cermin dengan bingkai antik, rak laci penyimpanan dengan pola unik yang sedikit memudar, lampu meja kuno, hingga karpet yang menunjukkan tampilan old school. Untuk melengkapinya, Anda bisa menggunakan material kayu untuk rak gantung baju dan pada lantainya. Agar lebih seru, tambahkan manekin tanpa kepala untuk menggantung pakaian yang baru dipakai. Itulah beberapa desain walk in closet yang mungkin saja sesuai dengan gaya dan karakteristik Anda. Perlu diingat bahwa, membuat bilik lemari seperti contoh di atas tidak selalu memerlukan ruangan yang besar dan luas. Bahkan ruangan sempit sekalipun dapat dijadikan ruang penyimpanan baju yang bagus jika ditata dengan rapi dan teratur. Jadi, desain mana yang Anda suka? Semoga artikel ini bermanfaat!

Read More »
Area Outdoor Dining

7 Alasan Mengapa Harus Ada Area Outdoor Dining Di Rumah Anda

Outdoor dining merupakan sebuah kegiatan makan di luar ruangan yang umumnya dilakukan di halaman belakang bagian rumah atau di sebuah taman. Tidak ada hal yang lebih menggugah kegiatan makan yang seru selain melakukannya di luar ruangan. Mungkin kita sering menyebutnya dengan barbecue, kegiatan bakar-bakar dengan teman, keluarga, tetangga, dan kerabat. Tapi tahukah Anda bahwa, di Shila at Sawangan, ada satu tipe rumah yang bisa memberikan pengalaman outdoor dining yang mewah? Baca terus artikel ini sampai habis untuk mengetahui informasi lengkapnya. Mengapa Harus Ada Area Outdoor Dining Di Rumah Anda? Kegiatan makan bersama memang biasanya dilakukan di area makan yang ada di dalam rumah. Tapi tidak ada salahnya jika sesekali Anda ingin mengganti suasananya menjadi yang lebih menyegarkan dan memberikan pengalaman menyenangkan untuk orang-orang tersayang. Salah satu caranya adalah menyediakan area outdoor dining di belakang rumah Anda. Berikut beberapa alasan mengapa Anda harus memiliki area outdoor dining di rumah, meliputi: Udara yang Segar dan Sinar Matahari yang Melimpah Salah satu alasan mengapa banyak orang menyukai kegiatan makan di luar ruangan adalah karena mereka memiliki kesempatan untuk menikmati udara segar dan sinar matahari secara maksimal. Tentunya, terkurung di dalam ruangan dalam waktu yang lama dapat membuat orang merasa tidak nyaman, sesak, dan membosankan. Area outdoor dining ini justru bisa menciptakan pengalaman makan yang menyenangkan sambil menikmati udara segar dan kehangatan matahari. Pemandangan dan Suasana yang Berbeda Seharian di dalam rumah, tentu saja pemandangannya hanya tembok dan hal-hal lainnya. Tapi pemandangan dan suasana tersebut akan berubah 360 derajat ketika Anda makan di luar. Anda dan anggota keluarga lainnya dapat menikmati pemandangan alam berupa pohon atau tanaman lainnya yang ditanam di halaman belakang sambil bersantai dan rileks. Kegiatan seru ini juga bisa menjadi tempat pelarian dari hiruk pikuk kota dan kegiatan padat yang Anda miliki. Suasana pun jadi semakin menyenangkan, rileks, dan tentunya beban di pundak dan kepala Anda akan hilang seketika. Family Friendly Habiskan waktu berharga bersama anggota keluarga Anda dengan menikmati outdoor dining di halaman belakang rumah. Ubahlah taman belakang menjadi tempat seperti fine dining ala resto favorit Anda. Buat suasana makan di rumah bersama keluarga menjadi lebih spesial dan bermakna, sambil menikmati perpaduan alam dan makanan lezat. Suasana Romantis Outdoor dining dapat menciptakan suasana romantis untuk pasangan. Terlebih di malam hari ketika pencahayaan lembut dari lampu dan cahaya bulan menemani Anda dan pasangan. Suasana romantis ini sangat cocok bagi Anda yang memerlukan quality time bersama pasangan atau perayaan di hari penting. Alih-alih pergi ke restoran mahal, Anda bisa menghabiskan malam untuk berkencan setelah anak-anak tertidur pulas. Pengalaman yang Menyenangkan dan Unik Tempat makan di luar ruangan dapat memberikan pengalaman unik dan menyenangkan bagi anggota keluarga, teman, tetangga, atau kerabat. Singkatnya, Anda menawarkan pengalaman dengan memberikan pemandangan yang berubah dan istirahat dari kegiatan makan di dalam ruangan. Pengalaman ini tentunya akan menjadi sesuatu yang menarik dan berbeda. Live Music Ada suatu hal seru dari kegiatan outdoor dining. yaitu live music. Anda bisa membawa gitar atau alat musik kesayangan dan mengajak anggota keluarga lainnya untuk bernyanyi dan menari mengikuti musik yang dimainkan. Atau mau yang lebih mudah? Bawa speaker bluetooth ke area luar, dan putar musik favorit keluarga sambil menikmati makan bersama. Instagram-able Satu lagi alasan mengapa Anda perlu memiliki area outdoor dining di halaman belakang rumah adalah tempat dan momen instagram-able yang dapat diabadikan dan dibagikan ke media sosial. Dengan pemandangan, suasana, dan ambiance yang berbeda serta indah, foto yang diambil juga akan menjadi bagus dan menarik. Tipe Tudor, Siap Menemani Outdoor Dining Anda Sekeluarga Di Rumah Dari tujuh alasan di atas tadi, tentu Anda jadi semakin ingin memiliki hunian yang memiliki halaman belakang dan dapat disulap jadi outdoor dining, bukan? Tenang saja, perumahan mewah Shila at Sawangan, akan memberikan solusinya. Yaitu hunian tipe Tudor yang dapat membuat kegiatan makan di luar menjadi menyenangkan. Jika Anda menyukai perpaduan alam dan makanan lezat, didampingi oleh ambiance yang cantik dan suasana yang menyegarkan, maka rumah tipe Tudor ini adalah jawabannya. Tidak hanya dapat disulap menjadi area outdoor dining dan/atau fine dining saja, Anda juga dapat melakukan kegiatan kemah kecil-kecilan bersama buah hati. Tertarik? Anda bisa langsung menghubungi tim marketing kami di nomor +6281388854511 atau mengunjungi situs remi shila.co.id untuk mencari tahu lebih lanjut terkait tipe Tudor ini. Anda juga bisa mengunjungi lokasi perumahan Shila at Sawangan di Jl. Raya Bojongsari No. 53, Bojongsari Lama, Kecamatan Bojongsari, Kota Depok, Jawa Barat 16517.Tunggu apa lagi? Segera miliki hunian dengan pengalaman outdoor dining yang menyenangkan dan tidak terlupakan untuk keluarga Anda hanya di Shila at Sawangan.

Read More »
Berbagai Desain Rumah Mezzanine

10 Desain Rumah Mezzanine untuk Memaksimalkan Ruangan Sempit

Menambahkah desain rumah mezzanine pada denah lantai Anda, bisa menjadi solusi cerdas untuk memaksimalkan ruangan. Penggunaan mezzanine dapat menambah fungsionalitas pada ruangan yang terbatas. Anda bisa merancang solusi ini untuk tujuan apa pun. Mulai dari tempat tidur, ruang baca, ruang ibadah, hingga taman. Lantai mezzanine sendiri di dalam rumah dapat meningkatkan nilai visual. Fakta menariknya adalah solusi lantai parsial ini sudah digunakan sejak zaman romawi kuno sampai saat ini. Mari kita lihat bersama seperti apa desain rumah mezzanine yang bisa menjadi inspirasi Anda, di bawah ini. Berbagai Desain Rumah Mezzanine Pada zaman dulu, mezzanine digunakan untuk ruang penyimpanan di gudang. Dikarenakan hal ini memberikan akses untuk menggunakan ruang secara vertikal dengan biaya rendah. Sejak saat itu, para arsitek dan desainer mendapatkan ide untuk menjadikannya sebagai solusi cerdas di rumah dengan area terbatas. Penggunaan lantai parsial ini juga dapat memberikan peluang untuk konektivitas yang lebih besar di dalam rumah, di antara dua lantai. Berikut berbagai desain rumah mezzanine masa kini untuk inspirasi Anda. Meliputi: Recreational Mezzanine Manfaatkan lantai tambahan untuk tempat bersantai dan bersenang-senang. Seperti desain rumah mezzanine yang satu ini dimana pada lantai atas dipasang jala untuk bersantai. Alih-aling memanjangkan lantai kayu, sang desainer memilih menggunakan gelas kaca untuk jalur jalannya sehingga memungkinkan Anda untuk melihat ke bawah. Di sudut paling pojok Anda bisa meletakkan tempat tidur atau sofa lesehan untuk bersantai sambil membaca buku. Sementara itu di lantai bawah bisa dijadikan ruang kerja dan perpustakaan kecil untuk koleksi buku Anda. Ruang Kerja Tersembunyi Lantai mezzanine kali ini digunakan sebagai ruang kerja tersembunyi. Berada jauh dari bagian rumah lainnya, menjadikan tempat ini penuh privasi. Agar bisa mendapatkan pencahayaan yang maksimal, ada baiknya untuk memasang jendela kaca besar dekat dengan meja kerja. Selain langsung terkena sinar matahari, sirkulasi udara pun menjadi bagus. Sebab lantai atas yang dekat dengan langit-langit cenderung lebih mudah terkena debu. Desain Rumah Mezzanine dengan Rak Buku Area terbatas dapat membuat kita menjadi lebih kreatif dalam memaksimalkan sisa ruang yang tersedia. Seperti yang satu ini. Daripada menaruh buku-buku pada kardus dan tak pernah dibuka, sang desainer membuat rak buku yang juga sekaligus dijadikan sebagai tangga menuju tempat tidur di lantai atas. Sementara bagian bawahnya disulap menjadi ruang belajar. Suspended Bed Tunjukkan keberanian Anda dengan tidur di tempat tidur gantung seperti gambar di atas. Desain ini dibuat berdasarkan film James Bond. Dengan pendekatan yang inovatif, Anda bisa langsung melihat langit ketika bangun tidur dan sebelumnya karena adanya skylight. Area bawahnya dimanfaatkan untuk ruang kerja, dapur, dan area makan. Sangat inovatif dan kreatif, bukan? Modern Mezzanine Satu ruangan yang dibagi menjadi dua. Lantai atas untuk ruang kerja dan perpustakaan kecil, sedangkan lantai bawah untuk ruang keluarga dan area makan. Untuk membuat tampilannya terlihat bersih dan rapi, Anda bisa menggunakan dekorasi dan perabotan yang modern, modis, dan sleek. Kalau bisa gunakan sedikit palet warna. Sebab terlalu banyak warna malah membuat ruangan terlihat berantakan dan terlalu over. Desain Rumah Mezzanine Loft Loft merupakan lantai paling atas yang letaknya tepat berada di bawah atap. Seperti desain rumah mezzanine yang satu ini. Untuk memaksimalkan cahaya yang masuk, Anda bisa menambahkan skylight dan ventilasi besar. Warna putih yang mendominasi akan menjadikan ruangan ini terlihat cerah dan hangat. Di lantai atas tidak hanya ada tempat tidur saja, tetapi juga ruang kerja kecil. Di lantai bawah Anda akan menemukan dapur, ruang untuk menonton tv, dan kamar mandi. Ruang Koleksi Jika satu lantai saja tidak cukup untuk menyimpan seluruh koleksi Anda, mengapa tidak membaginya menjadi dua? Setidaknya itulah yang dipikirkan oleh desainer satu ini. Seluruh ruangan dipenuhi dengan koleksi buku, topeng, dan karya seni lainnya. Bahkan di lantai bawah ada kursi dan meja kopi yang bisa dimanfaatkan saat sedang ingin mengobrol santai terkait perjalanan dari semua koleksi tersebut. Perpustakaan Mini Dengan menggunakan material dari baja dan kayu, Anda bisa membuat perpustakaan mini dengan konsep mezzanine. Penempatan sofa di lantai bawah difungsikan untuk kegiatan membaca dan bersantai. Bahkan Anda juga bisa menempatkan tv dan mengajak teman atau anggota keluarga lainnya untuk bercengkrama sambil mengobrol. Desain Rumah Mezzanine Minimalis Tempat tidur yang sederhana dan dekorasi yang seadanya menjadikan desain rumah mezzanine minimalis ini terlihat rapi dan hangat. Ditambah dengan adanya skylight pada atap rumah membuat keseluruhan ruangan menjadi cerah. Uniknya, sang arsitek justru memanfaatkan alas tiang panjang yang digunakan untuk langit-langit kamar mandi di bawahnya. Sementara itu, dinding partisi dibuat untuk memisahkan ruang tamu dari tangga yang menuju tempat tidur. Jembatan Di Lantai Atas Ingin membuat kamar tidur tambahan, tapi areanya terbatas? Ini solusi kreatifnya untuk Anda. Sang arsitek membuat lantai partisi di ruangan sempit. Di lantai bagian bawah, ada kamar tidur utama dan ruang kerja kecil. Pada bagian atas, di sebelah kiri ada kamar tidur kedua, dan di sebelah kanannya merupakan walk in closet. Sedangkan area tengahnya dibiarkan kosong untuk meletakkan dekorasi lainnya dan juga sekaligus berfungsi sebagai jembatan. Selesai sudah pembahasan kali ini terkait desain rumah mezzanine yang bisa menjadi inspirasi Anda. Dari beberapa contoh di atas dapat diambil kesimpulan bahwa ruangan sempit sekalipun bisa dimaksimalkan dengan penggunaan dan tata letak yang benar. Salah satu solusinya adalah dengan menggunakan lantai parsial ini. Semoga artikel ini bermanfaat!

Read More »