Shila at Sawangan

Picture of Shirley Candrawardhani

Shirley Candrawardhani

Shirley berkarir sebagai penulis profesional sejak 2012 yang berantusias menulis topik seputar bisnis, keuangan, dan hukum.
Solusi Taman Samping Rumah Sempit yang Pintar

10 Desain Taman Samping Rumah Sempit yang Estetik dan Fungsional

Umumnya, orang-orang membuat taman itu di bagian depan atau belakang rumah. Tapi bagaimana dengan ruang sempit di samping rumah? Dari pada dibiarkan kosong begitu saja, coba bikin taman samping rumah sempit yang bisa menambah keindahan dan kesejukan tempat tinggal Anda. Mau itu dipenuhi oleh bunga warna-warni, tanaman hijau, atau tanaman sayur sekalipun, Anda bisa loh menyulap lahan sempit di samping rumah ini menjadi area yang cantik. Tidak hanya akan meningkatkan visual rumah Anda, tetapi juga fungsionalitas. Penasaran bagaimana desain cantik dari taman ini? Simak selengkapnya di bawah ini! Solusi Taman Samping Rumah Sempit yang Pintar Tanpa disadari keberadaan tanaman memiliki banyak fungsi untuk rumah Anda. Mulai dari memberikan udara segar dan sejuk, menghalau debu masuk ke dalam rumah, hingga meningkatkan nilai rumah Anda. Sesederhana memilih tanaman atau memasang paving block di samping rumah untuk menciptakan taman yang indah dan menyejukkan. Berikut beberapa desain taman samping rumah sempit yang estetik dan fungsional. Seperti: Sandstone Paving Buka jalan menuju taman samping rumah Anda dengan memasang sandstone paving. Lalu tanam rumput di antara batu paving dan beberapa tanaman hijau di sekitarnya. Biarkan mereka tumbuh dengan sendirinya. Anda akan melihat indahnya warna hijau di samping rumah dan udara sejuk yang dibawanya. Vertical Garden Tidak ada banyak ruang di samping rumah Anda? Jangan khawatir, Anda bisa membuat vertical garden. Ada banyak opsi tanaman yang bisa digunakan. Mulai dari tanaman merambat, bunga warna-warni, tanaman hijau, tanaman sukulen, sayuran, hingga tanaman herbal. Anda bisa menggunakan sistem hidroponik atau membuat pagar untuk tempat menggantungkan pot. Pot Bunga Di Jendela Hiasi taman samping rumah sempit Anda dengan memasang beberapa pot tanaman dan bunga dekat jendela. Anda bisa memilih untuk menggunakan pot yang bisa ditempel di dinding atau dengan menggunakan pot gantung. Pilih bentuk pot yang unik untuk kesan seni artistik. Sementara itu, di bawahnya Anda bisa memasang rumput dan paving block untuk mendukung keindahan dari pot tanaman. Taman Samping Rumah Sempit untuk Bersantai Berikan halaman samping rumah Anda nuansa taman yang berbeda dari landscape depan atau belakang. Anda dapat membuat taman pondok yang rimbun dan ramah privasi. Desain taman ini memberikan kesan santai dan kontemplatif. Gunakan pagar untuk menjaga privasi dan menjadi pembatas dengan lanskap lainnya. Tambahkan kursi dan meja untuk menikmati waktu bersantai di sore hari sambil minum kopi atau teh. Jika masih ada budget lebih, Anda bisa membuat kolam ikan kecil untuk menyelaraskan suasananya. Kebun Mini Di Samping Rumah Saat ini bercocok tanam dengan sistem hidroponik sedang menjadi tren. Anda bisa menanam sayuran, buah, dan tanaman herbal di rumah sendiri. Apabila Anda tidak ingin menggunakan sistem hidroponik, pastikan area samping rumah Anda memiliki akses sinar matahari yang cukup karena tanaman ini perlu disinari setidaknya delapan jam dalam satu hari agar bisa tumbuh dengan maksimal dan baik. Membuat Dry Stream Dry stream adalah salah satu desain taman samping rumah sempit yang bisa Anda aplikasikan selanjutnya. Tidak hanya menampilkan visual estetika saja, tetapi juga fungsional. Aliran kering ini bisa membantu untuk mencegah terkumpulnya air di halaman samping rumah. Terlebih kalau sedang hujan deras. Aliran yang dibuat seperti sungai kering ini bisa membantu mengalirkan air ke area yang lebih rendah. Wheelbarrow Garden Kalau Anda memiliki gerobak tangan sorong yang sudah tidak terpakai, ada baiknya untuk didaur ulang menjadi pot bunga yang besar. Bagian bawahnya bisa dibor dan buat beberapa lubang untuk drainase. Keunggulan dari penataan taman kecil ini adalah Anda bisa memindahkannya sesuai dengan kebutuhan. Tanaman Merambat Di Taman Samping Rumah Sempit Tanaman merambat adalah salah satu solusi pintar bagi Anda yang bingung memilih jenis tanaman untuk taman samping. Tanamlah beberapa tanaman merambat di area samping rumah. Berikan penopang atau seperti pagar agar arah rambatannya teratur. Biarkan tumbuh dan lihat hasil akhirnya nanti. Kolam Ikan Mini dari Tong Bekas Jika Anda memiliki tong bekas, ubahlah menjadi sebuah kolam ikan mini. Selain hemat tempat, perawatannya pun mudah. Tambahkan tanaman air di kolam seperti lily pads dan lainnya. Jangan lupa pelihara beberapa ikan kecil sesuai dengan ukuran kolam. Anda juga bisa menambahkan beberapa pot tanaman di sekitar kolam untuk menyegarkan suasana. Taman Samping Rumah Sempit dengan Konsep Floral Archway Jadikan floral archway sebagai pintu masuk menuju taman bunga di samping rumah Anda. Meskipun konsepnya bunga warna-warni yang cantik, Anda juga bisa menambahkan beberapa tanaman hijau yang selaras. Tanami rumput yang lembut untuk menutup tanah dan sebagai jalan setapak. Lebih cantik lagi jika Anda memberikan beberapa batu kecil untuk menemani rumputnya. Itulah beberapa desain taman samping rumah sempit yang estetik dan juga fungsional. Dari penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa area sempit di samping rumah bisa dijadikan taman kecil yang indah dan menyegarkan. Jadi, kapan mau menyulap area tersebut? Semoga artikel ini bermanfaat!

Read More »
Tips Beli Rumah

Tips Beli Rumah, yang Bermanfaat untuk Pemula. Ada Apa Saja?

Rumah pertama selalu menjadi primadona bagi semua orang. Baik itu beli dari developer properti atau tanpa perantara. Namun sayangnya, hal tersebut bukanlah perkara mudah yang bisa dilakukan oleh semua orang. Ada beberapa tips beli rumah yang perlu Anda ketahui agar tidak mudah tertipu. Terutama untuk Anda yang baru pertama kali ingin membeli rumah. Jangan lewatkan berbagai tips beli rumah di bawah ini. Tips Membeli Rumah Pertama Bagi Anda yang ingin membeli rumah, haruslah memiliki ketelitian dan pemahaman yang cukup. Sebab, rumah merupakan salah satu aset dengan harga tinggi dan membelinya merupakan keputusan finansial terbesar. Maka dari itu, Anda harus memiliki strategi dan perencanaan yang matang jika mau membeli rumah. Tapi tenang saja, kami sudah menyiapkan beberapa tips memilih rumah dan membelinya yang bisa membantu Anda. Di antaranya adalah: HItung Budget dengan Teliti dan Seksama Anggaran uang untuk membeli rumah menjadi kunci utama dalam hal ini. Tips beli rumah yang bisa Anda lakukan adalah dengan melakukan penghitungan yang teliti dan seksama. Pastikan Anda menghitung berapa biaya bersih dan biaya kotor yang perlu dikeluarkan. Mulai dari pembayaran DP, pembayaran notaris untuk mengurus dokumen, bunga yang harus dibayar jika menggunakan KPR, pajak bumi dan bangunan, uang cicilan, asuransi, dan masih banyak lagi biaya yang tidak terhitung. Jika perlu, Anda juga harus menghitung ongkos yang dihabiskan selama bolak balik mengurus dokumen atau administrasi yang diperlukan. Cash Atau KPR? Memilih pembayaran yang digunakan adalah tips beli rumah selanjutnya. Mau dibayar secara tunai atau melalui cicilan KPR? Keuntungan dari membayar secara tunai adalah Anda tidak perlu berurusan dengan yang namanya bunga bank. Terutama jika Anda membeli rumah bekas yang langsung dengan pemiliknya. Akan tetapi kekurangannya adalah Anda harus menyiapkan uang dalam jumlah besar. Sementara itu, cicilan KPR bisa mempermudah Anda dari segi uang karena sistem pembayarannya dicicil per bulan. Meskipun terdengar lebih mudah, sistem pembayaran ini cenderung memiliki bunga yang lebih tinggi. Maka dari itu, ada baiknya untuk melakukan riset dan perbandingan tawaran KPR dari setiap bank. Pastikan juga Anda membaca syarat dan ketentuan yang berlaku sebelum mengajukan kredit rumah. Lalu perhatikan juga skor riwayat kredit bank Anda. Sebab beberapa bank atau penyedia dana pasti akan selalu melihat dan menghitung rasio utang yang Anda miliki. Jika angkanya tinggi, maka kemungkinan untuk disetujui tidak terlalu besar. Rumah Baru atau Rumah Bekas? Tips membeli rumah pertama adalah menentukan apakah Anda ingin membeli rumah baru atau rumah bekas. Keputusan ini perlu dilakukan berdasarkan kebutuhan dan preferensi Anda. Biasanya rumah baru menawarkan banyak kelebihan dan manfaat yang bisa Anda dapatkan, namun harganya jauh lebih tinggi karena pada umumnya berada di area perumahan. Sementara itu, harga rumah bekas jauh lebih murah dan tidak ada perantara atau pihak ketiga saat melakukan pembayaran. Akan tetapi, umumnya rumah bekas memerlukan beberapa perbaikan atau renovasi total. Pilihan ini juga harus disesuaikan dengan budget yang Anda miliki. Pastikan Anda masih memiliki uang lebih setelah membeli rumah. Baik rumah baru atau rumah bekas, sebaiknya pertimbangkan harga jual yang sesuai dengan kemampuan. Anda juga bisa melakukan perbandingan untuk menimbang anggaran yang dimiliki. Lokasi Rumah Jauh lebih baik jika lokasi rumah berada di pusat kota. Sebab mobilitasnya cukup terjangkau dan memiliki banyak fasilitas yang memadai. Mulai dari sekolah, fasilitas kesehatan, area makan, pusat perbelanjaan, hingga transportasi umum. Sayangnya, harga jualnya juga tinggi karena lokasinya yang strategis. Sedangkan rumah yang lokasinya agak jauh dari pusat kota memiliki harga jual yang lebih murah. Kekurangannya adalah Anda harus menempuh jarak jauh untuk mencapai beberapa fasilitas yang diinginkan. Kendati demikian, saat ini sudah semakin banyak fasilitas publik yang dibuka meskipun tempatnya jauh dari perkotaan. Tips memilih rumah yang bisa Anda ikuti adalah pilih lokasi rumah yang dekat dengan inti dari fasilitas publik. Seperti sekolah, rumah sakit, dan transportasi umum. Hal lainnya akan berkembang dengan sendiri dalam waktu dekat. Perhatikan Material Rumah yang Digunakan Baik itu rumah baru atau rumah bekas, ada baiknya untuk memperhatikan material rumah yang digunakan. Alasannya karena rumah ini akan Anda tempati dalam waktu yang lama. Sangat disayangkan jika baru beberapa tahun menghuni, rumahnya sudah mengalami keretakan dan masalah lain disana-sini. Siapkan Dana untuk Membeli Perabotan Rumah Satu hal yang jarang dilakukan oleh para calon pembeli rumah adalah menyisihkan uang untuk membeli perabotan rumah. Padahal rumah yang dibeli itu dalam keadaan kosong. Kalau tidak ada isinya, bagaimana akan ditempati? Usahakan untuk membeli perabotan yang memang dibutuhkan dulu saat awal menempati rumah kosong. Seperti kebutuhan kamar tidur, dapur, dan juga kamar mandi. Perabotan lainnya bisa diisi sambil berjalan. Cara Membeli Rumah Di Perumahan Biasanya orang-orang lebih suka membeli rumah di perumahan atau komplek. Alasannya karena keamanannya lebih terjamin dibandingkan membeli rumah yang berlokasi di pinggir jalan. Selain itu fasilitas yang ditawarkan juga lebih banyak. Lalu bagaimana cara beli rumah di perumahan? Berikut beberapa tips beli rumah dari developer properti. Yaitu: Cek Reputasi Developer Terlebih Dulu Tips beli rumah yang pertama adalah dengan melakukan cek reputasi developer properti dari kawasan rumah yang Anda incar. Cari tahu bagaimana penilaian orang-orang terhadap pengembang kawasan perumahan tersebut. Bisa dicari melalui internet, media sosial, atau dari testimoni orang-orang yang pernah membeli dari pengembang yang sama. Cek Fasilitas Umum dan Sosial Anda perlu cek Fasum dan Fasos yang ditawarkan developer, apakah sudah sesuai dengan kebutuhan atau belum. One gate system, fasilitas taman, kebersihan, keamanan, tempat ibadah, dan lain sebagainya perlu diperhatikan sebelum memutuskan membeli rumah di perumahan. Beli Rumah dari Pengembangnya Langsung Di zaman seperti ini, keberadaan calo masih bisa ditemukan. Termasuk calo penjual rumah. Sebaiknya, jika Anda ingin membeli rumah di kawasan perumahan ada baiknya untuk langsung mendatangi lokasinya. Beli rumah dari pengembangnya langsung dan pastikan mereka sudah memiliki izin usaha yang sah. Harap selalu waspada terhadap bentuk penipuan yang marak terjadi. Jangan Bayar DP Sebelum KPR Disetujui oleh Bank Tips membeli rumah pertama lainnya adalah untuk tidak membayar DP sebelum cicilan KPR disetujui oleh bank. Hal ini tentunya untuk menghindari kerugian atau hal-hal yang tidak diinginkan di kemudian hari. Pastikan KPR Anda sudah disetujui dan ada hitam di atas putih sebelum membayarkan sejumlah uang kepada pihak pengembang. Periksa Legalitas Dokumen yang Diberikan Setelah melakukan DP dan menyelesaikan pembayaran lainnya, Anda akan diberikan sejumlah dokumen.

Read More »
Desain Tangga Melayang yang Estetik

10 Desain Tangga Melayang yang Estetik dan Fungsional

Tambahkan sentuhan kemewahan ke rumah Anda dengan memasang tangga melayang. Hal ini akan menciptakan transformasi yang dramatis dan membuat ruangan terbuka yang luas. Perpaduan sempurna antara keanggunan dan fungsionalitas, yang dirancang untuk meningkatkan nilai rumah Anda. Ucapkan selamat tinggal pada desain tangga biasa, dan beralihlah ke model tangga melayang yang akan memikat hati siapa saja yang datang berkunjung ke rumah Anda. Mulai dar desain tangga minimalis  hingga mewah, bisa Anda temukan di artikel bawah ini. Desain Tangga Melayang yang Estetik Sesuai namanya, desain ini menciptakan ilusi tangga mengambang tanpa alat penyangga yang terlihat. Tangga melayang dapat membuka rumah Anda, membiarkan cahaya masuk, dan menciptakan fitur yang menakjubkan. Untungnya, desain ini bisa disesuaikan dengan gaya dan selera Anda. Mau yang minimalis, industrial, rustic, atau mewah sekalipun, bisa disesuaikan. Berikut beberapa desain tangga melayang yang estetik. Di antaranya adalah: 1. Tangga Melayang Ganda yang Megah Desain yang pertama cocok bagi Anda yang sedang mencari tampilan mewah dari tangga. Desain ini memancarkan keanggunan dan menciptakan kesan mewah di dalam rumah. Langkan atau pinggiran tangganya dibuat dengan besi tempat hitam dan pegangan kayu yang menambah kemegahan. Pastikan tangga mewah ini berhadapan dengan pintu utama, agar ketika tamu datang berkunjung mereka akan langsung merasa kemegahan dari rumah rumah Anda. Tangga Kontemporer Minimalis Berikutnya ada desain yang paling umum dan sering digunakan terbuat dari beton putih dan railing kaca. Desain yang satu ini bisa diaplikasikan jika Anda menginginkan tampilan tangga yang ramping dan kontemporer. Menggabungkan keindahan minimalis dengan transparansi kaca, membuat cahaya matahari yang masuk bisa bebas mengalir. Tangga melayang yang satu ini juga bisa menciptakan suasana terbuka dan lapang. Kelebihannya, bisa diaplikasikan di rumah yang memiliki area terbatas. S-Shape Floating Stairs Tambahkan sentuhan artistik dan mewah di rumah Anda dengan menggunakan tangga berbentuk huruf S. Sesuai namanya, tangga ini dibuat melingkar seperti huruf S. Untuk menciptakan kesan mewahnya, Anda bisa menggunakan marmer dan besi tempa untuk langkannya. Manfaatkan area kosong dibawah tangga untuk menyimpan koleksi buku atau dekorasi tertentu agar terlihat berisi. Lengkungan Mewah dari Sebuah Tangga Selain tangga melayang ganda, Anda juga bisa membuat tangga mewah yang melengkung. Terutama jika Anda memiliki ruang yang cukup, Anda bisa membuat tangga melengkung yang bisa menjadi pusat perhatian di dalam rumah. Apalagi dengan tambahan tiga jendela besar yang dipasang di sepanjang alur tangga. Desain ini memungkinkan cahaya alami dari sinar matahari membanjiri seluruh ruangan di rumah, sehingga bisa menciptakan efek visual yang menakjubkan. Gunakan area kosong di bawah tangga untuk ruang bersantai atau pojok baca yang nyaman. Tangga Kayu Melayang Tangga kayu melayang yang satu ini diperuntukkan bagi Anda yang ingin menambahkan estetika yang bersih dan minimalis. Dengan penyangga tersembunyi, anak tangga akan terlihat mengambang. Desainnya yang sederhana dan anggun ini menyatu sempurna dengan dinding dan suasana rumah. Anda bisa menggunakan palet warna yang sesuai dengan cat dinding agar tidak terjadi kontras warna yang berlebihan. Rustic Steel Stairs Anda juga bisa menciptakan suasana seperti rumah di pedesaan dengan tangga melayang konsep rustic yang terbuat dari baja. Dengan gaya kantilever atau kaku, tangga logam hitam dengan pegangan baja ini menampilkan pesona kontemporer namun kokoh di dalam rumah Anda. Balok logam yang panjang digunakan untuk menopang struktur besi tangganya. Jadikan ruangan di bawah tangga sebagai tempat penyimpanan atau untuk meja pajang. Tangga Melayang L-Shape Ada kesan unik dan menawan dari tangga melayang berbentuk L ini. Tangga ini dibuat menikung 90° atau 180° di sudut ruangan. Hal ini menciptakan ruang besar di bawah tangga yang bisa dimanfaatkan untuk area bersantai atau menonton TV. Seperti yang terlihat pada gambar, kabel baja digunakan untuk menopang anak tangga yang seolah tergantung seperti ayunan. Menciptakan ilusi tanpa bobot dan menambahkan sentuhan modern di dalam rumah. Tangga Melayang Industrial Penggemar konsep industrial bisa mencoba desain tangga melayang yang satu ini. Pada gambar, arsiteknya menggunakan desain sawtooth atau gigi gergaji. Menggabungan anak tangga baja yang menyerupai pola gigi gergaji dan pagar jala, untuk menciptakan visual yang berani dan edgy. Tangga Spiral Kayu Untuk rumah dengan konsep modern, Anda bisa mencoba tangga spiral kayu ini yang memberikan kesan anggun dan modern. Uniknya, tangga melayang ini hanya ditopang oleh pagar beton di samping tangga saja. Jadi, Anda perlu memperhatikan kaki saat menaiki atau turun dari tangga ini. Desain spiral membuat tampilan tangga yang canggih, modern, dan unik. Tangga Double-Stringer Tertutup Satu lagi desain tangga melayang yang bisa Anda aplikasikan di rumah adalah double-stringer tertutup. Dirancang untuk mempertahankan kesan terbuka pada bangunan yang luas. Keunggulan dari desain ini adalah tidak menghalangi cahaya sinar matahari yang masuk melalui jendela yang dipasang di sekitarnya. Cocok untuk rumah dengan konsep urban, minimalis, atau kontemporer. Itulah beberapa desain tangga melayang yang estetik dan juga fungsionalis untuk diaplikasikan di rumah Anda. Dari beberapa gambar di atas dapat disimpulkan bahwa tangga bukan hanya sekedar alat untuk membantu kita pergi ke lantai atas, tetapi juga bisa menjadi sebuah karya seni yang memberi nilai tambah di rumah Anda. Jadi, Anda suka desain yang mana? Semoga artikel ini bermanfaat!

Read More »
Penyebab dan Cara Mengatasi Kamar Lembab

Penyebab dan Cara Mengatasi Kamar Lembab yang Perlu Anda Ketahui

Kamar tidur Anda seharusnya menjadi tempat ternyaman di dalam rumah. Tempat untuk beristirahat, menyendiri, dan melakukan banyak hal lainnya. Ruangan ini dibuat senyaman mungkin agar penghuninya betah. Akan tetapi, ada satu masalah yang menjadi momok bagi semua orang. Yaitu kamar lembab. Akibatnya, kamar menjadi bau apek, dinding yang tidak lagi indah karena adanya jamur hitam menempel, dan kadang bisa menjadi basah karena kelembaban ini. Tentu kamar yang lembab bisa membuat penghuninya tidak nyaman. Apalagi jika digunakan untuk beristirahat. Lalu, apa yang menyebabkan kamar lembab? Bagaimana cara mengatasi kamar lembab? Pelajari dan pahami penyebab dan solusinya di artikel bawah ini! Apa Penyebab Kamar Lembab? Masalah lembab dapat terjadi di bagian mana pun di rumah Anda. Terutama di ruangan yang paling banyak menghasilkan uap panas. Seperti di dapur, kamar mandi, atau kamar tidur contohnya. Hal ini terjadi karena uap air berubah menjadi gas. Seperti yang diketahui, kamar lembab bisa menyebabkan penyakit bagi penghuninya. Hal pertama yang harus Anda lakukan adalah mencari sumber masalahnya. Kira-kira apa yang membuat kamar tidur Anda menjadi lembab? Apakah karena ada genteng yang bocor dan airnya merembes di dinding? Jika Anda memiliki kamar mandi dalam satu ruangan, bisa jadi penyebabnya berasal dari uap panas selama mandi. Namun pada umumnya, ada dua penyebab kamar lembab yang sering terjadi. Yaitu: Kondensasi Kondensasi atau pengembunan merupakan salah satu faktor utama yang menyebabkan kamar menjadi lembab. Hal ini terjadi karena kita sering menghabiskan waktu di kamar tidur. Kelembaban tersebut terakumulasi melalui pernapasan dan keringat. Kendati demikian, proses kondensasi membutuhkan waktu lama. Jika Anda memiliki jendela dan sirkulasi udara di kamar baik, maka kecil kemungkinan akan terjadi lembab. Akan tetapi, jika Anda tidak memiliki ventilasi dan sirkulasi udara di kamar buruk, besar kemungkinan akan ada jamur hitam di dinding kamar Anda akibat proses kondensasi tersebut. Cara mudah untuk mengetahui apakah ada proses kondensasi di kamar tidur Anda adalah dengan mengecek jendela. Jika jendela sudah mulai beruap, maka kamar Anda sangat lembab. Oleh karena itu, Anda harus memiliki ventilasi yang memadai. Perawatan yang Tidak Memadai Apabila kamar tidur Anda sudah memiliki ventilasi dan sirkulasi udaranya bagus namun masih muncul bintik jamur hitam, maka Anda perlu mencurigai adanya kebocoran dari luar. Seperti pipa saluran air yang bocor atau genteng yang retak. Hal ini bisa membuat air bebas mengalir di luar jalurnya. Jika mengenai dinding dalam waktu yang lama, hal ini bisa membuat permukaan dinding menjadi berluban secara perlahan. Sehingga air bisa masuk dan membasahi dinding. Kalau masalah ini tidak segera diselesaikan, maka bisa timbul bintik hitam jamur. Maka dari itu, Anda harus memastikan sumber masalahnya terlebih dulu, baru bisa memperbaikinya. Ciri-ciri Kamar Lembab Sayangnya, tidak semua orang bisa langsung memahami dan mengenali penyebab utama dari terjadinya kelembaban ini. Hal ini tentu akan berbahaya jika didiamkan terus menerus tanpa diperbaiki. Berikut adalah ciri-ciri kamar lembab yang harus Anda waspadai, di antaranya adalah: Bau Apek Bau apek atau bau seperti tanah merupakan ciri-ciri utama dari kamar yang lembab. Anda perlu mewaspadai jika baunya ini sangat menyengat. Artinya, tingkat kelembaban di kamar Anda sudah sangat tinggi. Anda harus segera menemukan masalahnya dan memperbaikinya. Adanya Jamur dan/atau Perubahan Warna Pada Dinding Area yang lembab cenderung memiliki jamur putih atau hitam yang menempel di dinding. Selain itu, perubahan warna pada dinding juga menjadi bisa menjadi indikasi adanya proses kondensasi di kamar tidur Anda. Coba lihat pintu lemari pakaian Anda, apakah ada jamur putih? Jika ada, berarti ada masalah kelembaban di ruangan tersebut. Permukaan Dinding Dingin dan Tetesan Air Pada Jendela Satu lagi ciri-ciri kamar lembab adalah permukaan dinding yang dingin dan tetesan air pada jendela. Dinding yang dingin baik di dalam atau di luar kamar bisa menjadi indikasi kelembaban. Sementara tetesan air pada jendela menunjukkan bahwa udara hangat dan lembab mengembun pada permukaan yang dingin. Cara Mengatasi Kamar Lembab Setelah mengetahui penyebab dan ciri-cirinya, pertanyaan utamanya adalah bagaimana cara mengatasi kamar lembab? Jika dibiarkan terus menerus, kelembaban di kamar tidur Anda bisa menjadi masalah yang serius. Mulai dari masalah pernapasan, menyebabkan alergi, dan lebih parah bisa menyebabkan keracunan dalam beberapa kasus. Tentu Anda tidak menginginkan hal tersebut terjadi, bukan? Tenang saja, setelah Anda memahami penyebab dan ciri-cirinya, kami akan memberitahu Anda bagaimana cara agar kamar tidak lembab. Meliputi: Punya Ventilasi yang Memadai dan Cukup Jendela bukan sekedar menjadi aksesoris atau dekorasi ruangan semata. Melainkan menjadi jalur keluar masuknya udara di dalam sebuah ruangan. Memiliki ventilasi yang cukup dan memadai bisa menjadi cara mengatasi kamar lembab. Bukalah jendela kamar secara teratur. Jika perlu, gunakan kipas angin atau exhaust fan yang bisa membantu mengeluarkan udara dari dalam kamar. Jauhkan Dari Sumber Kelembaban Mencegah kelembaban masuk ke dalam rumah menjadi kunci utama untuk menghentikan masalah ini. Coba periksa lagi genteng atap rumah, pipa saluran air, atau tempat lain yang bisa saja terjadi kebocoran. Pastikan semuanya bebas dari kebocoran air. Anda juga bisa mempertimbangkan untuk menggunakan lapisan luar pada dinding rumah untuk mencegah kelembaban. Gunakan Dehumidifier atau AC Dehumidifier berperan penting untuk menyerap kelembaban berlebih di satu ruangan. Terutama jika kamar tidur Anda tidak terlalu luas. AC juga bisa menjadi cara agar kamar tidak lembab. Dengan catatan Anda harus rajin membersihkannya. Sebab AC yang kotor bisa memperburuk kelembaban di kamar tidur Anda. Jangan Simpan Banyak Barang Di Kamar Cara mengatasi kamar lembab selanjutnya adalah dengan tidak menyimpan banyak barang di dalam kamar. Barang yang terlalu banyak apalagi disimpan dengan cara ditumpuk bisa menghambat sirkulasi udara. Hal ini juga menjadi penyebab utama mengapa lemari pakaian Anda bisa timbul jamur putih. Pilih barang atau dekorasi yang akan dipajang di kamar dengan bijak agar tidak terlalu sumpek dan sirkulasi udara menjadi baik. Gunakan Cat Anti Jamur Setelah Anda mengetahui sumber masalah kelembaban, Anda bisa menggunakan cat dinding anti jamur sebagai cara agar tidak lembab selanjutnya. Pastikan Anda membersihkan jamur-jamur yang menempel terlebih dulu, ya. Baru bisa dicat ulang dengan cat anti jamur atau anti lembab. Demikianlah penjelasan singkat mengenai penyebab kamar lembab, ciri-cirinya, serta cara mengatasinya yang bisa Anda lakukan. Perlu diketahui bahwa keberadaan jamur pada dinding atau plafon rumah Anda bukanlah pertanda baik. Jika dibiarkan terus menerus, hal ini bisa menimbulkan penyakit serius. Oleh karena

Read More »
Ide Desain Rumah Type 36 Agar Terlihat Luas

11 Ide Desain Rumah Type 36 Agar Terasa Lebih Lega

Apakah Anda sedang mencari ide desain rumah type 36 agar terlihat luas? Apakah Anda ingin memaksimalkan ruangan yang sempit dengan optimal? Maka Anda berada di artikel yang tepat! Mulai dari gaya minimalis hingga kontemporer, semua inspirasinya ada di sini! Simak penjelasannya sampai selesai, ya! Ide Desain Rumah Type 36 Agar Terlihat Luas Terkadang, rumah dengan ukuran kecil membuat kita bingung menatanya karena tidak cukup area untuk mengatur semua dekorasi atau perabotan. Padahal, Anda bisa menyulap ruangan tersebut agar terlihat besar, lho. Ada banyak desain rumah type 36 agar terlihat luas sehingga ruangan bisa menjadi lebih optimal. Berikut beberapa desain yang bisa membantu Anda memaksimalkan ruang dan sekaligus menciptakan rumah yang indah dan fungsional. Meliputi: Hindari Menempatkan Banyak Barang Di Satu Ruangan Tidak ada yang membuat ruangan kecil terasa sempit daripada memiliki terlalu banyak barang. Ruangan kecil bukan menjadi alasan untuk menumpuk barang dan membuatnya tidak terlihat rapi. Cari cara agar semua barang bisa terlihat rapi dan teratur. Misalnya dengan meletakkan barang-barang kecil di dalam laci atau lemari atau tempat penyimpanan lainnya. Dengan menempatkan barang-barang tertentu dan menatanya dengan rapi, ruangan yang kecil sekalipun bisa terlihat bersih, teratur, dan terbuka. Jaga Area Jalan Tetap Bersih Ketika ada dekorasi atau perabotan yang menghalangi pandangan Anda ke dalam suatu ruangan, maka ruangan tersebut akan terlihat sempit. Anda bisa menjaga area jalan tersebut tetap bersih sehingga bisa memudahkan akses menuju ruangan lainnya. Pilihlah perabotan yang memang perlu dan digunakan untuk aktivitas sehari-hari saja. Seperti kursi, meja kopi, rak buku, karpet, dan lainnya yang diperlukan. Hindari menempatkan barang yang tidak diperlukan dan tidak digunakan di area jalan Anda. Pilih Palet Warna yang Tepat Palet warna juga bisa mempengaruhi sempit luasnya suatu ruangan, lho. Palet warna yang lembut, terang, dan netral bisa membuat ruangan terasa luas dan lebih terbuka. Sementara warna gelap dan hangat bisa membuat ruangan terasa nyaman dan intim. Jadi, Anda yang mana? Baca Juga : 13 Opsi Warna Cat Rumah Yang Sejuk Dan Estetik Tekankan Penggunaan Garis Vertikal Jika Anda menggunakan wall moulding, pilih yang jenis shiplap dengan garis vertikal. Tujuannya adalah untuk membuat ruangan terlihat tinggi dan menciptakan ilusi gerakan. Garis vertikal ini juga secara tidak langsung membuat mata Anda terus melihat ke atas, bukannya terpaku pada satu tempat tertentu. Sesuaikan Warna Dekorasi dengan Dinding Tips bagi Anda yang ingin membuat ruangan sempit terlihat luas adalah jangan memilih warna kontras untuk dekorasi dan perabotan. Sebab hal ini akan membuat ruangan sempit terlihat lebih kecil dari ukuran sebenarnya. Ada baiknya memilih warna yang senada dengan dinding agar tidak terlalu mencolok. Selain itu pemilihan warna yang sama juga bisa memberikan ilusi ruangan yang lebih besar. Kalau mau menggunakan warna lain, pilihlah palet earth tone atau netral. Menciptakan Flow Di Lantai Umumnya, desain rumah type 36 memiliki jenis lantai yang sama dari halaman depan rumah sampai belakang. Anda bisa menciptakan pembeda dan aliran dalam rumah dengan menambahkan dekorasi tambahan. Salah satunya adalah karpet. Cara ini cukup efektif untuk menambahkan kehangatan tanpa membuat ruangan terlihat menyusut secara visual. Tipsnya adalah pilih karpet dengan desain sederhana tanpa motif berlebih. Usahakan pilih yang warnanya selaras dengan ruangan. Biarkan Cahaya Alami Masuk Desain rumah type 36 agar terlihat luas selanjutnya adalah dengan membiarkan cahaya alami masuk ke dalam rumah dengan maksimal. Dengan begitu ruangan akan terlihat lebih besar. Buka jendela di pagi hari agar pencahayaan dan sirkulasi udara di dalam rumah lebih baik. Pada malam hari, Anda bisa meneranginya dengan lampu. Triknya adalah memasang lampu pada area yang tersembunyi. Misalnya menggunakan track lampu atau menyembunyikannya di balik cetakan dinding plafon. Gunakan Kaca yang Besar Kaca memegang peranan penting untuk membuat sebuah ruangan terlihat lebih besar. Gunakan kaca yang berukuran besar untuk ditempel di dinding atau disandarkan begitu saja. Barang ajaib ini bisa memberikan efek memperbesar ruangan yang sama seperti dinding cermin, tetapi dengan lebih banyak gaya. Ruangan dan cahaya yang masuk akan dipantulkan. Sehingga membuat ruangan lebih terbuka. Gunakan Konsep Minimalis Konsep minimalis yang dimaksud adalah dengan menggunakan seperlunya saja pada satu ruangan. Rapikan barang-barang yang tidak perlu dan tempatkan beberapa yang memang dibutuhkan dan fungsional. Faktanya, setiap ruangan akan terlihat dan terasa lebih besar dengan sedikit barang yang ada di dalamnya. Selain itu, berilah jarak pada setiap perabotan agar tidak terlihat sesak. Go Big with Furniture Tahukah Anda bahwa, furnitur yang besar bisa membuat ruangan terlihat rapi dan maksimal? Dibandingkan perabotan kecil yang cenderung membuat ruangan kecil dan berantakan, perabotan berukuran besar bisa lebih fungsional dan optimal dalam mengisi ruangan. Lalu hindari pemilihan furnitur yang memiliki motif mencolok. Pilih yang memiliki warna netral atau senada dengan ruangan. Dikarenakan ukurannya yang besar, Anda jadi tidak usah menempatkan banyak dekorasi atau perabotan yang tidak perlu. Hilangkan Sekat Pembatas Beberapa rumah menggunakan sekat pembatas untuk kenyamanan dan privasi. Tapi pada desain rumah type 36 agar terlihat luas adalah dengan menghilangkan sekat tersebut. Ruangan terbuka membuat rumah lebih besar dan dan lega. Jika Anda tetap ingin menggunakan sekat, sebaiknya gunakan yang bisa ditutup dan dibuka. Bukan sekat permanen seperti tembok atau triplek. Demikianlah beberapa tips dan ide desain rumah type 36 agar terlihat luas yang bisa Anda coba. Perlu diperhatikan bahwa, Anda harus lebih selektif terkait dekorasi dan perabotan yang ditempatkan pada ruangan kecil. Pilihlah beberapa barang yang memang menarik dan fungsional. Atur sesuai keinginan hingga Anda mendapatkan keseimbangan yang sempurna antara ketertarikan visual dan fungsional. Semoga artikel ini bermanfaat!

Read More »
Tips dan Cara Menata Dapur Agar Terlihat Rapi dan Bersih

13 Tips & Cara Menata Dapur Agar Terlihat Rapi dan Bersih

Menjaga area dapur Anda tetap bersih dan teratur memang bukan tugas yang mudah, terlebih jika Anda adalah orang yang sangat sibuk. Namun, tahukah Anda bahwa ada beberapa cara menata dapur agar terlihat rapi dan bersih? Sesibuk apapun Anda, cara ini bisa membuat kegiatan masak memasak di dapur menjadi menyenangkan dan tentunya nyaman. Meskipun tidak dapat dihindari jika terkadang saat memasak dapur menjadi berantakan dan kotor. Bukan berarti Anda tidak bisa membuatnya menjadi tempat yang nyaman untuk digunakan. Kali ini, kami akan membagikan beberapa cara menata dapur agar terlihat rapi dan bersih yang bisa Anda ikuti. Penasaran? Simak terus penjelasannya sampai habis di bawah ini, ya! Tips dan Cara Menata Dapur Agar Terlihat Rapi dan Bersih Memasak di dapur yang kotor dan berantakan, bisa membuat mood menjadi tidak karuan. Lebih buruk lagi, hal ini bisa menguras energi Anda. Jadi, dengan kata lain area masak ini harus selalu dalam keadaan bersih dan teratur. Sebagai salah satu ruangan yang paling banyak bekerja di rumah dan tempat dimana kekacauan paling sering terjadi, prinsip dapur bersih harus dipegang teguh, Berikut beberapa tips dan cara menata dapur agar terlihat rapi dan bersih. Di antaranya: Prinsip Clean As You Go Hal yang pertama kali Anda lakukan adalah menerapkan prinsip clean as you go. Prinsip ini mengharuskan Anda untuk membersihkan sambil melakukan kegiatan masak. Tujuannya adalah untuk menjaga agar dapur tetap bersih. Contohnya adalah ketika Anda selesai menggunakan bumbu-bumbu masak, langsung kembalikan lagi ke raknya. Atau sambil nunggu masakan matang yang bisa ditinggal, Anda bisa mencuci beberapa peralatan masak kotor lainnya. Jangan Pernah Meletakkan Peralatan Kotor Di Atas Meja Jangan membuat kekacauan yang tidak perlu. Misalnya dengan meletakkan peralatan kotor di atas meja. Sebaiknya, gunakanlah piring kecil atau alas kecil untuk meletakkan peralatan masak yang Anda gunakan agar tidak mengotori meja. Jika sudah terlanjur kotor, jangan lupa untuk segera membersihkannya agar tidak menumpuk pekerjaan. Langsung Cuci Alat Masak Setelah Digunakan Sebaiknya, Anda langsung segera mencuci alat masak setelah digunakan agar tidak menumpuk. Terutama pisau dan talenan. Atau alat masak lainnya yang memerlukan waktu lama untuk dicuci. Misalnya parutan dan saringan. Jadi Anda tidak perlu repot-repot menggosok sisa makanan yang sudah mengering dan menempel di alat-alat tersebut. Buat Zona Konter Dapur untuk Aktivitas Tertentu Cara menata dapur agar terlihat rapi dan bersih selanjutnya adalah dengan membuat zona konter dapur untuk aktivitas tertentu. Hal ini bermaksud untuk mencegah semua area dapur menjadi kotor. Ketika Anda hanya menggunakan area untuk menanak nasi di rice cooker, maka Anda hanya perlu membersihkan area tersebut. Lalu ketika Anda hanya menggunakan konter untuk memotong-motong buah, Anda juga hanya perlu merapikan kembali konter tersebut dan area sekitar sink. Atur Kabinet Di Bawah Sink Tentunya Anda memiliki beberapa persediaan sabun cuci piring dan produk pembersih lainnya, bukan? Nah, Anda bisa menyimpannya di dalam kabinet di bawah sink. Cara menata agar dapur terlihat rapi dan bersih ini bisa membantu menjaga barang agar tetap terorganisir. Sehingga bisa mempermudah Anda untuk mengambil apa yang dibutuhkan dalam waktu cepat. Cuci Tumpukan Piring Kotor Sebelum Menumpuk Biasanya, kita menunggu tumpukan piring kotor banyak baru dicuci. Padahal, langkah ini bisa membuat area dapur terlihat kotor, lho. Tipsnya adalah dengan segera mencuci piring-piring tersebut sebelum menumpuk. Terutama ketika Anda selesai masak yang pastinya menggunakan banyak wadah untuk menaruh bahan masakan. Cucilah segera setelah selesai digunakan, dan usahakan agar sink selalu dalam keadaan kosong dan kering. Letakkan Hanya Barang-barang Tertentu di Atas Konter Salah satu kebiasaan buruk orang Indonesia adalah suka menumpuk barang pada satu area. Faktanya, hal ini bisa membuat ruangan terlihat sesak dan cenderung menimbulkan kekacauan. Terutama untuk area dapur. Maka dari itu, ada baiknya untuk meletakkan barang-barang tertentu saja. Misalnya seperti rice cooker, rak piring, atau barang lainnya yang sering digunakan. Sisanya bisa Anda simpan di dalam lemari kabinet untuk menjaga agar tetap rapi. Jangan Biarkan Lemari Anda Penuh Percayalah bahwa lemari yang penuh dan sesak sangat tidak menyenangkan. Terutama ketika Anda ingin mencari barang tertentu yang ternyata mengharuskan Anda membongkar semua isinya. Coba periksa lemari kabinet Anda sekarang. Cukup simpan beberapa barang yang memang dibutuhkan dan digunakan di dapur saja. Jika perlu, gunakan kitchen organizer agar lebih teratur dan bisa memudahkan Anda dalam mengambil barang. Bersihkan Kulkas Anda Secara Berkala Membersihkan kulkas secara berkala merupakan salah satu cara menata dapur agar terlihat rapi dan bersih. Sebab di dalam mesin elektronik inilah Anda menyimpan bahan makanan dan lainnya. Anda juga harus memeriksa jika ada bahan makanan dan produk yang sudah basi atau kadaluarsa sebelum meninggalkan jejak dan menciptakan bau yang tidak sedap. Dengan begitu Anda juga bisa meminimalisir pertumbuhan bakteri dan jamur di makanan. Bersihkan dan Desinfeksi Sink Secara Teratur Mungkin cara menata dapur agar terlihat rapi dan bersih yang satu ini belum dilakukan oleh semua orang. Padahal sink yang kotor bisa membuat dapur terlihat kotor juga. Oleh karena itu, Anda harus rajin menggosoknya setiap malam sebelum menutup dapur. Lalu semprotkan cairan desinfektan untuk mencegah perkembangan bakteri dan kuman. Beri Label Pada Semua Barang yang Ada Di Dapur Berikutnya, Anda bisa memberi label pada semua barang ada di dapur. Bisa ditempel di lemari kabinet, di kulkas, atau beberapa tempat penyimpanan lainnya. Selain untuk memudahkan Anda dalam mengambil barang, Anda juga bisa menjaga barang tersebut selalu kembali ke tempatnya setelah selesai digunakan. Cara menata dapur agar terlihat rapi dan bersih ini dijamin bisa menjaga kewarasan para ibu rumah tangga. Lakukan Kegiatan “Tutup” Dapur Kegiatan “tutup” dapur yang dimaksud adalah membersihkan seluruh area sebelum tidur. Contohnya dengan membuang sampah, membersihkan sink, mengelap konter, menyapu dan mengepel lantai, menaruh makanan yang tidak habis ke dalam kulkas, dan lainnya. Pastikan dapur selalu dalam keadaan bersih dan bebas dari makanan yang ada di luar sebelum Anda tidur. Dengan begitu Anda bisa mencegah adanya tamu tak diundang pada malam hari ketika sedang terlelap. Jadikan Rutinitas dan Lakukan Secara Teratur Satu lagi cara agar dapur terlihat rapi dan bersih adalah dengan menjadikannya sebagai rutinitas dan lakukan secara teratur. Mencuci piring sebelum menumpuk, membersihkan meja makan setelah selesai makan, membuang sisa makanan langsung ke tempat sampah, hingga menutup dapur sebelum tidur. Anda bisa melakukan deep cleaning dapur setiap satu

Read More »
Kenalan Dengan Rumah Kontemporer

Kenalan Dengan Rumah Kontemporer, Rumah dengan Desain yang Bebas

Tidak seperti beberapa ide desain rumah lainnya, desain rumah kontemporer bukanlah sebuah konsep yang tetap. Namun seiring dengan berjalannya waktu, konsep ini ikut berkembang sesuai dengan tren, gaya hidup, dan juga teknologi baru yang ada di sekitar kita. Kendati demikian, konsep ini juga populer di kalangan pencari rumah. Pada dasarnya, rumah kontemporer memungkinkan penghuninya untuk melepaskan kreativitas dan memasukkan kepribadian atau karakteristik mereka ke dalam desain rumah. Pada artikel kali ini, kami akan membahas mengenai apa itu rumah kontemporer, desain dan bentuk rumahnya, hingga karakteristik dari gaya populer ini. Selengkapnya bisa Anda simak di penjelasan bawah ini. Apa itu Rumah Kontemporer? Rumah kontemporer adalah sebuah hunian dengan elemen desain dan fitur yang mencerminkan gaya arsitektur terkini. Sekilas, bentuknya mirip dengan rumah modern. Namun ada karakteristik khusus yang menjadi pembeda di antara kedua gaya rumah ini. Misalnya, garis-garis bersih, pencahayaan alami, dan nuansa minimalis. Desain dari gaya kontemporer ini sering kali menggabungkan orisinalitas, kreativitas, dan inovasi. Disaat yang bersamaan juga, bahan bagunan yang digunakan adalah yang terbuat dari bahan-bahan alami, daur ulang, dan berkelanjutan. Meskipun sering mengalami perubahan, gaya ini justru menekankan pada fungsionalitas berdasarkan kebutuhan si penghuni rumah. Jika ditarik ulur ke belakang, arsitektur kontemporer itu sudah ada sejak abad ke-20 dan terus mengalami evolusi mengikuti tren yang berkembang. Nah, inilah yang menjadi salah satu ciri khas utama dari rumah kontemporer. Fasad bangunannya selalu mencerminkan perubahan tren yang terjadi. Karakteristik Rumah Kontemporer dan Bedanya dengan Rumah Modern Sebelumnya sudah disebutkan bahwa, rumah kontemporer menggunakan bahan bangunan yang alami dan berkelanjutan. Beberapa tema rumah dengan arsitektur kontemporer yang populer di tahun 2024 ini adalah environmentalisme, minimalis, dan individualisme. Meskipun gaya arsitektur kontemporer ini selalu berubah mengikuti perkembangan zaman, secara umum ada beberapa karakteristik tersendiri yang menjadi ciri khasnya. Seperti: Elemen Dasar Interior Rumah Kontemporer: Elemen Dasar Eksterior Rumah Kontemporer: Lalu apa perbedaannya dengan rumah modern? Bagi orang yang tidak memahaminya, banyak yang mengira modern dan kontemporer menggunakan gaya yang sama. Padahal kenyataannya tidak sama sekali. Meskipun rumah dengan konsep modern itu menampilkan tren masa kini, faktanya adalah rumah tersebut menggabungkan gaya desain dari awal hingga pertengahan tahun 1900-an. Jadi, jika Anda melihat rumah yang memiliki fasad besar dengan tiang-tiang penyangga dan banyak dekorasi seperti patung dan lainnya, itu adalah rumah modern. Sebab arsitektur kontemporer tidak mengusung desain seperti itu. Nah, sekarang Anda sudah tahu perbedaannya bukan? Desain Rumah Kontemporer Secara garis besar, arsitektur kontemporer menggunakan desain yang minimalis. Tapi bukan berarti minimalis adalah kontemporer. Seperti yang disebutkan di atas, sebagian besar desainnya memiliki bentuk yang bebas dan pola asimetris. Sedangkan fasad minimalis berbentuk kubus atau kotak. Agar lebih jelas dan paham, berikut beberapa desain yang khas dari rumah kontemporer, yaitu: Pencahayaan yang Cukup Pencahayaan adalah fitur penting dalam rumah. Untungnya, Anda tidak harus memilih satu jenis pencahayaan saja. Anda bisa menggabungkan cahaya alami dari sinar matahari dengan cahaya buatan dari lampu. Tujuannya adalah untuk menyesuaikan dan memaksimalkan kecerahan di dalam rumah. Menonjolkan Warna yang Digunakan Rumah dengan gaya kontemporer umumnya menggunakan warna hitam, putih, dan netral dalam desainnya. Namun bukan berarti Anda tidak bisa menambahkan warna lain. Anda bisa memperluas palet warna dengan memberi aksen pada warna netral atau primer. Gunakan palet warna cerah yang kontras dan berani. Tambahkan Furnitur Bergaya Kontemporer Tahukah Anda bahwa, furnitur memainkan peran penting dalam sebuah rumah? Hal ini juga berlaku dalam arsitektur kontemporer. Perbedaannya adalah furnitur yang digunakan harus berbentuk geometris yang bersih, sederhana, dan minimalis. Seperti yang terlihat di gambar. Lantai yang Polos dan Halus Lantai dari rumah harus polos dan halus. Anda bisa menggunakan bahan lantai dari kayu, ubin, dan vinil. Namun perlu diingat lantainya harus polos. Jika Anda ingin menambahkan sedikit warna dan tekstur, Anda bisa menambahkan karpet dengan motif geometris. Tambahkan Garis Dalam Rumah Kontemporer Garis merupakan elemen paling penting dalam arsitektur kontemporer. Pilihlah jenis garis lurus yang Anda inginkan dan letakkan di area yang berbeda. Baik itu secara vertikal, horizontal, miring, dan lainnya. Pastikan penempatan garis-garis ini menonjol, kuat, dan tegas. Denah Lantai Terbuka Kunci utama dari desain kontemporer adalah minimalis. Artinya, Anda harus menciptakan ruang terbuka dalam satu area. Misalnya seperti dapur, ruang makan, dan ruang keluarga berada dalam satu area yang sama. Tujuannya adalah untuk menguatkan konsep kesederhanaan, menonjolkan garis-garis dalam rumah, dan memaksimalkan pencahayaan. Pastikan Anda menghindari ruangan yang berantakan dengan dekorasi yang tidak perlu. Dalam rumah, lebih sedikit ruangan lebih baik. Pro dan Kontra Rumah Kontemporer Dibalik desainnya yang fleksibel, bebas, dan minimalis, ada beberapa pro dan kontra rumah kontemporer yang harus Anda ketahui. Di antaranya adalah: Pro Rumah Kontemporer Kontra Rumah Kontemporer Itulah pembahasan singkat terkait rumah kontemporer, karakteristik, desain bentuknya, hingga beberapa pro dan kontra yang perlu Anda ketahui. Arsitektur kontemporer menjadi semakin populer karena pembeli melihat adanya kesempatan untuk menyesuaikan dan mengintegrasikan kepribadian dan pilihan desain mereka sendiri ke dalam rumah. Dengan kata lain, pembeli bisa mendapatkan rumah fungsional yang bisa disesuaikan dengan gaya individual mereka. Semoga artikel ini bermanfaat!

Read More »
Mengenal Art Deco

Art Deco Dalam Dunia Arsitektur dan Cirinya

Selain desain fasad yang minimalis, ternyata ada desain lainnya yang populer dan berhasil menarik atensi serta hati para pencari rumah. Yaitu gaya arsitektur art deco. Bahkan di tahun 2023, gaya ini sempat populer di kalangan milenial karena bentuk bangunan yang unik dan berbeda dengan konsep lainnya. Gaya art deco sudah termanifestasi di seluruh seni visual. Seperti arsitektur, lukisan, seni grafis, dekoratif, hingga patung. Secara garis besar, konsep ini adalah tentang menciptakan gaya baru yang bisa menyenangkan secara visual, namun tidak mengancam secara intelektual. Lalu, bagaimana awal mula sejarah art deco? Bagaimana ide desainnya dalam arsitektur? Apa yang menarik dari gaya ini? Simak penjelasan lengkapnya di artikel bawah ini. Apa itu Art Deco? Art deco merupakan salah satu gaya seni yang dimulai hampir seabad lalu dan memiliki pengaruh yang abadi pada seni kontemporer. Jika dilihat dari visualnya, gaya ini memiliki ciri khas seperti garis-garis yang bersih, bentuk geometris, serta elemen-elemen dengan pola zig-zag atau chevron. Lalu ada juga yang menjelaskan sebagai sebuah gaya seni modern yang mencoba menanamkan objek fungsional dengan sentuhan artistik. Gaya seni ini merupakan deklarasi modernitas saat dunia memasuki abad ke-20 dan memiliki pengaruh besar dalam berbagai bidang. Sebut saja seperti arsitektur, seni dekoratif, lukisan, patung, desain, dan lainnya. Sejarah Art Deco Jika kita membahas sejarahnya, maka kita harus kembali ke tahun 1920-an. Dimana art deco menjadi sebuah gerakan dalam seni dekoratif dan arsitektur yang berkembang di Eropa Barat dan Amerika Serikat sampai tahun 1930. Gaya ini pertama kali ditampilkan ke publik dari Exposition Internationale des Arts Décoratifs et Industriels Modernes pada tahun 1925 di Paris. Dari situlah nama art deco diambil. Desain dari seni ini mempresentasikan modernisme yang berubah menjadi mode. Ada banyak produk yang ditampilkan. Namun semuanya berupa barang mewah yang dibuat dengan tujuan untuk menciptakan keanggunan dan melambangkan kekayaan serta kecanggihan yang anti-tradisional. Salah satu karya arsitektur yang terkenal dengan gaya ini adalah Empire State Building, karya arsitek William van Alen. Dan masih ada banyak pelopor gerakan ini yang berjasa, agar gerakan seni ini masih bisa bertahan dan tetap populer di zaman modern. Desain Art Deco Di Arsitektur Desain pada arsitektur bisa ditandai dengan penggunaan bentuk dan volume yang geometris dan juga dari bahan-bahan yang digunakan untuk membuat sebuah bangunan. Seperti stucco, chrom, baja, kaca dekoratif, terra-cotta, dan alumunium. Selain itu, warna cerah juga menjadi pertanda dari sebuah bangunan yang mengusung konsep ini. Gaya arsitekturnya menggabungkan desain modern dengan elemen tradisional, abstrak dan geometris kubisme, serta penggunaan warna-warna cerah fauvisme. Di era modern seperti saat ini, gaya yang sudah mengalami perubahan dan adaptasi. Bisa terlihat dari desainnya yang menggunakan garis-garis yang bersih serta dekorasi minimal. Fitur yang ingin ditonjolkan adalah rasa optimisme untuk masa depan. Selain Empire State Building, karya arsitektur lainnya yang menarik adalah patung Christ the Redeemer yang berada di Rio de Janeiro, Brazil. Apa yang Menarik dari Art Deco? Sebuah bangunan yang memiliki pola geometris kurva, garis-garis yang bersih, dan menggunakan banyak dekorasi dari logam seperti baja dan kuningan, sudah pasti dikenali. Gerakan ini juga merangkul teknologi baru seperti penggunaan baja yang tahan karat untuk mengedepankan kesan glamor, mewah, dan canggih. Jika ditanya apa yang menarik, maka mungkin jawabannya terletak pada ciri khasnya yang paling menonjol. Yaitu penggunaan pola seperti zig-zag, segitiga, dan chevron, yang tidak akan Anda temukan di bangunan dengan gaya modern yang populer saat ini. Lalu, bagaimana dengan gaya modern pada arsitektur? Perlu diketahui, modernisme atau gaya modern sebenarnya lahir dari art deco itu sendiri. Ini merupakan evolusi ramping dari art deco yang mulai muncul di tahun 1930 hingga 1940. Modernisasi merupakan sebuah perubahan yang disengaja dari apa yang saat itu dianggap sebagai gaya yang mencolok dari dekade sebelumnya. Bahkan hampir semua aspek mengalami perubahan dan adaptasi dengan zaman. Misalnya menggunakan material baru seperti beton, kaca, baja, dan lainnya. Termasuk fasad bangunan yang terbuka dan tata letak yang revolusioner. Hal yang menarik adalah gaya modernisasi masih menggunakan desain geometris yang merupakan ciri khas dari art deco. Disaat modernisme mengusung tema “less is more”, gaya art deco malah sebaliknya. Karakteristik desain yang menonjol seolah menjadi bukti bahwa art deco memegang kendali dalam dunia arsitektur dan hampir di semua karya seni visual. Gaya ini juga mengedepankan keestetikaan dan fungsional dalam setiap karya seninya. Tidak hanya pada fasad rumah saja, tetapi juga pada dekorasi dan perabotan yang Anda gunakan sehari-hari. Demikianlah penjelasan terkait art deco, sejarahnya, desain yang digunakan, hingga apa yang menarik dari gaya seni ini. Semoga artikel ini bermanfaat!

Read More »
Ide Desain Fasad Rumah Minimalis

10 Desain Fasad Rumah Minimalis yang Unik dan Berbeda

Di era dunia yang serba cepat seperti saat ini, minimalis dan kesederhanaan telah menjadi gaya hidup baru yang populer. Para arsitek menciptakan banyak desain fasad rumah minimalis yang menakjubkan. Bahkan saat ini hunian minimalis sedang diincar oleh para pencari rumah. Jika dilihat dari luar, rumah minimalis itu memiliki beberapa ciri khas. Mulai dari cat dinding yang menggunakan warna netral dan earth tone, bangunan yang berbentuk kotak atau persegi, eksterior yang terlihat rapi dan bersih dari luar, serta tata letak pintu dan jendela yang teratur. Bagi Anda yang sedang berencana ingin membangun atau merenovasi rumah, mungkin bisa mengikuti beberapa contoh desain yang akan dibahas di artikel ini. Mulai dari minimalis modern, elegan, hingga gaya mediterania ada di bawah ini. Ide Desain Fasad Rumah Minimalis Minimalis dalam desain eksterior bangunan bisa menjadi pembeda dengan desain arsitektur tradisional. Desain ini bisa memberikan orisinalitas dan tren modern pada sebuah bangunan. Tidak heran jika fasad rumah minimalis menjadi populer di kalangan para pencari rumah. Desainnya yang singkat, lugas, dan minim dekorasi memberikan kenyamanan, kehangatan, dan daya tarik tersendiri. Berikut beberapa ide desain fasad rumah minimalis yang bisa Anda contoh, di antaranya adalah: Fasad Rumah Minimalis Modern Rumah minimalis pun bisa terlihat elegan dengan menggunakan beberapa trik. Selain penggunaan warna cat dinding yang netral, halaman depan rumah yang luas juga bisa menjadi penentu. Lalu gunakan batu alam pada beberapa area dinding rumah. Tata letak pencahayaan dan tanaman juga berperan penting. Pastikan Anda menempatkanya secara teratur dan berjarak. Perhatikan juga besar dan tinggi tanaman. Tata tanaman tersebut agar terlihat cantik dan menarik. Contohnya adalah rumah minimalis dan modern pada project Shila di gambar di atas. Merupakan salah satu project terbaik shila at Sawangan dengan fasad yang modern dan elegan. Cek selengkapnya di sini. Fasad Rumah Minimalis yang Hangat Desain rumah yang satu ini menggunakan material kaca dari lantai hingga langit-langit. Sehingga sinar matahari bisa masuk ke dalam rumah dengan baik. Kesan sejuk ditampilkan dengan menggunakan kayu alami pada sebagian dinding rumah, cat warna abu-abu pucat, dan sentuhan warna perunggu yang menambahkan kesan hangat pada palet netral dari rumah ini. Tambahkan sentuhan warna hijau yang segar dengan menempatkan beberapa tanaman di depan rumah. Anda bisa virtual tour model rumah ini di sini. Fasad A-Shape Ide desain yang pertama adalah rumah yang berbentuk segitiga atau disebutnya dengan rangka A-shape. Jika sebagian besar rumah minimalis berbentuk kotak atau persegi, rumah ini memiliki bentuk segitiga pada bagian atapnya. Tujuannya adalah agar hujan bisa mudah turun dengan cepat karena atapnya yang miring. Pada gambar, Anda bisa melihat arsitektur menggunakan tiga segitiga untuk tiga bangunan yang berbeda dalam satu area. Cat dinding yang putih bersih, serta tata letak pintu dan jendela menjadi karakteristik dari rumah minimalis itu sendiri. A Cable House Arsitek yang membuatnya menamakan rumah ini cable house. Sebuah rumah cantik yang bisa menjadi tempat berteduh dan beristirahat di tengah padatnya perkotaan. Fasad rumah minimalis ini dibangun di tanah yang sempit. Solusinya adalah dengan membangun ruang terbuka minimalis. Kotak tanaman dibangun ke dalam fasad, dan ada beberapa yang merambat di sekitar kabel baja sehingga menciptakan eksterior hijau yang hidup. Dengan menggunakan atap berbentuk pelana, rumah ini menjadi daya tarik tersendiri di areanya. Minimalist Forest Salah satu karakteristik dari rumah minimalis adalah penggunaan jendela kaca untuk memaksimalkan sinar matahari yang masuk. Seperti rumah yang satu ini, arsitekturnya memastikan bahwa cahaya matahari yang masuk bisa sampai ke semua ruangan. Agar rumah terlihat segar, Anda bisa menciptakan hutan kecil di halaman depan. Selain segar, pohon yang rimbun bisa membuat udara yang masuk ke rumah menjadi sejuk dan juga mencegah debu masuk. Fasad Rumah Minimalis yang Nyaman Di Dalam Gang Fasad rumah minimalis yang satu ini dibangun dengan solusi struktural untuk menciptakan hubungan yang berkesinambungan antara setiap ruang sehingga bisa dapat digunakan dengan maksimal. Setiap ruangan memiliki ventilasi yang cukup untuk sirkulasi udara yang baik. Hal yang menarik dari rumah ini adalah setiap lantai diisi dengan berbagai tanaman, terutama di lantai paling atas. Berbeda dengan rumah lainnya yang menggunakan atap genteng, tempat tinggal yang nyaman ini langsung beratap semen. Arsiteknya menggunakan besi baja yang dibuat kotak-kotak berwarna merah untuk menghiasi setiap lantainya. Tropical Minimalist Selanjutnya ada desain tropical minimalist. Dinamakan demikian karena ada banyak tanaman, baik di dalam dan di luar rumah. Mengusung konsep terbuka dan tropis, rumah ini memanfaatkan skylight untuk mendapatkan cahaya matahari. Keberadaan taman dalam rumah juga bisa membuat sirkulasi udara menjadi sejuk dan segar. Bahkan para penghuni juga bisa merasa rileks dan lebih tenang. Fasad rumah minimalis ini cocok untuk Anda yang memiliki tingkat mobilitas tinggi. Minimalis Gaya Mediterania Rumah dengan gaya mediterania biasanya menggunakan palet warm color, eksterior yang plesteran, elemen dekoratif yang rumit, serta penempatan palet kayu pada beberapa bagian rumah. Namun pada fasad rumah minimalis kali ini, arsitek membangun rumahnya dalam bentuk kotak dengan dominasi cat putih gading. Halaman depannya diberikan sentuhan beberapa tanaman kaktus untuk membuat kesan rumah yang hangat dan segar saat terkena paparan sinar matahari. Fasad Rumah Minimalis Monokrom Bentuk yang bersih, perencanaan yang efisien, fungsional, dan banyak tempat penyimpanan, merupakan karakteristik dari fasad rumah minimalis yang satu ini. Dibangun sebagai sebuah tempat perlindungan keluarga, dimana setiap ruangan dibuat menyambung sehingga mudah untuk dijelajahi. Hunian ini tidak memprioritaskan pemandangan atau tanaman hijau. Justru, area bermain yang luas untuk anak-anak adalah prioritas utamanya. Stacked House Minimalist Stacked house merupakan sebuah konsep yang mengharuskan rumah dibangun ke atas dan bukan keluar. Seperti sebuah lego yang disusun, fasad rumah minimalis ini memiliki empat lantai yang berbeda dan didesain seolah ditumpuk satu di atas yang lain. Meskipun dibuat demikian, arsitek membuat sebuah ruangan kosong yang berada di tengah-tengah rumah untuk memberikan cahaya matahari masuk serta ventilasi besar bagi rumah tersebut. Demikianlah penjelasan terkait desain fasad rumah minimalis yang bisa Anda jadikan contoh saat hendak membangun atau merenovasi hunian. Sebelum Anda memutuskan untuk membuat rumah yang terlihat sederhana, harap perhatikan dulu apa saja karakteristik dari hunian minimalis. Semoga artikel ini bermanfaat!

Read More »
10 Ide Taman Dalam Rumah

11 Ide Taman Dalam Rumah yang Bikin Segar dan Sejuk

Jika Anda tidak memiliki ruang terbuka yang luas tapi ingin memiliki taman sendiri, mengapa tidak memanfaatkan area dalam rumah? Kehadiran tanaman hijau atau warna-warni dari bunga bisa membuat udara di dalam rumah Anda menjadi segar dan sejuk. Lebih baik lagi, taman dalam rumah ini juga bisa meningkatkan nilai estetika. Mulai dari tanaman sayur, tanaman obat, tanaman tropis, bunga warna-warni, dan lainnya, bisa Anda tempatkan semuanya di dalam rumah. Apakah Anda tertarik untuk membuat taman dalam rumah? Jika iya, Anda bisa melihat beberapa contohnya di artikel bawah ini! Rekomendasi & Ide Taman Dalam Rumah Ide-ide taman dalam rumah yang akan dibahas pada artikel ini menjadi bukti bahwa, ukuran, gaya, atau lokasi rumah Anda bukanlah alasan untuk tidak memiliki satu atau lebih tanaman. Anda hanya perlu memilih varietas yang tepat, yang bisa tumbuh di dalam ruangan tanpa cahaya matahari secara langsung. Jika sudah menemukan tanaman yang cocok, sekarang saatnya membuat taman kecil di dalam rumah Anda. Berikut beberapa ide desainnya: Inner Courtyard Inner Courtyard, atau pelataran dalam, adalah area terbuka di dalam hunian yang biasanya difungsikan sebagai taman dengan ukuran yang tidak terlalu besar. Konsep ini sangat cocok diterapkan di Indonesia karena sesuai dengan iklim tropis yang dimilikinya. Sebagian besar halaman depan rumah di Indonesia memiliki area terbatas karena berbatasan langsung dengan jalan raya. Dengan adanya inner courtyard, Anda bisa lebih leluasa dan nyaman untuk berkumpul bersama keluarga atau teman, menjamu tamu, atau melakukan berbagai aktivitas seru lainnya. Konsep ini bisa Anda temukan di hunian tipe “Pavilion” di Cluster Lake Vista, bagian dari koleksi Lake Series di Shila at Sawangan. Pavilion adalah hunian dengan konsep green architecture yang dilengkapi dengan 4 kamar tidur, 3 kamar mandi, dan 2 carport. Klik di sini untuk melihat Pavilion. Dekorasi Tangga Apabila Anda mencari ide dekorasi tangga yang menyegarkan, Anda bisa menggunakan tanaman merambat dan dililitkan di tangga. Bisa tanaman hijau atau bunga. Pilih tanaman yang paling mudah dan cepat tumbuh dalam ruangan. Namun harus diperhatikan juga arah rambatannya. Sebab jika tidak diawasi, tanaman ini bisa merambat di tembok dan media lainnya. Kebun Mini Di Dapur Anda juga bisa membuat kebun mini di dapur. Mulai dari tanaman obat, tanaman sayur, dan lainnya. Lebih baik pilih tanaman yang memang paling Anda butuhkan sehari-hari. Kelebihan dari tanaman ini adalah tidak memerlukan perawatan yang intens. Jadi Anda bisa meninggalkannya di dapur dan membiarkan mereka tumbuh. Gunakan metode hidroponik agar bisa mendapatkan hasil yang banyak. Taman Dalam Rumah Pengganti Wallpaper Kalau bisa menggunakan tanaman merambat, mengapa harus menggunakan wallpaper untuk menghias dinding? Warna hijau dari tanaman ini akan membuat suasana di dalam rumah menjadi segar dan sejuk. Ide ini cocok digunakan jika Anda memiliki ruang makan dengan konsep semi terbuka. Cahaya matahari langsung akan menambah indah suasana ruang makan Anda. Hiasan Dinding yang Menyegarkan Salah satu ide taman dalam rumah yang mudah dilakukan adalah dengan menyimpan tanaman dalam botol kaca berisi air. Caranya cukup mudah. Siapkan beberapa botol kaca lalu isi dengan air sampai ¾ bagian. Kemudian potong beberapa stek tanaman dan letakkan dalam botol kaca tersebut. Ganti airnya setiap satu minggu sekali dan pasang beberapa lampu UV di atas botol untuk membantu steknya berakar. Pajang semua botol kaca di atas rak dan jadikan sebagai hiasan dinding yang menyegarkan. Dinding yang Hidup Bila Anda memiliki ruang terbatas dan ingin memiliki karya seni yang unik, coba aplikasikan desain dinding yang hidup satu ini. Pilihan unik dan sempurna ini cocok ditempatkan di area yang mendapatkan banyak sinar matahari. Tujuannya adalah agar nanti ketika terkena pancaran sinar, warna hijaunya bisa membuat ruangan menjadi indah dan tidak monoton. Tipsnya adalah, jika Anda ingin menggunakan lebih dari satu tanaman, sebaiknya pilih yang kebutuhan dan cara perawatannya sama. Kokedama Moss Balls Pernah mendengar istilah kokedama moss balls sebelumnya? Ini merupakan teknik menanam dari Jepang dengan menempatkan tanaman dalam bola tanah kemudian membungkusnya dengan lumut, kemudian mengikatnya dengan tali. Pada gambar, tanamannya digantung di bawah area yang terkena sinar matahari. Tanaman bola lumut ini bisa menjadi solusi untuk menciptakan suasana yang damai dan tenang di rumah Anda. Pastikan untuk selalu menjaga kelembabannya agar bisa terus tumbuh dan berkembang. Taman Kecil Dalam Botol Selain teknik kokedama moss balls, Anda juga bisa menggunakan teknik terrarium untuk membuat taman dalam rumah, lho. Dalam wadah kaca, Anda bisa membuat ekosistem mini yang terdiri dari tanah, batu, mineral, dan tanaman lainnya. Sama seperti tanaman bola lumut, teknik ini juga mengandalkan kelembaban agar bisa terus bertahan hidup. Jadi jangan lupa untuk menyemprotkan air sesekali, ya! Taman Dalam Rumah Sebagai Tirai Hidup Tanaman merambat juga bisa ditanam di pot gantung, lho. Jika Anda memilih tanaman yang tepat, tanaman merambat ini bisa menjadi tirai hidup di dalam rumah. Cukup gantung di area yang terkena sinar matahari. Maka dari itu, sebaiknya Anda memilih tanaman yang tidak memerlukan perawatan. Ide desain ini cocok untuk Anda yang memiliki area terbatas atau hanya ingin menambahkan elemen hijau vertikal di dalam rumah. Taman Kaktus dan Sukulen Berbicara mengenai taman dalam rumah, kita tidak boleh melewatkan kaktus dan sukulen. Tanaman ini tidak memerlukan perawatan yang ribet dan sangat cocok dijadikan dekorasi di setiap ruangan. Pilihlah tanaman kaktus dan sukulen mini dan kumpulkan dalam jumlah banyak. Atur posisi mereka sesuai yang Anda mau di suatu tempat yang bisa menjadi titik fokus ruangan. Tentunya ruang Anda akan terlihat lebih hijau dan estetik. Tropical Jungle Buatlah hutan tropis mini di dalam rumah yang dipenuhi dengan tanaman dan bunga eksotis. Pastikan Anda memilih jenis tanaman yang memang bisa tumbuh di dalam rumah, ya. Hanya saja, Anda perlu memperhatikan beberapa hal. Seperti kebutuhan air, kelembaban, dan intensitas cahaya untuk merawat tanaman ini. Namun hasilnya, suasana yang tercipta di rumah akan sepadan dengan usaha yang Anda lakukan. Itulah beberapa ide desain taman dalam rumah yang bisa Anda aplikasikan langsung. Ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan sebelum membuat taman mini ini. Pertama, Anda harus menemukan tempat yang tepat untuk memajang semua tanaman ini. Kedua, pilih jenis tanaman yang memang bisa hidup di dalam ruangan dan tidak membutuhkan perawatan yang tinggi. Ketiga, meskipun tidak membutuhkan perawatan yang tinggi, beberapa tanaman indoor masih memerlukan sinar matahari. Jadi pastikan

Read More »